لومړۍ 200 کرښې.
--The Guest---
Kau sudah beres dengan sarapanmu?
Ya.
Ayo lakukan ini.
- Sampai nanti. - Baiklah.
- Hati-hati dijalan. - Dah, Bu.
- Kau membawa makan siangmu? - Ya.
Ny. Peterson?
Ya. Ada yang bisa kubantu?
Namaku David, Ny. Peterson.
Aku...
Aku kenal anak anda Caleb.
Kami berlatih bersama dan mengabdi bersama-sama
dan, kami dipertemukan menjadi teman baik.
Apakah kau ingin masuk kedalam?
Terima kasih, Nyonya.
Jadi, apa kau yakin aku tak bisa mengambilkan apapun?
Mungkin air saja sudah cukup.
Bagaimana kau bisa sampai kesini?
Aku berlari.
Aku butuh latihan.
Dari stasiun bus, maksudku, dikota.
Kau berlari sepanjang jalan?
Ya, Nyonya.
Ini dia.
Baiklah. Terima kasih, Nyonya.
Kapan kau keluar?
Aku bebas pada hari Rabu
dan aku langsung datang kesini dari Fort Kennilworth.
Kau langsung datang kesini dulu?
Ya. Aku ingin datang dengan cepat, tapi aku tak bisa pergi.
Mengapa?
Yah, aku dibebaskan karena aku terluka.
Aku berada disebuah rumah sakit militer sebentar,
Jadi itu sungguh bukan semacam hal untuk bisa pergi.
Tapi jangan khawatir, itu hanya sedikit pecahan peluru dipunggungku.
Aku benar-benar sehat sekarang.
Bukan, maksudku, mengapa kau datang kesini dulu?
Seperti kataku, aku dan anak anda Caleb, kami...
Kami cukup dekat.
Aku dengannya saat dia meninggal.
- Benarkah? - Ya, Nyonya.
Dan salah satu hal yang ia minta denganku adalah untuk mengunjungi kalian.
Anda dan seluruh keluarga anda disini.
Dia ingin aku memberitahu anda kalau dia mencintai anda.
Dia secara khusus ingin aku mengatakan masing-masing dari anda kalau
Ia mencintai anda dan kalian sekeluarga sampai akhir.
Aku bilang aku akan melakukan itu dan jadi, disinilah aku.
Permisi sebentar.
Itu aku.
Disana.
Yah, aku akan...
Aku ingat hari itu.
Aku tak bermaksud membuatmu kesal, Nyonya.
Mungkin seharusnya aku menelpon dulu,
tapi aku belum memiliki ponsel dan, kukira, aku hanya tak berpikir akan begini.
Aku akan segera pergi sekarang
tapi aku ingin jika kita bisa bertukar e-mail...
Tunggu. Jangan.
Anna, adik Caleb, dia bekerja malam, dan dia tidur telat.
Dan aku tahu dia akan senang bertemu denganmu.
Maukah kau tinggal beberapa saat lagi?
Oh, anda tidak perlu bersikap sopan sekarang.
Karena kau tak perlu.
Tidak, Aku tak perlu. Tolong, tinggal disini.
Memang menyenangkan bertemu kau disini
dan aku akan senang mendengar lebih banyak tentangmu dan Caleb.
Baiklah.
...Caleb dan aku, kami mencari suara itu,
lebih seperti sebuah tantangan dari apapun.
Jadi, malam itu setelah ia tertidur,
kami semacam merayap diranjangnya dengan tabung superglue.
Oh, tidak!
Kami tak melakukan apa-apa sayang sekali untuknya,
meskipun, kita bisa, anda tahu kan.
Hei, itu dia. Anna, ini David.
Sangat senang bertemu denganmu.
Caleb bercerita banyak tentangmu.
David baru saja bebas tugas minggu ini.
Dia adalah teman dari kakakmu.
Kau kenal Caleb?
Ya, Nyonya.
"Ya, Nyonya."
Oke.
Jadi, dimanakah kau tinggal?
Aku melihat sebuah motel dari jalan raya saat jalan kesini...
Tidak, tidak, tidak, tidak. Kau akan tetap dengan kami sementara kau tetap disini.
Oh, tidak. Aku tak mau merepotkan kalian.
Omong kosong. Kami akan senang kau disini. Kami memiliki banyak kamar.
Bahkan, kau bisa tinggal dikamar tua Caleb.
Kami bersikeras.
Aku tak mau berdebat.
Meskipun hanya untuk malam ini.
Aku harus pergi kerestoran.
Benar-benar senang bertemu denganmu.
Demikian juga. Sangat senang bertemu denganmu.
- Kukira sampai ketemu nanti. - Dah.
Bisakah aku tunjukkan kekamarmu?
Bagus.
Ada handuk bersih dikamar mandi
jika kau ingin menyegarkan diri.
Ny. Peterson, yakinkah anda nyaman denganku tinggal disini?
