لومړۍ 200 کرښې.
Subtitle oleh snowball
Hanya untuk penggunaan secara pribadi, bukan untuk di gunakan pada situs HARDSUB atau STREAMING!!!
(Acara ini dibuat sebagai bagian dari pendahulunya, Story Writer .)
Tidak bisakah aku mati sendirian? Tinggalkan aku sendiri!
Tak ada yang bisa kupertahankan dalam hidup!
Dokter!
- Aku tidak mau hidup! - Siswa ini gantung diri...
...memakai tali lalu putus.
Adiknya menemukannya tergeletak di lantai.
Pernapasan dan denyut nadinya stabil.
Dicurigai ada patah tulang di pergelangan kaki kirinya.
Hentikan ini. Aku tidak mau hidup!
Kenapa tidak menggunakan tali tambang?
Itu tidak akan rusak dan pasti membunuhmu.
Tolong lakukan rontgen terlebih dahulu.
Apa yang dia lakukan?
Lekas.
Aku mau pergi ke tempat lain!
Kau beruntung tidak perlu dioperasi.
Di mana lagi kau merasa sakit?
Itu menyakitkan!
Kau mau mati. Itu menyakitkan?
Bukannya aku benar-benar mau mati.
Aku hanya mau kabur.
Di mana pun boleh asalkan mereka tidak berada di sana.
Saat tak bengkak lagi, kau akan memakai gips.
Bermalamlah di sini, pulanglah besok.
Aku mendengar ini dari seseorang...
...lebih baik untuk punya orang yang bisa kau lawan.
Meski pun mati lebih mudah.
Siapa yang mengatakan itu?
Seseorang yang kukenal, orang yang aneh.
Pintu tertutup.
Pertama kali aku bertemu dengan gadis aneh itu...
...saat aku berusia 18 tahun.
Saat aku masih kelas dua SMA.
Tenang!
Tenanglah.
Kita punya teman baru hari ini.
Perkenalkan dirimu.
Aku suka menikam dari belakang. Kau harus menghindari aku.
Dia menakutkan!
Kalian semua tahu kita ujian minggu depan.
Aku mengerti sejak pertama...
...bahwa dia bukan gadis biasa.
Pada saat itu, aku juga bukan anak biasa.
Aku punya gaya sendiri saat itu.
Aku tidak tertarik pada hal lain selain sekolah.
Guru!
Karena belajar membutuhkan semacam stamina...
...aku melakukan latihan yang sangat efektif saat istirahat.
Beberapa salah paham, menganggap aku membelikan mereka roti.
Namun yang kulakukan sungguh sangat efektif.
Sebagai orang yang menghormati bhikkhu Beopjeong...
...aku mau menjalani hidup "Tanpa Kepemilikan".
Aku membagikan milikku dengan murah hati...
...pada teman yang kurang mampu.
Sebagai gantinya, mereka memijat kakiku...
...yang baik untuk nyeri otot...
Ini semua omong kosong!
Aku..
...tidak tahan lagi.
Mereka senang bisa mengganggu orang yang lemah.
Ini karena era digital yang tidak manusiawi dan tidak senonoh.
Aku tidak mau melanjutkan hidupku di masyarakat tercela ini.
Aku lebih memilih...
Kuharap Pastor Michael bisa mengadakan pemakamanku.
Aku mau memberikan saat terakhirku pada orang yang kuhormati.
Mulailah dengan membaca Mazmur 23:10, "Tuhan adalah gembalaku..."
Apa yang sedang kau lakukan?
Untuk musik organ, aku ingin lagu...
...yang dimainkan Elton John untuk Putri Diana.
Aku mau memberikan semua uang duka cita pada LSM.
Aku sudah memilih beberapa tempat.
Berikanlah uang itu ke organisasi yang paling terpercaya.
Aku berharap kematianku akan membantu dalam hal yang baik.
Kau gila.
Kau tak punya tali tambang?
Itu tidak bisa putus.
Hei, idiot.
Jika mau membantu dalam hal yang baik...
...jangan gunakan uang sumbangan orang.
Harusnya itu uang yang kau hasikan.
Tidakkah kau merasa malu?
Omong-omong, apa kau sudah menghapus semua video pornomu?
Menghapus isi harddisk itu wajib.
Apa kau akan mati tanpa melakukannya?
Bagaimana dengan majalahmu?
Sudahkah kau membakar semuanya?
Bodoh sekali.
Aku menyesalinya beberapa hari kemudian.
Video porno, menghapus harddisk...
Seharusnya aku mati pada hari itu.
Sudah menghapus video pornomu?
Kenapa? Kau mau mati lagi?
Kami bertemu lagi.
Tiga puluh sentimeter di atas langkan.
Kau bisa jatuh hanya dalam selangkah.
Apa yang kau sembunyikan? Aku melihat semuanya.
