The Mole (El Topo)

The Mole (El Topo) (El Topo)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

El Topo (1970) BRRip 720p
د لخوا تبصره Irwan19

تګونه

brrip
720p
720
په خپور شو: 2014-04-24
ډاونلوډونه: 66
د اوریدلو معیوبیت: Yes

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 158 کرښې.

Umurmu sudah 7 tahun. Kau sudah dewasa.

Kubur mainan pertamamu dan foto ibumu.

Tikus tanah menggali terowongan di bawah tanah,

mencari matahari.

Kadang, dia mencapai permukaan.

Saat dia menatap matahari, dia menjadi buta.

Bunuh aku! Kumohon bunuh aku!

Siapa yang melakukan ini?

Kumohon bunuh aku!

Siapa?

Siapa?

- Itu perbuatan Kolonel. - Ada berapa orang lagi?

5 orang.

Di mana?

Di Biara Fransiskan.

Kolonel itu tidak egois.

Setelah memakai wanitanya, dia memberikannya pada kami.

Kolonel bilang dia akan membunuh siapa pun yang menyentuhku.

Siapa yang meminta itu?

Jangan mengantisipasi keinginanku.

Ampuni kami!

Mereka tak punya jiwa.

Tapi kadang mereka merasa bosan, jadi aku memberikan sisanya pada mereka.

Memohon, anjing-anjing. Memohon!

Jangan bergerak, anjing-anjing.

Cium bibir mereka.

Ayo,

cium yang lain.

Jangan bergerak, anjing-anjing!

Para binatang ini senang melihat.

Mereka ingin melihat payudaramu.

Makan, anjing-anjing!

Memangnya siapa kau ini, mau menghakimiku?

Aku ini Tuhan!

Tidak, jangan itu! Apa saja, asal jangan itu!

Baringkan dia di tanah.

Hancurkan aku. Jangan bergantung pada siapa pun.

Menangislah, nak, menangislah! Agar dia merasa kasihan.

Rasanya pahit.

Musa menemukan air di gurun.

Tapi orang-orang tak bisa meminumnya karena rasanya pahit.

Mereka menyebut air itu "Mara".

Rasanya jadi manis.

Aku akan memanggilmu Mara, karena kau seperti air pahit.

Bagaimana caranya kita hidup di sini?

Kita akan mati kehausan.

Seperti kerapu merindukan aliran air,

aku juga menginginkannya, ya Tuhan.

Dengan sepenuh jiwaku, aku merindukan-Mu, Tuhan.

Nihil.

Nihil.

Nihil, nihil, nihil.

- Kau mencintaiku? - Ya.

Aku tidak. Jadi supaya aku mencintaimu, kau harus menjadi yang terbaik.

Empat orang jagoan menembak hidup di gurun ini.

Kau harus mencari mereka dan membunuhnya.

Gurun ini berbentuk lingkaran.

Untuk menemukan mereka, kita harus berjalan melingkar.

Aku tak kuat lagi! Ayo kembali saja!

Kapanpun aku memulai sesuatu, aku pasti menyelesaikannya.

Kita tak akan pernah menemukan mereka.

Jika mereka benar-benar jagoan, mereka akan memberi sinyal.

Kita sudah berjalan berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun.

Bagaimana kau bisa yakin seperti itu?

Mereka menunggu kita.

Sinyalnya!

Kau mencari cahaya di siang hari bolong.

Aku tahu apa tujuan kedatanganmu. Kau harus menunggu untuk bertemu dengannya.

Seperti juga wanita itu.

Tuan tak ingin melawannya.

Tuan yang agung ingin menemuimu sekarang.

Aneh. Biasanya dia selalu menyuruh mereka menunggu.

Setelah bukit pasir, ada oasis.

Wanitamu harus menunggu di sana.

Ayo!

Berikan pistol dan topimu.

Aku tak butuh cahaya. Aku buta.

