Janur Ireng

Janur Ireng (Janur Ireng: Sewu Dino the Prequel)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗝𝗔𝗡𝗨𝗥 𝗜𝗥𝗘𝗡𝗚 (𝟮𝟬𝟮𝟱) 𝗜𝗡𝗗𝗢𝗡𝗘𝗦𝗜𝗔𝗡 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
د لخوا تبصره Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟑𝟑:𝟓𝟖 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑵𝑬𝑻𝑭𝑳𝑰𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

تګونه

webdl
په خپور شو: 2026-04-30
ډاونلوډونه: 249
د اوریدلو معیوبیت: No
FPS: 25

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Panjang umurnya, serta mulia.

Serta mulia.

Serta mulia.

Wah, jadi merepotkan.

Tiup.

Hore!

Selamat ulang tahun, Mas Sabdo.

Terima kasih, Intan.

Selamat ya, Sabdo.

Terima kasih, Erna.

Sabar, aku buatkan air minum.

Aku mesti buru-buru!

Di sini dulu.

Aku belum menyiapkan barang-barangku.

Berangkat jam berapa, Erna?

Bus berangkat dari sekolah malam ini, Intan.

Biar besok pagi bisa langsung sampai Jogja.

Enak ya yang mau wisata edukasi ke Jogja.

Tidak enak, Intan. Tidak ada kamu.

Tidak ada Mas Sabdo.

Ini, buku yang pernah kau minta.

Terima kasih, Erna.

Sama-sama.

Baiklah, aku pulang dulu.

Ya.

Intan…

Kamu gak ikut jejaknya Marni?

Tahun depan umurmu 17 tahun.

Tidak mau!

Aku mau melanjutkan sekolahku.

Sehabis itu aku kuliah.

Dapat kerja yang bagus.

Halah.

Sudahlah. Aku permisi.

- Ya. - Mas Sabdo.

- Selamat ulang tahun. - Ya.

Hati-hati ya, Erna.

Ya!

Kenapa tidak mengaku saja sama Erna.

Bilang kau suka dirinya.

Sembarangan kalau bicara!

Awas ya, jangan sampai ngomong yang tidak-tidak sama dia!

Apa ini?

Lihat ini.

Punya Bapak.

Selamat ulang tahun, Mas Sabdo.

Bukannya ini rusak?

Hidup.

Kamu dapat uang dari mana?

Aku menabunglah.

Cocok, Mas.

Cocok untuk…

Lamaran?

Eh, kok lamaran?

Lamaran kerja.

Ya!

Kurang ajar!

Ulah siapa ini?

Perbuatan siapa ini?

Hei, keluar kamu!

Ulah siapa ini?

Perbuatan siapa ini?

Keluar kamu!

Perbuatan siapa ini?

Mas…

Mas!

Mas!

Intan.

Mas!

Intan?

- Mas! - Intan!

- Mas! - Intan!

Intan!

- Intan! - Mas!

Mas!

- Permisi, Pak. - Ya?

Ini kediamannya Kondoto?

Ya, Pak.

Pak Kondoto-nya ada di mana?

Kalau Pak Kondoto sudah lama meninggal.

Mohon maaf, Bapak siapa?

Saya Arjo, Pak.

Arjo Kuncoro.

Kakaknya Kondoto.

Ini putra-putrinya.

Habis kena musibah.

Mas Sabdo!

Mas Sabdo, ke sini.

Ada yang cari.

Ini foto saya dan Kondoto waktu masih muda.

Saya tidak menyangka Kondoto sudah tidak ada.

Ya, kejadiannya itu kurang lebih tiga bulan lalu, Pak Arjo.

Panggil saja Pakde.

Ya, Pakde.

Bertahun-tahun saya mencari keberadaan adik saya.

Banyak sekali yang ingin saya sampaikan kepadanya.

Ya, tapi tidak apa-apa.

Saya sudah senang sekarang.

