Untouchable (Intouchables)

Untouchable (Intouchables)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

The Intouchable 2011 Bluray Pahe in
د لخوا تبصره keboth123
utk file pahe.in, resync dari terjemahan m1k3s

تګونه

BluRay
په خپور شو: 2016-12-08
ډاونلوډونه: 130
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Penerjemah: m1k3s IDWS

Minggir!

Itu mereka.

Philippe, bangunlah, taruhan 100 € aku dapat lolos dari kejaran mereka.

Philippe? Setuju.

Mari kita lakukan!

Ini malam mu rupanya.

Sial.

Kamu lolos dari mereka, bukan?

Keluar dari mobil! Letakkan kedua tanganmu!

- Aku gandakan taruhannya. - 200 € mereka akan mengawal kita.

Kamu akan kalah lagi.

200 €!

Lekas! Tunjukkan kedua tanganmu!

Mana tanganmu!

- Tunggu. Aku akan menjelaskan. - Diam. Tangan tetap di kap mesin.

- Tunggu. - Keluar dari mobil. Sekarang!

Tenang!

Dia tidak dapat keluar dari mobil. Dia bahkan tidak dapat membuka pintu mobil.

Demi Tuhan, lihatlah dia!

Lihatlah dibagasi ada sebuah kursi roda. Dia orang cacat. Silahkan periksa sendiri!

Lepaskan aku.

- Dia berkata jujur. - Jadi!

Apa yang kamu pikir?

Kamu pikir aku ngebut, hanya untuk bersenang-senang?

Aku akan pergi ke rumah sakit. Aku bekerja untuknya. Dia terkena serangan stroke!

Semakin lama kita menunggu, semakin parah jadinya.

Dia tak dapat bergerak, dia tak dapat melakukan apapun. Itulah gunanya aku di sini.

Aku pikir kita punya sebuah masalah.

Lihatlah.

- Apa yang harus kita lakukan sekarang? - Tenang, pikirkan hal itu. Nikmati waktumu.

Sementara itu, telpon anak gadisnya yang berusia 15 tahun dan katakan bahwa ayahnya meninggal karena kamu!

Karena jika dia tidak mendapat perawatan dalam 5 menit, selesai sudah.

Tapi silahkan gunakan waktu.

Berpikirlah. Cepatlah berpikir. Dia menderita!

Baiklah, jangan buang waktu lagi. Pergilah.

- Kamu mau pergi kemana? - UGD.

Kami akan mengawalmu, lebih aman. Mari kita pergi, kita akan mengawal mereka!

Mereka sudah pergi. Mereka telah pergi.

Bagus.

Philippe, ini menjijikkan.

Aku tak pernah mengalami hal ini, bagaimana kamu dapat mengeluarkan ludah seperti ini...

Sebaiknya kamu harus punya SIM.

Ya, tapi sementara itu, "kami akan mengawalmu, karena lebih aman".

Pengawalan seharga 200 €.

Aku tak pernah bertaruh uang sebanyak itu.

Mari kita sedikit merayakan.

"Kami akan mengawalmu, karena lebih aman."

Keren. Aku telah membantumu.

Philippe, kita mendapat pengawalan. Pengawalan yang lebih aman!

Mulai.

Kami telah melapor ke rumah sakit. Tandu akan segera datang.

- Apakah kamu akan baik-baik saja? - Ya.

- Sampai jumpa. - Terserah.

Lalu sekarang apa?

Sekarang biarkan aku yang menentukan.

THE INTOUCHABLES

Berdasar kisah nyata.

Apakah kamu punya referensi?

Sebenarnya ya. Aku telah lulus CAFARD.

Mendapatkan sertifikasi mampu merawat orang-orang cacat.

Aku lulus dari Institute Negeri Landes tahun 2001

Aku memiliki diploma setingkat SMU dalam "merawat dari dekat".

dan seorang doktorandus dalam hal "Ekonomi Keluarga dan Sosial."

Aku tidak...suka... Maksudku... Aku lebih banyak belajar dibandingkan bekerja.

Apa motivasi terbesarmu?

Uang!

Umat manusia.

Berkenaan dengan umat manusia.

Bagus untukmu.

Aku pikir untuk membantu orang lain. Bagus, bukan? Sebuah jawaban yang benar, bukan?

Aku senang dengan lingkungan di sini.

Aku senang dengan orang cacat. Sebenarnya, semenjak aku kecil.

Untuk mempromosikan kemandirian kepada orang-orang cacat.

Memasukkan mereka ke dalam lingkungan sosial.

Olah raga juga. Anda tahu kan, kalau harus banyak bergerak.

Maksudku untuk kehidupan sosial.

Orang-orang ini tak dapat melakukan apapun...

Aku lihat... pengalaman profesional pertamaku...

Nyonya Dupont Morathie.

Seorang nyonya yang sangat tua...

sangat tua...

Aku membantu merawatnya...

hingga akhir hayatnya, hari demi hari.

Ketika merawat orang jompo juga menyenangkan. Kita mendapatkan kue King... dan...

Oh... Aku juga seorang staf ahli dalam hal administratif...

Bantuan keuangan... Kemakmuran...

Aku...Aku tidak tahu...

mungkin kualifikasimu?

Kamu yang periksa, Magalie. Tapi aku tidak berpikir seperti itu...

- Yvan Laprade? - Ya.

- Tidak tidak tidak, keluar... Aku telah menunggu selama 2 jam. - Sekarang giliranku.

Halo.

