د خپرونې معلومات

Made in Abyss The Golden City of the Scorching Sun S02E2 - Ibu Kota Tanpa Jalan Pulang
د لخوا تبصره MarBot
bstation retail. silahkan di resync versi manapun, tapi mohon cantumkan uploader aslinya.

تګونه

other
په خپور شو: 2022-07-14
ډاونلوډونه: 41
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 161 کرښې.

Bahkan sekarang aku masih ingat dengan jelas.

Seperti sesuatu yang bukan berasal dari dunia ini.

Kota Emas yang ditinggali oleh bukan hanya manusia,

Begitu luas,

besar,

melampaui batas.

Sesuatu yang mustahil dapat kami gapai.

Panas.

Menurut rumor, ada Kota Emas di dalam Abyss.

Ya.

Mungkin ada orang yang melihat ini lalu mengirim berita dengan balon.

Bangunan macam apa ini?

Hati-hati.

Maaf.

Seperti terbuat dari semacam kristal.

Kamu tidak terluka, kan?

Ya.

Lihat! Di sana ada yang bercampur dengan bangunan!

Wah, apa ini?

Bagaimana bisa terbentuk begini?

Apa ini bangunan kuno yang tenggelam sampai ke sini?

Apa seluruh kota jadi membatu?

Atau sekadar fatamorgana yang diciptakan oleh kristal?

Aku sama sekali tidak mengerti.

Sebenarnya tempat apa ini?

Riko, maaf mengganggu kesenanganmu.

Banyak "aliran kesadaran" yang sedang berkumpul.

Di sini berbahaya.

Ayo kita cari tempat untuk berkemah.

Ya.

Nanachi.

Kamu punya kertas besar, tidak?

Mulai dari sini kita harus membuat peta sendiri.

Memangnya tidak ada arahan dari surat ibumu?

Tidak ada.

Kebanyakan cuma soal makanan.

Berarti kita harus bertualang untuk mencari tahu sendiri, ya?

Karena aku bisa melihat pergerakan medan gaya,

biar aku yang jalan di depan, ya.

Kamu yang memberi perintah, ya, Komandan.

Komandan...

Reg, bagaimana lukamu?

Apa kamu bisa jaga belakang?

Tentu.

Serahkan padaku.

Omong-omong, kita bertiga ditambah satu bisa sampai sejauh ini dengan selamat, ya.

Bukankah itu berarti Peluit Putih juga tidak datang sendirian ke sini?

Yah, bisa dibilang mereka itu golongan yang suka membuat aturan sendiri.

Nanti kita tanya ke Peluit Putih yang kita temui selanjutnya!

Jangan mengawur.

Mereka pasti sekumpulan berandalan.

Kedalaman lapisan keenam.

"Batas mutlak" yang tidak ada jalan pulang bagi manusia.

Naga-Turbinid.

"Mereka memiliki sisik beracun yang akan pecah bila diserang.

Namun, pejantan bertarung dengan agresif antara satu sama lain."

"Mereka begitu gigih dan bisa bergerak tiga dimensi tanpa memedulikan kutukan."

- Apa kita bisa lewat? - "Di lapisan keenam,

ada satu ekor yang bahayanya setingkat dengan gerombolan Amarantin-Penipu."

Jangan lewat situ!

Kalau itu...

Mungkin mereka Mizoujack.

Katanya mereka jinak dan suka tinggal di dekat geotermal.

Geotermal?

Aku tidak lihat tempat yang seperti itu.

Mereka rasanya bagaimana?

Katanya telur mereka yang baru keluar itu lezat sekali.

Hei, lihat ini!

Ini telur, kan?

Telurnya bergerak!

Itu bukan telur yang baru keluar.

Bahkan ibuku saja belum pernah makan telur yang mau menetas!

Kamu mau makan ini?

Cahaya apa itu?

Apa?

Ini gas beracun.

Jangan dihirup!

Apa itu?

Kita harus lari!

Kabur!

Jadi, itu yang namanya geotermal?

Kenapa bikin sarang di tempat seperti itu?

Terlihat seperti gelembung raksasa, ya.

Kenapa kamu malah terlihat senang?

Jreng!

Setelah kejadian tadi pun masih tidak pecah.

Kuat amat.

Bagaimana?

Sepertinya bisa direbus.

(Karena tidak tahu harus diapakan, jadinya direbus saja)

Perutku keroncongan.

Cepat buka.

Sudah direbus pun masih hidup?

Seharusnya sudah mati.

Hanya refleks otot saja.

Mungkin kalau cuma direbus saja, tidak akan mematikan ototnya.

Tubuh mereka terbuat dari apa?

Aku menginginkan yang masih segar.

Kamu serius?

Mau mencobanya?

Di dalam mulut pun masih bergerak.

Bagaimana?

Riko, silakan kamu coba juga.

Hei.

Kalau menurutmu enak, mungkin kita bisa ambil lagi.

Apa? Maksudmu apa?

Riko! Aku tidak mau makan itu!

Dihancurkan dulu.

Lalu ditaburkan.

Terus digoreng!

Aduh, masih bergerak.

Aromanya sedap sekali.

Lezat!

Kalau sudah terbiasa, jadi enak, kan?

Masih panas?

Panas.

Hore!

Panas...

Ini, minum dulu.

Kalau dipikir-pikir, sepertinya aku pernah memakan ini.

Aku tidak ingat soal itu.

Aku baru ingat.

Waktu di panti asuhan!

Waktu hari peringatan menjelajah...

Entahlah, aku juga lupa.

Ini seperti yang waktu dimasak di botol.

Nat... dia suka sekali sampai ingin ambil punya orang lain.

Nat?

Yang pernah kuceritakan, yang dari Kota Orth.

Begitu.

Dia Nat.

Shiggy, Kiyui.

Ketua.

Mereka semua apa kabarnya, ya?

Mau secemas apa pun, kamu tidak bisa bertemu mereka lagi.

Yah, selama kamu masih di Abyss, kalian tetap punya ikatan sebagai penjelajah.

Kalau kamu secemas itu, bagaimana kalau kirim surat saja?

Benar juga!

Ayo kita kirim surat!

Lapisan keenam di sini, kan?

Kita harus pamer pencapaian besar Tim Riko!

Omong-omong, namanya mau "Tim Riko" saja?

Terlalu simpel.

Pakai itu dulu sampai menemukan yang bagus.

Terkadang kamu suka asal-asalan, Riko.

Namaku saja diambil dari nama anjing.

Memang mirip anjing, kan?

Ini, sudah selesai.

Terima kasih, Nanachi.

Yakin kamu mau menggambar dirimu juga?

Bodoh.

Lagi pula, siapa juga orang yang mau mengejar kita sampai ke sini?

Bagus! Minyak higa untuk menangkal burung dan serangga sudah siap.

Sepertinya berat sebegini sudah cukup.

Ya.

Shiggy pernah bilang,

kemungkinan surat balon yang diterbangkan dari kedalaman sejauh ini sangatlah rendah.

Apakah surat balon sebelumnya sampai pada mereka?

Apakah yang ini juga akan sampai pada mereka?

Abyss itu terkadang jadi tempat pemikiran seseorang mewujudkan dirinya sendiri.

Sekarang!

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left