لومړۍ 200 کرښې.
Kisahmu adalah kisah yang aneh.
Aku ingin mendengarnya dari mulutmu.
Kamu bukan lagi gembala.
Namamu adalah Alexander, Pangeran Troy.
Kamu buat kesalahan besar.
Aku melihatnya di matanya.
Troy mengontrol selat dari Asia, jadi semua orang menginginkannya.
Selamat datang di dunia, Pangeran.
Ratu mengirim permintaan maafnya.
Dia tidak akan turun untuk ucapkan selamat tinggal.
Lihat bahwa itu dimuat dengan hati-hati ke kapal.
Para dewa jangan lupa.
Acara ini berisi adegan-adegan yang mungkin membuat beberapa penonton merasa kesal dan adegan kekerasan grafis
Dimana dia? Sudah kubilang, dia membawanya.
Itu tidak mungkin!
Aku tidak akan dipermalukan.
Kirim pesan ke saudaraku.
Apa itu benar
Dia membawanya tepat di jalan seperti pengantinnya.
Dimana mereka?
Mereka sedang istirahat dari perjalanan. Mereka datang menemuiku nanti.
Apa itu yang kupikirkan?
Beritahu mereka.
Dia mencurinya dengan peti.
Kami tidak tahu dia ada di dalam sampai kami berlayar.
Aku coba membujuknya untuk mengembalikannya.
Dia mengancam akan melemparkanku ke laut.
Dia mengaku mencintainya.
Bagaimana mungkin kamu tidak perhatikan apa yang sedang terjadi?
Aku minta maaf, tuan putri
Aku seharusnya sudah meramalkan itu, selagi Raja Sparta menguburkan ayahnya,
Putra barumu mencoba tidur dengan istrinya.
Jangan kamu gunakan nada seperti itu!
Kami serahkan dia dalam tanggung jawabmu!
Sekarang, Menelaus akan tahu mereka kawin lari.
Dia akan memberitahu saudaranya.
Agamemnon tidak butuh alasan untuk bertempur.
Dia harus dipulangkan, sebelum mereka melakukan sesuatu yang bodoh.
Andromache benar.
Agamemnon akan mengumpulkan semua raja Yunani.
Kita tidak bisa buang waktu.
Kita akan kirimkan pesan bahwa kita menyesal atas ketidaksopanan ini,
kembalikan Helen, dan kirim hadiah dari kita.
Kenapa aku harus tunduk padanya?
Kita membuat kota ini makmur melalui keringat dan darah.
Kota ini tidak tunduk pada siapa pun. Dan akan terus begitu.
Kebanggaanmu bisa mendapat satu pukulan
jika ingin menyelamatkan kota dari bahaya yang akan datang.
Dia harus dikembalikan, Priam.
Tinggalkan kami.
Maafkan saya, Yang Mulia.
Ratu Spartan meminta bertemu.
Tidak, kukatakan nanti.
Tuanku. Nyonya.
Jika nasibku ditentukan, aku ingin kamu dengarkan aku terlebih dahulu.
Kamu punya keberanian, Nyonya.
Aku dengar...
Ratuku...
bahwa kamu memerintah Troy bersama suamimu,
bahwa, di kota ini, pria dan wanita sama dalam hal rasa hormat dan kekuasaan.
Aku dengan rendah hati mengklaim rasa hormat itu sekarang.
Aku menikah di usia 14 tahun melawan kehendakku
pada seorang pria yang belum pernah kutemui dan takkan pernah mencintai.
Tak satu momen pun aku bahagia dengan Menelaus.
Aku tidak memilihnya. Aku takkan pernah.
Aku memang memilih...
untuk bersama anakmu.
Aku bukan milik.
Aku seorang wanita.
Aku pikir, aku merasa,
dan aku di sini karena aku ingin.
Agamemnon menuntut agar Odysseus bergabung dengannya untuk mendukung saudaranya.
Aku sudah bilang, raja kita terganggu ..
Biar aku menemuinya.
Dia tidak ingin menemui siapa pun.
Nyonya! Senang bertemu denganmu lagi.
Kamu mencari suamiku?
Iya. Dia dan pasukannya diharuskan untuk ikut berperang melawan Troy.
Aku membaca surat-suratmu.
Pangeran Trojan telah menghina seluruh Yunani.
Itulah sebabnya seluruh Yunani harus menolaknya.
Minggu lalu, Odysseus menderita demam yang menjalar hingga otaknya.
Aku menyesal mendengarnya.
Dia takkan bicara padaku.
- Kepada siapa pun. - Bawa aku padanya.
Dia membajaknya siang dan malam.
Odysseus! Itu Diomedes, teman lamamu.
Tidak ada gunanya dia ikut perang. Apa gunanya dia?
Mungkin.
Mungkin dia memang licik seperti sebelumnya.
Mungkin kalian berdua.
Odysseus! Tidak!
Odysseus! Berhenti!
Kamu tidak begitu marah.
Telemachus...
Kamulah sang pria di rumah sekarang.
Jaga ibumu dan kakakmu. Kamu harus.
Kemari.