Apa yang kau lakukan? Ini berbahaya! Jangan mendekat!
Kau pengecut.
Kurasa kali ini kau sudah menghapus hardsiskmu.
Apa kau tidak malu?
Jika aku jadi kau, aku tidak akan memilih untuk mati.
Aku lebih suka berkelahi.
Kau harus tahu itu...
Kau harus bersyukur punya seseorang untuk kau lawan.
Kau bisa hidup untuk itu.
Siapa yang mau melakukan ini?
Aku tidak mau mati, aku mau hidup!
Aku mau hidup. Banyak yang ingin kulakukan.
Kau tak tahu apa pun.
Berhenti bertindak seolah tahu semuanya.
Apa kau tahu betapa sulitnya berlari bolak-balik...
...dari kelas ke kantin dalam tiga menit?
Apa kau tahu seberapa cepat roti krim terjual habis?
Terkadang bisa terjual habis sebelum pelajaran kedua.
Kenapa bajingan itu hanya suka roti krim?
Mereka hanya mau roti krim!
Itulah sebabnya mereka menggemuk!
Mereka makin kuat dan terus memukulku. Ini sangat menyakitkan!
Jika roti krim sudah habis terjual...
...aku harus pergi untuk membelinya.
Itu lebih dari tiga menit.
Jika lebih, mereka akan memukuliku lagi!
Aku berpura-pura tidak ada yang terjadi di depan orang tuaku.
Kau tahu bagaimana rasanya saat aku melakukannya?
Kuharap mereka tidak tahu.
Di sisi lain, aku membenci guru kita.
Dia tidak melakukan apa pun dan aku ingin mencabut semua rambutnya!
Bahkan orang tuaku tidak tahu perasaanku.
Apa yang kau pikir kau tahu tentangku?
Apa?
Kenapa?
Baiklah. Aku tahu perasaanmu.
Akan kubuat mereka merasa lebih malu daripada dirimu.
Apa kau tidak mau ikut?
Kau bisa berlari saat kau masih hidup.
Kau tidak bisa berlari saat mati.
Ikuti saja aku, idiot.
Apa? Kau suka padaku?
Tutup matamu.
Cium! Cium!
Lari!
Aku menyadari sesuatu hari itu...
...bahwa ada beatbox dalam diriku.
Saat melihatnya setiap pagi...
...aku berharap waktu bisa berhenti sejenak.
Han Na Bi!
Aku membayar penyelamatku...
...dengan teror.
Lihat! Tebak siapa yang melemparinya!
- Bukan aku. - Begitu, ya?
Lakukan lagi!
Bodoh.
Tiga hari setelah kejadian itu, pada hari Senin pagi...
- Itu benar! - Ya, itu benar.
Sudah kubilang!
Aku mendengarnya dengan jelas saat membersihkan kantor guru!
- Itu sebabnya mereka semua dipanggil. - Ya.
- Kenapa? - Bagaimana mereka tahu?
Han Na Bi aneh tapi apa dia sungguh harus bunuh diri?
Itu maksudku.
Han Na Bi sudah mati.
Dia menyuruhku untuk tetap hidup...
...dan dia sudah mati.
Ya?
Kubilang aku tidak datang.
Kurasa kau tidak akan berani melakukannya.
Dia itu keponakan psiko Lim.
Jangan coba membatalkannya...
...kecuali jika kau mau menempatkanku dalam posisi canggung.
Aku tidak memintamu mengatur kencan buta.
Kau menempatkan kita berdua dalam posisi canggung.
Sudah kubilang aku tidak butuh wanita.
Jadi kau mau kekasih pria?
Aku bisa mengenalkan junior yang sangat manis.
Hei.
Kau juga tidak ingin kekasih pria? Apa karena Han Na Bi?
Apa katamu?
Kenapa kau membawa namanya? Siapa dia bagimu?
Memangnya aku tahu? Seharusnya kau yang tahu.
Aku mendengar kau memanggilnya..
...tiap kali kau mabuk. Benar?
Tidak.
Jangan bicara omong kosong. Aku harus melakukan operasi.
Itu benar.
Kau memanggil Han Na Bi setiap kali kau mabuk.
Apa yang kau bicarakan? Aku tidak memikirkannya.
Aku hanya merasa kasihan padanya.
Terkadang, pada waktunya...
Aku hanya mengingatnya sebagai seseorang yang kutemui di masa lalu.
Oke, aku mengerti.
Han Na Bi bisa saja pahlawan bagimu.
Memori yang pendek dan kuat sulit dilupakan.
Kau harus tahu bahwa kau juga punya beberapa tanggung jawab di sini.
Tidak bisakah kau melupakannya?
- Bagaimana aku bisa melupakannya? - Baik!
Dialah yang membuatku kesal saat SMA.
Hei! Kau sudah menyelesaikan tugas sejarah?
No comments yet. Be the first to leave one.