لومړۍ 200 کرښې.
Perasa yang sempurna?
Apa itu?
Kemampuan yang hanya bisa dimiliki dari seorang koki handal.
Benarkah? Apa itu hal yang bagus?
Ya.
Aku juga punya perasa yang sempurna.
Choi Chi Soo.
Sudah kubilang, Cha Chi Soo!
Jadi kalau aku punya perasa itu, apa aku bisa membuat ramen yang enak?
Bukan hanya ramen, tapi berbagai macam makanan yang kau inginkan pun bisa kau buat.
Apa? Perasa sempurna bisa sehebat itu?
Cha Chi Soo,
lidahmu adalah lidah yang tidak dimiliki orang lain.
Ini garis darah keturunan seorang koki.
Kurasa memiliki darah itu tidak ada gunanya buatku.
Yang aku butuhkan hanya darah penguasa ini.
Apa yang dilakukan lagi setelah ini?
Ayo kita lihat.
Tapi, kenapa kau tiba-tiba ingin belajar membuat ramen?
Istrimu...
sudah kubilang aku akan memilikinya.
Dia kenapa? Pergi begitu saja.
Aku pikir, lidahnya hanya di berikan padaku.
Tapi ternyata kau memberikannya pada anak itu juga.
Apa ini?
Chi Soo, pagi-pagi begini kenapa langsung pergi?
Karena aku tidak boleh terlambat.
Aku pergi dulu.
Hei!
Dia bilang apa? Tidak boleh apa?
Dia bilang terlambat.
Anak itu kelihatannya tidak normal.
Ayo cepat! Kita nanti terlambat.
Kau tidak mau sarapan dulu?
Kami terlambat.
Kalian sudah lupa tugas sebagai seorang anak?
Bahkan jika melewatkan jam pertama, kalian tidak bisa melewatkan sarapan kalian.
Ayo duduk.
Makanannya enak.
Cha Chi Soo! Apa yang kau lakukan pagi-pagi begini?
Apa maksudmu?
Aku datang karena merindukanmu.
Sejak tadi malam aku merindukanmu.
Kenapa kau tidak menjawab teleponku?
Karena aku sudah melihatmu, itu sudah cukup.
Kalau bisa, makanlah sarapan yang tidak berbau menyengat.
Kenapa pagi-pagi begini makan pasta kacang?
Apa maksudmu itu?
Mana ada pasta kacang di sini?
Sudah pasti ini pasta kacang.
Tidak ada pasta kacang di sini.
Mungkin...
Aku makan nasi campur semalam,
dan mencampurnya dengan pasta kacang.
Bagaimana bisa dia menciumnya? Dia bukan anjing.
Dia bisa menciumnya.
Karena Lidah Chi Soo adalah rajanya perasa.
Perasa yang sempurna?
Tidak mungkin! Bagaimana bisa Cha Chi Soo punya kemampuan seperti itu?
Dia bahkan tidak bisa membuat ramen.
Kecuali kalau itu sesuatu yang bisa dibeli dengan kartu kredit.
Mungkin saja kalau dia terlahir dengan anugerah itu.
Atau...
Dia mewarisinya dari seseorang.
Mewarisinya?
Oh iya,
ada yang ingin kuperlihatkan padamu.
Kenapa?
Aku kelihatan keren lagi?
Ya.
Ini Ibumu.
Dan Ayahmu.
Ya.
Ayahku biasanya membicarakan itu sesekali.
Katanya dia kesepian karena berada sendirian di Jepang.
Tapi melihat orangtuamu yang begitu dekat, dia merasa lebih kesepian lagi.
Dia mengatakan itu?
Ketika kembali ke Korea, Ayah benar-benar marah dan melakukannya dengan Ibu...
dan menciptakan kehidupan yang bahagia.
Aku yakin keseksian istriku, diwarisi dari garis darah keturunanmu.
Yang benar saja. Dia seharusnya memberiku kemampuan membuat ramen sepertimu.
Tapi dia malah mewarisi kemarahannya.
Karena itulah anak kita nanti akan sempurna.
Setelah dipikir-pikir, kita berdua yatim piatu yang dewasa.
Kapan ibumu meninggal?
Saat umurku 25 tahun.
Tapi dia menanggung sakitnya untuk waktu yang lama.
Dokter mengatakan padanya bahwa dia tidak akan berhasil melewati setahun.
Setelah dia datang ke Jepang,
dia hidup selama 3 tahun.
Datang ke jepang?
Sebelumnya dia di mana?
Korea.
Kau memanggilku lebih telat dari yang kuperkirakan.
Belakangan ini...
Kau pasti sangat sibuk bermain dengan Hyun Woo.
Noona...
bilang jika aku berkelahi denganmu...
Dia nanti akan marah, makanya aku menahannya.
