Eriro God (Erlang Shen)

Eriro God (Erlang Shen)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Eriro God 2018 1080p WEB-DL X264 AAC-MP4BA
د لخوا تبصره broth3rmax
Erlang God

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
په خپور شو: 2019-01-15
ډاونلوډونه: 10
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

BADAN PERFILMAN, MEDIA PERS, RADIO & TV

eACTION MOVIES

STAR ALLIANCE MOVIES

DAXI PICTURES

Kau menyalahgunakan Hukum Langit dan wewenangmu.

Kau tak layak menjadi Dewa.

Hentikan.

Aku Dewi Ratu Langit.

Yang Jian, selama kau bersedia menjadi Dewa dan menuju langit

berjanjilah kau tak akan melanggar hukum,

kau akan melindungi Titisan Dewa dengan jiwamu

dan tak membuat kekacauan di dunia,

maka dosa Yaoji akan diampuni.

Istana Langit akan membebaskan dia.

Akan kuselamatkan sendiri ibuku! Siapa yang berani mencegahku?

Aku tak tertarik menjadi Dewa. Kau menginginkan Titisan Dewa di Neraka?

Kau ambillah sendiri!

Beberapa generasi yang lalu, siluman membawa bencana ke dunia.

Dewa Langit turun untuk menundukkan para siluman.

Manusia terpuruk dalam penderitaan dan kesengsaraan.

Akhirnya, Yuanshi Tianzun mengakhiri perang.

Dia menyatukan jiwa-jiwa yang mati dari 3 dunia menjadi Titisan Dewa.

Dia menyegel titisan itu dan mempercayakannya pada muridnya Yuding Zhenren.

Jika kau tak dilindungi oleh Titisan Dewa, aku dengan gampang membunuhmu.

Sayang.

Sayang.

Sayang, harusnya aku panggil bidan.

Tidak, aku tak percaya orang asing.

Tapi kau kesakitan seharian ini.

Aku masih tak bisa percaya.

Sayang.

Sayang, berilah nama putra kita.

Kita beri saja dia nama Yang Jian, semoga "Jian" bernasib baik.

DEWA ERLANG

terjemahan broth3rmax

Sekarang sembunyilah. Siap atau tidak, aku datang.

Satu...

Dua...

Tiga...

Empat...

Sekarang sembunyilah. Siap atau tidak, aku datang.

Bersiaplah, aku datang.

Blackie, Blackie!

Panas!

Aku kepanasan!

Panas! Panas!

Aku kepanasan!

Kau tak apa-apa?

Panas!

Kakak, kau tak apa-apa?

Air.

Air.

Air. Aku haus.

Air.

Sakitnya.

Sekarang merasa baikan, kak?

Erlang. / Ibu.

Erlang.

Kau tak apa-apa? / Aku tak apa.

Gadis cilik siapa namamu?

Namaku Guoer. / Guoer, terima kasih ya.

Ayo kita pulang.

Boleh aku kesini main denganmu lagi?

Tentu boleh.

Ini, pelan-pelan.

Sudah berkali-kali ibu bilang

kamu bisa sakit kalau pergi ke gunung.

Jangan pernah naik ke pohon besar itu lagi.

Mengerti?

Ya bu. / Ini minum lagi.

Lihat, lihat.

15 TAHUN KEMUDIAN

Kak Erlang.

Erlang, hati-hati.

Erlang,

kenapa kau cuma pilih yang bagus-bagus saja?

Kusisakan untukmu yang bagus.

Punyaku semuanya busuk.

Kau tahu, kesemak busuk itu yang paling manis.

Kak, dia mengambil kesemak bukan buat dia sendiri.

Tentu saja duia butuh kesemak yang bagus.

Kaukira mengenalku dengan baik? / Jadi kau mengambil kesemak buat ayah ibumu?

Kakak kedua, meski kau sudah mengumpulkan kesemak

kau tak bisa turun gunung.

Bagaimana caramu berikan padanya?

Aku...

Aku punya cara sendiri. Sini kembalikan.

Tak mau. / Dasar kau ini...

Apa? Jadi...

kesemak itu bukan buat ayah ibumu?

Dia berniat memberikan pada... / Aku...

Kak Erlang.

Kak Erlang.

Kenapa kau telat?

Aku cari kesemak dulu buatmu. Coba makanlah.

Masih segar dan enak.

Bu, kembaliannya!

Bu!

Kenapa kau beli ceret baru lagi?

Karena Erlang membuat teh kemarin.

Bu.

Ibu membicarakanku? / Ibumu membuatkan teh buatku.

Bu.

Kukira kita akan turun gunung dan membelinya sama-sama.