Bisa bertemu dengan kalian.

Anak-anaknya Kondoto.

Kalian sekarang mau tinggal di mana?

Tidak tahu, Pakde.

Bagaimana kalau ikut saya?

Tinggal di rumah bareng Pakde.

Ada banyak kamar di rumah kami.

Lagi pula, sudah saatnya keluarga ini bersatu kembali.

Maksud Pakde, kami tinggal bersama Pakde?

Ya, di rumah kami.

Rumah keluarga Kuncoro.

Di sana nanti bersama Pakde dan Bulik.

Jangan, Pakde.

- Tidak enak. - Ya.

Tidak apa-apa.

Bapakmu itu dulu juga tinggal di sana.

Kalian bicarakan saja dulu.

- Ya. - Ya?

Bagaimana, Mas?

Entahlah.

Tapi kenapa Bapak tidak cerita

kalau Bapak punya kakak?

Saat Bapak sakit

dan tidak punya biaya,

kenapa tidak ditolong keluarganya?

Tidak tahu, Intan.

Tapi yang jelas, Bapak pasti punya alasannya sendiri.

Yang penting kita masih dilindungi.

Masih ada keluarga.

Ya, Mas?

Mohon maaf, Mas, Mbak.

Aku Sugik.

Aku kerja untuk Pak Arjo.

Ya.

Ada barang-barang yang mau dibawakan?

Kami sudah tidak punya apa-apa, Mas.

Ya, ampun.

Ya, mungkin memang takdir ya, Mas? Dipertemukan dengan Pak Arjo sekarang.

Ya sudah, kalau memang sudah siap, langsung saja ke mobil.

Permisi.

Ya.

Ayo masuk.

Ibu di belakang?

Ya, Pak.

- Lina, antar mereka. - Baik, Pak.

Ketemu Ibu dulu di belakang.

Aku bantu, Mas.

- Tidak apa-apa. - Dilepas saja, Mas.

Mas, Mbak, ayo.

Ya.

Mas.

Mas.

Ayo.

Selesai makan, siapkan beberapa minuman.

Baik, Bu.

Ini anak-anaknya Kondoto.

Sabdo dan Intan.

Mas Kondoto?

Sabdo.

Intan.

Sekarang kalian tidak sendiri lagi.

Ada Pakde dan Bulik.

Ini Lina.

Abdimu.

Kalau butuh apa-apa, panggil Lina.

Sekarang kalian istirahat, mandi.

Sudah disiapkan baju.

Setelah itu kita makan, ya?

Baik, Bulik.

Mbak.

Maafkan saya.

Mau antar baju dari Ibu.

Tadi Ibu bilang pakai baju yang ini, Mbak.

Ya, Mbak.

Terima kasih.

Silakan makan.

Sekolah kalian bagaimana?

Bukannya kamu sudah SMA ya, Intan?

Sebenarnya begini, Pakde.

Semenjak Bapak dan Ibu meninggal,

saya yang harus membiayai sekolahnya Intan.

Tapi karena pekerjaanku tidak jelas,

ya, tidak bertahan lama.

Ya, tidak apa-apa.

Pokoknya kalian tidak usah khawatir lagi soal uang atau biaya apa pun.

Bulik bantu cari sekolah, ya?

Benaran, Bulik?

Terima kasih, Bulik, Pakde.

Itu foto Bapak, ya?

Itu Bapak kalian

waktu seumuran kamu, Sabdo.

Kamu mirip Bapak.

Ya kan, Mas?

Cuma malam ini, Mas.

Aku tidak mau tidur sendirian.

Kamarnya…

Gede banget.

Ya, aku mengerti, Intan.

Aku tahu, kamu bakalan kaget dengan semua ini.

Aku juga begitu.

- Tapi… - Merem saja, Intan.

Kamu akan terbiasa dengan hal ini.

Janur Ireng subtitles in other languages

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left