لومړۍ 200 کرښې.
"Mengetuk"
Aku terkejut.
"Seseorang mengetuk pintu dan tidak masuk"
Siapa?
Ibuku memiliki tangan yang cantik. Tunjukkan tanganmu.
Itu harimau.
- Dingin sekali. - Dia besar sekali.
- Dia kenapa? - Dingin sekali.
- Dia kenapa? - Dingin sekali.
Kamu kenapa?
Jang Hoon.
Tolong beri aku pelukan.
Besok hari terdingin di tahun ini.
Ini disebut musim terdingin.
Tolong peluk aku. Dingin sekali.
Peluk aku.
Dingin sekali.
Dingin sekali.
Tolong peluk aku.
Sekarang lebih hangat.
- Dia memeluk Ho Dong. - Dingin sekali.
Kenapa kamu terobsesi untuk terlihat lucu?
Pergilah.
Ke sini.
Aku punya sesuatu untukmu.
- Untukku? - Ya.
- Apa itu? - Tempelkan ini di bajumu.
- Ini penghangat. - Aku tadi menggunakannya.
- Di kulitku? - Seharusnya tidak ditempel.
Seharusnya jangan di kulit.
- Sakit. - Astaga.
Seharusnya kamu tempelkan di pakaian dalam.
Jangan pernah menempelkan langsung di kulitmu.
Seharusnya jangan tempelkan ke kulitmu.
Seragamku melar sekarang.
Apa kalian mencium aroma samgyeopsal?
- Maksudmu apa? - Kulitku terbakar.
- Seharusnya jangan dibiarkan. - Kulitmu akan terbakar.
Kamu harus matang dalam suhu rendah.
Dia seharusnya tidak matang dengan suhu tinggi.
- Berhenti mengganggu Ho Dong. - Dingin sekali.
- Kenapa? - Dingin sekali.
Ho Dong belakangan ini bahkan tidak makan teratur.
Dia bahkan tidak makan sup pangsit.
- Dia bahkan tidak makan camilan. - Benar.
Apa yang kamu makan?
Dia hanya menua.
- Dia sudah tua. - Astaga. Itu buruk.
Berhenti membuatku kesal.
Aku mulai merasa hangat karena kesal.
Kalian juga harus hangat.
Jang Hoon pergi ke sauna lima tahun yang lalu.
Temanku melihat Jang Hoon.
Dia lalu menghubungiku.
- Sauna? - Dia mengatakan ini.
"Jang Hoon hanya bertubuh tinggi."
"Tertawa"
Jang Hoon sipit.
Apa maksudnya?
- Jang Hoon tinggi. - Dingin sekali.
Sangat dingin saat itu.
Makin hangat sekarang.
Aku tidak bisa
memperlihatkan kepada kalian.
Berdirilah di kursi.
- Kamu mau aku melakukan itu? - Berdirilah di kursi.
Naik ke kursi. Kamu bahkan akan lebih tinggi.
- Berhasil. - Astaga.
Kita buat semuanya hangat sekarang.
"Ruang kelas menjadi hangat karena gosip"
Apa kita akan membuat mereka kesal?
Sebenarnya ada rumor seputar Kyung Hoon.
Kyung Hoon melakukan sinkronisasi bibir di konser.
Aku pergi ke konsernya dua tahun lalu.
Kamu menghancurkan karierku.
- Itu rumor salah? - Ya.
Berarti kamu merekam bagian ini?
- Astaga. - Kalian lucu.
Ini tidak benar.
Kamu merekam "Pengawal juga harus menyanyi" juga?
- Kamu merekam bagian itu juga? - Tidak.
- Apa kamu melakukannya sekarang? - Tidak mungkin.
- Kamu berbicara omong kosong. - Kamu pernah melakukannya?
Pernah, tapi aku tidak pernah sinkronisasi bibir selama konserku.
Adakalanya aku harus melakukannya.
Hanya ada beberapa kali aku harus melakukan sinkronisasi bibir.
Kamu hebat. Kamu terdengar seperti CD.
Kamu memutar CD-mu?
"Dia terjebak"
Mungkin ini terjadi.
Saat kamu menyanyi di konser,
penggemarmu berteriak "Kamu terdengar seperti rekamanmu."
Kamu bilang, "Bagaimana kamu bisa tahu?"
Kamu merasa hangat sekarang?
Rasanya panas seperti musim panas.
Bahkan telingaku terasa hangat sekarang.
Kamu sangat sensitif terhadap lelucon kita.
Aku takut.
"Dia tersandung"
- Kamu salah masuk kelas. - Dia menakutkan sekali.
Dia sangat menakutkan.
Apa ini?
- Halo. - Wajahnya mungil sekali.
- Halo. - Aku bisa membunuh kalian semua
hanya dengan tatapan mataku yang tajam.
