د خپرونې معلومات

Unknown Woman E011-014
د لخوا تبصره indri danti22
credit to VIU

تګونه

other
په خپور شو: 2017-05-15
ډاونلوډونه: 17
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Episode 11"

Aku yakin dia kemari.

Apakah aku berhalusinasi lagi?

"Pergilah, Jack"

"Jangan kembali lagi"

"Lagi, lagi, lagi"

"Pergilah, Jack"

"Jangan kembali lagi"

"Lagi, lagi, lagi"

"Jangan kembali lagi" - Yuh Ri.

"Lagi, lagi, lagi"

"Pergilah, Jack"

Ombak tinggi akan datang.

Ombak tinggi akan datang.

Tunggu.

Yuh Ri.

Kamu tidak benar-benar masih hidup, bukan?

Apakah ini sipir? Ini Hong Ji Won.

Aku mau memeriksa sesuatu. Kamu senggang besok?

"Sayang, jangan kejam kepadaku"

"Kamu pria tua paling kejam yang pernah kutemui"

"Kurasa jika kamu bilang begitu"

"Aku harus berkemas dan pergi"

"Benar. Pergilah, Jack"

Kenapa kamu menyukai jazz?

Jazz tampak tertahan,

tapi itu mengekspresikan hasrat manusia secara terbuka.

Apa hasratmu?

Menjadikanmu pasanganku.

Menikahlah denganku, Yuh Ri.

Moo Yul. Moo Yul, tolong aku!

Kita tangguh.

Aku tidak mengenalmu

dan kamu tidak boleh mengenalku.

Aku tidak menginginkan bayi itu.

Bayi itu tidak akan punya ayah.

Jangan membuatnya menderita karena ketamakanmu.

Aku tidak akan bertanggung jawab

terhadap bayi itu.

Bom.

Bom kami.

Bayi kami, Bom.

Ibu di sini.

Ibu di sini.

Kenapa kamu di sana?

Moo Yul.

Kamu tidak berhak bahagia.

Akan kubuat kamu membayar pengkhianatanmu kepadaku

dan perbuatanmu terhadap Bom.

Akan kubuat kamu menyesalinya.

Kamu masih hidup,

Yuh Ri.

Yuh Ri.

Yuh Ri!

Pak, area ini terbatas.

Aku mengenalnya. Aku hanya butuh sebentar.

Tidak. Tolong pergi.

Minggir. Sebentar saja.

Yuh Ri!

Ini aku, Moo Yul.

Kamu hidup.

Aku senang sekali

kamu masih hidup.

Saat kudengar kamu tewas,

jantungku berhenti berdetak.

Aku merasa tanah yang kupijak hancur.

Apa yang terjadi?

Beri tahu aku apa yang terjadi.

Tolong buka pintunya.

Keluar dan beri tahu kejadiannya.

Katanya akan tiba 10 menit lagi, tapi ini sudah lebih dari sejam.

Apa masalahnya?

Dia juga tidak mengangkat teleponku?

Yuh Ri. Kamu dengar?

Tolong buka pintunya. Kumohon.

Pak, jika Anda begini terus...

Yuh Ri.

Siapa kamu?

Yuh Ri.

Ada apa? Ini aku, Kim Moo Yul.

Kamu salah orang.

Aku tidak mengenalmu.

Kita belum pernah bertemu.

Jangan begini.

Bagaimana bisa tidak mengenalku? Ini aku, Moo Yul.

Kamu pasti salah orang.

Permisi.

Yuh Ri!

Akan kuhubungi polisi jika Anda begini terus.

Lepaskan! - Kamu mendengarnya!

Katanya dia tidak mengenal Anda! - Lepaskan!

Yuh Ri!

Dia baru saja pergi.

Dia berulah, meminta nomor telepon

dan jadwalmu.

Maaf. Serta terima kasih.

Kamu baik-baik saja?

Harus. Ini baru permulaan.

Aku yakin dia akan kembali.

Dia tidak mudah menyerah.

Tolong lakukan hal serupa seperti hari ini.

Kamu pasti Yuh Ri.

Mata, suara, napasmu...

Bagaimana bisa aku tidak mengenalmu?

Apa-apaan itu?

Bagaimana denganmu?

Ini pukul berapa? Menurutmu, ini "10 menit lagi"?

