Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Knowing Brother Ep 64 [170225] id by archemist
د لخوا تبصره archemist
Guest: Kang Ye-won, Han Chae-ah || Terjemahan manual. Jika ada kesalahan atau kekurangan teks terjemahan, cantumkan di kolom komentar. || Selamat Menonton

تګونه

other
په خپور شو: 2017-03-15
ډاونلوډونه: 74
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 196 کرښې.

Para siswa tidak masuk sekolah hari ini karena ada acara kelulusan.

- Apa anakmu sekarang kelas 6? - Bukan.

Anakku kelas 3, jadi dia tidak pergi ke sekolah hari ini.

Kalau kamu punya anak, sekarang dia pasti sudah SMP.

Aku datang lagi.

Selamat datang.

Apa kalian semua sudah tahu?

- Sekarang sudah hampir bulan Maret. - Benar.

- Apa kalian tahu ketakutan terbesar anak-anak sekolah? - Tidak.

Mereka takut akan mendapat guru yang galak.

Benar, Wali kelas adalah yang paling penting.

- Saat-saat yang sulit adalah ketika mereka pindah dari SD ke SMP. - Benar.

- Itu waktu yang sangat sulit. - Iya, karena murid yang lain terpisah-pisah.

Ada hal seperti ini pada saat kita sekolah dulu.

Saat kita baru masuk SMP,

kakak senior akan membuka pintu kelas kita...

dan masuk.

Lalu mereka akan bilang,

Dia akan berakting jadi apa?

"Perhatian".

"Mereka yang merokok, angkat tangan."

Itu kamu.

Itu kamu.

Kamu harus pergi ke belakang sekolah.

- Mereka yang merokok dan tidak memakai seragam akan dibawa ke belakang sekolah. - Benar.

- Mereka akan ditertibkan. - Bukankah itu gunanya tim disiplin sekolah?

Aku bisa lihat kehidupan sekolahmu sangat keras.

Aku yakin kalau kehidupan sekolahmu mudah. Kamu hanya perlu memberi 1000 dolar untuk setiap orangnya.

Untuk membantu mereka membeli peralatan sekolah. Ada anak yang seperti itu.

- Dia mencoba mendapatkan teman dengan menggunakan uang? - Hentikan.

Kamu tidak boleh melakukan itu.

- Benar. - Kalau rambutmu tumbuh lebih lebat, penampilanmu akan sama persis dengan Kim Mousse.

- Lihat dia dari arah samping. - Rambutmu memberi salam pada kita.

- Itu membungkuk. - Bagaimana caramu menatanya?

- Jang-hoon, beri salam. - Lihat dia.

Lagipula, hal pertama yang ditakutkan murid baru...

saat mereka masuk sekolah adalah...

bagaimana caranya bisa berbaur dengan teman yang baru.

- Benar, bagaimana bisa berbaur. - Kamu benar.

Aku yakin Kyung-hoon tidak punya banyak teman dulu.

- Dia bahkan tidak punya teman sekarang. - Itu maksudku.

- Aku bukan orang yang mudah bergaul. Karena itu. - Apa kamu bahkan pernah masuk sekolah?

Tentu saja.

- Pertanyaan macam apa itu? - Benarkah, pernah?

Kamu tahu. Sekolah yang kamu datangi sekarang bukan sekolah yang terdaftar.

Di sini kamu tidak akan dapat ijasah.

Kamu harus ceritakan bagaimana kehidupan sekolahmu.

- Aku tidak bisa seperti kalian. - Kenapa tidak?

- Apa kamu memukul temanmu? - Teman sekelasku selalu memberiku roti setiap hari.

- Ho-dong. - Walaupun aku tidak pernah memintanya.

- Mereka selalu mengajakku makan siang bersama. - Ho-dong.

- Tidak ada satupun yang membuliku. - Kalau kita membandingkannya dengan saat ini,

Ho-dong itu seperti siswa yang bilang ke teman-temannya agar jangan membuli siapapun.

"Jika kamu melakukannya, aku tidak akan memaafkanmu."

Karena itu Ho-dong jadi murid yang populer.

Dulu aku sedikit pemalu, jadi aku tidak melakukan hal seperti itu.

- Dulu? - Benarkah?

- Aku yakin dulu orang-orang mengira kalau dia anggota geng. - Ini apa?

Aku tidak bisa menunjukkannya.

- Apa itu? - Sepertinya aku tahu itu apa.

- Aku melihatnya juga. - Dia seperti anggota triad.

