Petite Maman

Petite Maman (Petite Maman - Als wir Kinder waren)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Petite maman 2021 1080p BluRay DD 5 1 x264-EA
Petite Maman 2021 720p BluRay HEVC x265 RMTeam
د لخوا تبصره Vilanelle

تګونه

BluRay
x264
1080
720p
720
x265
HEVC
په خپور شو: 2023-03-10
ډاونلوډونه: 59
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Alexandria".

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.

- Bu, boleh kusimpan tongkatnya? - Ya.

Pakai sabuk pengamanmu, Nelly.

Kau sudah berpamitan?

Sudah.

Waktunya makan?

Ya.

Kita sudah sampai.

- Di mana kamar Ibu? - Di sebelah kananmu.

Ada lemari pendingin, kau bisa menaruhnya di gudang.

Aku tak bisa memindahkannya.

Kita tak harus mulai dari sini.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Di mana gubuk Ibu?

Di hutan.

- Bisa tunjukkan padaku? - Ibu banyak pekerjaan.

Penyangganya ada tiga atau empat?

Empat.

Seperti persegi.

Ya.

Aku ingin buat satu juga.

Gubuk yang seperti apa?

Gubuk Ibu, ketika masih kecil.

Itu tidak berguna. Ayahmu sudah melupakannya.

Kita mengecat dinding ini.

Kau ingat itu, Marion?

Ya.

Aku pergi dulu.

Apa itu?

Buku-buku Ibu waktu kecil.

Nenekmu masih menyimpannya.

Ibu dulu tak pandai mengeja.

- Gambar Ibu bagus. - Menurutmu begitu?

Lihatlah rubah yang merokok ini, itu bagus sekali.

Ya, itu terlihat bagus.

Ibu senang membawa semua ini pulang.

Tadi Ibu pergi ke hutan juga.

Waktunya tidur.

Apa Ibu tak suka di kamar ini?

Ibu suka.

Tapi Ibu tidak menyukainya di malam hari.

- Kenapa? - Masalah anak-anak.

Aku seorang anak, aku tertarik.

Ini waktu tidur untuk anak-anak.

Kau selalu bertanya ketika mau tidur.

Saat tidurlah aku bisa melihat Ibu.

Kau harus menunggu.

Menunggu apa?

Tunggu sampai matamu terbiasa dengan kegelapan.

Saat itulah dia muncul.

Macan kumbang.

Di ujung tempat tidurmu.

Ibu bisa mendengar dia menggaruk bantal.

Semakin keras dan keras.

Hanya Ibu yang merasakannya.

- Kau melihatnya? - Tidak.

Ibu juga tidak melihatnya.

Aku juga sedih.

Tadi...

Aku tak berpamitan padanya.

Kau selalu berpamitan.

Perpisahan terakhir tidak baik.

Itu karena aku tak bisa tahu.

Dia juga tidak tahu.

Kita tak tahu tentang itu.

Kau benar. Kita tidak tahu.

Bagaimana cara berpamitanmu?

Selamat tinggal.

Selamat tinggal.

Tunggu.

Aku tidur di ruang tamu.

- Dengan Ibu. - Ya, Ayah tahu.

Ibu sedih.

Ayah tahu.

Ibumu memutuskan pergi pagi ini.

Kami pikir itu akan lebih baik.

- Ada tugas untukmu. - Tugas apa?

Lemari di koridor.

Setelah itu selesai, kita jemput Ibu.

Ayah? Ini apa?

Ini adalah bola dayung.

Kau pukul bolanya dan itu kembali.

Jadi, ini bisa dimainkan sendirian.

Ya, begitulah.

Sempurna.

Bisa bantu aku?

Siapa namamu?

Marion.

Sini.

Berikan swetermu.

Kau mau minum?

Ya.

Duduklah.

Kau belum beri tahu namamu.

Nelly.

Aku belum pernah melihatmu.

Aku di rumah nenekku.

Siapa nenekmu?

Dia meninggal minggu lalu.

Kami mengosongkan rumah.

Aku suka makan cokelat seperti ini.

Nenekku meninggal tahun lalu.

Namanya sama denganmu.

Kamar mandi ada di pojok?

Ya.

Kau akan pergi?

Ya.

Keluargaku pasti khawatir.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Ayah?

Ya.

Kau tak apa?

Aku takut Ayah pergi.

Ayah di sini.

Sweatermu terbalik.

Lepaskan.

Kau suka bermain bola dayung?

Elastisnya putus dan bolanya hilang.

Aku menemukan gubuk Ibu.

Pohon-pohonnya seperti yang Ibu gambarkan.

Ayah tak mengingatnya sama sekali?

Tidak.

Ibu buat satu gubuk lagi, sebelum operasi.

Ayah tak lupa, Ayah hanya tidak mendengarkannya.

Kau benar.

Itu tali yang bagus.

Ayah senang kau menyukainya, tapi itu milikku!

- Ini untuk mengemas buku. - Tapi itu sangat panjang.

Bagus.

Aku potong di sini...

Sedikit lagi. Tahan.

Berapa usiamu?

Aku delapan tahun. Kau?

Sama.

Punya kakak atau adik?

Tidak. Aku ingin beberapa.

Aku juga.

Kau mau minum?

Berapa lama kau tinggal di sini?

Entah. Sampai rumahnya kosong.

Kita bisa bermain dulu.

Aku harus pulang sekarang.

Baiklah.

Apa yang akan kau lakukan?

Aku tidak tahu.

Mau ikut denganku?

- Pilih warna yang mana? - Biru.

Sepuluh.

Tiga.

Enam.

"Setiap pemain memilih seekor angsa."

Di mana enamnya?

Kau melewatkan belokan, aku sudah jalan dua kali...

Lima.

Satu, dua, tiga, empat, lima.

Delapan.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan.

Enam.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam.

Hai!

"Kau berada di penjara bawah tanah. Kembali ke titik awal."

Tidak!

Halo.

Halo, Ibu.

Kau tadi ke luar, Marion?

Aku berhati-hati.

Dokter akan kabari lagi nanti. Dia kurang sabar dari aku.

Kami tak akan memberitahunya.

Kita berangkat satu jam lagi.

Aku akan segera dioperasi.

Baik.

Jika tidak dioperasi sekarang, aku akan menderita nanti.

Kapan operasinya?

Tiga hari lagi.

Kau pergi bermain lama sekali.

Aku dapat teman baru.

Boleh Ayah merokok?

Ini buruk untukmu, tapi silakan.

Terima kasih.

Bolehkah aku tidur di tempatnya?

Kapan?

Entahlah, dia belum mengundangku.

Kita di sini tinggal tiga hari lagi.

Kau boleh tidur di tempatnya, jika dia mengundangmu.

Tapi jangan pergi ke sana tanpa diundang.

Apa operasi Ibu berjalan lancar?

Dia sudah memberitahumu, bukan?

Ya, tapi Ibu tidak menceritakan semuanya.

Kita tak pernah membicarakan masa kecil Ayah.

Kita membicarakan hal itu setiap saat.

Ya, tapi itu hanya cerita pendek.

Maksudmu?

Aku tahu setiap hadiah Natal Ayah, atau Ayah menyukai piza...

Aku tak tahu tentang hal-hal yang nyata.

Apa maksud "hal-hal nyata"?

Contohnya, hal-hal yang Ayah takuti.

More Indonesian subtitles for Petite Maman

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left