لومړۍ 200 کرښې.
Hey, anak-anak.
Ada apa?
Tak ada, cuma aku masih merasa
banyak rumah untuk 2 orang.
Siapa bilang cuma untuk kita berdua.
Mari kita mulai.
BIKIN ANAK
terjemahan broth3r max
John.
Yeah?
Kemarilah.
Ya, sebentar.
Kayaknya cairan ini sudah tercemar
infeksi jamur liar.
Oh, aku kuberi info jamur li... tidak.
Kadang bisa saja tercemar.
Ini hasilnya, sini.
Apa ini salah satu tes kehamilan blue-canggih?
Bukan, ini salah satu yang model digital.
"TIDAK HAMIL"
Tak apa. Tak apa.
Bukan masalah.
Dengar, kamu bisa hamil.
Aku tahu. Aku bisa rasakan.
Aku janji, sepakat? / Mm-hmm.
Aku cinta kamu. / Aku juga cinta kamu.
Dan lihat sisi baiknya, kau bersiap menghadiri pernikahan.
Oh.
Yeah, itu hampir sama.
Jadi, katakan berita baiknya.
Negatif.
Apa?
Apa kau bilang sama ibumu
kau melakukan tes kehamilan?
Dia hapal jadwal ovulasiku.
Oh, yeah, tentu, itu wajar.
Lagi?
Bagaimana mungkin?
Ya Tuhan, aku tak mau bahas ini.
Apa kau memakai strip ovulasi yang kubelikan?
Ya, jangan dibahas disini.
Aku cuma ingin kau tahu
aku berdoa pada St. Rita buat kalian berdua.
Kau tahu siapa St. Rita itu, Johnny?
Hm?
Tidak, aku tak tahu siapa itu.
Dia pelindung suci impotensi.
Apa sekarang? / Impotensi.
Astaga.
Baik. / Bird, aku nggak impoten.
Baik. / Tak pernah, tak akan impoten.
Mengeras, selalu. / Oh, tolong, "pelankan".
Itulah masalahnya karena aku harus "mengendurkan".
Selalu "berdiri". / Baik, dia ibuku dan...
Bisa kau beritahu dia? / Yeah, mengeras, selalu.
St. Rita adalah pelindung suci
kesuburan, bukan impotensi.
Pokoknya, ingatlah kalau ayahmu, semoga Tuhan mengistirahatkan jiwa lembutnya,
kau tahu, dia meninggal tanpa mengetahui
bila garis keturunannya akan berlanjut.
Itu agak menakutkan untuk diucapkan.
Aku hanya ingin bisa menggendong seorang cucu
sebelum aku meninggal, itu saja. / Baik, baik, dengar...
Kira-kira dia bertingkah apa?
Apa dia mengunyah permen karet?
Idih, apa yang dia pakai?
Oh, satu tip tadi aku lupa katakan.
Lain kali setelah kalian selesai, anu, beraksi
kau harus angkat pinggulnya Katie.
Itulah yang kulakukan. Begitulah agar dia hamil,
karena kami mengangkat pinggul ke atas dan dengan begitu
gravitasi akan menggerakkan spermanya masuk ke uterusku.
Baiklah, terimakasih, Bird. / Ya Tuhan.
Kusarankan dia angkat pinggul pakai tangan, bagaimana?
Yah, itu cukup membantu. Cukup membantu.
Sepertinya Paman Paulie akan
membunuh orang sekarang.
Sebenarnya, dia cukup bagus kurasa...
mengingat keadaannya begitu.
Keadaan apa? / Ayolah, kau sudah dengar.
Pasangan muda, pertunangan singkat.
Dia hamil?!
Jadi sekarang kau tahu.
Dulu Jill aku yang mengasuh.
Pengasuhnya.
Dan sekarang dia hamil mendahuluiku. Aku cuman...
Oh, sudahlah.
Maaf, um. / Tidak.
Katakan saja sesuatu yang bagus.
Pertama, kau amat seksi.
Kau terlihat cantik malam ini.
Dan kedua... aku nyuri 3 botol sampanye
dari bar. / Ooh.
Jangan sentuh anuku.
Apaan...
Hey, hey.
Bisa tidak jaga anak-anakmu agar tak merusak barang di garasiku?
Oh. Anak-anak, hentikan.
Mereka ngomong apa?
Uh... Katanya dia menyesal
dan katanya dia sangat mencintai pamannya.
Kau tak paham omongan mereka, iya 'kan?
Tidak.
Aku merasa bersalah.
Kami memporak-porandakan rumahmu, ya?
Huh? / Kami merusak hari Minggumu yang tenang.
Oh jangan begitu, kami senang kalian berkunjung.
Lalu, bagaimana peningkatan softwarenya?
Itulah alasan aku kemari,
kau mengabsenku. / Apa?