- Apa itu? - Saat kelulusan,

dia tidak punya seragam yang muat, jadi dia pakai jaket kulit.

- Biar kulihat. - Ini foto kelulusannya.

Itu gambarku?

- Bukankah dia itu anggota geng dari film? - Apa dia buronan?

- Dia buronan. - Apa ini Ho-dong?

- Apa dia seorang detektif? - Ho-dong,

apa kamu mengakui ini gambarmu?

Ini bukan saat SMA, tapi foto kelulusan SMP.

- Benarkah? - Apa kamu serius?

- Kamu terlihat seperti anak SMA. - Bukan, itu bukan saat SMA.

- Wajahnya tidak pernah berubah. - Benar.

Aku mengerti kenapa tidak ada orang yang menjahilimu .

Aku pikir memang langkah yang tepat buatku untuk jadi seorang atlet.

Kalau kamu menempel foto ini di pintu rumah, tidak akan ada pencuri yang berani masuk.

Hati-hati! Orang ini ada di dalam.

- Orang ini tinggal di dalam rumah. - Itu benar.

Jika dia membawakan "Ayo Makan Malam Bersama" dengan wajah seperti itu,

dia akan gagal mendapatkan makan malam.

Tidak akan ada orang yang membuka pintu.

- Mukanya sangat menakutkan. - Saat kamu membuka pintu, semua selesai.

Dengan sukarela aku akan memberikan uang di dompetku untuknya.

- Halo. - Wah.

Mereka adalah dua orang yang paling kusuka.

Bukannya kalian sudah pindah ke sekolah lain?

Mereka kembali lagi.

- Kami merindukanmu. - Kita sangat berterima kasih pada mereka.

- Benar, kita berhutang budi pada mereka. - Kita mengalami masa sulit,

- Benar. - tapi mereka tetap datang berkunjung.

- Kami datang. Benar, kan? - Terima kasih karena sudah mengingatnya.

Jadi, apa yang membuatmu ke sini lagi?

Apa itu tadi?

- Mereka sudah tidak gugup lagi. - Kami dari SMA Mata-mata Paruh Waktu.

- Aku Kang Ye-won. - Aku Han Chae-a.

- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

Apa kalian duet sekarang?

Apa kalian kakak penjual peralatan sekolah?

Kenapa kalian berdua datang lagi?

- Apa kalian tidak merindukan kami? - Jang-hoon, kamu bisa menurunkan foto itu sekarang.

- Aku tidak mau. - Aku merindukan kalian setiap hari.

Sampai kapan kamu akan memegangnya?

Siapa itu?

Dia adalah kepala sekolah kami.

- Dia menggemaskan. - Ini foto kelulusan Ho-dong saat SMP.

Tidak ada seragam yang muat, jadi dia pakai jaket kulit.

Semboyan sekolahnya adalah, "Ayo buat pukulan terbaik yang pernah ada".

Ini saat aku kelas 2 SMP.

Jadi, pertama kalian pindah ke sekolah kami lalu pindah lagi.

Kalian datang dan pergi, lalu saat kalian menonton acara kami,

kalian merasa kalau keadaan kami sudah lebih baik. Benar, kan?

Aku merasa kalau akulah penyebab utamanya.

Kamu pikir begitu?

- Itu karena kalian datang pada saat kami belum terkenal. - Benar.

Kamu memberikan konseling pada setiap orang.

Itu sangat menyentuh.

- Dia adalah penasihat kita. - Kami bisa bilang kalau kamu adalah Ibu dari acara ini.

Ibu.

- Umurnya tidak cocok untuk menjadi ibumu. - Ibu.

- Ibu. - Ibu?

- Aku tidak perlu berkecil hati hanya karena "Mari dan aku" dibatalkan? - Tentu.

Kenapa kamu berkecil hati? Kita tidak bisa berbuat apa-apa soal itu.

Aku merasa Su-geun adalah...

- Komedian terhebat. - Terima kasih.

- Kamu hanya perlu menikmati menjadi seorang komedian. - Aku mengerti.

- Apa aku boleh berharap untuk dapat penghargaan di tahun 2018? - Tentu saja boleh.

Ho-dong. Kamu menakutiku. Tunggu.

- Penasihat, peluk aku. Terima kasih banyak. - Baiklah.

Aku senang karena sekarang kalian sudah sukses.

- Sudah satu tahun semenjak Ye-won tampil di acara kita. - Itu masa-masa yang sulit.

- Iya. - Dan menurut perkiraanmu, momen terbaikku akan ada di tahun 2018,

Benar. Kamu pasti akan dapat penghargaan utama tahun depan.

