Secrets and Lies (Bimilgwa Geojitmal / 비밀과 거짓말)

Secrets and Lies (Bimilgwa Geojitmal / 비밀과 거짓말)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

비밀과 거짓말ㅡSecrets and LiesㅡE41 NEXT VIU
د لخوا تبصره SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

تګونه

TS
په خپور شو: 2018-08-22
ډاونلوډونه: 7
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Episode 41"

Kamu datang.

Ini sudah cukup larut. Ada apa?

Kamu masih canggung di dekatku?

Tidak.

Kamu ingin menemuiku terkait informasi soal Pak Seo.

Ada apa?

Tidak, aku berbohong.

Apa?

Kakekku sudah tahu

bahwa aku bukan cucu kandungnya.

Pimpinan Oh tahu kamu anak angkat?

Ya.

Bu Han tiba-tiba datang

dan menceritakan semuanya kepada Kakek.

Sungguh?

Ibuku belum tahu, tapi dia akan segera tahu.

Setelah dia tahu,

aku tidak hanya akan bermalam beberapa hari di hotel.

Aku benar-benar akan diusir.

Entah kenapa aku memikirkanmu dalam situasi ini, Pak Yoon.

Tidak.

Aku memikirkanmu, Do Bin.

Aku ingin kamu menghiburku, Do Bin.

Bisakah kamu menghiburku?

Ayahmu sengaja membawa Pak Seo keluar dari dari rumah sakit?

Tunggu.

Berarti dia juga merencanakan insiden tabrak motor itu?

Ya, Ayah merencanakannya.

Dia ingin tampak seperti pahlawan yang menyelamatkan Ibu.

Mau berkendara?

Berkendara?

Ini sudah larut malam.

Tidak apa-apa.

Yang penting kita bersama.

Kamu benar.

Kamu tidak perlu menyetir.

Kenapa tidak? Aku terbiasa menyetir sesekali

saat kita masih berpacaran.

Astaga.

Jae Bin.

Kenapa Kakak membiarkan dia minum begitu banyak?

Kakak rasa dia punya masalah.

Masalah? Ada apa?

Bukan kakak yang bisa menjelaskan.

Hwa Kyung, bangunlah.

Hwa Kyung.

Bawa dia pulang. Dia bermalam di sebuah hotel.

Hotel?

Yeon Hee. Jangan mengebut.

Jangan mengebut!

Kita mati bersama saja.

Yeon Hee.

Yeon Hee.

Yeon Hee, ada apa denganmu?

Semuanya palsu.

Kamu merencanakan tabrak motor itu dan berpura-pura menyelamatkanku.

Sayang.

Mungkin dahulu kamu pernah mencintai Han Joo Won,

tapi aku yakin

kini kamu hanya mencintaiku.

- Itu benar. - Tidak!

Itu benar.

Aku mencintaimu,

tapi tidak tahu cara mendapatkanmu kembali. Maka kulakukan itu.

Kamu selalu berbohong.

Saat pertama bertemu,

kamu berpura-pura mencintaiku padahal tidak.

Kamu memilihku padahal memiliki wanita lain.

- Dia juga melahirkan anakmu! - Aku tidak tahu!

Aku tidak peduli kamu tahu atau tidak.

Itu tidak mengubah fakta bahwa Han Woo Jung putrimu.

Itu tidak mengubah fakta bahwa Han Joo Won

melahirkan putrimu.

Menurutmu kenapa...

Menurutmu kenapa Hwa Kyung menculiknya?

Andaikan Woo Jung bukan putrimu,

Hwa Kyung tidak akan melakukan itu.

Itu semua salahmu!

Aku muak. Aku tidak bisa hidup seperti ini.

Aku tidak menganggap Woo Jung

sebagai putriku.

Sudah kukatakan kepadanya.

Meski kamu mencoba mengabaikannya,

kalian tetap memiliki hubungan darah.

Kamu tidak bisa mengabaikan hal itu.

Bagaimana bisa kamu memutuskan hubungan

yang sudah menjadi takdirmu?

Aku bisa.

Lantas buktikan.

Singkirkan Han Joo Won dan Han Woo Jung

dari stasiun penyiaran itu.

Jangan sampai

aku melihat mereka lagi.

Itu satu-satunya cara agar aku memercayaimu.

Sebenarnya apa yang terjadi

sampai dia bermalam di hotel?

Serta kenapa tidak menghubungiku, teman pria dia satu-satunya,

dan malah menghubungi Kak Do Bin?

