I Am Happy

I Am Happy (나는 행복합니다)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

I Am Happy 2009 DVDRip AC3 XviD-LooKMaNe
د لخوا تبصره Galank87
IDFL™ SubsCrew

تګونه

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
XviD
AC3
په خپور شو: 2015-10-25
ډاونلوډونه: 27
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Galank87 - Lebah Ganteng - ervanders - Ajie_Muser FleurAmoor - Mr.Luna - Ilma1015 - mupi

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More

Sovik Venture Capital and DCG Plus present

a Blue Storm production

Boleh kulihat?

Ini adalah cek.

Dia tak punya keluarga sama sekali?

Tidak, tak ada.

Buat apa aku, kepala kampung jauh-jauh kemari kalau dia punya?

Kurasa Man-su dalam keadaan stres berat.

Ayahnya Man-su dan aku sudah seperti saudara.

Setelah Ayahnya meninggal, Ibunya terkena Demensia.

Kakaknya tukang judi, mengabaikan toko dan Ibunya.

Dia juga selalu mabuk dan merampas uangnya Man-su.

Man-su sudah lama menderita.

Tapi bagaimana bisa anak normal jadi seperti itu tiba-tiba?

Itu bunyi ponselmu, kan?

Su-kyung?

Jagalah lembaran cekku yang tadi.

Semakin dipandangi dia terlihat normal, kan?

Dia menderita Megalomania.

Apa kalian akan terus menahannya seperti itu?

Pertama, kami berikan obat.

Lalu disatukan dengan pasien lain jika tenang dan tak melukai diri sendiri.

Oh begitu.

Anak yang malang.

Berapa lama dia di sana seperti itu?

Akan lama sekali.

-=I Am Happy=--

Serahkan padaku.

Serahkan semuanya.

Matilah kalian semua.

Serahkan padaku. Cepat serahkan!

Pergi kau!

Dasar pencuri!

Siapa kau ini?

Pergi, dasar pencuri!

Dasar pencuri!

Sekarang dia merusak semuanya.

Dia mengambil semua uangmu lagi?

Dia bukanlah seorang kakak, tapinya tukang jarah.

Dan sepertinya kita tak bisa melaporkannya.

Man-su, kita harus bagaimana? Hal ini sudah lama terjadi.

Sungguh membuat frustasi.

Itu aneh.

Kemarin aku ngobrol dengan Kakakku di telepon.

Kau mengirimkan SMS?

Dia tak membalas sama sekali?

Dasar jalang!

Aku pergi dulu, dah.

Siapa yang kau goda?

Dasar jalang busuk!

Dasar pelacur, beraninya kau ke sini!

Dasar jalang busuk!

Itu uangku!

Semua ini uangku. Semuanya.

Semua ini uangku.

Kau pikir aku tak tahu?

Kau hanya menungguku mati.

Kau sembunyikan semua uang dan berasku.

Kau hanya menungguku mati.

Semua ini uangku.

Anak durhaka.

Kau hanya menungguku mati.

Anak durhaka.

Lihatlah dia.

Sekarang mereka kencan di depan semua orang.

Pamanku meninggal karena Kanker Rektum.

Jika satu keluarganya sakit, semuanya ikut menderita.

Keluarga Pamanku menderita karena tagihan medis dan perawatan.

Oh ya, kau sudah putuskan mau beli mobil apa?

Apa?

Kau sudah lama menjual mobilmu.

Apa yang terjadi?

Tekanan darahnya tiba-tiba menurun. Jangan khawatir.

Ayah, airnya panas, minumlah pelan-pelan.

Sudah, cukup.

Ayah merasa baikan?

Pulanglah. Besok kau harus kerja.

Aku baik-baik saja.

Tidak, kau tak sehat.

Lihat, bibirmu pecah-pecah.

Di sini kau takkan bisa tidur. Pulang dan istirahatlah.

Bisa kita lanjutkan?

Kau suka di sini?

Punya masalah soal tidur atau makan?

Tidak.

Tapi kenapa kau selalu merekamku?

Jadi Ibumu tinggal di Swiss?

Tak apa-apa.

Ya.

Ayah benar.

Ayah, jam kerjaku segera selesai, tunggulah sebentar lagi.

Baiklah, dah.

Kau tak apa-apa?

Hidungmu berdarah.

Dokter itu tak kenal lelah, ya?

Kelihatannya dia tak baik.

Dia keras padamu, kan?

Berat bekerja untuknya, kan?

Oh ya, selain itu...,

...ingatkah lembaran cek yang kutinggalkan...

