Cable Girls

Cable Girls (Las chicas del cable)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

5 فصل

د خپرونې معلومات

Cable Girls S5 Part 1 Complete NF-360P/720P/1080P
د لخوا تبصره DD_Movie
Full Episode Netflix 1-5 ( 33-37 ) ---- | Support dengan beri rating "GOOD"

تګونه

720p
720
1080
په خپور شو: 2020-07-03
ډاونلوډونه: 24
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Perang adalah tragedi yang, bagi kebanyakan orang, terjadi di berita,

dan surat kabar.

Berita hangat! Perang Sipil Spanyol menjadi pertumpahan darah!

Kita mengalaminya dari jauh,

dan tahu bahwa orang lain yang menderita akibat dampaknya.

...menjadi pertumpahan darah!

Berita hangat!

Perang Sipil Spanyol menjadi pertumpahan darah!

Namun aku tak seperti itu.

- Boleh minta satu? - Ya.

Setiap kabar tentang perang menjadi beban berat di bahuku.

Sudah tujuh tahun aku tinggal di Amerika Serikat.

Spanyol dan kematian Ángeles telah berlalu.

Kepergiannya menyisakan kekosongan yang cuma bisa diisi oleh putrinya Sofía.

Kini, aku yang mengasuhnya.

Francisco, Eva, Sofía, dan aku menjadi keluarga.

Kami hidup dalam damai, dan aku ingin terus begitu.

Namun, sekali lagi, aku keliru.

Perang akan datang memanggilku.

"Kepada Lidia, dari Sofía.

Lidia sayang, saat kau baca ini, aku sudah menuju Madrid.

Aku kembali ke negara kelahiranku, tempat ibuku membesarkanku,

tempat banyak kenangan indah masa kecilku bersamanya.

Sudah lama aku merasa hampa."

Kini, aku tahu, cara mengatasinya adalah kembali ke asalku.

Dengan berjuang dalam perang, aku bisa temukan tujuan hidup.

Ketahuilah bahwa ini keputusan yang sulit.

Maka, kutulis surat ini. Aku tak sanggup berpamitan langsung.

Khususnya kepadamu, Lidia.

Kau adalah temanku, sahabatku, dan ibu yang tak kumiliki.

Terima kasih. Aku tak akan melupakannya.

Kuharap kau memahami keputusanku. Kau selalu dalam hatiku. Sofía.

Putriku. Berjanjilah, jika terjadi sesuatu padanya,

- kau akan di sampingnya. - Tentu.

Malam kematian Ángeles berat bagi kami.

- Ángeles. - Ángeles.

Namun, kami berjanji.

Sofía kehilangan orang terkasihnya terlalu dini.

Namun, dia tak sendirian. Dia punya kami.

Para sahabat ibunya.

Sofía tak akan kehilangan siapa pun lagi.

Dia akan mengalami hidup yang baik dan kasih sayang keluarga.

Aku akan menjaminnya. Itu utangku kepada temanku.

Setelah waktu berlalu, gadis pemalu itu menjadi wanita kuat

yang ingin mengubah dunia, seperti Ángeles.

Sofía sudah jadi putriku, tetapi dia meninggalkanku.

Tak akan kubiarkan perang menghancurkan masa depannya.

Ada apa?

Kau baik-baik saja?

Sofía pergi.

Ke mana?

Dia bergabung milisi di Spanyol.

Apa?

Akan kuberi tahu teman-teman karena

aku mau ke Spanyol, mencarinya.

DUA HARI KEMUDIAN

Halo.

- Paspormu. - Aku menunggu...

- Alasan perjalananmu. - Aku menunggu orang...

Diam! Jangan membantah!

Ke sana! Akan kuajari tindakan kami pada orang sepertimu.

Selamat datang di Spanyol.

Terima kasih.

Perang bisa mengubah apa saja.

Apa pun bisa hancur.

Madrid dikepung musuh

dan nyaris tak bisa melawan pemberontakan.

Kota telah berubah.

Aku sudah tak mengenalinya.

Kemiskinan, reruntuhan, kehancuran.

Kelaparan dan ketidakberdayaan menguasai kota.

Namun, yang tersulit adalah berusaha tak memperhatikan keberadaan milisi.

Senapan dan pistol kini hal biasa bagi warga yang selamat,

dan pasrah hidup di antara reruntuhan,

di rumah yang nyaris hancur dan dihiasi poster propaganda perang.

MEREKA TAK BOLEH MASUK!

Bu, sampai di sini saja.

Militer tak izinkan kami memasuki pusat kota.

Kau harus berjalan.

Terima kasih.

Sayangnya, mereka justru yang beruntung.

Sebab dalam perang, hidup sangat terancam.

Kita tak pernah tahu kejutan apa yang sudah menanti.

Terlepas dari semua ini, aku senang bisa kembali pulang.

Bukan cuma ingin mencegah Sofía melakukan hal bodoh,

tetapi aku juga akan bertemu para sahabatku lagi.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

PARA PENDUDUK!

PRAJURIT REPUBLIK TIDAK BOLEH MELINTAS!

GABUNG TENTARA MENANGKAN PERANG

- Awas! - Hati-hati!

Lidia?

Lidia!

Aku ingin sekali bertemu denganmu.

