American Ninja 3: Blood Hunt

American Ninja 3: Blood Hunt

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

American Ninja 3 Blood Hunt 1989 720p BluRay x264 YIFY
د لخوا تبصره yudislie
Manual translate. Subtitle Indonesia Pertama. Cocok untuk bluray download dari YIFY, Jangan lupa votenya terima kasih

تګونه

BluRay
x264
720p
720
په خپور شو: 2015-05-26
ډاونلوډونه: 97
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Diterjemahkan oleh Yudislie

Ayo!

- Yeah... yeah! - Ayolah!

Mari kita coba lakukan dengan sebaik- baiknya tanpa perlu ada korban.

Seperti ular cobra, huh?

Dan bila kita tak mampu?

Kubilang kita bisa mencobanya, Andreas.

Disini di Amerika, selalu ada orang sok pintar yang mencoba untuk jadi pahlawan.

Segera kita akan tinggalkan Amerika. Kita akan punya uang untuk membuat tanaman baru.

Kita punya masa depan yang hebat bersama. Jangan kacaukan itu semua.

Hei, Sean. Kapan giliran ayahmu?

Satu pertarungan lagi dan mereka akan mulai dengan acara utamanya.

Dimana Sean?

Aku tak tahu, anak ini tak pernah ada ketika kau mau ketemu dia.

Ayolah!

Yo, pijat bahu sebelah sini.

Sekarang tarik napas.

Cepat, cepat! Cepat!

- Hei, Sean! Sean, kau mau kemana? - Aku akan segera kembali.

- Tunggu! Aku mau ikut denganmu. - Jangan. Kukan kembali sebelum pertarungan berikutnya.

Pergilah.

Gunakan keributan penonton untuk menutupi pergerakan kita.

- Bangun! Merapatlah ke dinding! - Bila mereka bergerak, bunuh mereka.

- Kemarilah, nak. - Sean!

- Mundurlah! - Jangan tembak anakku!

Tidak!

- Sean, awas! - Ayah!

Ayah...

Tolong dia, Izumo. Tolong dia!

Aku berdarah. Anak kecil ini menggigitku!

- Izumo? Apakah dia...? - Aku rasa dia meninggal.

Sean, dalam bulan terkahir ini kau sudah membuktikan bahwa kau murid yang hebat.

Terima kasih, Guru.

Sekarang waktunya untuk meneruskan latihanmu

Dalam seni Mikkyo, rahasia doktrin.

Posisi pertama.

Posisi kedua.

Posisi ketiga.

Posisi keempat.

Posisi kelima.

Bagus sekali, Sean. Posisi pertama.

Serangan pertama. Posisi kedua.

Posisi ketiga.

Arahkan pedangnya kebawah.

Posisi keempat.

Posisi kelima. Bagus, Sean.

Bagus sekali.

Empat, lima.

Satu, dua.

- Satu, dua... - Ow!

Tubuhmu hanyalah merupakan kendaraan untuk jiwamu.

Kekuatan fisik yang hebat hanya dapat diraih dengan kekuatan spiritual.

Pikiran dan jiwamu dalam tubuhmu. Ingatlah itu, Sean.

Pikiran dan jiwamu dalam tubuhmu.

Sean?

Apa kau ingat teknik pertama?

Ini sudah lama sekali.

Hai!

Kita sudah melewati traumamu dan menjadikannya suatu kesempatan.

Keraguan dan ketakutanku untuk membawamu kemari terbayar akhirnya.

Kemampuanmu menunjukkan bahwa ada takdir yang hebat sedang menunggumu.

Sekarang kau harus cari takdir ini sendirian.

Latihanmu akhirnya selesai, Sean.

Sekarang kau seorang ninja.

Tuan-tuan, bisa minta perhatian sebentar?

Terima kasih telah datang. Silahkan duduk.

Hari ini adalah hari yang bagus.

Proyek ini sudah berjalan selama sepuluh tahun penelitian.

Tapi aku lega bisa katakan pada kalian bahwa tidak ada lagi pembajakan yang kurang efisien.

Tak ada lagi penculikan yang gagal atau pemboman yang salah.

Sekarang kegiatan teroris dapat fokus berjalan secara efektif.

Itu semua terdengar menarik, Doktor.

Tapi sampai kau buktikan kemampuannya untuk mengalahkan semua manusia -

atau aku katakan manusia yang terkuat? - mereka tak akan mau membelinya.

Sangat bagus, Jenderal Andreas. Itu adalah tantangan yang bagus. Aku terima.

Kita akan temukan manusia super dan tunjukkan padamu kekuatan eksperimen baru kami.

Kita akan coba dalam waktu sebulan, kalau bisa lebih cepat lagi.

Segalanya berjalan dengan lancar.

Kecuali untuk Jenderal Andreas. Aku tak mengerti mengapa kau turuti permintaan dia.

Ketidakpuasannya bisa menjadi keuntungan bagi kita.

Sampai dia hidup dalam ketidakgunaannya, biarkan dia...

berpikir bahwa dia menguasai pulaunya. Itu tak masalah.

Air Triana mengumumkan keberangkatan penerbangannya...

Permisi. Kau Sean Davidson, kan?

Yeah.

- Curtis. Curtis Jackson! - Ya benar.

- Senang berjumpa denganmu lagi, bung. - Senang bertemu denganmu.

- Pertarungan kelas ringan? - Aku hanya ikut kompetisi pedang.

Permisi. Maaf. Kau muncul di kover majalah Inside Karate bulan ini.

- Dex. - Hai, Dex. Sean Davidson.

Senang bertemu denganmu, bung. Ini suatu kebanggaan, beneran.

- Hei, ini adalah Curtis Jackson. - Dex.

