Bulgasal: Immortal Souls (Immortality / Bulgasal / 불가살)

Bulgasal: Immortal Souls (Immortality / Bulgasal / 불가살)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

불가살ㅡBulgasal Immortal Souls E10 NEXT
불가살ㅡBulgasal Immortal Souls E10 NF WEB-DL
불가살ㅡBulgasal Immortal Souls E10 TVING WEB-DL
د لخوا تبصره sseureki
Netflix Subtitle

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
په خپور شو: 2022-01-17
ډاونلوډونه: 37
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

EPISODE 10

Kau mau menemui Pak Ok?

Dia tidak ada di rumah sekarang.

Aku tahu dia di mana.

Mau kuantar?

Benarkah dia terlahir buta?

Kau yakin? Dia sungguh bicara begitu?

Ya. Do-yun bicara begitu kepadaku.

Kenapa? Ada apa sebenarnya?

Do-yun…

adalah A-chan.

Karena kutukanku,

putraku terlahir buta,

dan anak keduaku langsung tiada begitu dilahirkan.

Nomor yang Anda tuju di luar jangkau…

Kau mau menemui Pak Ok, 'kan?

Biar kuantarkan.

Tak usah.

Aku akan menunggunya di sini sampai datang.

Aku juga tak boleh naik mobil orang yang tak kukenal.

Namun, kau mengenalku.

Aku hanya tahu kau sekretaris Kak Eul-tae.

Sepertinya…

kau terlihat sakit.

Kau harus ke dokter.

Apa kau tak ingin tahu…

di mana kakakmu?

Kakakku?

Ya. Mau kuantar ke tempatnya?

Dia tak mengangkatnya?

- Ponselnya mati. - Nomor yang Anda tuju…

Apa katanya saat terakhir bertelepon?

Katanya dia mau memastikan apakah kakaknya sungguh sudah mati.

Dia pasti menemui Eul-tae.

Kau mau ke rumah Ok Eul-tae?

Tak apakah?

Aku akan baik-baik saja.

Lagi pula, akan berbahaya jika kalian terus di sini.

Ok Eul-tae bisa mendatangi kalian.

Detektif Kwon, kau tahu alamat Ok Eul-tae, 'kan?

Kenapa tiba-tiba menanyakan itu?

Aku mengusir Do-yun, dan sepertinya dia ke sana.

Apakah Do-yun…

sungguh kaki tangan Ok Eul-tae?

Aku harus menjemputnya lagi.

Ya.

Jemputlah dia,

dan marahi dia habis-habisan.

Aku sudah memarahinya.

Tolong kirimkan alamatnya.

Akan kukirimkan pesan teks.

PANGGILAN MASUK

- Halo. - Ini aku.

Ok Eul-tae.

Kenapa kau meneleponku?

Aku ingin tahu kau di mana sekarang.

Aku sedang ke rumahmu.

Kenapa?

Karena Do-yun.

Aku sudah dengar dari Do-yun bahwa dia sudah mengakui semua.

Do-yun ada di rumahmu?

Entahlah. Aku tak di rumah, jadi, tidak tahu.

Jadi, kau sedang di luar, 'kan? Baiklah.

Siapa kau?

Halo.

Aku teman pemilik rumah ini.

Apa? Teman?

Namun, dia sedang tidak ada di rumah.

Begitukah?

Tak apa. Hari ini, aku ingin bertemu dengan Min Sang-un, bukan Hwal.

Sepertinya kau tahu siapa aku…

meski tak kuberi tahu.

Kakakmu ada di rumah?

Tidak ada.

Begitukah?

Kau sungguh sendirian?

Ya.

Lantas, kakakmu ke mana?

Dia keluar dengan Hwal.

Mustahil. Hwal bilang dia menuju rumahku.

Kenapa dia membawa Min Sang-un ke sana? Itu tak mungkin.

Di mana kakakmu?

Kenapa kau tak percaya?

Hwal dan Kak Sang-un selalu pergi bersama ke mana pun itu.

Dia tak pernah membiarkan kakakku sendirian.

Begitukah?

Mengharukan sekali.

Kau dan Hwal mati-matian

berusaha melindungi Min Sang-un.

Padahal kau tak tahu apa yang Min Sang-un lakukan kepadamu di kehidupan lalu.

Apa? Apa maksudmu…

Jangan terkejut.

Aku tak akan mengusikmu demi Hwal.

Takdir kalian panjang sekali.

Takdirmu dengan kedua orang itu.

Aku boleh ke lantai dua, 'kan?

Kau tak peduli meski kularang.

Kau cerdas.

Ini apa?

Ok Eul-tae bisa datang mencarimu.

