My Love Eun Dong

My Love Eun Dong (사랑하는 은동아)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

MyLveEunDng E14 WITH FrH indonesian
د لخوا تبصره Mbah_Behel
selamat menikmati

تګونه

other
په خپور شو: 2015-07-13
ډاونلوډونه: 25
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Kau tahu alasan kedatanganku, kan?

Putraku dan wanitaku... akan kuambil kembali mereka darimu.

"Putraku"? Siapa?

Kau fikir Ra il itu putramu?

Dia Putraku... terima kasih kau telah membesarkannya dengan baik!

Aku yang membesarkannya.

Aku yang menyuapinya, memakaikan pakaiannya, menidurkannya....karena dia putraku.

Bagaimana bisa tiba - tiba dia menjadi putramu?

Aku tidak bisa menahan lebih lama lagi.

Dan kedatanganku bukan untuk bernegosiasi denganmu.

Kedatanganku untuk memberitahumu.

Apa yang sudah kau lakukan padanya?

Apa yang sudah kau lakukan untuk Jung Eun? Selama 10 tahun, kau hanya menunggunya?

Popularitas uang dan menikmati waktumu, juga menunggunya,hanya itu yang bisa kau lakukan, kan?

Bagaimana dengan 10 tahun mu?

Kau itu...

.. hidup dalam tipuan dan kebohongan,

Kau habiskan hidupmu dengan putraku dan wanitaku.

Apa yang kau tahu tentang hidupku?

terkenal dan uang? Apa itu bagus? tidak bisa bersama orang yang kuinginkan!!

Jangan mengatakan sesuatu yang lancang.

Kau tidak boleh membawa mereka. Tidak boleh.

Putraku dan istriku... Kau... jangan pernah menyentuh mereka.

Lakukanlah apa maumu.

Kau... demi wanita itu , mampukah kau....

... melepaskan segala - galanya seperti diriku?

Jawab aku! Mampukan kau melakukannya?

Lihatlah, apa yang akan kulakukan.

Saranghaneun Eun Donga Episode 14

Maaf.

Aku tidak menyangka dia putraku.

Oppa aku ingin punya anak darimu.

Itulah alasanku kenapa saat itu aku meminta Oppa menikahiku secepatnya.

Tapi bagaimana bisa Oppa tahu Ra il itu anakmu?

Saat aku melihat Ra Il, tiba - tiba hal itu muncul begitu saja.

Saat ini Ra il di rumah dongsaeng - ku.

Tahukah kau siapa dongsaeng - ku?

Dokter yang merawat suamimu, Park Hyun Ah.

Aku belum pernah menceritakan ini sebelumnya.

Takdir kita... bukankah sungguh menakjubkan?

Bagaimana bisa seperti ini

Dia ingin aku datang berkunjung, dan saat aku tiba di rumahnya, Ra il sudah ada di sana.

Saat aku melihat Ra Il, pikiran - pikiran aneh terlintas di benakku.

...dan terus terngiang - ngiang di kepalaku.

Aku... akan lakukan yang terbaik 10 kali, 20 kali melebihi orang lain.

Aku hanya akan mencintaimu, dan akan memberi kebahagiaan...

... untukmu dan Ra Il.

Kita... ayo pergi ke tempat Ra Il.

Tidak boleh., besok Ra Il harus ke sekolah. Aku harus mempersiapkan perlengkapkan sekolahnya.

Baiklah, pergilah ambil perlengkapan sekolahnya.

Aku akan membawa Ra il ke rumahku.

Oppa. Mari lakukan sesuatu yang lumrah.

Ra Il juga butuh waktu.

Tidak mau. Ini lumrah.

Dan kau patuhilah permintaanku.

Aku tidak memberitahu Oppa karena kepribadianmu Oppa pasti berbuat seperti ini.

Pikirkanlah tentang Ra Il.

Bagi Ra il, pria itu adalah ayahnya.

Kalau kau tiba - tiba membawanya, bagaimana dengan yang akan dirasakannya!

Aku cuma meminta menyiapkan perlengkapan sekolahnya. Aku yang akan mengatasi ini

Tidak boleh, Ra il harus tahu tentang ini dulu.

Tidak mau.

Oppa.

Aku tahu.

Tas dan buku Ra il, akan kupersiapkan.

Pakaian Ra il juga harus kupersiapkan.

Agar anak kita tidak tersakiti, mari kita lakukan yang terbaik.

Kali ini cobalah pahami semua ini, perlahan - lahan.

Lakukanlah.

Oppa, kau takut?

Huh?

Ah, benarkah! Mana mungkin aku takut?

Masih saja kekanak - kanakan.

Karena tiba tiba menjadi ayah, kau merasa takut, kan!

Ra Il... seperti apa?

Ah! Sebelumnya, apa yang dia tidak suka?

Perlahan - lahanlah.

Ra il itu anak yang butuh waktu. Dia berbeda dengan Oppa.

Aku seorang ayah.

Kaulah yang melahirkan Adeul - ku/anak laki laki!

Ra il ada di kamar itu, masuklah!

Kau datang!

Masuklah.

Kau... bagaimana bisa tahu tentang ini?

Aku melakukan tes DNA ayah dan Ra Il. Dan hasilnya cocok.

Sudah lama aku ingin memberitahumu.

Tapi... keadaan membuat segalanya menjadi berat.