- Tentu saja. Pria berpedang. - Itu benar.

Nak. Orang Inggris ini terlihat, uh... sangat pucat, kan?

Itu Joe Simpson disana. Dia sangat kuat.

Kulihat Tom Wright dari Australia juga ada disini.

Aku tidak kawatir. Maksudku, uh... kita orang Amerika, kan?

- Apa ini baru pertama kali? - Yeah.

- Ayolah. - ... dimohon cepatlah naik.

Triana Island Air mengumumkan bahwa

penerbangan dari mainland sudah tiba di gerbang 3.

Oh.

- Baiklah, mereka semua sudah tiba. - Bagus. Ayo, silahkan duduk.

- Apa kau mau minum? - Tidak, terima kasih.

Mengatur turnamen itu sebenarnya adalah ide yang bagus. Benar-benar bagus.

Baiklah, hanya saja bila ada satu orang yang terkuat disini.

Ingat, Jenderal Andreas meminta manusia super.

Yaa. Itu dia pertanyaannya.

Aku melihat tim Amerika di bandara. Kurasa orang yang kita cari ada diantara mereka.

Benarkah?

Bagus. Tontonlah turnamennya, bila kau pikir dia orangnya, beri tahu aku.

- Tentu saja. Akan kulakukan. - Terima kasih.

Selamat datang di pembukaan...

...Pertandingan Kejuaraan Karate Internasional tahun 1989 di pulau.

East Bay Labs dengan bangga mensponsori permainan ini

Sebagai perwakilan mereka,

Aku ingin memperkenalkan tuan rumah yang terhormat dari acara yang luar biasa ini,

sebagai Direktur dari Triana, Jenderal Andreas.

Terima kasih.

Tuan-tuan dan nyonya-nyonya,

mulai beberapa hari kedepan, kalian akan menyaksikan pertarungan ksatria-ksatria jaman sekarang,

pria berani yang akan membuktikan kekuatan dan kemampuan mereka

dalam semangat kompetisi internasional.

Mari kita mulai permainannya.

Dan sekarang, dari Amerika, Sean Davidson,

tiga kali juara sabuk hitam karate.

Dan lawannya, dari Inggris yang hebat,

juara karate Eropa, Joe Simpson.

Sean Davidson di garis putuh dan Joe Simpson di garis merah.

Tuan-tuan, hadap kemari. Menghormat.

Saling berhadapan, menghormat. Posisi bertempur.

Sean Davidson sepertinya memancing Joe Simpson dengan tidak bergerak.

Pertahanan yang bagus dan reaksi yang cepat dari Davidson telah menghindari pukulan langsung.

Lanjutkan.

Sebuah kombinasi bagus Davidson memberinya nilai pertama.

Siap?

Pukulan kuat dari Simpson membuat nilai menjadi sama.

Siapapun yang dapat nilai berikutnya akan menjadi pemenangnya.

Tak ada nilai.

Meski tendangan Davidson masuk, tapi tak ada poin, karena Simpson keluar arena.

Lanjutkan.

Poin menyerang. Pemenangnya.

Sean Davidson tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Dia mengalahkan Simpson dengan tendangan cepat untuk memenangkan pertandingan.

Wow, lihatlah dua orang itu! Aku akan meminta satu meja dengan mereka, Oke?

Bila dia memperkenalkan aku lagi sebagai juara karate...

- Boleh kita bergabung, aku dan temanku? - Yeah.

Teman-teman, kemarilah minum-minum.

Biar kukenalkan. Temanku Sean.

- Hai. - Juara Karate.

Hai, aku Susanna.

Dan ini Powerhouse Jackson. Oh, Powerhouse!

- Senang bertemu denganmu. - Powerhouse.

Aku Dex. Yang terkeren dalam grup.

- Kau belum jadi nomer satu! - Pesan tiga minuman bir, tolong?

- Jangan. Punyaku minuman Cola saja, tolong. - Pesan yang sama juga.

- Apa kalian ikut turnamen? - Kita mewakili Amerika.

- Kau mewakili siapa? - Diriku sendiri.

Dirimu? Aku sangat senang. Mungkin memang ada Tuhan.

Terima kasih. Kau sangat mempesona.

Hei, Sean, ada apa?

Bisakah kau mengikuti mobil itu? Oke.

Ayo jalan.

Hei. Orang asia, sudah tua dan ada beberapa orang bersamanya, ada di kamar yang mana?

Kamarnya yang mana?

Diatas sebelah kanan.

Izumo.

Sean.

Ternyata kamu.

Izumo, ada apa?

Apa yang kau lakukan disini? Siapa orang-orang itu?

Sean! Tolong aku!

Sean!

Sean!

Tolong, Sean!

Sean!

Lewat sini, Sean!

Izumo!

Apa-apaan ini?

Sisir ini punya sejarah. Yeah, ini...

Jackson! Jackson.

- Aku harus bicara padamu. - Tentu. Permisi.

- Kemarilah, teman. - Yeah. Bagaimana kondisimu?

- Sampai nanti, nona-nona! - Apa yang terjadi padamu?

Aku tak yakin.

Kau berantakan.

Dengar...

Aku punya guru, Izumo.

Dia merawatku sejak ayahku dibunuh...

...dengan jalan ninja.

- Kau seorang ninja? - Yaa.

Jadi itu semua menjelaskan segalanya.

Aku melihat Izumo disini.

Dia telah diculik oleh ninja.

Oleh ninja. Tidak lagi.

Kukira ninja hanya ada di jepang.

Tidak, mereka ada disini.

Dengar... aku tak ingin kalian terlibat.

Aku ikut, teman.

Oke, tapi bagaimana dengan turnamennya?

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left