Tentu saja.
Maksudku, tak seperti itu akan ada gunanya.
Kupikir itu bisa menjadi hal yang bagus bagi kami.
Aku akan pergi dan membiarkanmu beristirahat.
Jika kau butuh sesuatu, bilang saja.
Astaga!
Pengecut brengsek.
Astaga!
Oh, tak apa-apa, bayi kecil, jangan menangis.
Hey.
Bagaimana harimu?
Bagus.
Bagus.
...Memberinya kesempatan, aku tak suka ide itu
orang gak jelas dari jalan yang diundang untuk tinggal
dirumahku dengan keluargaku.
Jadi, kau kenal kakakku?
Aku kenal, cukup baik, ya.
Dia ingin aku memberitahumu kalau dia mencintaimu.
Oh. Terima kasih.
Meskipun ia mengatakan ia berteman dengan Caleb.
Dia dalam foto skuad Caleb.
Kau melihat foto itu.
- Dia bukan orang asing. - Kau tahu gak?
Bagaimana jika ia memiliki PTSD atau apapun itu namanya?
Beberapa orang darinya kembali dengan masalah kesehatan mental, Laura.
Apakah kau memperhitungkan itu?
Bagaimana jika Caleb kembali seperti itu?
Apakah kau memperhitungkan itu?
Wow, itu...
Orang tuamu bertengkar soalku.
Ya. Mereka banyak berdebat.
Kau terlihat seperti kau terkena pukul atau sesuatu.
Ya, ya, Aku terkena pukul saat main football dalam kelas olahraga.
Ya, itu bisa terjadi.
Ya.
Tidak, tidak, kau benar, kau benar. Mari kita berbicara dengannya.
Hai, bagus, oke.
David, kami sangat senang kau ada disini.
Aku akan minum bir sebelum makan malam. Bolehkah aku menawarkanmu satu bir?
- Tidak, terima kasih. - Tidak. Oke. Terserah kau.
Dan makan malam akan siap dalam satu jam.
Jadi, Luke, mengapa kau tak mengerjakan PR.
Oke.
David, bolehkah aku ambilkan apa saja?
Oh, tidak, terima kasih, Ny. Peterson, Aku baik-baik saja.
Ya, kena deh.
Sial.
Tidak...
- Sekarang? - Tidak, aku tak apa, tapi terima kasih.
Jadi, itu teman kakakmu, apa dia menggodamu?
Entahlah. Kuharap tidak.
Mengapa? Kau bilang kau menyukainya.
Aku mengatakan ia tampak baik. Itu bukan hal yang sama.
Oh, oke.
Mengapa kau tak menyukainya?
Aku tak tak menyukainya.
Ini hanya, Aku...
Maksudku, kau tahu kan Caleb.
Kami semua...
Aku hanya tahu Ibu dan Ayah telah mencoba untuk move on
Dan tak seperti mereka tak memiliki cukup pengingat dikota ini.
Ya.
Entahlah, yang tampaknya cukup normal bagiku.
Tahu kan, seperti, anakmu meninggal. Itu sulit.
Ya.
Sepertinya kita hanya tak perlu berjalan, bernafas mengingatkan
dia sekarang, kan?
Ya. Benar sekali.
Aku harus pergi.
Hey, tunggu sebentar. Tunggu sebentar.
- Hentikan. Aku tak bisa... - Apa!
Tidak, tidak. Ayo nongkrong saja, seperti, sedikit lebih lama.
- Aku tak bisa. - Hanya sedikit lebih lama.
Aku tak bisa. Aku harus pergi.
- Kau tak harus pergi. - Ya.
Tapi aku yakin kita bisa mendapati waktu besok ditempat Kristen, oke?
Hentikan, aku harus pergi.
Ayunan adalah sudut dari tali jangkar kapal,
sehingga tali adalah sisi miringnya, dan apa yang kita perlu cari tahu
adalah jarak bawah kedasar laut,
jadi yang sebaliknya. Kau mengerti?
Tidak juga.
Jadi, kau semacam anak pintar?
Kukira begitu.
Hei, bagaimana pekerjaannya?
Baik. Tak terlalu sibuk.
David, yakin tak mau kuambilkan bir?
Tahu kan, aku akan mengambil satu. Terima kasih.
- Aku akan mengambil satu, juga. - Ya, Aku yakin kau akan mengambilnya.
Aku berusia 21 dalam satu bulan lagi.
Kau bisa memiliki semua bir yang kau inginkan kemudian, beranggapan kau membelinya sendiri.
Apakah kau membantu dia dengan PR-nya?
Yah, tidak juga.
Hei, jangan pergi. Jangan kemana-mana, bersosialisasi.
Aku agak lelah. Kupikir aku akan berbaring.
Oke. Terserah kau.
Tapi Allan, namanya Allan, ia baru saja berada disana,
No comments yet. Be the first to leave one.