لومړۍ 200 کرښې.
"Acara ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Mantan pacar Kang Woo.
"Episode 36"
Dia putri almarhum
Kepala Jasa Penasihat Finansial.
Bukankah katamu dia meninggal dalam kecelakaan?
Aku kira dia sudah meninggal,
tapi
ternyata dia masih hidup.
Kamu bilang kepadaku bahwa dia sudah meninggal,
tapi ternyata dia masih hidup?
Lalu
dia pasti mengetahui bahwa kamu adalah Hong Soon Bok.
Dia kehilangan
ingatannya.
Dia menjadi perawat Ayah
untuk mendapatkan ingatannya kembali.
Di situlah Kang Woo tahu.
Jadi,
kamu mengetahui semua itu, tapi tidak memberitahuku?
Tidak.
Kamu membohongiku. Kamu menipuku.
Aku baru tahu saat dia datang sebagai perawat Ayah.
Kamu seharusnya memberitahuku!
Aku sudah mencoba
untuk mengatasinya sendiri.
Hei.
Soon Bok.
Sekarang kamu benar-benar tidak berguna.
Kamu memang pantas berada di selokan.
Pak.
Tolong. - Bersiaplah untuk kembali.
Tolonglah.
Berikan aku kesempatan lagi.
Mereka merusak rumahnya
dan menyakiti Ji Yoo serta keluarganya.
Ibu.
Ibu harus makan sesuatu.
Ibu.
Astaga.
Astaga, punggungku.
Astaga.
Kepalaku masih sakit.
Ini hari yang buruk!
Aku bertemu dengan orang-orang yang sangat jahat.
Aku benar-benar marah.
Siapa lagi sekarang? Itu pasti dia.
Siapa?
Astaga. - Tolong.
Tidak. Ini gila.
Jangan masuk ke sini.
Kenapa kamu kembali ke sini?
Kamu mau mati?
Aku datang untuk meminta maaf.
Kami tidak membutuhkan permintaan maafmu.
Lihat. Kamu tidak melihat ini?
Tidak ada orang di rumah ini yang mau mendengarmu, pulanglah.
Apa Bu Song ada di dalam?
Aku bilang kepadamu. Ini hari yang buruk.
Jika ingin bicara dengannya, lakukan lain kali.
Pergilah. - Tunggu sebentar.
Kamu tidak melihat ini? Ada di seluruh tubuhku. Pergilah.
Aku sungguh meminta maaf.
Aku mau meminta maaf kepada Bu Song.
Dia di dalam, bukan?
Apa yang harus kulakukan?
Astaga! Bu. - Ibu!
Astaga.
Aku meminta maaf
atas kejadian hari ini.
Apa yang terjadi hari ini?
Kamu tahu kehidupan kami lima tahun ini?
Tapi apa? Baru hari ini kamu meminta maaf?
Bu, jangan seperti ini.
Ibu!
Berani sekali kamu mempermainkan anakku,
membunuh suamiku, dan menjadikan anakku seperti orang bodoh?
Akhirnya kami bisa melupakanmu,
tapi kini kamu muncul dan mengacau lagi.
Seharusnya dari dahulu minta maaf, tapi baru hari ini kamu minta maaf!
Aku akan memperbaiki
perbuatanku lima tahun yang lalu.
Keluar. Keluar sekarang juga!
Keluar!
Ibu! Tolong berhenti!
Tolong berhenti! - Bu.
Kita sudah tidak punya apa-apa. Jangan memecahkannya.
Jangan berani ke sini lagi! Kamu membuatku muak!
Jangan menemui Ji Yoo lagi!
Ibu, tolong hentikan!
Aku akan memperbaiki semua kesalahanku.
Kalau diberi kesempatan...
Lalu apa? Kamu mau berpacaran lagi dengannya?
Tolong beri aku kesempatan lagi.
Keluar. Keluar sekarang juga. Keluar!
Bu. - Ibu.
Ibu.
Berani sekali kamu memanggilku "Ibu"?
Kamu menghancurkan hidupku. Berani sekali memanggilku "Ibu"?
Nanti Ibu pingsan lagi.
Simpan tenaga Ibu.
Hentikan. Tolong pergi. - Tolong hentikan.
Tolong pergi!
Ibu.
Astaga.
Aku sudah bilang kepadanya bahwa ini bukan saat yang tepat.
Bu, bagaimana ini?
Apa yang terjadi?
Sudah berakhir.
Apa?
Aku sudah melakukan segalanya,
tapi kini sudah berakhir.
Dia sudah pergi
dan Pak Byun
mengetahui segalanya.
Kamu harus ke dokter.
Itu tidak sakit.
Sama sekali tidak.
Luka kecil itu bukan apa-apa.
Ini...
Hati ini hancur berkeping-keping,
jadi, yang lainnya tidak sakit.
Ini sakit sekali.
Rasanya seperti mau mati.
Ini karena Pak Byun, bukan?
Kamu harus lari.
Pergi sejauh mungkin, Dong Soo.
Ji Yoo.
Kemarilah.
Kamu tahu...
Pria itu tidak mau pergi.
Dia masih berdiri di luar.
Apa? - Aku mau berbelanja
dan dia berdiri di gerbang.
Jadi, aku menyuruhnya pergi,
tapi saat aku pulang, dia masih berdiri di sana.
Dia tidak mau pergi.
Kamu harus menyuruhnya pergi.
Tidak baik kalau Ji Chan melihatnya.
Kenapa kamu masih di sini?
Bagaimana ibumu?
Dia baik-baik saja. Dia tertidur.
Aku ingin membuatmu bahagia.
Aku ingin
membuatmu
dan keluargamu bahagia,
tapi tanpa kusadari
aku malah menyulitkan kalian.
Maafkan aku,
hanya ini yang bisa kulakukan.
Tolong pulanglah.
Aku akan
memperbaiki ini secepatnya
dan memastikan bahwa aku pantas.
Aku akan meminta maaf
secara benar kepada ibumu.
Selama kamu ada di sampingku...
Selama kamu ada di sampingku,
aku bisa melakukannya.
Aku janji.
Masuklah.
Kamu harus menemani ibumu hari ini.
Kenapa dia lama sekali?
Kamu sudah menyuruhnya pergi?
Astaga. Aku sampai gemetar ketakutan
kalau Ibu bangun lagi.
Ada apa?
Kamu juga menyukai
pria itu?
Tidak.
Bagaimana ini?
Awalnya,
dia tampak aneh bagiku
karena menangis dan terluka demi aku saat aku hilang ingatan.
Jadi, aku terus memikirkannya
dan terus memerhatikannya.
Sekarang aku bisa melihat
bahwa dia sangat tulus.
Ji Yoo.
Aku menyukainya.
Bagaimana ini?
Tidak.
Dia menderita dan kesepian.
Aku ingin mendampinginya.
Apa itu salah?
Astaga.
Ini buruk.
Bagaimana ini?
Bagaimana ini?
Apa yang harus kita lakukan?
Astaga.
Dong Soo.
Berapa lama aku mengenalmu?
Selama sepuluh tahun, Pak.
Ya, sepuluh tahun.
Sepertinya jika terlalu lama,
semuanya pasti akan membusuk.
Katanya bahkan gunung pun berubah dalam sepuluh tahun.
Sepertinya manusia juga begitu.
No comments yet. Be the first to leave one.