لومړۍ 200 کرښې.
- Bersiap pendaratan! - Siap, Kapten!
MashaAllah...
- Di sana. - Hati-hati!
- Ke sana, yuk? - Iya, Kapten.
Kenapa ini?
Apa itu?
Rarra, kabur!
Ayo, cepat! Dia makin dekat.
Awas!
Syukurlah.
Dia sudah tidak ada.
Ayo, Kapten!
Aduh.
Kapten, lihat itu.
- Iya, serunya! - Asyik!
Kapten! Apa itu, Kapten?
Kita tersedot.
Tolong!
Assalamu'alaikum sahabat!
Di pagi yang cerah ini. Saat yang tepat, untuk menjelajah alam semesta
bersama roket buatanku.
Dan pasti aku akan ajak Rarra, adikku.
- Rarra! - Iya, Kak Nussa?
Ayo! Mau main ke luar angkasa, enggak?
Mau!
Dan Antta, si kucing gembul kita.
- Ayo cepat! - Antta! Ayo-ayo!
Nussa main dulu, ya, Umma.
Iya, Sayang.
Kalau Umma...
kayaknya enggak mau ikut, deh.
Umma sukanya masak-masak, beres-beres rumah,
sama datang ke pengajian.
- Ayo Umma! Lihat roket terbang. - Umma lihat dari sini saja, ya.
Nah, kalau Abba.
Sudah hampir setahun ini Abba kerja di luar negeri.
Jauh.
Aku inginnya
Abba kerja di sini saja.
Biar bisa bantu aku bikin roket.
Buat kompetisi sains di sekolah nanti.
Iya, sudah tiga tahun berturut-turut, aku selalu juara lomba sains.
Nah, tahun ini aku mau bikin inovasi yang lebih hebat.
Mudah-mudahan, bisa menang lagi.
- Oke, sudah siap. - Siap, siap, siap.
Aku Nussa.
Dan ini ceritaku.
Waduh!
Waduh-waduh, kenapa, tuh?
Aduh!
- Awas! - Aduh.
Ya, jatuh.
Kenapa, tuh?
Nussa! Rarra!
- Iya, Umma. - Apa, Umma?
Abba, nih.
Abba!
Hore, Abba!
Aduh!
- Abba! - Pelan-pelan!
Oh, iya, belum dipasang.
Abba kapan pulang ke Indonesia?
Enaknya kapan, ya?
Rarra kangen banget sama Abba.
- Masa? - Bentar lagi 'kan puasa, Abba.
Itu dengar Abba, kapan?
Iya, bentar lagi 'kan Nussa mau ikut lomba.
Iya. InshaAllah nanti awal Ramadhan, Abba pulang.
- Beneran, Abba? - Beneran, Abba?
Beneran.
- Ya, asyik! - Asyik!
- Abba mau pulang. - Abba mau ketemu Rarra.
- Hore! - Hore!
- Assalamu'allaikum, Nussa! - Siapa itu?
- Wa'alaikumsalaam. - Siapa itu?
- Umma, Abba. - Iya?
Nussa main dulu, ya. Sama Abdul.
- Assalamu'allaikum - Wa'alaikumsalaam.
Hati-hati, ya!
Iya.
Oh, ini yang kurang kencang.
Keren.
Keren bagaimana? Terbang saja belum.
Itu.
- Wah. - Kejar, yuk!
Ayo!
Itu.
Ayo kejar!
Abdul!
Kamu duluan saja.
Enggak apa-apa.
Kita 'kan teman.
Yuk!
Aduh-aduh.
Pelan-pelan, itu harganya mahal!
- Ini di sini? - Iya, betul.
Bibi!
Keren, ya.
Iya.
- Yuk, kita kenalan. - Memang boleh masuk?
- Bibi, aku ke kamar dulu, ya. - Iya, Den.
Telat, deh.
Pak Ucok.
Pak Ucok!
Ayo-ayo!
Pak Ucok!
Amboi, ya amang!