Kamu kurang sehat.

Jangan selalu paksakan turun gunung.

Itu 'kan saat aku masih kecil.

Sekarang aku sudah dewasa. / Ini demi kebaikanmu.

Melarangku turun gunung demi kebaikanku?

Sayang.

Kurasa kita harus lebih mengawasi Erlang.

Menurutku, dia sudah besar sekarang.

Selama tak berbuat melewati batas,

biarkan saja dia.

broth3rmax

Jiwa menyebar, ruh berhamburan.

Jiwa menyebar, ruh berhamburan.

Hanya beberapa orang saja yang berdoa buat kelahiran anak dan panen yang bagus.

Dengan memenuhi keinginan manusia seperti ini

kita tak akan bisa mengumpulkan kekuatan lebih banyak.

Kak, siapa dia?

Kenapa kau mendambakannya siang dan malam?

Bukan mendambakannya.

Hanya sejak di hari aku berubah ke bentuk manusia

aku selalu bermimpi tentang dia.

Entah kenapa aku bisa terhubung dengan orang ini.

Kakak,

hubungan asmara dialami manusia, juga siluman.

Kau dan aku kurang cukup terlatih.

Jika kita memikirkan masalah tak lazim begini,

maka hal berharga yang tersisa hanyalah

kulit kita ini saja nantinya.

Kukasih tahu. Meski kau Dewa, selama kau berhasrat jadi manusia,

kau akan kehilangan kulit milikmu itu.

Sudah kubilang berulang kali

pusaka yang kucuri dari Yuding Zhenren ini,

saat diam-diam kupelajari sihir darinya.

Akan kubuat kau menyesal bisa merusaknya.

Kau sendiri tak tahu cara pakainya.

Pusaka apaan?

Erlang, Erlang bisa pelan-pelan tidak?

Ibuku melarang aku turun gunung.

Tapi bertahun-tahun ini aku merasa sehat-sehat saja.

Erlang, apa yang kamu inginkan?

Ibu pasti akan membelikannya.

Kak... aku...

Dia tak perlu beli apapun dimanapun.

Erlang, tunggulah sebentar.

Apa memang manjur berdoa di sana? Apa aku harus beli seikat dupa lagi?

Putraku sedang sakit keras.

Ini soal ketulusan hatimu,

bukan banyaknya dupa yang kau bakar.

Sudah kubilang, Zheng Quan'an kakinya patah

bahkan dia tak sanggup berdiri. Awalnya dia juga tak percaya ini.

Kemudian, dia bakar segenggam penuh dupa di hadapan dewa.

Lalu tak keluar kemana-mana, tiba-tiba dia bisa berdiri kembali!

Bukankah menurutmu itu efektif?

Kayak sebuah keajaiban!

Perhatikan itu. Sungguh "dupa yang mahal".

Ya, amat mahal.

Kak, minumlah teh ini.

Apa ini? Siapa yang berdoa sekuat ini?

Dewi yang agung, aku berdoa padamu. Kurasa usiaku sudah 50 tahun.

Aku masih ingin punya seorang putra.

Mohon kabulkanlah doaku.

Kak, coba lihat ini, kak.

Lihat betapa tuanya dia.

Masih juga ingin punya anak.

Meier, aku harus serahkan ini padamu.

Aku akan pergi mencari Titisan Dewa 3 alam.

Sudah menghilang dari dunia dewa selama 100 tahun.

Dan aku disini sudah 20 tahun.

Namun belum menemukan apa-apa.

Erlang, kusarankan kau lupakan saja.

Jika kau sakit lagi, ibu akan menyalahkanmu lagi.

Jangan halangi aku.

Erlang.

Kak, aku berhasil!

Aku berhasil!

Aku berhasil! / Erlang, kembalilah secepatnya!

Aku tahu, tunggulah aku disini!

Guk! Guk!

Kau tak waras ya?

Blackie.

Guoer.

Kak Erlang?

Erlang, sedang apa kau disini?

Sudah berhari-hari sejak terakhir kita ketemu.

Aku merindukanmu.

Ayahku lagi sakit.

Jadi aku tak bisa menemuimu.

Bukankah kau juga mestinya sakit?

Bagaimana kau bisa turun kemari?

Berkat ini.

Apa ini?

Jimat pelindung. / Jimat pelindung?

Kudengar orang yang di gunung berkata ada yang mengabulkan doa.

Kuminta mereka berdoa, dan menuliskan ini untukku.

Ini cukup efektif. Jauh-jauh aku kemari

dan tak terjadi apa-apa terhadapku. Dengan bantuan ini,

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left