لومړۍ 200 کرښې.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Permisi.
Permisi. Apa para penumpang penerbangan 18.30 ke London
sudah mulai naik?
Ada seorang anak di sana. Kami harus mengeluarkannya.
Anda tidak bisa masuk. Hei!
"Episode 38"
Bom.
Sul.
Halo.
Halo. Aku Kim Bom.
Selamat.
Ini anak perempuan.
Bom!
Ibu di sini.
Kenapa kamu di sana?
Kenapa Bibi menangis?
Bom
Ibu merindukanmu.
Ibu amat merindukanmu, Bom.
Kelly sudah pergi?
Dia seharusnya sudah meninggalkan Korea.
Dia cukup dewasa untuk seusianya.
Dia tidak takut sama sekali untuk terbang sendiri.
Kuharap Ga Ya setangguh dia.
Jangan membandingkan Ga Ya dengan sembarang orang.
Terutama dengan orang seperti itu.
Memangnya dia kenapa?
Dia baik dan cerdas.
Jangan mengundang orang asing ke rumah lagi.
Bagaimana jika Ga Ya meniru kebiasaan buruk
orang-orang yang salah asuh?
Kelly itu teman Ma Ya.
Dia bukan orang asing, dan baik.
Kenapa kamu membelanya? Kamu tahu apa tentangnya?
Anak bersikap berbeda di depan orang dewasa dan saat sendiri.
Teman Ma Ya tidak boleh datang ke rumah lagi.
Bom. Ibu amat merindukanmu.
Kenapa Bibi menangis terus?
Aku tidak bisa bernapas.
Maaf.
Bibi memelukmu terlalu erat, ya?
Bibi hanya
amat gembira melihatmu,
sampai menangis terus.
Bibi menangis bahagia?
Sul, mari bicara sebentar
Tunggu di sini, ya? - Baik.
Bagaimana caramu menemukannya?
Aku yakin dia di pesawat.
Aku terkenal, ingat?
Kujelaskan situasinya ke petugas bandara,
dan berhasil mengeluarkannya sebelum pesawat lepas landas.
Jika bukan berkatmu,
aku pasti sudah melewatkannya.
Aku tidak menjelaskan secara detail
alasanku mengajaknya keluar pesawat.
Kubilang ada yang tidak beres dengan paspornya.
Dia mungkin takut.
Mari tenangkan dia dahulu dan jelaskan secara perlahan.
Permisi, aku harus ke kamar kecil.
Sungguh? Baik, ayo.
Sul menemukan Bom atau tidak?
Aku tidak percaya dia tinggal seatap dengan Do Chi,
tapi Do Chi tidak sadar. Dari semua tempat,
Bom di rumah yang sama dengan ayah dan saudara tirinya.
Dia seharusnya menelepon kita jika melewatkan Bom.
Orang tuanya yang sudah tua mau mati karena penasaran.
Kenapa dia belum menelepon?
Dia mungkin terlalu sibuk menangis karena melewatkan Bom.
Akan kuhubungi Do Chi.
Halo?
Hai. Kamu bersama Sul?
Dia bisa bertemu dengan Bom?
Kamu berhasil menemuinya sebelum lepas landas?
Ya, kami menemukannya.
Kamu menemukannya?
Kenapa kamu tidak berbagi kabar bagus dengan kami kalau begitu?
Kami menggila di sini.
Mereka menemukan Bom. - Aku dengar.
Maaf. Aku baru mau menelepon.
Tanyakan apa mereka memeriksa tanda lahirnya.
Kamu sudah memeriksa tanda lahir di pinggang Bom?
Apa? Tanda lahir?
Kamu sudah memeriksa tanda lahir di pinggang Bom?
Belum.
Sul mengantarkannya ke kamar kecil.
Aku akan menanyakannya saat dia kembali.
Apa katanya? Sudah diperiksa?
Sul mengajaknya ke kamar kecil.
Permisi, Bibi masih di sana?
Ya.
Jangan meninggalkanku, ya?
Jangan khawatir.
Bibi tidak akan kehilanganmu lagi.
Halo, Ibu.
Aku menemukan Bom.
Bagaimana dengan tanda lahirnya? Lupakan hal lainnya.
