لومړۍ 200 کرښې.
Please do NOT hardsub and/or stream our Indonesia subtitle in any streaming sites
Berapa ini?
3.000 won.
Foto apa ini?
Oppa.
Maaf, aku terlambat.
Aku pergi beli tiket dulu.
Akan ada banyak waktu jika kita makan malam dulu sebelum nonton.
Apa Oppa marah karena aku membuatmu menunggu di jalan?
kamu...
Ikut aku.
Selamat menikmati.
Eun Sung!
Apa kamu datang untuk menemui Jun Se?
Aku datang untuk memberimu ini.
Honor yang kudapat dari mengantar susu.
Kenapa aku merasa seperti lintah darat?
Mana ada orang yang bisa menemukan lintah darat yang tidak tertarik menagih utangnya?
Oh iya, aku sudah lama tidak melihat Jun Se Oppa akhir-akhir ini.
Dia tidak ada di sini?
Oh, ya.
Jun Se kelihatannya banyak masalah akhir-akhir ini.
Dia menjadi terlalu serius belakangan ini, kelihatannya dia mempunyai masalah.
hari ini, dia ada di lantai dua sejak tadi pagi.
Ah, benar!
Kemarin, dia terlibat pertengkaran dengan ayahnya.
Bertengkar dengan ayahnya?
Oppa?
Pertama kalinya aku melihat Jun Se seperti itu.
Apa yang membuat mereka terlibat pertengkaran?
Aku dengar kamu agak tertekan belakangan ini.
Apa kamu sedang sedih?
Yah.
Jika kamu sedang tidak mau bicara pada seseorang, aku akan segera pergi.
Duduklah.
Aku dengar kamu bertengkar dengan ayahmu.
Ya.
Apa sedang ada masalah?
Kelihatannya Oppa benar-benar sedang kesal.
Bisakah kamu membuatku merasa lebih baik?
Aku?
Tentu, jika itu permintaan oppa, aku pasti akan membantu.
Tapi, apa yang bisa kulakukan untuk Oppa?
Ayo kita keluar.
Oppa, apa yang terjadi?
Apa telah terjadi sesuatu?
Kenapa kamu tidak mengatakan padaku?
Mengatakan apa?
Hubunganmu dengan Go Eun Sung. Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku?
Ini.
Itu kamu dan Go Eun Sung, kan?
Oppa dapat foto ini dari mana?
Apa Eun Sung yang memberikannya padamu?
Eun Sung?
Dari mana Oppa mendapatkan foto ini?
Dari dalam tas ini.
Tas?
Katakan, apa Go Eun Sung dan kamu berarti berasal dari keluarga yang sama?
Kenapa kamu tidak menjawab?
Go Eun Sung adalah puteri dari ayah tirimu, kan?
Itu benar.
Itu benar?
Ya, itu benar.
Tapi kenapa kamu tidak mengatakannya padaku selama ini?
Aku bertanya, kenapa kamu tidak mengatakannya padaku?
Oppa,
ada baiknya jika kamu tidak mempedulikannya.
Apa?
Jika aku tidak mengatakannya, kamu pasti tahu aku mempunyai alasan.
Bisakah Oppa berpikir seperti itu saja?
Eun Sunglah yang telah menyuruhku untuk tidak mengatakan apapun.
Go Eun Sung?
Apa?
Apa yang tidak boleh dikatakan?
Nenek memperlakukannya seperti anak yatim yang tidak mempunyai tujuan.
Jika Nenek tahu tentang kami, segalanya akan menjadi rumit.
Lagipula, setelah ayah meninggal, hubungan kami berakhir.
terus melanjutkan hidup, memperlakukan satu sama lain seperti orang asing.
Itu yang Eun Sung katakan.
Memperlakukan satu sama lain sebagai orang asing?
Ayah tiriku, yang juga ayah Eun Sung,
meninggal karena kecelakaan. Dia pergi tiba-tiba.
Mama bahkan tidak tahu bahwa perusahaan sedang bangkrut.
Ayah meninggalkan sejumlah besar utang.
Para penagih utang datang ke pemakaman ayah untuk membuat keributan.
Bahkan setelah pemakaman selesai, mereka masih terus datang ke rumah kami.
Rumah itu disegel, dan kami ditendang keluar dari rumah.
Hal seperti itu benar terjadi?
Eun Sung melihat semuanya,
dan membawa Eun Woo pergi dari rumah duluan.
Mama memberi mereka uang untuk menyewa rumah,
tapi dia kehilangan uang itu dan Eun Woo.
Setelah itu, dia bertemu Nenek.
Mengembalikan setelah kamu mendapatkannya?
Di mana kamu kehilangan tasku? Cepat temukan.
Aku lupa membawanya saat meninggalkan rumah...
Aku tahu Eun Sung tinggal di rumah Oppa,
Beruntung, aku mewarisi harta ayah kandung- ku dan dapat hidup tanpa masalah.
Mama ingin mencarikan rumah untuknya.
Dan mencoba membujuknya dari rumah Oppa berkali-kali, tapi gagal.
Jadi,
dia berbohong?
Oppa, kamu tidak mengetahui siapa Eun Sung.
Lalu,
kenapa kamu tidak mengatakannya padaku sejak awal?
Ayahnya Go Eun Sung meninggal, tapi dia masih tetap ayah tirimu!
Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku?!
Karena Mama.
Karena Mama tidak dapat mengatakannya; karena aku tidak bisa mengatakannya.