Tidak. Cuma ngobrol sama teman kecilku
dan mendapatkan panas dari ketinggian.
Kau tahu, kita juga sering jual perangkat-lunak ini John.
Aku akan otak-atik sedikit, lalu kuberikan padamu, bagaimana?
Baiklah.
Omong-omong apa yang kau pakai?
Bagus? Jaket-motor baruku.
Kau suka. / Tidak.
Kau tak punya motor. / Belum.
Tapi setelah terima cek-komisi bulan ini nanti pasti punya motor.
Gordon, dulu kau latihan bersepeda roda 3 sampai umur 13.
John, jangan cemaskan aku, bro.
Huh, aku punya uang buat beli helm bagus
dan aku akan ikut kursus keselamatan yang diwajibkan.
Kau harus lihat yang kubawa ini. Pipa panjang penyelamat nyawa.
Aku benci motor. Aku benci semua tentang motor.
Maksudku, dia sungguh melakukan itu?
Entah, kurasa ya.
Bukahkah dia entah gimana, beruntung main poker.
Bulan lalu dia melihat ada uban di rambut kelamin.
Sejak itu, tingkahnya agak gila.
Cuma ingin penjelasan, rambut kelamin?
Yeah, sudah jangan dibahas.
Sebesar ini... oh, aku tak bisa.
Aneh bila kubayangkan kalau itu
lebih dari mengendarai motor. / Yeah, aku tahu.
Dengar, aku tak berniat membuatmu tertekan,
tapi kau pengembang terbaik kami, John.
Apa itu? / Ini IPA (Bir Putih India) baruku.
Butuh beberapa campuran, tapi kurasa aku berhasil.
IPA ini akan jadi bir perdana
saat aku buka pembuatan-bir.
Bagaimana menurutmu? / Tidak.
Apa maksudmu "tidak"? Masalahnya apa?
Aromanya kurang kuat. Berapa kandungan IBU-nya?
65. / Oh.
Kau terlihat imut pakai baju tidur pink, kayak bayi perempuan mungil.
Pasti ini antara 80 sampai 100 IBU, kawan.
Aku berusaha membuat sesi bir.
Aku berniat membuat bir yang orang bisa minum dan menikmati
dan mungkin lebih dari sekali tanpa melelehkan wajahnya.
Orang menginginkan bir IPA, John.
Gaya pantai barat, itu yang laris. / Oh, yeah?
Kau tahu tidak, orang-orang itu bloon.
Harusnya aku turut bahagia buat Jill, tapinya... aku tak bisa,
Aku merasa, iri saja.
Aku benci diriku.
Pikiranmu harus tenang.
Kau tak akan bisa hamil kalau kau stres.
Kamu butuh liburan.
Kalian harus kemping.
Kemping cukup membuat stres.
Maksudku, rasanya bikin emosi...
Kemping.
Itu kantung tidur bayi?
Kupu-kupu yang sempurna.
Ini. / Tidak, aku amat, amat...
Minumlah. / Baik.
Kamu pakai minyak bir? / Tidak, aku tak pakai minyak bir.
Dasar bicah... kau butuh binyak bir untuk bir IPA, John.
Tidak, itu melanggar hukum, semua orang tahu itu.
Kata siapa? / Reinheitsgrebot (UU bir Jerman)!
Itu UU bir Jerman yang usianya udah 500 tahun, siapa yang peduli?
Hukum mengatur teknik dan
dan bahan yang tepat untuk memastikan kualitas.
Kecuali itu mengikuti aturan, secara teknis ini bukan bir.
Kau secara teknis norak.
Maksudku, aku mencintaimu, tapi kau norak. Aku tak minum itu.
Sebagai wanita, ini satu hal yang
bisa kulakukan dan tak bisa kulakukan.
Maksudku, butuh pengasuhan, jadi seorang ibu.
Itu sesuatu yang... Ya Tuhan,
itu sesuatu yang kuinginkan selama hidupku.
Apa kau pernah berniat untuk adopsi?
Yeah, sudah mendaftar, tapi entahlah,
waktunya bertahun-tahun sebelum ada pembukaan.
Dan lagi, kami belum berhenti berusaha.
Apa kau pernah menemui dokter kesuburan?
Prosedurnya kayak... begitu kentara.
Kau cuma takut memanfaatkan kesempatan, sayangku.
Tidak, itu... betul sekali. Aduh.
Jadi, temuilah dokter dan kalau ini tak berhasil,
akan kuberikan salah satu anakku. / Oh baik.
Dia siap diadopsi? / Bukan dia,
tapi aku bisa mempertemukanmu dengan Dougie.
Ooh, umpan keras.
Apa yang kau lakukan?
Oh, cuma menyelesaikan kerjaan. Ada apa?
Aku mau menemui dokter kesuburan.
Oh, sekarang?
No comments yet. Be the first to leave one.