د خپرونې معلومات

I'm a Pet At Dali Temple E12
د لخوا تبصره marimar

تګونه

other
په خپور شو: 2019-05-12
ډاونلوډونه: 27
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 199 کرښې.

Kamu hanya perlu ke sini menyerahkan batu lima warna itu padaku, dan aku akan melepaskan kalian semua.

Kamu...

The Fish In My Embrace ♥Xu Kai Cheng♥

I'm a Pet at Dali Temple

~ Episode 12 ~

Aku tahu.

Itu Nyonya Du.

Aku pikir itu mimpi.

Aku...

Aku...

Aku bisa meloncat dengan ringan.

Bukan bisa meloncat dengan ringan.

Tapi karena ada hubungannya dengan batu lima warna.

Mendapatkan satu lagi,

membuat prilakumu makin seperti kucing.

Kamu...

kamu benar-benar monster.

Kamu...

kamu itu yang monster.

Tapi,

hari aku akan mengumpulkan semua batu lima warnanya semakin dekat.

Tuan,

karena kesehatan Nona Ru telah sepenuhnya pulih,

maka sekarang,

kita harus sesegera mungkin pergi mencari rumput hantu itu.

Karena,

siklus hidup rumput hantu relatif pendek,

jadi kita harus manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.

Aku menemukan ini di kamar Nyonya Du,

ada dua peta.

Pasti ada banyak petunjuk di sini.

Xuan Yu,

kita akan berpencar dari sini untuk mencari.

Kamu dan Zhang Hen ke arah sana,

aku dan Xiao Lan ke arah sini.

Kalau kalian sudah menemukannya, kita bertemu lagi di sini.

Ya.

Ayo.

Ayo.

Akankah terjadi sesuatu?

Kamu tidak percaya padaku?

Tentu saja aku percaya.

Tapi,

apakah kita akan terpisah dalam perjalanan ini?

Aku tidak akan membiarkanmu terpisah dariku.

Tidak ada satu pun di sini.

Zhang Hen bilang, rumput hantu ini,

biasanya tumbuh di tempat yang gelap di area pekuburan.

Tempat ini,

sepertinya cocok.

Tapi tidak ada tanda-tanda adanya rumput hantu.

Tapi kata Zhang Hen,

siklus hidup rumput hantu relatif pendek,

bagaimana kalau ternyata saat ini sudah lewat masa tumbuhnya?

Kita harus mencari tempat untuk bermalam malam ini.

Ada gua di sana.

Kita harus bermalam di sana malam ini.

Bermalam?

Bagaimana kamu bisa mengatakannya dengan santai?

Menyebalkan.

Ayo.

Kenapa berdiri saja di sana?

Kita lumayan beruntung.

Pasti sebelumnya ada yang ke sini,

makanya masih ada sisa kayu bakar.

Hari itu dia hanya sebentar...

mengatakan sesuatu tentang apa yang bisa dia lakukan tanpaku.

Apa sebenarnya artinya?

- Kamu... - Kamu...

- Aku... - Aku...

Apa kamu pernah memikirkan,

pada saat kamu mendapatkan rumput hantu itu, dan menyembuhkan racun dalam tubuhmu,

apa ada hal khusus yang ingin kamu lakukan?

Hal-hal yang akan datang,

aku akan menunggu saatnya tiba.

Bisakah kamu lebih terbuka,

dan memberikan dirimu sedikit harapan?

Atau mungkin,

kamu tidak ingin tahu, bagaimana segala hal akan terjadi nanti?

Hal-hal yang tidak bisa diprediksi,

kenapa aku harus memikirkannya?

Bagaimana dengan ini.

Aku bisa meramal telapak tangan.

Aku beritahu kamu ya,

jangan meremehkanku sebagai guru Yin Yang.

Aku juga mahir membaca garis tangan.

Kesinikan tanganmu.

Sini.

Bukannya kamu bilang mau meramal telapak tanganku?

Garis tanganmu begitu banyak,

aku harus merasakan agar bisa membacanya.

Baiklah.

Kali ini serius.

