لومړۍ 200 کرښې.
Saat ke Balai Kota…
EPISODE 15
…aku mendengar informasi tentangmu.
Aku juga sudah bertemu ketua agensimu.
Aku sudah meliput…
seluruh ceritamu untuk diberitakan.
Ini pasti akan menjadi luka bagimu jika diungkap di berita.
Begitu juga bagi ayah dan ibumu.
Aku tetap meliputnya meski tahu.
Lantas?
Kau merasa bersalah?
Aku pecundang jika minta maaf karena ini.
Aku hampir saja kecewa kalau kau minta maaf.
Terkadang aku merasa bersalah kepada para atlet yang kukalahkan,
tetapi aku tidak minta maaf kepada mereka
karena itu bukan salahku.
Hal ini memang pasti akan tersebar,
jadi, syukurlah kau yang mengetahuinya lebih dahulu.
Aku benci saat para reporter
membicarakanku seenaknya tanpa tahu hal sebenarnya.
Yu-rim.
Jelaskanlah kenapa kau mengganti kewarganegaraanmu.
Aku bisa membuat orang-orang memahamimu.
Aku tidak bisa begitu.
Jika begitu, Ayah dan ibuku akan diumpat.
Aku tidak mau hal itu terjadi.
Aku punya permintaan.
Maaf karena aku memintamu begini,
tetapi katakan bahwa alasanku…
hanyalah karena uang semata.
Tolong jangan kaitkan ayah dan ibuku.
Aku tetap akan bisa bertahan meski harus diumpat.
Aku mohon, Kak Yi-jin.
KO YU-RIM PENGKHIANAT NEGARA
Rupanya kau bersembunyi saat menderita.
Kau juga tidak angkat teleponku.
Aku tidak sangka kau sedang begini di sini.
Aku…
membuat Yu-rim menjadi seperti itu.
Setelah membuat Yu-rim begitu…
aku dapat ucapan selamat dari orang-orang.
Yu-rim berkata…
itu memang pekerjaanmu.
Pekerjaan kami beranggar…
dan kau meliput berita.
Ayo kita akui dan terima ini semua.
Di dunia ini…
tidak semua hal berjalan
sesuai dengan kemauan kita.
Ayo kita hapus itu bersama.
Kita bisa menghapusnya sesuka kita.
Terima kasih.
Pada hari itu…
maaf karena aku berkata kasar kepadamu.
Itu hanya karena aku sangat marah.
Aku tidak bermaksud begitu.
KO YU-RIM PENGKHIANAT NEGARA
KO YU-RIM PENGKHIANAT NEGARA
- Back Yi-jin. - Ya?
Aku harus memberimu nasihat sebagai pacarmu.
Aku akan…
berbagi semua perasaanmu.
Mulai dari kesedihan, keceriaan, kebahagiaan, dan kesengsaraan, segalanya.
Karena itu…
jangan bersembunyi saat kau menderita
dan pastikan kau berbagi denganku.
Jika kau tidak mengandalkanku,
aku akan merasa kesepian.
Maaf karena aku tidak menghubungimu.
Saat menderita, ayo kita menderita bersama.
Itu seratus kali lebih baik
daripada kesepian sendirian.
Kau mau bicara apa?
Aku mau pindah ke Departemen Berita saat rotasi bulan depan.
Ke Departemen Berita? Divisi apa?
Apa pun tidak masalah, asalkan bukan Divisi Olahraga.
Apa ini karena masalah Yu-rim?
Ini karena Hee-do.
Aku tidak sanggup melakukan tugasku sebagai reporter
jika hal seperti yang dialami Yu-rim terjadi kepada Hee-do.
Aku tidak lagi bisa objektif tentang hal yang berkaitan dengan Hee-do.
Itu terdengar seperti pernyataan cinta yang manis.
Kami sudah berkencan dengan serius selama kurang lebih sebulan.
Rupanya akhirnya begitu.
Aku paham maksudmu.
Orang yang menyakiti hati Hee-do dengan berita
cukup hanya ibunya seorang.
Divisi Berita Lokal memiliki posisi yang kosong.
- Persiapkanlah dirimu matang-matang. - Baik, Bu.
Namun…
apa tidak ada hal yang ingin kau katakan soal hubunganku dan Hee-do?
Kalian yang akur, ya.
Apa? Di mana lokasi kejadiannya?
- Ya, baik. Akan aku sampaikan. - Aku berangkat sekarang.
- Baik. - Lekas bergegas.
- Halo. - Ya.
BERITA UBS MERAIH RATING 33%
Jung-hyuk.
Senyum ceria itu tidak cocok di Divisi Berita Lokal.
Ikuti aku. Tidak ada waktu.
Kita akan ke mana?
Gwanghwamun.
Ya.
Pedemo menganiaya polisi dan langsung ditangkap di lokasi.
- Polisinya sedang dibawa ke rumah sakit. - Ya.
Aku akan meliput ke rumah sakit.
