لومړۍ 200 کرښې.
"Aku binatang yang berbahaya."
"Saat tanganku menyentuhmu,..."
"...kau bakal menjadi kegelapan yang tidak diketahui."
"Di ujung cabang yang gemetar,..."
(Si Hyun, putra sulung keluarga JK Group)
"Kau mekar tanpa..."
"...nama apapun..."
"...lalu menjadi layu."
"Kegelapan yang tidak diketahui inilah yang membuatmu teringin menangis..."
"Hingga terang oleh kenangan itu."
"Dan aku menangis semalaman."
"Jeritanku akhirnya menjadi..."
"...angin puyuh semalam..."
"...dan mengguncang menara itu."
(Se Joo, hidup tak serba salah)
(Satu-satunya kata bijak dalam ahasa Inggris yang ia ketahui cuma cinta dan seks.)
"Berarti bakal menjadi retak saat menembus batu."
"Di selubung..."
"...untuk..."
"...pendampingku."
Tepuk tangan.
Katanya dia menyukaiku,...
...terus kenapa dia melakukannya?
Seka dulu air matamu. Pakailah sapu tanganku.
Lupakan semuanya, dan ingatlah kalau dia sudah mati.
Mana kau tahu kalau misal dia bakal muncul lagi.
Tolong katakan padanya...
...bahwa aku akan menunggunya tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan.
Apa maksudmu? Dia ada ujian masuk perguruan tinggi. Kau tak bisa...
Apa sayangku...
...seorang siswa SMA?
Dia ikut ujian sebanyak 3x.
Kalau dia gagal lagi, dia bakal berimbas ke wamil.
Begitu.
Aku bakal menengoknya saja.
Hei, apa maksudmu itu?
Kau wanita sempurna, jadi jangan baper memikirkannya.
Aku jadi tercengang.
Mencintai seseorang...
...kau tak pernah, 'kan?
Emosi yang mempengaruhi seluruh hidupmu...
...tidak datang begitu sering.
Baguslah kalau gitu.
Kau ada kenangan.
Ya.
Dasar brengsek.
Sudah berapa banyak wanita yang ia sakiti?
Bukan cuma aku berarti.
Tapi kurasa kau itu istimewa baginya.
Dia menyuruhku berpesan padamu. Dia mau kau bahagia...
...tanpa bertemu pria seperti dia.
Dia memang pria buruk,...
...tapi aku cinta padanya.
Kalau begitu...
Jaga diri.
Sebentar.
Maafkan aku.
Dia terlihat mengerikan.
Kenapa kau melakukannya?
Dia lucu.
Bersulang.
Kuharap bisa bertemu denganmu lagi.
Aku tak tahan.
Bisa jadi, saat kau pikir tentang ibumu.
Makanya kusingkirkan.
Siapa pun dia.
Terima kasih sudah membacanya untuk kami.
"Bisa aku tidur di rumahmu..."
Wow, Anda langsung menggoda dia.
Apa?/ Lihat saja judulnya.
Anda jelas menggoda dia. Bukan?
Bukan bait seperti itu. Terima kasih.
Soo Ji, kau itu suka seni, jadi kau tak suka sastra.
Aku di situ terbaik.
Dah.
Bu Guru.
Aku sedari tadi memikirkan,...
...ternyata aku tak punya waktu buat membaca.
Aku meluangkan waktuku buat Soo Ji.
Aku hanya melihat wajahnya, dan waktu berlalu.
Kenapa, sih? Jangan di depan guru, dong.
Kenapa?
Anda mau melihat kami berciuman?
Jangan dipedulikan.
Fokus saja padaku.
Kau lihat? Dia cemburu.
Dia menyukaimu. Astaga./ Bukannya kau yang cemburu?
Soo Ji, kau itu sedang mengolok-olok guru Sastra Korea?
Kenapa kau di sini?
Buat melihatmu.
Dasar gila. Sinikan permenku. Buka mulutmu.
Kuberikan pada kalian.
Kemarin kalian tak datang.
Wali kelas kita baik banget.
Kau harus belajar.
Mendiang ibumu pasti bakal sedih.
Aku cuma bercanda.
Aku ini apa? Aku rangking terakhir lagi.
Kau senang?
Aku juga cuma bercanda. Dasar sampah.
Kau itu berlebihan. Bagaimana kalau kau terluka?