Menahan apa?
Itu melegakan karena kau jadi mendapatkan Yoon So Yi untukmu sendiri.
Cha Chi Soo.
Apa maksudmu?
Maksudmu apa melakukan ini pada noona?
Kalau kau cuma bermain-main, hentikan saja kalau begitu!
Dan kalau kau berpikir ingin balas dendam, hentikan sekarang juga!
Aku tidak bermaksud untuk bermain-main, atau balas dendam.
Aku hanya...
tidak memikirkannya.
- Apa? - Kalau aku tidak melihat wanita itu...
pikiranku jadi kosong, dan aku tidak bisa melakukan apapun.
Tapi, giliran aku melihat wanita itu,
pikiranku malah jadi kosong juga,
dan aku tidak bisa melakukan apapun.
Karena wanita itu, aku jadi tidak bisa memikirkan apapun.
Apa-apaan ini...
Ini seperti yang aku rasakan ketika aku melihat Yoon So Yi.
Kau!
Pergilah ke rumah sakit!
Aku sudah pergi.
Aku sudah di tahap yang kelima.
Tahap penerimaan diri.
Karena itulah, aku berusaha melakukan yang terbaik.
Dengan guru magang.
Apa?! Apa kau gila?
Sadarlah, Cha Chi Soo!
- Kau itu hwanung. - Memangnya hwanung tidak bisa menyukai manusia?
Tentu saja tidak bisa! Hwanung itu...
Yah, itu seperti dewi atau malaikat, mereka adalah orang yang seharusnya kau suka!
Kau harus sadar.
Perasaan noona bahkan bukan manusia, tapi dia itu beruang!
Kenapa? Kenapa aku tidak bisa?
Bahkan ayam gila ini menyukai lili putih.
Karena inilah kau tidak bisa!
Itu benar-benar sulit!
Selama aku jadi ayam gila, Aku bisa menjadi gila tentang ini...
Tapi kau tidak bisa melakukan ini!
Aku tidak mau.
Aku akan melakukannya juga.
Kau ini benar-benar mengerikan.
Baiklah!
Kalau menurutmu kau bisa melakukannya, kau coba saja.
Noona bukan tipe orang yang bisa menerimamu hanya karena apa yang kau lakukan.
Ini karena kau bukan tipe noona.
Mungkin saja...
Ini sudah melewati style pria yang dia sukai.
Aku juga tidak menemukan guru magang menjadi style ku.
Meskipun begitu,
aku tetap jadi seperti ini, kan?
Apapun itu, kau bukan satu-satunya untuknya!
Aku minta maaf, hari yang dingin ini aku membuatmu semua datang ke sini.
Aigoo, ini bukan masalah besar.
Bahkan jika ini musim dingin, tentu saja kita pasti datang!
Tentu!
Entah itu hujan atau salju,
ayahmu datang ke panti asuhan setiap minggu dan membuatkan anak-anak ramen.
- Terima kasih. - Guru!
Hai, Hyun Woo,
Kau pulang lebih awal.
Karena kita membuat kimchi hari ini, aku pulang lebih awal.
Guru.
Aku dengar kau sudah mempersiapkan ujian mengajar?
Saat aku jadi guru magang, dia adalah ketua kelasnya.
Noona!
Hai, Ba Wool.
Kau punya adik?
Tidak. Dia hanya adik yang kukenal yang tinggal bersamaku.
Istriku!
Kau sudah menikah? Kapan?
- Tidak! Ini... - Aku sakit hati,
- Kau bahkan tidak mengundang kami pada pernikahanmu. - Aku minta maaf.
Entah bagaimana, kami pada akhirnya hidup bersama.
Apa mungkin, kau hamil?
Apa?
Kau pasti hamil! Perutmu menggelembung!
Astaga, selamat!
Sayang!
Terus, siapa pria ini?
Aku sayangnya, kekasihnya cintaku.
Jadi,
Mantan muridmu, dan seorang adik yang kau kenal,
dan bahkan suami dan kekasihmu hidup bersama di rumah yang sama?
Bisa dibilang kami adalah keluarga generasi terbaru.
Dasar kalian!
Sayang!
Istriku!
Guru!
Noona!
Tidak usah!
Mereka bisa memutuskan semuanya!
Tapi dia hanya tidur denganku.
Episode 12 Yang Eun Bi dan para pria tampan
Nikmati saja.
Kenapa serius sekali?
Apa? Nikmati?
Hei, ada hal yang lain yang bisa aku nikmati.
Kalau aku Ayam Gila, Cha Chi Soo adalah ayam sakit.
Dia itu sudah tidak waras dan malah menggoda Noona.
Ba Wool...
Buat Chi Soo, guru itu hanya penghentian sementara.
No comments yet. Be the first to leave one.