Siapa kalian sebenarnya?

Beraninya meneleponku kapan dan di manapun sesukamu?

Jadi kau ingin aku berbuat apa?

Apa?

Siapa yang kabur?

Sudah kubilang akan kubayar! / Ya, ada nota bank...

Lakukanlah sesukamu!

Lakukan saja semaumu!

Jadi kau sebut itu lembaran cek?

Jika kutuliskan namaku di sini, semua bank akan tahu apa ini.

Otakmu benar-benar sakit.

Itu sebabnya aku ke sini untuk beristirahat.

Untuk beristirahat?

Kau sungguh menyedihkan.

Hei, ayo kita tidur saja.

Apa pekerjaanmu di Swiss?

Menjalankan hotel dan restoran.

Ya, terserahlah.

Di daerah mana kau tinggal di Swiss?

Pegunungan Alpen.

Pegunungan Alpen?

Di mana?

Kenapa kau terus mengajukanku banyak pertanyaan?

Apa kau ini Polisi?

Bukan, pemain orkestra.

Pemain orkestra?

Aku salah satu anggotanya.

Ayo kita tidur saja.

Ayo.

Kau tak tahu soal orkestra?

Sudahi omong kosongnya.

Jika kau pemain orkestra, berarti kau adalah bokongku, idiot.

Kau tertawa?

Kenapa?

Ingin kumainkan sesuatu?

Memainkan sesuatu?

Dasar orang sinting. "Orkestra"? "Cek"?

Cium saja bokongku, sinting!

Ya ampun!

Maafkan aku.

Aku terus kedatangan orang-orang penting hari ini.

Sebagai perawat harusnya kau tahu cara mengantisipasi depresi.

Itu di atas persoalan insomnia.

Akan kubuatkan resep obat yang kuat saat ini.

Kartu kreditnya tak berfungsi.

Akan kubayar dengan uang tunai. / Baiklah.

Ayah, di sini dingin. Kenapa kau di luar?

Apa sausnya sudah cukup?

Ada kabar baik. Aku tak harus bekerja besok.

Aku sedang sangat lelah.

Jadi kupikir aku akan berlibur saja.

Apa ada perawatan kanker lainnya lagi besok?

[Pemberitahuan Tagihan Pembayaran Kartu Kredit]

Kau sudah bicara pada pemilik tokonya hari ini?

Bagaimana bisa dia mengosongkan toko ini?

Man-su harus kembali dulu.

Dan mana bisa Ibunya selalu tinggal sendirian?

Oh ya, Dokternya bilang...,

...penyakitnya akan sulit disembuhkan jika itu sudah lama.

Tapi karena ini tiba-tiba, itu akan lebih mudah mengobatinya.

Setidaknya mereka tak perlu membayar tagihan medis.

Tentu saja Pemerintah itu harus membantu anak baik seperti Man-su.

Tapi kenapa ada banyak sekali kertas yang harus diisi?

Teruskan makannya. Kami akan kembali lagi besok.

Ya Tuhan...

Kami tak bisa hubungkan panggilan Anda karena permintaan dari penerima.

Brengsek.

Kenapa aku tak pernah bisa memenangkan apapun selain kupon penukaran ini?

Persetan ini!

Persetan omong kosong ini.

Kenapa tak menjawab teleponmu, dasar brengsek?

Bayarkan ini dulu.

Kartu kreditnya tak berfungsi.

Sial, aku kalah lagi!

Tanda tanganilah di sini.

Pergi! Pergilah, brengsek!

Siapa yang menyuruhmu melakukan hal itu?

Apa kau tak tahu aku sudah kalah banyak?

Aku sudah punya uang!

Enyahlah dariku! Pulanglah!

Aku punya kartu kredit! Ya!

Kau bisa membayarku secara tunai setelah ini kutukarkan!

Aku sedang dalam perjalanan!

Man-chul... / Lepaskan!

Aku bawa uangnya, jadi jangan main tanpaku.

Baik, aku sedang dalam perjalanan.

Jangan ambil kartu kredit itu. Cuma itu satu-satunya.

Lepaskan!

Dasar brengsek!

Maka serahkanlah surat kontrak toko itu.

Apa toko itu milikmu?

Siapa yang suruh memperpanjang kontrak atas namamu!

Dasar brengsek, kau pikir aku bercanda?

Serahkan surat kontraknya.

Aku harus dapatkan kembali semua kekalahanku, brengsek.

Jika tidak, kalian akan mati!

Taksi!

Lakukanlah sesukamu.

I Am Happy subtitles in other languages

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left