Ayo pergi!
Pertama, selamat datang, anakku.
Terima kasih ayah.
Kamu tentunya mengerti...
apa yang terjadi di antara kalian bukan hanya masalah pribadi.
Tindakanmu bersifat politis karena siapa diri kalian.
- Ayah, dengarkan aku... - Kami mengirimmu, Alexander...
... dalam sebuah misi diplomasi.
Ada suara yang mendukung mengembalikan sang ratu.
Kamu berani... aku akan ikut bersamanya.
- Duduk. - Kamu takkan pernah melihatku lagi.
Duduk!
Alexander, tercinta...
..duduklah.
Kau putra kami.
Apa pun yg kami rasakan terkait hal ini, kami mencintai dan membelamu.
Karena itu, kita akan cari kesepakatan dengan teman-teman Yunani kita.
Kami akan menjaga ratu.
Tapi mengirimkan duta besar dengan hadiah Troy
itu akan lebih dari cocok dengan apa yang kamu bawa dari Sparta.
Semoga kedutaan kita tiba sebelum murka Yunani berubah menjadi tindakan.
Siapa tahu, ini bahkan dapat memperkuat ikatan, bukan menghancurkannya.
Ini takkan berfungsi.
Kamu pasti tahu Yunani, mereka takkan terima emas sebagai pengganti ratu.
Dia adalah tubuh dan simbol.
Mereka hanya akan melemparkannya kembali ke wajahmu.
Inilah keputusanku dan ratu.
Sementara itu, Helen harus diperlakukan sebagai tamu kita,
dan teman terdekat.
Agamemnon, dia tiba.
Kamu terlambat.
Suratmu tidak sampai padaku.
Trik Hermes.
Sekarang kita sudah lengkap!
Tak ada lagi penundaan!
Trik Hermes? Trik Penelope, lebih tepatnya.
Ajax, apa yg kamu tahu tentang wanita?
Tetaplah berjuang dan meludah.
Siapa lagi yang datang?
Sudah ada semua.
Kekasih dan pembela Yunani,
sebagaimana kutahu, itu kamu.
Dan ahli strategi terbaik yang kita miliki.
Kamu tak perlu aku mengembalikan pelacur ke ranjang pernikahannya.
Kamu mengagumi Helen sama seperti kita semua.
Aku ingat kamu berjuang untuknya.
Kita semua melakukannya.
Dan lihat siapa memenangkannya.
Tidak ada perang yang harus diperjuangkan untuk orang seperti itu.
Dengan mencuri Helen, pangeran Trojan itu menghina kita semua.
Bukan cuma tentang gadis itu, kan, Nestor?
Apa itu Achilles?
Iya. Dia ada di sini juga.
Odysseus, mari kita jalan-jalan.
Aku tahu kita tidak saling cocok di masa lalu.
- Aku hanya ingin katakan... - Lupakan, Tuanku.
Kami punya satu musuh sekarang.
Perang ini tidak akan lama.
Kami bawa ratu kembali....
... lalu kita beri mereka pelajaran.
Para dewa akan memastikannya.
Pasti.
Angin yang kejam.
Berapa lama angin bertiup seperti ini?
Sudah berembus deras sejak kami datang.
- Akan berubah. - Jika tidak...
Kita tak bisa berlayar dengan kondisi ini.
Apa kamu memberikan persembahan kepada dewi?
Dalam ketergesahan amarah, ritual mungkin telah diabaikan.
- Dia tersinggung. - Pelanggaran itu melawan kita.
Angin akan berubah.
Temui pendeta dan peramal.
Berikan persembahan burung kepada sang dewi.
Sekarang.
Tentunya Artemis akan mengerti.
Artemis, terimalah ikrar penyesalan ini atas kelupaan kita.
Huntress, kurangi amarahmu.
Tolong, tunjukkan belas kasihan.
Beritahu kami keinginanmu.
Apa pun yang kamu inginkan, kami akan laksanakan.
Apa yang terjadi?
Dia menuntut...
Bicaralah, bung. Apa itu?
Dia menuntut
pengorbanan seekor merpati, lebih murni dari yang murni.
Aku berusaha. Aku ambil seekor merpati putih di tanganku,
memotong tenggorokannya, tetapi dia hanya tertawa.
Dia berkata, "Maksudku, itu bukan merpati."
Merpati yang dia inginkan adalah manusia.
Manusia?
Putrimu.
Ini akan ditolak. Coba lagi.
- Saudaraku... - Jangan katakan apapun.
Pasti ada jalan.
Sang dewi jelas.
Kenapa?
Kenapa menuntut itu? Membunuh putriku sendiri. Kenapa?
agar kamu bisa lihat mata Trojan saat menghancurkan kotanya,
dan sadar bahwa tak ada derita mereka yang sebanding dengan deritamu di sini.
- Keadilan macam apa itu? - Keadilan perang, Tuanku.
Maka kita tidak akan ke Troy. Kamu akan membuat kami terlihat seperti pengecut.
- Maka serahkan saja anakmu! - Hermione bukan yg diminta.
No comments yet. Be the first to leave one.