Tidak sekali, tapi dua kali menjadi janda. hidup sebagai janda...
Karena itulah Mama sangat lelah,
dan ingin menyembunyikannya.
Seperti yang Mama katakan, mana ada orang yang menginginkan putri yang dilahirkan olehnya...
Aku juga, tidak ingin Oppa tahu bahwa aku adalah puteri dari ibu yang seperti itu.
Karena itu, kamu menyembunyikan hal sebesar itu?
Oppa tidak akan mengerti,
perasaan rendah diri di depan orang yang kamu sukai.
Seperti saat pertama kali kita bertemu,
Aku tidak ingin terlihat bernasib malang lagi.
Aku melihat Eun Sung lagi setelah masuk ke perusahaan.
Hatiku hancur.
Bagaimana jika Eun Sung mengatakannya padamu?
Tapi Eun Sung yang meminta duluan untuk tidak mengatakan hal ini kepadamu.
Aku berpikir, inilah yang terbaik...
kamu cukup pandai.
Oppa mau berlomba sekarang?
Kita mulai, ayo!
kamu sangat cepat.
Tentu saja.
Siapa aku?
Go!
Asa! Aku menang.
apa kamu ini benar perempuan?
Dari mana kamu mendapat semua energi itu? kamu punya kaki robot seperti cyborg, benar kan?
Aigoo, maksudnya aku ingin menyemangatimu.
Apa sekarang mood-mu memburuk karena kalah dari perempuan?
Kelihatannya kamu tidak merasa bersalah karena tidak dapat menyemangatiku.
Aku tahu kamu kalah dengan sengaja.
Kita harus bertanding dengan adil, jadi yang menang merasa bangga.
Apa bagusnya bagiku menang darimu bertanding sepeda?
Makannya ayo kita lakukan lagi. Lagi.
Tunggu, kakiku kram.
Bagaimana keadaan di rumah?
Karena masalah hubungan Ahjumma dan Jung jadinya sedikit tidak nyaman.
Tidak nyaman, tapi aku berusaha menghindari waktu makan dan tidak bertemu dengan mereka.
Bagaimana dengan Hwan?
Orang itu membingungkan dan merasa sulit.
Merasa sulit?
Saat aku memikirkan Eun Woo, aku membencinya.
Tapi saat berpikir masalah warisan, aku merasa bersalah padanya.
Kupikir dia juga merasakan hal yang sama.
Saat memikirkan warisan Nenek, dia membenciku.
Tapi saat berpikir dia penyebab aku kehilangan Eun Woo, dia merasa bersalah.
Jika dipikir-pikir, kami berdua merasa bersalah dan membenci satu sama lain.
Tapi kamu bilang, Hwan merasa bersalah padamu.
Sebenarnya dia tidak benar-benar jahat.
Tentu saja bukan, bagaimanapun, Hwan tetap cucunya Nenek.
Di dalamnya, Hwan hanyalah anak laki-laki biasa.
Tapi segalanya mulai berubah setelah dia melihat kecelakaan ayahnya sendiri secara langsung.
Dia melihat sendiri kecelakaan ayahnya?
Ayahnya Hwan,
saat Hwan kira-kira berusia 7 tahun, ayahnya meninggal karena kecelakaan mobil.
Mereka pergi ke suatu tempat bersama-sama.
Hanya Hwan satu-satunya saksi mata saat itu.
Jadi, dia sempat tidak dapat bicara selama 3 bulan.
Setelah itu, dia bilang dia tidak dapat mengingat apapun.
Jadi, sampai sekarang, tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Tidak sama sekali.
Dia benar-benar melihat ayahnya meninggal dengan matanya sendiri?
Aku pergi dengan ayahku dan melihat wajah Hwan saat pemakaman,
Aku masih ingat dengan jelas.
Dia kelihatan menyalahkan seseorang atau membenci seseorang?
Dia duduk menekuk lutut di sudut ruangan.
Kurasa dia menyalahkan seluruh dunia.
Ayo pergi, Oppa.
Aku merasa malu, kikuk, dan bersalah pada Oppa.
Aku tidak dapat menatapmu lagi.
Makan malam dulu sebelum pergi.
Tidak, aku akan pergi.
Mata Oppa kelihatannya melihatku sebagai pembohong,
itu membuatku lelah.
Aku tidak melihatmu seperti itu.
Sepertinya kita tidak bisa menonton film hari ini.
Oppa, jangan katakan pada siapapun di rumah.
Tidak.
Jangan katakan pada siapapun, Oppa
Ini adalah kehormatan terakhir ibuku.
Kuharap, Oppa akan memberikan kami kesempatan untuk mengatakannya sendiri.
Terima kasih atas bantuan Anda. Akhirnya, kami bisa membuka toko.
Jika saya tidak menunjukkan sedikit rasa terima kasih, saya merasa tidak enak.
Kita hanya perlu makan malam, Anda tidak harus membuatnya terlalu formal.
Bisakah aku membukanya sekarang?
Jangan sekarang, Anda bisa membukanya di rumah.
Itu adalah pakaian.
Pakaian?
Seorang pria yang hidup sendirian biasanya merasa kesuliatan saat membeli pakaian.
Saya tahu ini agak kurang sopan, tapi saya tetap membelikannya.
Lain kali, kalau anda mau membeli pakaian, anda bisa menghubungku.
Saya benar-benar tidak terbiasa melihat seorang pria membeli pakaian sendiri.
Benar tidak apa-apa?
No comments yet. Be the first to leave one.