لومړۍ 200 کرښې.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Setiap fotoku terpilih untuk berita utama,
Wajahnya menjadi benar-benar merah.
Lalu dia terlihat seperti ingin membunuhku.
Apa yang dia harapkan?
Kau fotografer yang jauh lebih baik ketimbang dia.
Itu sebabnya Paul memberimu laporan Anderson.
Ya, itu masih tahun depan.
Aku berharap itu benar-benar terjadi.
Ronnie, kau mau pipis?
Kurasa itu artinya iya.
Benar begitu.
Ronnie, cepat.
Banyak ruang terbuka, ya?
Ini indah.
Tapi sangat berbeda.
Tinggal di sini akan menghemat kita banyak uang.
Ini hanya satu jam ke kota.
Ronnie.
Wow.
Sudah kubilang padamu.
Tunggu hingga kau melihat dalamnya.
Selamat datang di rumah barumu.
Wow, tempat ini besar!
Bagaimana kita akan mengisi semuanya?
Kita punya banyak waktu di dunia.
John?
John, kau di sini?
Di sini.
Kita benar-benar butuh cuci gudang.
Hati-hati dengan lubang di sudut.
Aku melihat kecoak masuk ke sana.
Astaga, itu menjijikkan. Bisa kau perbaiki itu?
Ya, bu, besok aku akan perbaiki itu.
Dengar, aku baru dari kebun...
...dan aku yakin seseorang berdiri di ujung jalan.
Mereka tampak menatap ke arahku.
Tetangga yang ingin tahu.
Atau mungkin, serangan pertama dari warga desa pembunuh.
Sangat lucu.
Kita lihat siapa yang tertawa jika seseorang menerobos masuk.
Bagaimana jika kau bantu aku bawa ini ke loteng.
Apa aku terlihat seperti pembantu?
Dasar misoginis mesum.
Mesum, penyuka budak, seksis...
Terima kasih.
Ini yang terakhir./ Bagus.
Kita akan selesaikan itu nanti.
Aku benar-benar harus mandi.
Sebenarnya, kau juga.
Aku suka gagasan itu.
Astaga, Ronnie.
Apa-apaan?
Pelan-pelan... Dan perlahan-lahan.
Sempurna.
Berhenti bercanda.
Hentikan itu!
Cukup!
Apa itu?
Ini kado untuk Ronnie.
Hei, Ronnie, kemari.
Kemari. Hei.
Kurasa dia tak suka itu./ Sepertinya begitu.
Senyum.
Ruang bawah tanahnya besar.
Itu ruang yang luas untuk kamar gelap.
Seluruh rumah ini sangat besar.
Aku tak tahu bagaimana kita akan mengisinya.
Semoga saja dalam waktu dekat kita menemukan subyek kreatif.
Jika itu laki-laki, bagaimana menurutmu dengan Billy?
Tidak, itu harus jantan seperti Jason, Vick atau Chuck.
Dan jika perempuan?
Perempuan.
Vanesser, Dalier, Kareen.
Aku tak mau ada keributan besok. Berjanjilah padaku.
Tidak, besok aku akan pergi ke apotek,
Membeli Valium cair. Dia suka minum, 'kan?
Kau sangat lucu.
Benar, aku menelepon soal...
Senyumnya menawan, dia luar biasa.
Itu bagus./ Aku tahu.
Dia sangat menarik.
Aku akan beri kau kontaknya.
Itu sangat bagus.
Sejak aku di sini, aku tak begitu banyak temukan inspirasi.
Aku tak yakin jika aku bisa menjual itu.
Dan dua lukisan terakhirku,
Kurasa mendapatkan kontak itu akan sangat bagus.
Ya?/ Ya.
Aku percaya denganmu, kau sangat handal.
Ini dia.
Pelayanan yang indah./ Melebihi kesempurnaan.
Terima kasih, Kareen, aku tersanjung.
Rumah ini sangat besar.
Aku mengalami serangan panik setiap kali membuka pintu depan.
Ya, rumah ini.../ Ini tepatnya yang kami butuhkan.
Ini besar, harganya bagus, dan tidak berada di kota.
Jika kau pernah bosan menjadi fotografer,
Setidaknya kau tahu harus bagaimana.
Koki Johnny terdengar bagus.