- Lama tak bertemu. - Sangat lama.

Kau tampak cantik sekali.

Kukira kita bertemu nanti di Perusahaan.

Aku kabur sebentar, mau berikan roti untuk tetangga.

Marga, Madrid tak sama lagi.

Bagaimana kau bisa hidup begini?

Kami tak punya pilihan.

Sudah tiga tahun. Kami harus beradaptasi atau menjadi gila.

Bagaimana caranya?

Kami tidur berpakaian, makan selagi bisa,

dan beri julukan pesawat yang jatuhkan bom.

- Itu tadi "penjual churro." - Apa?

Selalu datang pagi sekali.

Kuharap ini segera berakhir. Perang sial ini menghancurkan semuanya.

Ada perseteruan keluarga, teman yang saling membunuh.

Ini tak masuk akal.

Aku mencemaskan Sofía. Aku bawa brosur yang kutemukan di kamarnya.

Sulit dipercaya brosur ini sampai ke Amerika.

Biar kulihat.

- Tahu di mana barak ini? - Di Jalan Franco Rodríguez.

Tentara menyita sebuah biara Salesian tua.

- Kita bisa ke sana? - Ya.

Kita bisa pergi sekarang.

Amankah?

Bagaimana Pablo?

Baik. Saat kantor tutup, kami sangat kesulitan.

Sejak perang meletus, banyak bisnis bangkrut.

Namun, kami tak bisa mengeluh.

Dengan banyaknya korban, kami dapat pekerjaan

di perusahaan pers dan penyensoran.

Lihat bagaimana Perusahaan sekarang.

PERANG

Berikan kopermu.

Topimu juga.

Mario, bisa tolong simpankan di sini sampai kami pergi?

Ini juga. Terima kasih.

Terima kasih.

Ayo. Ikuti aku. Hati-hati melangkah.

- Siapa yang menjalankannya sekarang? - Carlos tak ada di sini.

- Sudah kuceritakan, bukan? - Belum.

Terakhir kami bertemu saat Carmen meninggal.

Dia kemasi barangnya dari kantor ini dan serahkan ke Elisa.

Elisa sempat mengelola perusahaan.

Namun, saat perang meletus, faksi Republik mengambil alih.

Begitu rupanya.

- Aku belum ceritakan? - Belum.

Aku tak tahu kabarnya sejak aku pergi.

Seolah-olah dia lenyap begitu saja.

Kau menulis untuk L'Illustration di Paris, bukan?

Benar. Gambarnya sudah dikirim,

tetapi laporan kami akan terlambat karena sensormu.

Karena mereka ubah tulisan yang sudah disetujui.

Kau tahu itu tak boleh.

Perubahannya tak banyak, cuma sedikit.

Coba kulihat laporannya.

Kita lihat apa yang bisa dilakukan.

Lidia!

Hai!

- Kau di sini! - Apa kabar?

- Baik. - Kami sangat merindukanmu.

Lidia.

- Selamat datang kembali. - Tak beri pelukan?

Tentu.

- Kau tampak hebat. - Kau juga.

- Perjalanannya panjang, ya? - Ya. New York amat jauh.

Namun, tak masalah.

Maaf. Ini Isidro, bos kantor pers. Juga teman baik.

- Senang bertemu. - Senang bertemu, Isidro.

- Kalian berteman? - Ya, teman lama.

Kata Marga, kau mencari Sofía di barak Resimen Kelima.

Ya, tetapi dia tak ada.

Sudah berbulan-bulan mereka tak merekrut wanita atau milisi baru.

Kini semua diatur oleh markas.

Mereka bisa katakan dia di barak mana.

Markasnya di Madrid? Boleh ke sana dan bertanya?

Ya, tetapi kita perlu cari kenalan.

Bagaimana caranya?

Kami baru sepekan di Spanyol, melaporkan tentang pengepungan Madrid.

- Kami tinggal di Hotel Pacífico. - Kami punya rekan di sana

yang tahu cara dapat informasi. Aku yakin mereka bisa membantu.

Aku membawa sebuah foto.

Mungkin bisa berguna.

- Ya, itu akan berguna. - Ya.

Dia sudah dewasa dan cantik sekali!

- Dia sudah dewasa. - Ya.

Kami bisa ke hotel dahulu? Mau telepon Francisco dan Eva.

- Kau cuma bisa menelepon dari sini. - Benarkah?

Tunggu sebentar.

Isidro, boleh telepon sebentar ke New York?

Ya. Tak masalah.

Telepon dari kantorku agar lebih nyaman.

Bagus. Ayo.

Ikuti aku.

- Sampai jumpa nanti. - Ya.

Terima kasih.

Kupikir akan lebih mudah mencarinya.

Madrid tak seperti dahulu lagi. Tak bisa dikenali.

Aku tak bisa membayangkannya, Lidia.

Tolong, berhati-hatilah.

- Jika perlu aku... - Aku tahu.

Aku merasa tenang mengetahui kau dan Eva baik-baik saja.

Kami menunggumu.

Kalian berdua.

Francisco, aku harus pergi. Mereka menungguku.

- Titip cium untuk Eva dariku. - Ya.

Kami menyayangimu.

More Indonesian subtitles for Cable Girls

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left