Katamu kamu langsung pulang,

tapi ini sudah lebih dari sejam!

Aku bertemu dengan teman-teman, jadi, minum-minum dengan mereka.

Kenapa tidak menjawab panggilanku?

Kamu sengajak mengabaikan teleponku.

Di mana parfumnya? Kenapa tidak membawa apa-apa?

Pasti tertinggal di bar.

Akan kubelikan yang baru besok.

Kamu lupa?

Orang seteliti dirimu bisa lupa?

Kamu di mana dan sedang apa sampai...

Tidak. Kini pergilah ke bar dan ambilkan.

Jika sungguh tertinggal di bar,

ambilkan sekarang juga!

Biarkan saja! Kubilang akan kuambil besok.

Hanya untuk hari ini,

bisakah kamu tidak mengusikku?

Apa kamu bercanda?

Kamu marah kepadaku?

Tidak mengusikmu hari ini?

Jujurlah denganku.

Kamu dengan siapa sampai mengabaikan telepon istrimu

dan meninggalkan parfumnya di bar?

Apa? Kamu menemui mantan pacarmu?

Hae Joo. - Apa? Kamu merasa bersalah

karena menemui wanita lain?

Ya. Sejak kamu berjalan masuk dari pintu itu,

kamu sungguh tidak fokus.

Siapa itu? Siapa wanita yang menjadikanmu seperti itu?

Biar kulihat. Biar kulihat apa wangimu seperti wanita lain.

Hentikan!

Moo Yul. - Biarkan aku bernapas, ya?

Ayahmu mengawasiku tanpa henti

dan kemampuanku selalu diperiksa.

Ibumu selalu menyepelekanku

dan aku harus menuruti hatimu, yang berganti beberapa hari sekali.

Biarkan aku rehat.

Biarkan aku bernapas, kumohon.

Kenapa dia...

Ada yang terjadi kepada Moo Yul?

Dia tidak menjawab panggilanku.

Dia tidak pernah melakukan ini sejak kami menikah.

Tapi hari ini, dia sulit kuhubungi selama lebih dari sejam.

Semua orang punya kehidupan pribadi walaupun sudah menikah.

Jangan mencoba mengendalikannya setiap saat.

Kian kamu melakukan itu, kian kamu menjauhkannya.

Tidak. Ada yang tidak beres.

Apa menurut Ibu, dia menerima lukisan Yuh Ri juga?

Diamlah.

Sidik jarinya tidak ada di lukisan.

Seseorang yang mengenal Yuh Ri dan kita pasti mengerjai kita.

Lantas, kenapa dia memperlakukanku seperti itu?

Aku tidak mengerti.

Dia mungkin kesal karena penugasannya.

Jangan berteriak. Tersenyumlah.

Jangan marah kepadanya. Bicaralah dengan manis saja.

Begitulah caramu meraih hatinya.

Kian kamu mengeluh, kian dia menjauh. Paham?

Terima kasih.

Terima kasih. Selamat malam. - Terima kasih.

Di mana Sul? - Apa?

Kenapa kamu mencarinya di sini?

Bukankah dia di rumah?

Aku tidak bisa menghubunginya. Ponselnya mati.

Apa? Kamu sudah menelepon bar?

Dia seharusnya pergi malam ini.

Dia pulang beberapa saat yang lalu.

Dia pasti akhirnya melihat pria itu di bar.

Dia pasti merasa tidak enak.

Dia akhirnya melihatnya?

Lantas, kita tidak boleh berdiri seperti ini.

Mari mencarinya.

Sul.

Apa yang terjadi? Kenapa kamu pulang amat larut?

Aku pergi berkendara.

Ayah khawatir karena aku tidak menelepon?

Apa yang bisa kubantu?

Akan kubersihkan mejanya.

Pergi buatkan ayam goreng terenak.

Saat melihatnya,

aku teringat mendiang ayahku

dan Bom.

Pikiranku kacau.

Jika kamu menyesalinya, berhentilah.

Kamu membalas dendam agar bahagia.

Berhenti apa?

Jika mau berhenti sekarang,

kenapa belajar giat, mempertaruhkan nyawa, dan kabur dari penjara?

Balas dendam tidak pernah berakhir manis.

Balas dendam terbaik adalah pengampunan.

Lupakan mereka.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left