لومړۍ 200 کرښې.
Ini Joon Sang,
bukan Shin Woo.
Bagaimana ini mungkin?
Di mana kepala direktur? - Dia tidak ada di ruangannya.
Sayang.
Kenapa kamu sudah pulang?
Aku harus berbicara kepadamu.
Ada apa?
Ada yang ingin kutanyakan kepadamu.
Masuklah.
Jae Rim, kamu sudah pulang?
Ya.
Ini pasti hari yang luar biasa.
Joon Sang pulang cepat
dan menghabiskan waktu bersama ibu.
Ibu sangat senang hari ini.
Dia memasak untuk ibu, dan kami melihat bunga bersama.
Ibu hidup seolah-olah ini hari terakhir ibu. Terima kasih.
Benarkah?
Min Hee, tolong antar Nenek kembali ke kamarnya.
Ya.
Ibu lelah karena lama berjalan.
Ayo. - Tentu.
Joon Sang, ayah juga mau kamu ikut.
Joon Sang.
Apakah kamu bilang tidak tahu siapa Kang Pil Doo?
Kamu yakin tidak tahu?
Jawab ayah.
Foto apa ini?
Sayang, ini foto Joon Sang.
Ya, ini foto Joon Sang.
Tapi ada yang bilang ini foto
Kang Shin Woo, putra Kang Pil Doo.
Itu sulit dipercaya. Bagaimana itu mungkin?
Aku yakin ini salah.
Aku sudah berkali-kali memeriksanya!
Aku tidak bisa memahami ini.
Ini fotomu.
Kenapa mereka bilang ini foto Shin Woo?
Ayah benar. Itu Kang Shin Woo.
Joon Sang. - Apa...
Apa katamu?
Apa maksudmu ini foto Shin Woo?
Aku bukan Yoon Joon Sang.
Aku Kang Shin Woo.
Aku sudah mengelabui Ayah.
Teganya kamu.
Bagaimana denganmu?
Kamu bilang dia Joon Sang!
Sayang.
Saat ibuku ke sana, kamu bilang dia Joon Sang.
Kamulah yang mengatakan itu!
Tidakkah kamu mendengar mereka berteriak?
Entahlah.
Akan kuperiksa. Nenek beristirahat saja di sini.
Aku tidak tahu.
Bagaimana bisa tidak tahu?
Kamu menyelamatkannya dari kebakaran!
Aku sungguh mengira dia Joon Sang.
Lalu kenapa satu halaman menghilang dari laporan yang dibawa Pak Choi?
Apa yang coba kamu sembunyikan?
Sayang, itu salah paham.
Aku tidak menyingkirkan apa pun.
Apakah kamu sungguh akan...
Aku berbohong kepada Ibu.
Dia tidak tahu.
Apa?
Aku memberitahunya bahwa aku Joon Sang.
Kalau begitu...
Kalau begitu, apakah kamu
memang berencana mengelabui kami?
Kamu sudah lama hidup
sebagai Joon Sang.
Apakah kamu mengelabui ayah untuk hidup sebagai putra ayah?
Aku tidak punya tempat tujuan lain.
Joon Sang yang asli menghilang,
karenanya aku berbohong, dan seharusnya tidak kulakukan.
Aku minta maaf, Ayah.
Bagaimana hal seperti ini
bisa terjadi?
Sayang.
Kenapa mereka berteriak?
Nenek, itu bukan apa-apa. Nenek sebaiknya masuk.
Minggirlah. Jae Rim pasti marah.
Nenek.
Aku minta maaf. Aku seharusnya memberi tahu lebih cepat.
Astaga.
Ada apa, Jae Rim?
Joon Sang, ada apa?
Ibu, keluarlah bersamaku.
Lepaskan ibu.
Ibu harus tahu ada apa ini.
Jae Rim.
Apa yang Joon Sang lakukan sampai membuatmu marah?
Apa yang kamu lakukan?
Ibu.
Tolong keluarlah.
Aku harus berbicara kepadanya.
Apa pun yang mau kamu katakan, kamu bisa katakan kepada ibu juga.
Katakanlah!
Joon Sang.
Beri tahu nenek.
Kenapa kalian tidak bisa bilang apa-apa?