- Kau ke lokasi. - Ya.
- Langsung cari dan wawancara saksi mata. - Ya.
Kau pindah divisi karena berkencan dengan Na Hee-do, 'kan?
Ya. Apa?
Sebenarnya kau orang yang bertekad kuat atau gila karena cinta?
Mohon bantuanmu.
Ini bisa jadi bumerang bagimu.
Reporter divisi ini lebih memilih tidur daripada berkencan saat luang.
Bukankah itu karena kau tidak punya pacar?
Maaf.
Namun, kau tak merasa bersalah!
Hee-do, ini aku Yu-rim.
Halo, Hee-do. Kabarmu baik?
Aku baru selesai pindahan.
Aku masih belum bisa percaya bahwa aku tinggal sendiri di negara asing.
Namaku Ko Yu-rim.
Aku atlet anggar terhebat di dunia.
Selamat datang. Senang bertemu denganmu.
"Selamat datang. Senang bertemu denganmu."
Bagaimana berkata "aku juga"?
Bahasa kami berbeda, tetapi itu tak diperlukan saat beranggar.
Aku pasti bisa beradaptasi, 'kan?
RAIH BANYAK EMAS DI MADRID!
Baik, 919.
Di Korea sekarang sudah musim semi.
Hei! Jaga keseimbanganmu!
- Aku sudah masuk ke Pusat Pelatihan. - Tahan yang benar.
Kau tahu Pelatih Yang menjadi pelatih timnas, 'kan?
Kenapa kau berhenti?
KO YU-RIM
Pusat Pelatihan tetap sama, hanya saja tidak ada kau.
Semuanya. Apa kalian sudah mencari berita?
- Back Yi-jin pindah ke Departemen Berita. - Ayo kita rapatkan info yang ada.
Kekerasan terjadi di pesta penyambutan mahasiswa…
Ada kejadian untuk diberitakan?
Ya. Jurusan Sosiologi Universitas Myungin pergi ke Yangpyeong…
Dia menjadi jauh lebih sibuk sekarang.
BIOSKOP YUHWA
Maaf. Jung-hyuk menahanku pulang…
Kau terlambat 40 menit.
Filmnya sudah mulai
dan berondongnya sudah habis.
Ini sudah keberapa kalinya?
Aku hanya bisa keluar setiap akhir pekan, tetapi kau selalu sibuk di akhir pekan!
Maafkan aku. Terimalah permintaan maafku.
- Kau selalu terlambat! - Maafkan aku.
Aku sudah duga akan begini, jadi, kubeli tiket jam berikutnya.
Kau memang genius.
Aku tahu itu.
Ayo masuk.
Terkadang aku merasa kesal,
tetapi kami berkencan dengan baik meski harus mengorbankan waktu tidur.
- Ini pacarku. - Ini pacarmu?
Aku sudah berhasil beradaptasi.
Aku bahagia di sini meski masih sulit berkomunikasi.
Suhu di sini tak lebih dari 25 derajat meski musim panas.
Di sini dingin sepanjang hari.
Sekarang di Korea pasti sangat panas, 'kan?
Aku rindu panas terik matahari Korea saat musim panas.
Kenapa kalian begini lagi di sini?
Jangan marahi mereka. Aku yang mengajak mereka ke sini.
Seratus hari lagi Seung-wan akan ujian masuk universitas. Benar, 'kan?
Kak Yi-jin, aku harus apa?
Apa aku bisa berhasil?
Ujian universitas tinggal 100 hari lagi, jadi, kami pesta minum alkohol bersama.
Lalu…
tentu saja aku jadi meracau.
Maafkan aku.
Aku tidak akan minum alkohol lagi.
Hee-do, kau baik-baik saja?
Kau akan tetap mencintai diriku yang seperti ini, 'kan?
Tentu saja.
Jangan menghadap sini. Muntah di sana.
Awas rambutmu.
Katanya Ji-woong akan ke Rusia bulan depan?
Kau pasti senang!
Moon Ji-woong datang.
Kupikir dunia ini akan berakhir
karena aku amat merindukanmu.
Aku amat bahagia meski hanya sebentar.
Aku pasti sendiri akhir tahun nanti.
Aku agak sedih karena itu.
Aku baru sampai di rumah.
Apa? Kau harus meliput berita pada tanggal 31 juga?
Tidak bisa. Tanggal 30 aku masih di Pusat Pelatihan.
Mau bagaimana lagi?
Baiklah. Dah.
Tidak ada gunanya pacarku tinggal di daerah yang sama denganku.
Aku juga akan menghabiskan akhir tahun sendirian.
Sekarang, tahun 2000
yang merupakan awal abad baru hanya tersisa 2,5 jam lagi.
Di depan Bosingak, tempat akan diadakannya acara pemukulan lonceng,
sudah dipenuhi oleh para masyarakat.
Meski suhu malam ini delapan derajat, para masyarakat menantikan
No comments yet. Be the first to leave one.