Navillera

Navillera (나빌레라)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

나빌레라ㅡNavillera E06 NEXT NF
나빌레라ㅡNavillera E06 WEB-DL NF
د لخوا تبصره SULTAN_KHILAF
Support Me: http://trakteer.id/sultan_khilaf

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
په خپور شو: 2021-04-06
ډاونلوډونه: 18
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Kakek. Aku lolos.

Apa?

- Aku lolos audisi awal. - Sungguh?

Selamat, Chae-rok!

Kudengar kau lolos audisi kompetisi.

Bukankah itu tak adil?

Hei. Dunia seharusnya adil.

Gara-gara siapa hidupku hancur?

Apakah adil jika hanya kau yang hidup bahagia?

Hei, ingat saat kau bertanya apa kebisaanku?

Bukan karena kau tak berkompeten dan tak punya tujuan lain?

Tutup mulutmu.

Ketika aku masuk Sekolah Tari dan Se-jong melanjutkan kuliah,

kau masih di lapangan yang sama dengan empat tahun lalu.

Kau masih belum mengerti?

Kubilang tutup mulutmu!

Apa hanya ini kebisaanmu?

Coba tanya aku lagi. Ayo.

- Cukup. - Apa?

Kubilang cukup!

Kenapa kita harus bertengkar? Tak ada alasannya!

Yang Ho-beom.

Susah payah aku memulai balet.

Kau juga bisa memulai dari awal.

Kau suka sepak bola.

Diam!

Chae-rok.

Sial.

Chae-rok!

Chae-rok.

Kau baik-baik saja?

Astaga. Mana yang sakit?

Lutut? Pergelangan kaki?

Di mana yang sakit?

Astaga. Bagaimana ini?

Kakek, bantu aku berdiri.

Tidak. Tetaplah di sini.

Aku akan panggil dokter.

EPISODE 6

Syukurlah lututnya tidak terluka.

Masalah ada di pergelangan kaki.

Ada retak karena tekanan dan ligamennya tertarik.

Astaga. Lalu bagaimana…

Harus pakai gips.

Sebentar lagi dia ada audisi.

Kapan gips bisa dilepas…

Chae-rok!

Aku yang menghubunginya.

Ada apa ini?

Siapa yang melukai kakimu?

Siapa pelakunya? Laporkan dia.

Tak ada yang berubah meski kau tahu. Sudahlah.

Apa maksudmu? Audisi tinggal sebulan lagi!

- Aku baik-baik saja! - Apa kau dokter?

Aku dokter.

Jadi, dari sudut pandangku sebagai dokter,

memang tidak ada masalah serius.

Retak karena tekanan dimiliki tiap atlet.

Meski terjatuh dari tangga, tak ada patah tulang.

Untuk saat ini, pakai gips sepekan dan lihat perkembangannya.

Maafkan aku.

Kenapa kau minta maaf?

Sepertinya ini terjadi karena aku.

Harusnya aku saja yang terluka.

Manajer macam apa aku ini?

Ini hanya kecelakaan, bukan kesalahanmu.

Tidak, ini salahku.

- Chae-rok anak baik. - Apa maksudmu?

Menyuruhnya menari di atas meja biliar demi uang sungguh tidak pantas.

Yang benar saja! Jadi, apa maumu?

Jangan ganggu Chae-rok.

Jangan tertawa!

Aku yakin Chae-rok akan terbang seperti elang.

Seharusnya aku tak memprovokasi anak itu.

Chae-rok.

Kau baik-baik saja?

Ayo pulang.

Ya, ambil air.

Beristirahatlah sementara waktu.

Hubungi aku jika butuh apa pun.

Apa sebaiknya aku tidur di sini?

- Kau bahkan tak bisa ke toilet sendiri. - Aku mau sendirian.

- Tapi kau… - Kakek.

Aku akan kemari besok pagi-pagi sekali.

Sampai jumpa.

Di mana rumahmu? Biar kuantar.

Tidak apa.

Ini sudah larut.

Aku mau mampir ke suatu tempat. Sampai jumpa.

OBAT KLINIK ORTOPEDI OH JOONG-SIK

LOKAKARYA BALET

PENGUMUMAN AUDISI

Bagaimana sekarang?

Kurasa dia tak akan bisa terbang.

Aku tahu perasaanmu.

Aku juga pernah merasa begitu.

- Aku akan mencarinya, tenanglah. - Dulu, aku pernah

membuat hidup keluargaku sengsara.

Aku mencoba seluruh pekerjaan.

Bagaimanapun, aku harus bisa menafkahi.