Bawa Ibu dan pergi dari ruangan ini!
Min Hee, kamu juga pergi! - Jae Rim!
Apa yang terjadi?
Kamu tahu, bukan?
Sepertinya terjadi sesuatu di kantor.
Jangan mencemaskannya, Ibu.
Ada apa dengan kantor?
Ini tadinya hari yang menyenangkan. Apa yang terjadi?
Apakah kamu benar-benar
Shin Woo?
Bagaimana dengan Joon Sang?
Apa yang terjadi kepada putraku?
Dia menghilang.
Dia keluar dari kebakaran sebelumku lalu menghilang.
Kukira dia tewas.
Tapi dia masih hidup.
Dia masih hidup?
Dia masih hidup?
Di mana dia?
Seok Hoon-lah orangnya.
Seok Hoon adalah
putra Ayah, Joon Sang.
Dia juga tahu bahwa dirinya adalah Joon Sang.
Seok Hoon putra ayah?
Meski tahu semuanya,
kamu tidak bilang apa-apa kepada ayah?
Seok Hoon juga tidak bilang apa-apa.
Dia tidak bisa mengatakan siapa dia karena aku.
Semuanya salahku.
Kamu...
Kamu...
Ayah sudah memberikanmu
begitu banyak kasih sayang.
Ayah merasa bersalah telah membuatmu kehilangan ibumu.
Ayah merasa bersalah seumur hidup.
Karena cinta Ayah yang besar itulah
aku mengelabui Ayah.
Jangan memaafkanku, Ayah.
Apakah kamu gila?
Kamu seharusnya menyangkalnya.
Kenapa kamu memberitahunya yang sebenarnya?
Akulah yang memulainya. Akulah yang seharusnya mengakhiri.
Seok Hoon mungkin tetap diam demi keluarga.
Itu tidak akan menjadikanku Joon Sang.
Inilah diriku. Aku Kang Shin Woo.
Sejak dahulu
aku ingin memberi tahu yang sebenarnya.
Aku lega akhirnya bisa melakukannya.
Lega? Kamu menghancurkan segalanya.
Kamu menghancurkan hidupku. Apa yang kini akan kamu lakukan?
Jin Joo mungkin
memiliki anak yang sepertinya
dan hidup bahagia, dicintai oleh suaminya.
Jika dia tidak hidup bahagia, siapa pantas mendapat hidup baik?
Itu yang ayah percayai.
Ibu.
Ayahku...
Ayahku yang sudah seperti kakaknya Ibu...
Ibulah
yang mengirimkanku kepadanya, bukan?
Ibu mencemaskanku.
Ibu ingin aku mendapatkan ingatanku.
Ibu ingin aku menemukan keluarga asliku.
Itu sebabnya Ibu mengirimkan aku kepadanya, bukan?
Kenapa
Bapak ke sini?
Kudengar kamu di sini.
Maafkan aku.
Aku tidak mengenalimu meski kamu sangat dekat.
Kenapa kamu tidak memberitahuku?
Kenapa kamu tidak memberitahuku
bahwa kamu Joon Sang?
Tidak.
Ayah seharusnya mengenalimu.
Joon Sang.
Ayah.
Ya, Joon Sang.
Joon Sang.
Kamu melalui banyak kesulitan seorang diri.
Kini
aku sudah menemukan keluargaku.
Kita bisa saja tidak pernah mengetahuinya.
Apa yang akan terjadi jika kita tidak mengetahuinya?
Bagaimana Ayah mengetahuinya?
Saat mencari tahu soal kebakaran itu,
ayah mendapatkan foto Shin Woo.
Dia meminta satu hari lagi kepadaku.
Dia bilang akan memberi tahu Ayah yang sebenarnya.
Benar. Dia bilang akan memberi tahu ayah.
Ayah masih tidak bisa memercayainya.
Dia anak yang baik.
Anak usia enam tahun sudah bisa menyusun kebohongan ini sendirian.
Sendirian?
Dia bersama ibunya Ji Sang.
Ibunya Ji Sang bilang anak itu Joon Sang.
Dan ayah percaya kepadanya.
Kamu tidak ingat?
No comments yet. Be the first to leave one.