Nadine

Nadine

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Corpse Party: Tortured Souls (2013) 1-4
د لخوا تبصره Bambang666Setyawan
Manual typing, proper context, perfect timing, a bit of .ASS animation (made by myself) Link download (eps1-4 OVA): https://drive.google.com/file/d/1wWiSV0Y1H3OsbSvGLvmBarZ9ujUCD9ue/view

تګونه

other
په خپور شو: 2023-04-16
ډاونلوډونه: 47
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 198 کرښې.

Jiwa-jiwa yang tersiksa

Perpecahan

Multiple Separation

me wo samashita toki itsumo no kuse de "ohayou"

ato nando onaji nakisou na kao saseru no?

sono sadame wa maru de hotarubi no youni mieta

kaze wo oyogu youni kokoro wo yurasu yo

nando mo nando mo toikakete mo

kagami ni utsuru hibi wa kotae kurenai

itsuka wa kieta mirai mou ichido

shinjita mama...

目を覚ましたときいつもの癖で“おはよう”

あと何度同じ泣きそうな顔させるの?

その運命はまるで蛍火のように見えた

風を泳ぐように心を揺らすよ

何度も何度も問いかけても

鏡に写る日々は答えくれない

いつかは消えた未来もう一度

信じたまま...

Setiap aku membuka mata di pagi hari, aku selalu mengucap "Selamat pagi"

Berapa lama lagi aku harus berwajah sedih seperti ini?

Semuanya terjadi terlalu cepat bak kilat cahaya.

Ruam dalam hati yang tak kunjung sembuh oleh angin.

Entah sudah berapa kali aku bertanya,

tapi cermin masa lalu tak pernah memberi jawab.

Tapi suatu hari, kami percaya.

Kita pasti bertemu kembali...

Aku di mana?

Di kelas?

Tapi... kelihatannya aku tak tahu ini kelas siapa.

Kartu Pelajarku.

Aku baru ingat. Waktu itu...

Semuanya bermula saat hujan deras sepulang sekolah.

Ada guru perempuan terpeleset, jatuh dan langsung meninggal.

Kepala Sekolah anggap penghuni sekolahnya sebagai keluarga sendiri, tapi...

...kesialan terus berlanjut.

Beberapa hari sejak tragedi itu, sekolah tsb dipaksa tutup.

Kepala Sekolah merasa sangat terpukul...

...di hari penutupan.

Lalu dia lari ke atap gedung...

...dan melompat dari sana!

SMA Kusaragi kita ini, dibangun di wilayah Alam Surgawi tsb.

I-Ini sungguhan?

Konon, guru perempuan tsb, belum menyadari jika dia sudah meninggal.

Saat hujan deras sepulang sekolah, guru tsb masih gentayangan di sekolah.

Ya. Persis seperti saat ini.

Kau baik saja, Satoshi?

Teman-teman...

...bukankah ini sudah waktunya pulang?

Mayu, kau sendiri juga penakut.

Apa tidak apa-apa kalau dilanjutkan?

Morishige, kau menyindirku?

Santai, santai.

Jika mukamu terus seperti itu, Naomi bisa membencimu, lho.

Ayumi-chan! Ayo lanjutkan ceritanya!

Tiap kali si Guru itu muncul,

...dia selalu disertai kegelapan.

Lalu, terdengar ada yang mengetuk pintu.

Dan saat pintunya perlahan-lahan terbuka...

...ada wajah pucat bertanya:

"Apa semuanya masih di sini?"

Tadi, ada yang mengetuk pintu, 'kan?

Aku tidak berkhayal?

Shinozaki! Jangan suka usil!

Bukan aku!

Jadi gelap sekali. Aku tidak tahu di mana lilinnya!

Di mana tombol lampunya?!

Apa semuanya masih di sini?

Yui-sensei!

Kalian kaget, ya?

Satoshi...

Kau sedang pegang apa?

M-Maaf!

Sudah berapa lama kalian di sini?

Semua Siswa sudah kusuruh pulang seusai Festival, 'kan?

Kakak!

Yuka!?

Kenapa kau ada di sini?

Dia ke sini, katanya ingin mengantarkan payung.

Oh, ternyata begitu.

Terima kasih!

Apa? Apa?

Dia adiknya Satoshi?

Kau masih SD?

Salam kenal.

Namaku Mochida Yuka.

Terima kasih sudah menjaga kakakku.

Satoshi, aku baru tahu kau punya adik seimut ini.

Ha? Aku belum pernah cerita?