Pada saat itu,

bersembunyilah di sini.

Namun, aku tak bisa masuk ke tempat sempit dan gelap begitu.

Kenapa?

Aku merasa sesak seperti tak bisa bernapas.

Lima belas tahun lalu…

saat ibu dan kakakku mengalami kejadian itu,

aku bersembunyi sendirian di dalam lemari.

Tempat itu sangat sempit dan gelap.

Kali ini, aku masuk bersamamu.

Aku tidak sanggup.

Tutuplah matamu.

Anggap ini bukan di dalam lemari

atau ruangan sempit.

Bagaimana?

Sepertinya kau sudah lebih membaik.

Kurasa aku baik-baik saja.

Kenapa dia sudah kembali?

Hwal, Kak…

Kau sedang apa di sini?

Aku sedang melihat-lihat rumahmu.

Aku tak pernah mengizinkanmu masuk rumahku.

Kau membuatku sedih dan kecewa kalau begitu.

Namun, aku kaget karena rumahmu sangat bobrok.

Apa ini?

Kalian hebat bisa tidur di rumah yang hampir hancur dan berantakan ini.

Karena itukah kau tak melepas sepatu?

Kau tak tahu tata krama karena bukan manusia?

Benar. Bagaimana ini? Harus kulepaskan? Akan kulepas.

Tidak perlu.

Pakai saja dan keluarlah. Aku mau bicara.

Bicara saja di sini.

Aku juga mau mengobrol dengan Min Si-ho.

Dia pasti tak mau mengobrol denganmu.

Dia membenci Monster sepertimu.

Apa? Kau juga Monster.

Benar. Dia juga membenciku.

Karena kita dibenci, ayo keluar.

Sebagai gantinya, mari mengobrol dengan akrab. Ayo.

"Dengan akrab"? Kenapa kau baik? Aku tak paham.

Namun, baiklah.

Kita harus naik mobil?

Sebenarnya mau ke mana?

Kenapa tak beri tahu?

- Si-ho. - Kak! Kau baik-baik saja?

Ya. Aku tak ketahuan.

Bagaimana denganmu? Baik-baik saja?

Jangan khawatirkan aku!

Aku sangat takut kau ketahuan oleh Ok Eul-tae!

Untung saja Hwal datang.

Kenapa Ok Eul-tae tiba-tiba datang?

Dasar bedebah jahat.

Maafkan aku, Si-ho.

Kenapa Kakak harus minta maaf?

Aku tak bisa terus begini.

Aku tak bisa tetap di sini.

Apa maksudmu?

Aku tak bisa membuatmu dalam bahaya karena aku.

Aku bilang aku baik-baik saja.

Tidak. Aku yang tak baik-baik saja.

Aku berdebar.

Ayo kita dengarkan lagu.

Kau hanya diam dari tadi. Hanya aku yang terus bicara.

Padahal katanya mau mengobrol.

Di mana ini? Kita mau ke mana?

Ini sangat jauh dari rumahmu.

Berhenti.

Bagaimana kau tahu rumahku?

Aku sudah bilang aku tahu banyak hal tentangmu.

Namun, di mana Min Sang-un?

Dia tidak ada di rumah. Aku memindahkannya.

Apa? Dipindahkan ke mana?

Kenapa kau mau tahu?

Aku mau membawanya pergi. Dia harus dijauhkan darimu.

Dia terus membuatmu bingung. Dia terus membual

dengan berkata bahwa aku yang membunuh keluargamu.

Aku bilang aku yang akan memastikan kebenarannya.

Setelah itu, aku akan menemuimu.

Kau tak boleh mendatangiku begini.

Kau berani mendatangi rumahku tanpa izin,

ke tempat orang-orangku berada?

Ada apa denganmu?

Aku mau mengajakmu mengobrol dengan akrab.

Apa?

Astaga. Sakit sekali.

Kau semarah ini hanya karena aku ke rumahmu tanpa izin?

Ayolah. Tunggu sebentar.

Hentikanlah. Ini tak berguna. Percuma kita berkelahi…

Kita tak bisa membunuh satu sama lain,

dan hanya akan terluka saja.

Kenapa kau melibatkan Do-yun?

Kenapa kau menyuruhnya mengawasiku?

Kenapa masih bertanya? Tentu saja untuk tahu lebih dalam tentangmu.

Aku ingin tahu apa kau bisa membantuku untuk menghancurkan jiwa Min Sang-un.

Kenapa harus dia?

Kau mempertemukan kami karena tahu siapa dia?

Apa maksudmu?

Kau tak tahu?

Kenapa?

Dia spesial bagimu?

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left