Aku datang untuk mendapatkan sebuah tanda tangan

Silahkan duduk.

Apa kamu punya referensi?

Referensi? Aku punya.

Siapa?

Kami semua mendengarkan.

"Kool & the Gang", "Earth, Wind & Fire".

Mereka adalah referensi yang bagus, bukankah begitu?

Aku tidak tahu siapa mereka. Silahkan duduk.

Jika tidak tahu mereka, kamu belum tahu apa-apa tentang musik.

Aku tak akan berpikir akan berbudaya ketika membahas mengenai musik.

- Meski saya tidak tahu entah apa itu "Sool" kamu... - Bukan.

"Kool & the Gang".

Bagaimana denganmu? Apa yang kamu ketahui tentang Chopin, Schubert, Berlioz?

Kamu bertanya padaku, apakah aku mengenal Berlioz?

Aku akan terkejut, jika KAMU tahu segala sesuatu tentang Berlioz.

Aku mempelajari dan ahli tentang Berlioz.

Benarkah...

Lalu apa yang kamu ketahui?

- Gedung yang mana? - Apa maksudmu dengan gedung yang mana?

Tapi...

Berlioz adalah seorang komposer terkenal sebelum tempat tinggalmu diberi nama sama dengannya.

Kritikus dan penulis abad 19.

Itu sebuah lelucon. Aku tahu siapa Berlioz. Tapi aku melihat lelucon seperti musik bagimu.

Kamu tidak tahu apapun tentang musik.

Ceritakan tentang suratmu itu.

Aku butuh sebuah tanda tangan... Sebagai bukti bahwa aku telah datang pada saat wawancara.

Lalu tulis saja yang biasa kamu tulis di situ seperti, sayangnya meski kualitasku memungkinkan...

kamu masih tetap tidak tertarik.

Aku membutuhkan tiga tanda tangan untuk mendapatkan uang bantuan negara lagi.

Aku paham, uang bantuan dari negara.

- Kamu tidak punya motivasi lain dihidupmu? - Oh, aku punya.

Ada satu. Dia ini yang sangat memotivasiku...

Jadi, apa yang akan terjadi sekarang?

Menandatanganinya? Atau tidak menandatanganinya?

Maaf, aku tak dapat menandatanganinya sekarang.

Kenapa?

Kenapa?

Oh ya, sedikit mengganggu kalau begitu?

Karena aku punya batas waktu, dan semenjak aku telah terlambat...

Benar, "sedikit mengganggu".

Tidak dapatkah dia yang menandatanganinya untukmu?

Tidak, Magalie tidak dapat melakukan itu.

Sungguh memalukan.

Dia juga boleh menuliskan nomor telponnya di situ.

Kembali ke sini besok.

Jam 9 pagi. Suratmu akan ditanda tangani.

Aku tak ingin menahanmu untuk mendapatkan dana bantuan kesejahteraan.

- Maaf, aku tak dapat mengantarmu ke pintu. - Tak mengapa.

Jangan bangkit... Maksudku, tetaplah duduk.

Sampai ketemu besok.

- Nina? - Yah?

- Apa ibu dirumah? - Tidak. Ibu akan pulang larut.

Jangan! He!

Jangan gunakan airnya sekarang, karena akan menyedot seluruh air.

Tutup kran airnya!

Dan keluar.

- Aku sedang mandi, apa yang kamu lakukan di sini? - Tinggalkan aku sendiri. - Keluar!

Suruh mereka keluar. Ayo.

Bitou, aku tidak bercanda.

Nina!

Nina. Keluar, kamu dan perut gendutmu!

Lepaskan!

Berikan handukku. Kenapa kamu masih tetap di sini...

Keluar, semua!

Bitou, ayo.

Hey! Bitou!

Apa yang sedang kamu lakukan?

Duduk.

Apa yang kamu inginkan? Coca-Cola atau ini?

Aku ingin Coca-Cola.

- Darimana saja kamu? - Sekolah.

Dapatkah kamu membuang sampah?

Kamu mau pergi kemana sekarang?

Menunggang kuda.

Bagus, bertingkahlah seolah orang pintar.

Ini untuk mu.

Dari mana saja kamu?

- Liburan. - Liburan?

Kamu pikir orang di sini tidak membicarakan?

Bahwa aku benar-benar bodoh?

Kamu pergi selama 6 bulan. Tidak pernah menelpon. Tak ada kabar apapun.

Dan kamu kembali seolah tak terjadi apa-apa, lalu memberiku sebuah anak telur?

Kamu pikir aku akan membayar sewa rumah dengan anak telur itu?

Kebutuhan sehari-hari?

Kamu pikir di sini hotel?

Lihat ke sini saat aku sedang berbicara denganmu.

Bodoh.

- Tidak mungkin aku berbicara denganmu. - Kamu ingin bicara?

Baik.

Aku mendengarkan.

Sekarang aku mendengarkan.

Kamu tahu Driss..

Aku banyak berdoa untukmu.

Tapi Tuhan, maafkanlah aku..

Aku punya anak lain.

Aku masih punya harapan untuk mereka.

Aku tak ingin melihatmu lagi di sini.

Bawa semua barang-barangmu.

Dan segera keluar dari rumah ini.

Mengerti?

Pergi.

Pergi!

...dan dia pergi!

Ini barang bagus, bukan?

Ok, aku pulang dulu.

Kamu pikir itu tidak lucu?

More Indonesian subtitles for Untouchable (Intouchables)

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left