Fortuna's Eye

Fortuna's Eye (フォルトゥナの瞳)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Fortuna's Eye 2019 BluRay 720p-[Mkvking com]
د لخوا تبصره dearbabysky
Terjemahan manual untuk Fortuna's Eye (2019). Kunjungi twitter @dearbabysky untuk subtitle lainnya.

تګونه

BluRay
720p
720
mkv
په خپور شو: 2019-10-11
ډاونلوډونه: 50
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Kita akan melakukan pendaratan darurat.

Silakan tarik masker untuk menutupi hidung dan mulut Anda.

Tolong pakai masker oksigennya!

Tolong pakai masker oksigennya!

Fortuna adalah dewi keberuntungan.

Tolong aku..

Mereka yang memiliki matanya,

jika melihat orang yang akan segera mati,

sosoknya terlihat transparan.

FORTUNA NO HITOMI - MATA SANG FORTUNA -

Kiyama.

Kiyama!

Bos?

Pemiliknya hanya minta kita mengecat kapnya, 'kan?

Aku menemukan goresan halus.

Karena itu kau lembur semalam?

Maafkan aku karena berlebihan.

Aku bisa menyelesaikannya tepat waktu.

Sudah cukup.

Kiyama, ikut aku sebentar.

- Itu bengkel cabang? - Ya.

Sebentar lagi dibuka.

Ya, dan kau akan ditugaskan sebagai manajer di sana.

Apa?

Aku mau kau jadi manajer bengkel cabang.

Aku tidak bisa.

Sudah berapa tahun kau di sini?

Sudah lebih dari sepuluh tahun.

Sepuluh tahun, ya? Tidak terasa.

Waktu pertama kemari, kau bahkan tak bisa masking .

Tapi ada yang lebih baik dariku...

Pikirkan saja dulu.

Halo, ini aku.

Aku sedang mengatur ulang jadwalnya.

Kau berpikir seniormu mengacuhkanmu lagi, 'kan?

Itu bisa membuatmu kehilangan banyak hal, Shin.

Kaneda.

Apa?

Kau punya bukti kalau aku pelakunya?

Enak sekali, ya.

Jadi pegawai kesayangan bos.

- Kenapa? - Apa?

Soal Shin.

Kau mau dia jadi manajer di bengkel cabang.

Dia sangat cekatan.

Kalau cuma cekatan, kurasa Kaneda sudah cukup.

Benar, Kaneda juga cukup.

Tapi...

Tiap kali memperhatikan Kiyama, aku khawatir.

Aku merasa, dia begitu gila kerja

hanya untuk menghabiskan waktu senggangnya.

Susah buat memilih, ya.

Kau sedang mencari apa?

Aku bukan datang untuk mencari ponsel baru.

Hanya saja, ponselku rusak.

Kau mau servis ponsel? Silakan ikut aku.

- Maaf. - Biar kulihat dulu.

Bukan ponsel pintar.

Aku minta maaf.

Karena ini model lama, agak sulit untuk diperbaiki.

Tentu saja. Sudah kuduga.

Tolong tunggu sebentar.

Kenapa kau lebih memilih memakai ponsel ini?

Aku tidak tahu cara memakai ponsel model baru.

Dan aku agak kesulitan

untuk memilih.

Aku paham.

Bagaimana pun, hidup adalah serangkaian pilihan.

Tapi kau sudah membuat pilihan.

- Ini yang kau mau. - Apa?

Kurasa, itu juga pilihan yang bagus.

Oke, sudah selesai.

Ini hanya perbaikan sementara.

Terima kasih.

Biaya servisnya?

Tidak usah.

Tapi...

Asal...

Rahasiakan ini.

Oke?

Kereta ekspres tujuan Ashiyama.

Kereta ini akan berhenti di Hinokura setelah Stasiun Kataoka.

Maaf, aku tahu caraku memegang sumpit aneh.

Tidak sama sekali.

Shin.

Soal menjadi manajer di bengkel cabang...

Terima saja, ya?

Meski bos kelihatannya begitu, tapi dia seperti ayahmu.

Aku tahu.

- Maaf. - Maafkan aku.

Oke, ayo.

Ayo. Satu, dua, tiga.

Dia tewas di tempat.

Dingin, tahu. Jangan berdiri sambil melamun.

Maaf.

Kau sudah dengar?

Semalam ada kecelakaan di dekat stasiun.

Ya.

Korbannya adalah putra ketua Kamar Dagang.

Benar-benar mengejutkan.

Tidak ada yang tahu takdir seseorang.