- Namun, keadaan keluarga kami - Aku tak pernah meminta lebih

- makin memburuk. - mengingat kondisi kalian.

- Terima kasih. - Keadaannya sungguh parah.

Bukankah ini pesta naik jabatan, bukan selamatan rumah?

- Di lingkunganku tinggal, - Aku frustrasi.

- aku orang yang dianggap remeh. - Cukup.

- Kapan dia bisa bayar semua utangnya? - Mereka mengkhawatirkanku.

- Jangan khawatirkan aku! - Namun,

- Jangan khawatir! - aku tak suka dikasihani.

- Apa katamu? - Cukup.

Aku tak bisa menahan amarahku.

Ini bukan salah mereka.

Namun, emosiku sudah memuncak,

jadi, kuakhiri dengan buruk.

Jauh di lubuk hatiku, aku begitu terpuruk.

Jangan mengomong kosong.

Katamu, Chae-rok tak akan bisa terbang?

Benar, itu mungkin saja.

Tapi kau sama saja.

Kesialannya akan membuatmu sial juga.

Jadi, kau datang untuk mengancamku?

Apa? Mau melaporkanku?

Tidak, aku tak akan begitu.

Laporkan saja! Aku tidak takut!

Sial.

Semuanya omong kosong.

Ho-beom.

Kau juga bisa terbang tinggi.

Mulailah sekarang sebelum terlambat.

Padahal aku khawatir kau yang terluka. Ini tak bisa dipercaya.

Apa Chae-rok tidak bisa ikut kompetisi?

Harus lihat perkembangan dulu.

Harusnya aku yang terluka…

Astaga, jangan bicara begitu! Tentu saja kalian tak boleh terluka.

Kuharap juga begitu.

Sup kaldu tulang sapi bermanfaat untuk tulang kita,

bawakanlah yang banyak.

Baik.

Kunyahlah supaya bisa dicerna.

- Tidurmu nyenyak semalam? - Ya.

Aku sudah beli kruk supaya kau bisa jalan lebih nyaman.

Siapa yang datang?

Dia menemukan rumahmu. Istriku.

- Nenek? - Ya.

Swalayan di lantai bawah apartemen memang berbeda.

Buahnya segar.

Kau memang pintar memilih.

Benar, 'kan? Aku pintar pilih buah.

- Hanya salah pilih suami. - Apa?

Astaga.

Tidak perlu sampai datang. Terima kasih, Nek.

Maka cepatlah pulih jika berterima kasih.

Anggaplah ini kesempatanmu beristirahat.

Kau pasti anggap jika bicara itu mudah.

- Kau tak mendengarkanku, 'kan? - Benar.

Chae-rok anak jujur.

Berlagaklah tak dengar omonganku. Lupakan saja.

Hal ini segera berlalu.

Ya.

Chae-rok, bagaimana kondisi pergelangan kakimu?

Ada yang sakit selain itu? Lalu kondisimu?

Jangan banyak bertanya.

Ayo pergi. Jangan mengganggunya.

Chae-rok harus istirahat.

Bagaimana bisa meninggalkannya sendirian?

Harus ada orang di sampingnya.

Aku baik-baik saja. Kakek boleh pulang.

Orang tua seperti kita bisa bantu apa?

Ayo pergi. Jangan mengganggunya.

- Kau yakin bisa sendiri? - Ya.

Sebelum kami pergi, tulislah namanya.

Tulis apa?

Nama bedebah yang melakukannya.

Biar kucari dan kupukul kepalanya.

Astaga, sudahlah.

Ayo pergi.

- Sampai jumpa. - Dah.

Kenapa bisa?

Itulah maksudku.

Haruskah kucarikan dia dokter rehabilitasi?

Ya.

Ini masa kritis.

Cederanya tidak serius,

tapi kenapa harus sekarang?

Sejujurnya, dia bisa ikut kompetisi lain.

Tapi, belakangan ini, Chae-rok mulai menari bagi dirinya.

Dia akhirnya punya tujuan jelas.

Sangat disayangkan.

Dia tak akan goyah, 'kan?

Apa dia akan terpuruk lagi?

Itu tak boleh terjadi.

Kau terasa asing.

Kau tak begini saat kau cedera.

Kau telah menjadi seorang mentor sejati.

Namun, tugasmu hanya sampai di situ.

Dia akan bisa bangkit.

Jika tak bisa,

ini akan jadi akhir bagi Chae-rok.

Aku tahu, tapi…

Jika kau tahu, jangan lemah di depan Chae-rok.

More Indonesian subtitles for Navillera

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left