Untung kau tak terlindas tadi.
- Pak Ucok! - Kau Nussa.
Ada apa?
Pak Ucok, mana pesanan Nussa?
Apa?
Iya.
Pak Ucok.
Pesanan Nussa, mana?
- Dinamo. - Apa?
DI-NA-MO!
Oh, iya, ada-ada. Kucari dulu, ya.
Iya, iya.
Taruh di mana, ya?
Perasaanku ada di sini. Tapi enggak ada, ya?
Ini-ini. Spektakuler.
- Sip. - Iya.
Halo, Sobat SAN,
Assalamu'allaikum. Balik lagi sama Syifa di SAN Radio.
Hari ini kita ada kabar gembira.
Di kolam ikan kita, ada penghuni baru.
- Sobat SAN tahu si Kancil, 'kan? - Ini dia.
Itu, ikan mas kesayangan kita.
Si Kancil begitu lihat bayangan gue,
Matanya sudah jelalatan saja, girang banget.
Dia baru saja bertelur, 20 ekor.
- Ini makan, makan! - Banyak banget, ya.
Doain, yuk! Mudah-mudahan, mereka semua sehat-sehat.
Aamiin.
Aamiin.
Dan ada kabar kedua!
Dua minggu lagi, di sekolah kita mau ada...
lomba sains!
- Oh. Iya, iya. - Yang menang
bisa wakilin sekolah kita,
di Ramadhan Science Fair.
Jadi enggak sabar, nih!
Oke!
Syifa pamit dulu, ya.
- Syifa, Syifa. - Habis ini, kita akan ada...
Oke, oke.
Oh, masih ada satu lagi, nih.
Kabar dari juara bertahan kita...
Nussa!
Kok, Nussa?
Abdul mana?
Nanti ketika istirahat, Nussa
mau luncurin roketnya di lapangan.
- Jangan lupa datang, ya! - Wah.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
- Iya... - Aku datang, ah.
Ayo, masuk semua! lu enggak dengar itu, bel sudah bunyi.
Ayo masuk-masuk! Itu yang di pojok, ngapain nyerompot saja kayak kiong lu!
Ayo masuk!
Bu Guru, Bu Guru.
- Diam! - Enak, nih.
Ada Bu Anggi.
Nanti makan sama-sama, ya.
Bersiap!
Beri salam!
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Wa'alaikumsalaam warahmatullahi wabarakatuh.
Anak-anak sebelum memulai pelajaran hari ini, Ibu mau ngasih pengumuman.
Hari ini kita kedatangan teman baru.
- Ayo, Jonni. Perkenalkan diri kamu dulu. - Siapa itu?
Halo, aku Jonni.
Ayo, disapa teman barunya.
Halo, Jonni.
Nussa!
Ini 'kan anak yang kemarin.
Jonni ini, sering juara lomba sains di sekolah lamanya.
- Wah. - Wah, dia pintar.
Sebentar lagi di sekolah kita 'kan juga bakal ada lomba sains.
Ibu harap, kamu juga bisa ikut.
- Ya? - Oke.
Bisa jadi saingan kamu, nih.
Asyik! Bel, ayo-ayo!
- Sebentar. Ke kantin saja, yuk. - Iya.
Si Jonni!
Jonni!
Kelihatannya berat benar bawaannya, sampai keluar urat kayaknya lu.
Babeh Jaelani bantuin, ya?
Begitu, dong. Bawa koper segini masa enggak kuat.
Itu koper jalan sendiri?
Ada sopirnya apa di dalamnya?
Keren juga, ya.
Bagaimana itu? Bisa terbuka sendiri.
- Pinjam, boleh? - Hei.
- Mau apa? Pada kumpul. - Babeh!
Jangan pegang-pegang. Nanti rusak.
- Lihat-lihat saja. - Itu remote-nya, ya?
Selamat datang.
Sekarang, saatnya meluncur.
Subhanallah, dia bisa terbang, itu roket.
No comments yet. Be the first to leave one.