- Nn. Mitsuko. - Apa?

Kalau kau tahu, apa yang akan kau lakukan?

Tahu apa?

Takdir seseorang.

Apa? Semacam prekognisi?

Misalnya saja,

kau tahu seseorang akan segera mati...

Apa? Aku tidak mau tahu kapan seseorang akan mati.

Memangnya kau mau bilang ke seseorang kalau dia bakal mati?

Kau bakal dianggap seperti malaikat pencabut nyawa.

- Benar juga. - Tentu saja!

Ini bakal lebih sulit untuk diperbaiki daripada sebelumnya.

Sudah kuduga.

Maafkan aku. Padahal kau merawatnya dengan sangat baik.

Tidak apa-apa.

Kurasa ini kesempatan yang pas untuk membeli ponsel baru.

- Kau tidak pintar memilih, ya? - Apa?

Ya.

Mau kubantu?

Terima kasih.

Bisa berikan ponselnya? Kami mungkin bisa menyelamatkan datanya.

Mohon bantuannya.

Apa ada yang salah?

Kukumu cantik, itu saja.

Terima kasih.

Maaf, lupakan saja.

Kau baik-baik saja?

Aku kembalikan ponselmu.

- Nn. Aoi Kiryu. - Ya?

Ada hal penting yang ingin kusampaikan.

Sepulang kerja, boleh aku minta waktumu 30 menit?

Bisa tunggu aku di kafe di depan stasiun?

Aku akan ke sana sekitar pukul 20.30.

Maaf sudah membuatmu menunggu.

Sudah kembali normal.

Syukurlah.

Maaf.

- Apa yang mau kau sampaikan? - Apa?

Katanya ada hal penting yang mau kau sampaikan.

Sebenarnya, ada sesuatu yang membuatku khawatir.

Tapi...

Sekarang sudah menghilang.

- Menghilang? - Ya, hilang dalam sekejap.

Apa yang kau khawatirkan?

- Kurasa kau takkan percaya... - Tolong beri tahu aku.

Kau takkan tahu aku percaya atau tidak kalau tidak memberitahuku.

Aku bisa melihat takdir seseorang.

Takdir?

Barusan, aku berhasil menyelamatkan nyawa seseorang.

Entah bagaimana caranya, tapi...

Aku berhasil menyelamatkannya.

Apa orang yang kau selamatkan adalah aku?

Tolong lupakan kejadian malam ini.

Maaf sudah menyita waktumu dengan hal-hal aneh.

Apa ini?

Shin, selamat pagi...

Bos.

- Selamat pagi. - Ini ditaruh di sebelah kiri.

Baik.

Ya, terima kasih.

- Selamat pagi. - Pagi. Itu di sebelah kanan.

- Shin. - Ya?

Aku akan kembali ke kantor pusat, aku serahkan sisanya kepadamu.

Terima kasih.

- Apa terjadi hal bagus? - Apa?

- Tidak juga. - Masa?

Jangan bekerja terlalu keras sebelum pembukaan.

- Maaf. - Tidak apa-apa.

Aku takut mengganggu pekerjaanmu, jadi aku perhatikan saja.

Kau sedang mencuci mobil?

Bukan, ini namanya pemolesan.

Di sini, kami memoles goresan sekecil apa pun di bodi mobil.

Begitu, ya.

Hasilnya cantik sekali.

Biasa saja.

Maaf mendadak datang kemari.

Tn. Shinichiro Kiyama.

Kenapa kau tahu namaku?

Maaf.

Aku melihat kartu pelanggan dan pergi ke tempat kerjamu.

Sepertinya aku melanggar hukum perlindungan pelanggan, ya?

Maaf, hanya ada ini.

Tidak apa, terima kasih.

Ini enak.

Aku kemari untuk mengucapkan terima kasih.

Terima kasih? Untuk apa?

Karena telah menyelamatkan nyawaku.

Ini koran yang terbit sehari setelah kita bertemu di kafe.

Pabrik ini adalah bangunan yang selalu aku lewati.

Dan waktu ledakannya

adalah waktu aku biasanya melewatinya.

Jika aku tiba seperti biasanya, aku akan menjadi korban.

Jika kau tidak mengajakku bertemu denganmu,

aku akan terlibat kecelakaan itu.

- Itu cuma kebetulan. - Apa ada kebetulan macam itu?

Tn. Kiyama.

Kau bilang, kau bisa melihat takdir seseorang.

Aku bilang begitu?

Kau bilang, kau menyelamatkan nyawaku.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left