Mengertilah Oppa!

Aku ingin sendiri bersama Ra Il.

Baiklah.

Aku akan ke rumah ibuku.

Ah, kau boleh menginap di sini malam ini.

Tidak, Ra il... tolong rawatlah dia.

Untuk apa kau meminta. Dia itu keponakanku.

Hallo?

Ini aku.

Ya

Ra il ku sudah tidur kan?

Ya.

Dia tidak demam, kan?

Tentu saja tidak

Rawatlah dia.

Ya.

Apa kabar.

Tidurmu nyenyak?

Ahjussi kenapa kau tidur di sini?

Kenapa yah?!

Min Ah dan ibunya itu perempuan, jadi perempuan tidur bersama.

Aku seorang pria dan boleh tidur denganmu, kan?

Ahjusshi kenapa kau tidak tidur di rumahmu?

Aku bicara dengan ibu Min Ah sampai larut malam Lalu aku mengantuk dan tidur di sini..

Aku juga pernah,

Saat itu aku bermain sampai jam 11 malam, lalu aku ngantuk dan tidur di sini.

Jadi begitu?

Sebelum sarapan dan pergi sekolah, mandilah terlebih dahulu.

Aku ingin menelepon ayahku, dia harus menyiram bunga lavendernya.

Ayah, tidurmu nyenyak?

Ayah sudah menyiram bunganya?

Kau suka membaca buku?

Ya.

Olahraga apa yang kau suka?

Baseball.

- Baseball? -Ya.

Karena sudah mengantarku kuucapkan terima kasih, Ahjussi.

Baiklah... baik - baiklah di sekolah.

Ya.

Ahjussi...

Demi wanita itu , mampukah kau....

... melepaskan segala - galanya seperti diriku?

Semua sudah siap. Datanglah tepat waktu Hyeong. Ya.

Apa itu?

Dia menanyakan persiapan konferensi pers.

Dia harus berbicara dengan baik.

Terkadang pengalihan kekuasaan sering terjadi.

Itulah maksudku... dan dia harus menjelaskan tentang buku itu.

Kita sudah di landa badai, jangan sampai di hujani dengan hujan batu.

Ji Eun Ho, harus kita lindungi.

Jae Ho apa kau merasa baik - baik saja? raut wajahmu tidak terlihat baik.

Aku tidak bisa tidur nyenyak.

Banyak hal menyakitkan yang kualami.

Haruskah aku memberi resep obat tidur?

Tidak usah, sisa obat ku masih ada.

Jae Ho.

Ji Eun Ho...

...saudara kandungku.

Berulang kali aku berusaha memberitahumu tapi tidak ada waktu yang tepat.

Kau kaget, bukan?

Jae Ho apa kau tahu sesuatu yang lebih menakutkan?

Meskipun Ji Eun Ho saudara kandungku, aku tetap berpihak padamu.

Sampai detik ini, aku masih menganggap Oppalah yang mengusik hidupmu dan Jung Eun.

Tapi, saat aku tahu Ra il itu keponakanku..

Jae Ho kaulah yang mengusik hidup Jung Eun dan Oppaku.

Kumohon lepaskan Jung Eun.

Dan juga Ra Il.

Apa Ra Il pergi ke sekolah?

Ya.

Tadi malam,

... dia tidur dengan oppaku.

Jadi begitu?!

Mulai saat ini aku tidak bisa memberitahumu tentang rasa sakitku.

Jangan seperti ini, aku pasti akan menolongmu

Aku ini dokter

Tidurmu nyenyak?

Aku tertidur tadi malam.

Uhm... tidurku nyenyak.

Ra Il, aku yang mengantarnya ke sekolah.

...dan juga memberinya sarapan.

Uh! Aku bangga padamu.

Kau sudah sarapan?

Belum. Ibuku sedang membuatkanku bimbimbap .

Oh.. pasti enak... kau harus mengajakku.

Kau ingin datang kemari?

Ada sesuatu yang harus kukerjakan. beritahu ibumu saat selesai, aku akan langsung ke sana.

Aku tahu.

Eomonim, apa yang dia suka?

Ibu, dia bertanya apa yang kau suka?

Aku tidak ingin apa - apa.

Buatlah putriku bahagia, itu sudah cukup.

Sudah dengar, kan?

katakan padanya, aku akan melakukan lebih baik dari pada siapapun di dunia ini.

Oppa, saat selesai, segera datang kemari!!.

Baiklah aku tahu. Apa aku juga harus membawa Ra il?.

Halo?

Aku menerima telepon dari Jae Ho.

Dia meminta waktu bersama Ra il hari ini dan juga besok.

Tidak boleh.

Oppa. Jae Ho itu, orang yang penting bagi Ra il.

Baiklah aku tahu. Ini sesuatu yang diluar batasku.

Nanti aku akan datang.

Uhm.

Eun Dong. Aku cinta padamu.

Aku juga mencintaimu.

Dia datang!

Apa kabar para reporter!

Tiga bulan lalu di tempat ini,

... aku bercerita tentang tunanganku.

Seperti yang kunyatakan sebelumnya Saranghaneun Eun Donga,

...adalah buku yang sengaja dibuat demi menemukan tunanganku.

Dan karena buku itu pula, aku menemukannya.

Namun, ada sebuah artikel yang membantah buku ini, yang dibuat oleh perusahaan tertentu,

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left