Aku sang ratu rating.
Aku Lee Yu Ri.
"Ratu rating pemirsa, Lee Yu Ri"
"Jang Bo Ri ada di sini".
Dia Yeon Min Jung.
- "Jang Bo Ri ada di sini". - Senang bertemu kalian semua.
- Senang bertemu denganmu juga. - Senang bertemu denganmu.
- Dengan siapa kamu berbicara? - Siapa?
Ho Dong. Lama tidak bertemu.
- Kamu tidak ingat aku? - Dia meniru Choi Min Sik?
Dia terdengar seperti Choi Min Sik.
"Aku ayahmu."
- Ho Dong. - Ya?
Saat itu aku sudah berusaha keras. Aku memuat sepuluh permen ke mulut,
tapi kamu memperlakukan aku
- seolah tidak terlihat. - Apa maksudmu?
Semoga kamu tidak akan memperlakukan aku dengan buruk hari ini.
Aku akan menyingkirkan
semua lemakmu.
"Tiup"
Sepertinya mereka teman dekat.
Dia menyiapkan banyak hal.
Senang bertemu kalian semua.
- Dia seperti Yeon Min Jung. - Benar.
Dalam kehidupan nyata, aku bukan wanita yang kuat.
Ada banyak sisi diriku yang ingin kutunjukkan kepada kalian.
- Apa saja? - Beri tahu kami.
Aku sebenarnya manis
dan cantik.
Kamu bahkan lebih menakutkan sekarang.
- Berhenti. Kami jadi lebih takut. - Tunggu.
Lebih baik kamu memarahi kami.
- Ho Dong. - "Manis".
Aku tidak berniat menyentuhmu tadi.
Kamu menakutkan.
- Benar. - Dia menakutkan.
- Marah saja kepada kami. - Apa kamu berakting jadi psikopat?
Dia menyiapkan banyak hal.
Karena aku tamu hari ini,
beri aku banyak pertanyaan.
Apa kamu akan tetap memakai kacamata hitam itu?
- Aku... - Aku jadi teringat sopir taksi.
Aku melewatkan waktu untuk melepaskannya.
Aku hendak melakukan ini tadi.
Aku berniat melepasnya saat melakukan ini tadi.
"Dia gagal mengikuti rencananya"
- Kamu lupa melepasnya? - Ya.
Itu tidak sempurna.
Selamat datang, Yu Ri.
Dia menerima Anugerah Utama
untuk kemampuan akting jahatnya yang sempurna.
Kamu juga menerima Anugerah Utama untuk akting jahatmu?
- Benarkah? - Ya.
Bukankah kamu menerima anugerah untuk akting jahatmu?
- Benarkah? - Dia yang jahat.
kamu penjahat di acara ragam.
Ho Dong dan aku
- berteman dekat. - Bagaimana bisa?
Ada sebuah cerita.
Saat aku masih muda... Kalian tahu " X-Man "?
- Tentu. - Jelas.
Semua orang menyukainya.
Aku salah satu korban "X-Man".
- Kamu bicara melantur. - "X-Man".
Kita sudah bertemu banyak korban "Star King".
- Dia dari "X-Man". - "X-man".
- Kamu tampak gugup sekarang. - Tidak sama sekali.
Aku tidak gugup sama sekali.
Hari itu Ho Dong berulang tahun.
Aku tidak berbohong. Yeong Cheol, tolong berdiri untukku.
Hee Chul, ayo.
Aku berdiri di sebelah orang seperti ini dan Ho Dong adalah raja.
Dia dikelilingi semua orang. Hari itu ulang tahunnya.
Aku berdiri di sebelah orang lain dan Ho Dong mengatakan ini.
"Orang di sebelah Yu Ri, ke sini dan berdiri di sampingku."
Dan orang itu pergi.
"Orang di sebelah Yu Ri, ke sini dan berdiri di sampingku."
Mereka menikmati pesta ulang tahunnya.
Aku ditinggal sendirian.
Dia bahkan menatapku seperti ini.
- Dia mengundangmu? - Dia sungguh menatapku seperti ini.
- Ini yang terburuk. - Mereka tahu apa maksudku.
Matanya bergerak naik dan turun.
Pantas saja dia pandai berakting jahat dalam drama.
- Jadi... - Kenapa kamu melemparnya?
Pendatang baru merasa sangat senang
- saat nama mereka disebut. - Benar.
Bukankah dia menyebut namamu?
Bukankah dia menyebut namamu?
"Dia menangis"
Aku ingin menangis.
"Dramanya di tingkat lain"
"Dia membuang ingus"
Semua yang berkaitan denganku berjalan dengan sangat baik.
- Dia hebat. - Dia andal.
No comments yet. Be the first to leave one.