Hitung sampai tiga dan cobalah merebut ini.

Satu, dua, tiga...

Bagaimana caranya?

Aku tak mencoba untuk menang, tapi mencoba meraih ranah kesempurnaan.

Agar tidak takut pada peluru.

Tembak!

Berdarah sedikit.

Aku tak melawan pelurunya.

Aku biarkan pelurunya melewati titik kosong dalam tubuhku.

Kau masih ingin melawanku?

Ya.

Aku tak takut membunuhmu karena kematian itu tidak ada.

Akan kubiarkan kau menembak duluan.

- Dia lebih hebat dariku. - Kau akan menang.

Meskipun aku menang, aku tetap kalah.

Aku menginginkan pemenang. Carilah cara untuk mengalahkannya.

Jangan bertarung dengan jujur.

Pikirkan sesuatu. Tipu dia. Selalu ada cara untuk menang.

Temukan caranya.

Sudah kubilang. Kau bisa menang. Aku bangga padamu.

Tinggal tiga jagoan lagi.

Aku tahu di mana jagoan kedua tinggal.

Jika kau mengijinkanku ikut, aku akan mengantarmu ke sana.

Di sana.

Tunggu.

Kami sudah menunggumu. Inilah yang diramalkan kartu ini.

Kau terjatuh. Terus terjatuh.

Semakin dalam kau terjatuh, semakin tinggi yang kau dapatkan.

Pengecut, pembunuh! Kehendak Tuhan tak bisa dijelaskan.

Anakku dan aku harus menghormatimu.

Kau boleh melawannya.

Mendekatlah.

Duelnya dimulai saat ini juga.

Kau boleh menembak kapan saja.

Mati.

Secara teknis,

kau mati.

Sekarang aku ingin berbicara dengan yang mati.

Ikuti aku.

Awalnya aku membuat barang-barang tembaga.

Dengan begitu aku memperkuat jari-jariku.

Sekarang aku membuat kerajinan tangan yang halus.

Sekarang aku sangat kuat

sehingga bisa memainkan benda ini tanpa merusaknya.

Tembak!

Bidikan yang cermat.

Menembak tepat sasaran.

Kau menembak untuk mencari jati dirimu, aku menembak untuk lenyap.

Kesempurnaan itu adalah untuk menghilang.

Agar menghilang, kau harus mencintai.

Kau tak mencintai. Kau menghancurkan, membunuh, dan tak seorang pun mencintaimu.

Saat menurutmu kau sedang memberi,

sebenarnya kau sedang mengambil.

Aku menyerahkan diriku kepada ibuku.

Aku menyerahkan semua.

Dia ada di dalam diriku.

Kasih sayangnya memenuhi diriku.

Perbuatan dan perkataanku,

diarahkan dan dibenarkan olehnya.

Aku membenci semua milikku,

karena mengalihkan aku dari keberadaannya yang agung.

Dua lebih baik dari satu.

Karena jika yang satu jatuh, yang satunya akan membantu.

Malang bagi orang yang sendirian, tak ada yang membantunya.

Saat aku melakukannya, aku tak mengira itu ada gunanya.

Aku hanya mencoba melakukan yang terbaik.

Ambil pistolmu.

Anakku ingin memberimu satu kesempatan lagi.

NABI-NABI

Jangan dekat-dekat dengannya. Kenapa kau mengikuti kami? Pergi!

Tak perlu mencabut pistolmu.

Aku tidak mencurigaimu.

Kau punya seruling.

Kita saling mengenal lewat musik.

Kau menolak dirimu sendiri.

Kau tak ingin melakukan kecurangan lagi.

Sekarang kau ingin menghormati aturan.

Beberapa orang membawa bunga,

yang lain membawa barang berharga.

Kau mengantarkan nyawamu sendiri.

Kau tak takut mati lagi.

More Indonesian subtitles for The Mole (El Topo)

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left