لومړۍ 174 کرښې.
Video ini direkam di sebuah SMA.
Yang akan kalian saksikan
adalah sebuah momen yang benar-benar tak bisa dijelaskan.
Apa kalian lihat itu?
Benar, seorang siswa lelaki
berubah menjadi perempuan dalam sekejap mata!
Nama siswa ini adalah Ranma Saotome
dan gadis yang mengejarnya adalah Akane Tendo.
Konon mereka berdua bertunangan.
Apa ini?
RANMA1/2
KELEMAHAN RANMA
Akane Tendo.
Betapa aku mencintaimu.
Aku sudah puas hanya dengan mengamatimu dari jauh begini.
Berikutnya apa?
- Penjas. - Sampai akhirnya...
Hore, saatnya aku bersinar!
Ranma bodoh...
Ranma, si bodoh itu!
Halo, Ranma. Sedang apa kau di atas?
Itu Hikaru.
Mengambil foto Akane lagi?
Ini foto yang bagus. Mau kubeli seharga 500 yen satunya?
Aku juga mau.
Astaga, kalian semua punya masalah.
Apa bagusnya dari si jelek...
Aduh.
Apa masalahmu?
Akhirnya, aku bisa mengambilnya.
Sehelai rambut Ranma Saotome!
Beraninya dia muncul tiba-tiba dan menjadi tunangan Akane?
Dasar Ranma bodoh.
Ranma bodoh!
Ranma bodoh!
- Dia ini sedang apa? - Aku merasa hampa...
Apa dia sejak dulu di kelas kita?
Maksudmu Hikaru?
Ya, dia mudah terlewatkan.
Bersiaplah, Ranma Saotome!
Hei, Tatewaki-senpai.
Lama tak jumpa. Ada perlu denganku?
TANTANGAN
Urutannya tertukar.
Baik, waktu yang sama seperti biasa?
Tak peduli sekuat apa dirinya, jika kau serang kelemahannya.
Bukan begitu, Tatewaki-senpai?
Kau siapa?
Aku Hikaru Gosunkugi, dari kelas 1-F.
Aku teman sekelas Ranma.
Mau kuberi tahu soal kelemahan Ranma?
Apa?
Kelemahan Ranma.
Beraninya kau!
Apa aku, Tatewaki Kuno, seperti orang bodoh?
Aku belum sampai serendah itu sampai mencari tahu kelemahan lawanku!
Benar, maaf. Sampai jumpa.
Lalu?
Ceritakan soal kelemahannya.
Tapi katamu...
Tak ada salahnya menyerang kelemahan lawanmu.
Selama dilakukan secara adil.
Begitu, ya?
Lalu? Apa kelemahannya?
Aku belum mencarinya.
Lalu, bagaimana jika...
kau mulai mencarinya, Bodoh!
KOMENTAR DARI NABIKI TENDO KAKAK KEDUA
Kelemahan Ranma?
Tentu, akan kuberi tahu jika kau belikan aku pemutar CD.
KOMENTAR DARI KASUMI TENDO KAKAK PERTAMA
Entahlah, tapi sepertinya dia suka semuanya.
Dia tidak pilih-pilih makanan.
KOMENTAR DARI PIARAAN KELUARGA TENDO
Aku bukan hewan piaraan!
KLUB KENDO
Kurasa kau kemari untuk beri tahu kelemahan Ranma, benar?
Selama sepekan ini aku sudah mengambil fotonya diam-diam.
Mari lihat.
Apa benar foto ini kau ambil diam-diam?
- Sakit. - Dia bahkan berpose untuk kamera.
Aku sudah di sini. Kenapa memintaku kemari, Hikaru?
Kau pikir kau berdiri di atas apa?
Tapi...
BERDIRI DI ATAS KEPALA TATEWAKI-SENPAI DI DOJO KLUB KENDO. HIKARU
Aku tak bisa menemukan kelemahannya,
jadi aku mengumpulkan segala jenis hewan menjijikkan.
Kini aku paham.
Jadi, kau sedang mengulik kelemahanku, ya?
Kau harus berhenti membuang waktumu.
Aku tak takut dengan apa pun.
Bohong!
Lihatlah semua ini yang aku, Tatewaki Kuno, takutkan.
Dan tak satu pun membuatmu takut? Itu sama sekali tidak wajar!
Kau sungguh takut itu semua?
Kau sungguh tak punya kelemahan?
Tidak!
Tak ada, sama sekali tak ada.
Menarik.
Begini saja. Jika kutemukan kelemahanmu,
kau jodohkan aku dengan Gadis Berkepang!
Boleh juga.
Akan kuperkenalkan dia kepadamu kapan saja.
Terserahlah.
Aku sudah merahasiakan kelemahanku dari semua orang selama ini.
Tak akan bisa ditebak semudah...
Apa itu jeritan Ranma?
Ranma!
Dia pingsan.
Apa dia disergap?
Mustahil.
Ranma sangat kuat, bukan?
Ranma? Apa yang terjadi padamu? Hei!
Dia sudah tak sadarkan diri saat kami tiba.
Tadi ada jeritan mengerikan.
- Kira-kira apa yang terjadi padanya? - Benar?
SEMENTARA ITU, TATEWAKI DAN HIKARU...
Katakanlah, kenapa kau gali lubang ini?
Kupikir Ranma akan jatuh.
Tadi ada jeritan ketakutan.
Cari tahu kenapa dia menjerit seperti itu, lakukan apa pun yang kau perlukan!
Ranma bodoh!
- Hei, kau sedang apa kau di taman kami? - Ranma bodoh!
Selamat siang.
Hei, itu Hikaru.
Sedang apa kau di sini?
Akane...
Aku bicara dengan Akane untuk pertama kalinya!
Hei, Hikaru.
Halo, Ranma.
Sampai kapan kau mau menguntitku?
"Menguntit"? Itu tidak baik.
Karena kau begitu gigih, akan kuberi tahu kelemahanku.
Kau akan menjalani pelatihan ulang menyeluruh hari ini.
Serang Ayah, Ranma.
Kenapa tiba-tiba?
Ayah dengar...
tempo hari kau pingsan di sekolah.
Ayah tak membesarkanmu untuk menjadi lemah!
Dasar bodoh! Itu karena...
Ya, itu karena apa?
Kau lengah!
Paman, apakah Ranma sungguh punya kelemahan?
Itu adalah...
Hei!
Kau jangan ikut campur urusanku!
Kini kau mengancamku?
Tidak.
Kau bahkan tak mau beri tahu aku? Kenapa?
Aku punya alasan untuk tak beri tahu siapa pun.
Aku tak bisa.
Ada apa?
Ini alasannya!
Halo, Ranma.
Lihat?
Hanachiyo.
Hanachiyo.
Akane.
- Bantu kami mencari Hanachiyo. - Hanachiyo?
Aku menjaganya untuk temanku.
Aku hanya berpaling sebentar, ia langsung kabur.
Hikaru, si bajingan itu.
Aku harus waspada.
Bayangkan saja jika semua orang tahu soal kelemahanku...
Mereka bisa setega itu.
Mereka akan terus tertawa sampai sesak napas!
Sebaiknya kau hentikan itu, Hikaru!
Itu adalah jeritan Ranma!
Ranma!
Hanachiyo.
Ranma!
- Bangun, Ranma! - Paman.
Menyedihkan sekali.
Kau sebut dirimu putraku?
No comments yet. Be the first to leave one.