Garis hidupmu cukup panjang,

kamu akan hidup lama.

Urusan kali ini,

bukanlah suatu masalah.

Wah.

Ya Tuhan, bagaimana bisa ada orang sepertimu.

Kenapa garis pemikiranmu begitu pendek.

Kamu itu yang garis pemikirannya pendek.

Aku cuma bercanda.

Sebenarnya, aku memang belajar dari kakekku.

Aku beritahu kamu,

kakekku benar-benar hebat.

Dia tahu banyak tentang takdir.

Kamu dan kakekmu,

sepertinya memiliki hubungan yang baik.

Tentu saja.

Kakekku adalah orang terdekatku,

tidak seperti kamu dan ayahmu...

Maaf.

Sebenarnya,

waktu itu,

aku tidak sengaja mendengar percakapan kalian.

Aku...

aku hanya kebetulan lewat.

Aku dengar kamu membicarakan ibumu...

yang mana aku merasa sedikit aneh.

Jangan salah paham.

Aku tidak ada niat lain.

Hanya sedikit yang bisa diceritakan tentang aku dan ibuku.

Aku ingat waktu kecil,

inang pengasuhku memberitahuku,

bahwa ada racun di dalam tubuhku,

disebabkan karena takdir ibuku.

Lalu,

apa kamu pernah bertanya kenapa?

Sebelum aku memiliki kesempatan untuk bertanya,

hal ini diketahui oleh ayahku.

Ayahku,

memukulinya dengan keras.

Sejak saat itu,

tidak ada lagi yang berani membicarakan ibuku di depanku.

Tidak heran,

kamu masih tetap mencari ibumu.

Batu lima warna ini,

adalah satu-satunya peninggalan ibuku untukku.

Selain ini,

tidak ada lagi hal yang lainnya.

Sebenarnya tadinya aku berpikir, jika aku pergi ke Qingshui zhai,

aku bisa menggunakan batu lima warna ini,

untuk mendapatkan informasi.

Tapi sekarang,

Nyonya Du, orang yang paham tentang batu lima warna ini telah tewas.

Ini mungkin yang menjadi takdir ibuku dan aku.

Ini milikmu sekarang.

Tapi,

katamu kamu akan memberikannya, setelah aku mendapatkan kelimanya.

Kamu lebih membutuhkannya daripada aku.

Ambil saja.

Kali ini,

ketika kamu dalam bahaya,

bukankah ini akan membantu pemulihanmu dengan lebih cepat?

Aku tidak mau.

Batu ini adalah satu-satunya peninggalan ibumu untukmu.

Tapi bagiku,

kamu sama pentingnya dengan ibuku.

Ini...

Ayo kita lihat dulu.

Ya.

Tempat ini,

sepertinya aku mengenal tempat ini.

Dalam alam semesta empat lautan,

langit dan bumi bertukar tempat.

Reinkarnasi hidup dan mati,

hanya jiwa kucing yang bisa menyelesaikannya.

Jadi ini tempatnya.

Ada apa?

Mantra pada guci ini,

adalah mantra yang aku baca ketika aku kembali ke waktu di tempat ini.

Bukankah ini berarti tempat ini adalah gerbang untukku kembali pulang?

Ini artinya,

selama energinya cukup,

tidak membutuhkan kelima batu,

untukmu bisa kembali pulang.

Selamat.

Saatnya akhirnya tiba.

Tapi,

tapi aku belum siap mental.

Coba kau pikir,

seperti Xuan Yu, Zhang Hen,

jika mereka tidak melihatku, mereka akan sangat sedih.

Iya kan?

Sebenarnya,

orang yang tidak ingin aku tinggalkan itu adalah kamu...

Qing Mo Yan.

Kamu hanya perlu katakan padaku,

kalau kamu ingin aku tetap di sini,

maka aku tidak akan pergi.

Sudah.

Tidak usah memikirkan itu.

Bukankah kamu selalu bilang ingin kembali pulang?

Di sini bukan tempatmu.

Kembalilah.

~

~ h

~ ha

~ hac

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left