- Kuharap begitu. - Kita ditolong tahun lalu,

jadi kami akan buat filmmu mendapat 6 juta lebih penonton.

- Benarkah? - Benarkah?

Ayo kita lakukan yang terbaik hari ini.

- Benar. - Su-geun!

Dengar semuanya, tiap orang harus nonton 500 ribu kali.

- Kita harus menontonnya berkali-kali? - Iya.

Kita harus bisa mencapai lebih dari 6 juta kali. aku serius.

Tolonglah taruh foto itu.

Aku akan angkat foto ini setiap kali dia teriak atau menjerit.

Ye-won, dari semua episode yang kamu tonton setelah kedatanganmu,

episode mana yang paling berkesan buatmu?

- Episode saat ada Mi-sun dan yang lainnya... - Episode spesial tahun baru.

Spesial Tahun Baru.

Apa kamu sudah menonton episode yang ada Chae-ah?

Kamu tidak bisa membandingkan episode dia dengan punyaku.

Kenapa? Yang itu cukup lucu.

- Mereka main permainan juga. - Benar, episode itu memang menarik.

- Chae-a memukul kepala Su-geun. - Benar, aku memukulnya.

Dia menggigitku.

Su-geun menggigitnya?

Itu sangat lucu.

- Benar. - Apa kamu tidak setuju?

Aku setuju, hanya saja punyaku lebih lucu.

Kupikir yang itu bagus. Dapat rengking kedua.

- Kalau begitu episode mana yang pertama? - Punyaku.

Umurku lebih tua dari dia, dan aku ingin kalian mengakuinya.

Apa kalian akrab? Atau makin akrab setelah main film bareng?

Atau kalian pura-pura akrab untuk mempromosikan film?

Kami jadi teman baik setelah main film bareng.

- Jadi, sebelumnya kalian tidak akrab? - Kami tidak tahu banyak satu sama lain.

Chae-a menjelek-jelekanmu.

Iya, dia mencoba untuk jadi lebih baik dari Ye-won.

- Kapan aku mengatakan itu? - Kamu mengatakannya.

Kamu bilang kalau kamu tidak suka sama dia.

Kalau menurutku, film itu...

- Kenapa kamu bohong? - Ada apa denganmu?

berbeda dengan acara TV.

Ye-won, mana yang menurutmu lebih baik dari Chae-a? Kecantikannya atau aktingnya?

- Bagaimana caraku menjawabnya? - Kamu harusnya tidak berpikir terlalu lama untuk pertanyaan seperti itu.

- Sejujurnya... - Jawab dalam hitungan 3, 2, 1.

Aku tidak berpikir kalau dia sudah menjadi aktris yang bagus.

Selama ini, dia hanya belum bertemu dengan sutradara yang bisa mengeluarkan kemampuan aktingnya.

Setelah main film bersamanya,

Aku sadar kalau dia punya bakat untuk jadi aktris hebat.

- Bagaimana dengan Chae-a? Ye-won lebih bagus dalam hal berakting atau... - Akting.

- Ye-won lebih bagus dalam hal berakting atau... - Akting.

- Bagaimana dengan kecantikannya? - Jadi, dia tidak terlalu cantik?

Kecantikannya...

Kecantikannya...

- Aku tidak memahami pertanyaannya. - Dia menjambak rambu Chae-a.

- Aku tidak memahami pertanyaannya. - Apa kalian melihatnya?

Jadi akhirnya memang kecantikan melawan akting.

- Bukan. akting melawan kecantikan. - Bukan, bukan itu maksudku.

Jadi Ye-won bagus dalam berakting tapi dia tidak cukup cantik.

- Dia tidak butuh kecantikan untuk berakting bagus. - Dia hebat dalam berakting.

Kalian sudah tahu. Dia aktris yang hebat dan juga sangat cantik.

Ngomong-ngomong. Chae-a, apa kamu sudah bertemu dengan Jang-hoon secara pribadi?

Kamu memilih Jang-hoon sebagai tipe idealmu.

- Aku yang memilih. Apa itu aku? Bukan dia? - Kalian bahkan menggambar bangunan bersama, ingat?

- Itu sebelah sana. - Itu gambarnya.

- Itu dia. - Aku tidak bisa melihatnya, dimana?

- Jangan lihat aku seperti itu. - Kenapa tidak?

- Karena kamu cantik. - Aku jadi ingin menjadikanmu sebagai pemilik bersama bangunanku.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left