Periksa tanda lahirnya.
Tanda lahir?
Aku terlalu terguncang. Aku tidak bisa...
Periksa sekarang.
Tunggu sebentar.
Bom.
Kausmu tergulung.
Biar bibi betulkan.
Tanda lahir?
Bom punya tanda lahir?
Sul?
Kenapa kamu tidak menjawab? Halo?
Ada apa? Tidak ada tanda lahir?
Aku tidak tahu. Aku tidak bisa membaca pikirannya.
Bagaimana aku tahu jika dia tidak menjawab?
Sul.
Ibu.
Ada atau tidak? Beri tahu ibu.
Ada.
Dia Bom-ku.
Ada? Bagus! Bagus.
Apa yang Bibi lakukan?
Ayahmu menelepon.
Dia bilang sesuatu tentang tanda lahir Bom.
Kamu sudah memeriksanya?
Dia Bom kami.
Aku turut berbahagia.
Ayo pergi, Bom.
Kita mau ke mana?
Apa?
Ke rumah bibi.
Bukankah aku mau pulang?
Bagaimana dengan Ibu? Dia akan menunggu.
Ada masalah.
Jadi, kamu tidak bisa pulang ke Inggris saat ini.
Tapi bibi akan menghubungi ibumu.
Kami akan memintanya menjemputmu.
Aku tahu nomor telepon Ibu.
Mari hubungi dia
sekitar saat dia tiba untuk menjemputmu di bandara.
Kamu bisa berbicara dengannya.
Baik. Janji?
Jangan mengkhawatirkan apa pun lagi.
Bibi akan melindungimu.
Tapi Bibi siapa?
Bibi...
Seseorang yang mencintaimu melebihi apa pun di dunia ini.
Bibi orang pertama yang melihatmu
saat kamu lahir.
Bibi sangat wangi.
Karena aku ibumu.
Astaga.
Astaga. Bayiku.
Kenapa kamu lama sekali?
Siapa Nenek?
Nenek menyeramkan. Kenapa memakai penutup mata?
Kamu menakutinya.
Biar kakek peluk juga.
Bom Kakek sampai pergi ke Inggris
untuk menemukanmu. Ini kakek.
Aku tidak punya kakek.
Aku tidak punya ayah. Hanya ibu.
Kamu belum memberitahunya?
Dia belum tahu.
Bom, ini orang tua bibi.
Halo. Aku Kim Bom.
Hai. - Nama belakangnya si bedebah itu.
Kita harus mengubah nama belakangnya menjadi Son segera.
Bom, kamu pasti lelah.
Ayah, kurasa dia belum makan malam.
Bisakah memasakkan sesuatu? - Tentu.
Kamu mau mencicipi masakan Koki Ki Dong?
Buatkan dia hidangan terenak di dunia.
Untuk merayakan reuni setelah delapan tahun.
Jangan khawatir. Ayo.
Mari berbicara sebentar.
Untuk berjaga-jaga,
jangan biarkan Ma Ya menghubungi Bom.
Jika dia memberi tahu ibunya
bahwa Bom masih di Korea, keadaannya akan rumit.
Kamu berencana melakukan apa?
Kita harus membuat Kim Sook Mi datang ke Korea.
Dia wanita yang menculik Bom.
Dia harus membayar perbuatannya.
Begitu pula dengan orang lain
yang terlibat.
Rasanya kosong karena Kelly sudah pergi.
Haruskah kita memiliki seorang putri lagi?
Dia bisa menjadi teman Ma Ya.
Kita terlalu tua.
Jarak usianya nanti 10 tahun. Terlalu berat bagi mereka.
Jangan seperti itu. Ayolah.
Aku harus pergi bekerja lebih dini untuk mengurus penjualan Mode Wid.
Kamu tidak menginginkanku?
Bukan begitu. Aku hanya lelah.
Mari tidur.
Do Chi pulang larut. Dia ada syuting?
Tampaknya dia sering menemui Nona Yoon belakangan.
Kita sudah mendapatkan kontrak tanah Bu Seo sekarang.
Haruskah kita memisahkan mereka?
Mereka tampak serasi.
No comments yet. Be the first to leave one.