Kau benar-benar menyayangi Kakakmu, ya?

Ya!

Hee? Sepertinya kau sudah bertemu Kishinuma sebelumnya.

Sepertinya kau iri, ya, Naomi?

Aku & dia bisa jadi rival abadi, lho.

Ngomong apa sih, Seiko?

Setelah ini, apa acara berikutnya?

Ini adalah "Sachiko Selamanya".

Ini jimat yang kutemukan di internet.

Konon, dengan ini,

sekalipun kita jauh terpisah, kita akan tetap jadi teman.

Shinozaki-san.

Kakak yang itu kenapa menangis?

Mayu akan pindah sekolah.

Festival hari ini adalah hari terakhirnya di sini.

Begitu.

Saat liburan Musim Dingin nanti, kami pasti akan mengunjungimu.

Dan aku yang jadi Guru Pelindung kalian.

Sepakat!

Aku juga pasti akan ceritakan cerita seram lagi.

Kau ini benar-benar suka cerita seram ya?

Ada masalah?

T-Tidak.

Pasti seru.

Suzumoto-san.

Kita akan selamanya menjadi teman.

Semuanya. Terima kasih!

Aku senang bisa mengenal kalian.

Aku tidak akan melupakan kalian.

Mayu.

Mau sampai kapan kau menangis?

Ayo. Senyum yang manis.

Kita buat lingkaran kelilingi Boneka Sachiko-san,

...dan dalam hati ucapkan: "Sachiko-san, kami mohon!".

Ucapkan 9 kali.

Jangan sampai salah hitung. Sama sekali tidak boleh.

Ucapkan 9 kali, sesuai dengan jumlah kita.

Jika tidak, jimatnya tidak berfungsi.

Kita mulai saja.

Dalam hati, kita ucapkan: "Sachiko-san, kami mohon", 9 kali, paham?

Siap... mulai!

Semuanya yakin, sudah ucapkan 9x?

Baiklah, ini tahap yang terakhir.

Masing-masing orang harus pegang Boneka Sachiko-san ini.

Seperti ini?

Aku mengerti.

Ya, seperti itu. Sekarang pegang erat-erat.

Kita harus tarik sampai sobek, paham?

Siap... tarik!

Bagus!

Semuanya, simpan sobekan jimatnya bersama Kartu Pelajar.

Supaya aman!

Jadi, ini bisa jadi jimat?

Selama kita simpan sobekan itu, kita semua akan tetap terhubung.

Begitulah cara kerjanya.

Hee? Bagus juga idenya.

Keren juga!

Aku juga akan simpan.

Shinozaki-san, terima kasih!

Aku juga pasti akan simpan.

Kita pasti akan bertemu lagi!

Kita semua janji. / Ya!

Baiklah, sisanya kita tinggal berkemas dan pulang.

Ya!

Ada apa ini?

Gempa bumi?

Semuanya, cepat cari tempat berlindung!

Semua baik-baik saja?

Waktu itu... Terjadi sesuatu.

Aku...

Aduh, sakit.

Sepertinya, aku sempat terpeleset tadi.

Tadi rasanya seperti jatuh dari tempat tinggi.

Seiko!?

Seiko!

Seiko!

Seiko, bangun!

Seiko!

Ada apa, Naomi?

Sudah waktunya makan?

Jangan mikir makan terus! Kau tak ingat apa-apa?

Kita kumpul usai festival,

...melakukan ritual jimat, lalu...

Kita di mana?

Yang lain ke mana?

Aku juga tidak tahu.

Tidak bisa. Sepertinya macet.

Sebenarnya, ini di mana?

Sinyal HP juga tidak ada.

Perasaanku saja, atau ini memang tempat angker.

Kita sudah tidak berada di kelas. Jangan lanjutkan cerita seramnya.

Tapi...

Kenapa kita bisa berada di sini?

Mungkin saja...

Kita ini sedang diculik?

Lalu jadi tumbal Ilmu Hitam.

Bercanda. Yang seperti itu tak mungkin ada.

Seiko...

Tadi, kau dengar sesuatu tidak? / Ha?

Aku tidak dengar apa-apa.

Begitu.

Senyap sekali, 'kan?

Ngomong-ngomong, kita harus cepat keluar dari sini.

Anu...

Naomi, kakimu kenapa?

Mmm, sepertinya terkilir sedikit.

Ha? Kau tidak apa-apa?

Jangan khawatir.

Aku masih bisa berjalan kok.

Nadine subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Nadine

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left