Jangan pergi.

Tetaplah bersamaku.

Do Bin.

"Sup Ikan Buntal"

Sial.

Hei, ada apa?

Kenapa pulang malam sekali?

Kenapa? Kakak pikir terjadi sesuatu di antara kami?

Kakak benar. Memang terjadi sesuatu.

- Yoon Jae Bin. - Kakak tidak memercayaiku, bukan?

Kakak pikir Hwa Kyung tidak mungkin seperti itu.

Karena Hwa Kyung menyukai Kakak, bukan aku.

Bukan itu masalahnya.

Hwa Kyung mabuk berat.

Kakak percaya karena kamu yang bersamanya.

Tapi jika kamu melakukan sesuatu, kakak tidak akan menerimanya.

Astaga, Kak Do Bin. Kakak pahlawan?

Memangnya Kakak siapa berhak menerima atau tidak?

Apa pun yang terjadi, itu urusan aku dan Hwa Kyung.

Kakak yang mendapatkan informasi darinya

dan mengecewakannya.

Kakak yang bedebah.

Bedebah?

Beraninya kamu bicara seperti itu kepada kakak!

Kakak selalu lebih baik dariku.

Kakak selalu lebih baik dalam segala hal daripada aku.

Lalu wanita yang kusukai menyukai Kakak.

Serta yang paling kubenci adalah...

Kakak anak kandung Ayah dan Ibu, sedangkan aku anak angkat.

Kenapa tidak menyelesaikan kalimatmu?

Sial.

Jika kuteruskan, aku pasti ingin memukul Kakak meski Kakak lebih tua.

Tidak akan kuselesaikan karena itu.

Tidurlah saja.

Apa?

Jangan sampai aku melihatmu

sebelum pikiranku kembali tenang.

Pak Kwon!

Bawa gadis ini keluar dari sini!

Lepaskan aku.

Tolong jangan kembalikan aku.

Di usia sekecil itu,

aku ditinggalkan dua kali.

Oleh orang tua kandung

dan orang tua angkatku.

Halo, Anak-anak.

- Halo. - Halo.

Halo, Aku Park Seon Joo.

Kamu mirip sekali dengan Hwa Kyung.

- Sapalah dia. - Hai.

Aku iri sekali kepadanya.

Karena keluarganya

dan kasih sayang yang dia dapatkan.

Aku ingin merebut tempatnya.

Hwa Kyung.

- Minggir. - Sayang!

Jika bisa mendapatkannya,

aku rela melakukan apa pun.

Tolong bawa aku.

Kumohon.

Aku hanya ingin lebih bahagia.

Aku ingin pergi dari tempat mengerikan itu.

Ibu.

Kamu dari mana, Hwa Kyung?

Ibu.

Aku hanya berharap punya ibu.

Apakah itu salah?

Apakah begitu salah sampai aku ditinggalkan tiga kali?

Makanannya enak?

Ayah masih bisa makan usai mengusir cucu Ayah.

Tekad Ayah sangat kuat sampai membuatku takut.

Ayah harus makan agar tetap bertenaga.

Ayah harus tetap kuat demi Miseong.

Sayang, aku tahu kamu kesal,

tapi kamu harus makan agar tetap bertenaga...

Biarkan saja. Makanlah semaumu.

Aku tidak bisa menelan apa pun tanpa Hwa Kyung di sini.

Hwa Kyung.

Beraninya kamu datang.

Bukankah aku menyuruhmu pergi dari hadapanku?

Ayah.

Ada yang ingin kusampaikan, Kakek.

Aku sudah tahu kamu bukan keturunanku.

Apa lagi yang mau kamu sampaikan?

Saat itu usiaku tujuh tahun.

Orang tua kandungku meninggalkanku,

begitu pula orang tua angkatku.

Lalu aku bertemu dengan orang tuaku yang sekarang.

Ibu

langsung memelukku begitu melihatku.

"Hwa Kyung. Kamu dari mana?"

Dia bilang begitu.

Aku tidak bisa bilang,

"Aku bukan Hwa Kyung."

"Hwa Kyung yang asli sudah meninggal."

Seharusnya aku mengatakan itu?

Kakek pergi ke Amerika saat Hwa Kyung berusia empat tahun

demi menjalani perawatan penyakit jantung.

Kakek masih berpikir aku Hwa Kyung yang sebenarnya.

"Aku palsu."

Haruskah aku mengatakan itu?

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left