Terima kasih kalian berdua begitu peduli dengan karirku.
Terima kasih.
Kau membuat langkah besar.
Bagaimana perasaanmu soal itu?
John dan aku sangat bahagia.
Kau tahu bagaimana perasaanku tentang pindah ke sini.
Tapi menurutku kami membuat keputusan yang tepat.
Jadi sekarang semuanya tak ada masalah dengan John?
John orang yang baik.
Kami benar-benar saling mencintai.
Dan kami berusaha memiliki anak.
Kita sudah lama saling mengenal.
Kau tahu apa pendapatku tentang John.
Dia tak punya rumah setelah apa yang terjadi.
Ayolah, Kari. Kami hanya sekali berdebat serius.
Berdebat? Dia memukulmu, Kate.
Itu terjadi satu kali, empat tahun lalu.
Katie, kau seperti saudari bagiku.
Aku hanya ingin yang terbaik untukmu.
Jika menurutmu ini yang terbaik untukmu...
Nona-nona, hidangan penutup sudah siap.
Kami segera ke sana.
Kita bicara soal ini nanti, oke?
Terima kasih, semua.
Senang melihatmu.
Dengan senang hati.
Serius, Kareen, kau selalu disambut./ Terima kasih.
Dan semoga berhasil dengan semuanya, Kate.
Perlakukan dia dengan baik atau aku akan memburumu.
Aku takkan pertaruhkan itu, jadi kurasa, itu pasti.
Kate, aku akan kirim kau rincian galeri tempatku bekerja.
Bagus./ Nanti kita bicara lagi.
Kau sibuk?/ Hei, masuklah.
Coba lihat foto-foto ini.
Bagaimana menurutmu?
Ada sesuatu di lensanya.
Itu yang aku pikirkan.
Jadi aku gunakan kamera yang sama...
...dan mengambil foto-foto di kebun. Lihat.
Tidak ada apa-apa.
Aku tidak mengerti.
Aku hamil.
Apa?
Aku hamil.
John?
John, kau di sini?
John, apa kau dibawah sana?
John, bisa kau naik dan bantu aku dengan sesuatu?
John?
Ronnie...
John, bisa kau masuk dan bantu aku dengan sesuatu di loteng?
Aku segera ke sana.
Kau mau masuk ke dalam? Ayo, ayo.
7 Bulan Kemudian
Sayang, ada apa?
Aku bermimpi.
Mimpi buruk lagi?
Aku tak apa.
Tidurlah lagi.
Kau yakin tidak punya penyesalan?
Tidak.
Kau dan anak kita...
...adalah hal terindah yang pernah terjadi padaku.
John!
Itu sangat buruk.
Ada gadis kecil.
Dia membangunkan aku lalu dia berlari ke sini.
Aku tidak tahu harus bagaimana.
Kau baik-baik saja.
Kate,
Kau sedang banyak pikiran.
Ini hanya khayalanmu, tak ada siapa-siapa di sini.
Satu-satunya anak kecil di rumah ini adalah anak kita.
Mengerti?
Aku akan mencetak beberapa klise.
Lalu aku akan buatkan kita makan malam.
Besok aku akan ke kota dan membeli rol film,
Kau butuh sesuatu?
Ya, aku butuh kau untuk lebih banyak di sini.
John, kau habiskan separuh waktumu memotret...
...dan separuhnya lagi mengurung diri di kamar gelap.
Aku tak ingat terakhir kali kita makan bersama.
Kate, aku sedang mengerjakan sebuah proyek.
Aku hampir selesai.
Kenapa kau tidak beristirahat, oke?
Aku takkan lama.
Kate, mungkin kau sebaiknya jangan merokok.
Ya, kau benar.
Ini semua sangat tak masuk akal.
Aku begitu tertekan.
Aku sudah tak tahan lagi.
Dalam situasimu saat ini, itu normal untuk tertekan.
Tapi John, ada apa dengannya?
Entahlah, dia aneh.
Dia memotret sesuatu yang tidak aku mengerti.
Ratusan jepretan.
Lalu mengurung diri di kamar gelap dan tak mengizinkan aku masuk.
Benar-benar mengejutkan.
Dengar, jangan mencemaskan soal itu sekarang.
Cukup pikirkan proses bersalinmu...
No comments yet. Be the first to leave one.