Kau tadi juga. Kenapa kita harus tahan dengan itu?
Kalian bisanya bertengkar terus.
Kenapa harus bertengkar? Aku cinta padamu.
Kau kenapa? Kubunuh kau.
Awas./ Alat musikku.
(Hari Kelulusan SMA Joosung)
Ini
Jin Young, Sung Joo, selamat./ Bu Guru.
Bu Guru, bolehkah aku sering-sering berkunjung?
Kenapa harus malu?
Kita ketemu di luar. Ibu traktir minum.
Ayo foto./ Boleh?
Kalian asik berfoto.
Boleh aku gabung juga?
Dasar dia.
Ketua Kelas, ibumu bakal datang kemari?
Ibuku agak sibuk.
SMS saja dia.
Cuma dia yang memilih menentangnya,...
...tapi akhirnya aku dipromosikan.
Dia tidak akan peduli, tapi aku akan memberitahunya juga.
Benarkah? Ayahmu dipenjara,...
...dan dia mengurus rumah sakit sendirian.
Lakukanlah yang dia katakan.
Kau bakal menjadi apa? Kau tak bisa menjadi pianis.
Bukan piano, tapi aku bermain cello.
Belajar yang banyak, dan jadilah guru.
Belakangan ini, pria tak mau menikah sama wanita pengangguran.
Kau takkan tahu apa yang bakal terjadi.
Aku tak suka guru.
Aigoo, Si Hyun.
Wakil Ketua Kelas, ayahmu akan ada di sini?
Tentu tidak.
Anakmu nanti mirip siapa?
Kalau tak mirip aku, pasti bakal menggemaskan.
Pasti tak mirip kau./ Apa?
Iya 'kan?
Kau tak pernah tahu.
Hubungi aku kalau ada keperluan.
Rumah sakit ayahku akan selalu melayani.
Kau...
Aigoo, selamat datang, Nyonya dan Pak Ketua, silakan duduk.
Ke mana bulan madunya?/Bali.
Sampai jumpa./Terima kasih.
Memang penting untuk mengamati bentuknya,...
...tapi kau juga harus merasakan intinya.
Rasakan teksturnya,...
...bagaimana batang dan daunnya terasa.
Rasanya lembut.
Kelopak. Bagaimana di setiap kelopak terasa...
Kau tak apa?
Aku suka pada Anda.
Anda juga suka padaku?
Ya.
Ini rasa tulusku.
Bisakah Anda tetap setia?
Sadarlah, dan belajarlah.
Kau suka menggoda, mengejar orang dewasa dan sebagainya.
Terima kasih.
Rasanya tak tulus.
Ah, berlebihan.
Ah.
Bunganya hampir secantik dirimu.
Siapa ibumu?
Kau datang, Se Joo.
Kuberitahu Sekretaris Lee agar kau tak datang.
Ketua Dewan itu bilang pada seorang siswa...
...agar tak menghadiri upacara wisuda sendiri?
Ini kesempatan untuk membuat kenangan menakjubkan.
Wanita duluan.
Wanita. Wanita duluan.
Lalu bisakah berbagi lift pada seseorang yang agak canggung?
Naik ke atas.
Kami akan memulai upacara wisuda ke-18 SMA Joosung.
Pertama, kita akan menyanyikan lagu kebangsaan kita.
Lagu kebangsaan.
Laut Timur dan Gunung Baekdu
Guru Sastra Korea dan Guru Seni bakal menikah.
Tapi Guru Sastra Korea pacaran dengan wali kelas kita.
Benarkah?
Kalau infomu salah, motormu bakal jadi punyaku.
Bagaimana kalau kita nonton film?
Menurut kalian tak salah jika si penipu dipromosikan?
Aku taruh kamera untuk memata-matainya.
Itu ekspos?
Tidak, balas dendam.
Aku lebih suka melodrama.
Tapi...
Wow, astaga.
Aku urus ini dan kuselesaikan untukmu.
Apa judulnya?
"Berperilaku Seperti Pria Sejati,..."
"...Dan Kutembak Kau."
Satu, dua...
...tiga.
Astaga./ Apa itu?
Apa yang kaulakukan? Bagaimana kalau kita terciduk?
Nakal sekali.
Astaga./ Mana mungkin.
No comments yet. Be the first to leave one.