لومړۍ 200 کرښې.
Ini dia.
Terima kasih. Hei.
Hei.
Kau ingin sesuatu?
Bagaimana kalau mengembalikan penglihatanku?
Aku, uh...
Aku ingin melalui semua ini.
Aku ingin pulang.
Kita semua menginginkannya.
Dan maksudku "semua" karena...
Patterson dan Rich datang menjengukmu.
- Apa? - Hei.
- Hei! - Hei, Jane!
- Kau kelihatan sehat! - Kenapa kau teriak?
- Dia bukannya tuli. - Meski sekarang mungkin saja.
Ah, kau masih bisa bercanda. Baguslah.
Oke, yap.
Ada kabar tentang sel induk?
Yah, tadi malam kami melakukan terobosan besar.
Patterson menemukan petunjuk dalam data Roman.
Sekarang Roman mengarahkan kita
pada seorang miliarder bernama Ken Lee.
Dia punya koleksi obat-obatan pribadi.
Termasuk Sel Stanton yang kita percaya bisa menyembuhkan kamu.
Ken punya sel induk
karena dia seorang yang selalu waswas dan takut dengan ruangan terbuka.
Katanya, dia tidak pernah keluar rumah selama bertahun-tahun.
Jadi, bagaimana kita mendapatkan sel induknya? Apa kita akan membelinya?
Tidak, kecuali kau punya tabungan miliaran.
Pasti ada sesuatu yang dia inginkan atau dia butuhkan.
Kami akan pergi menemuinya sekarang.
Kami akan berusaha sepenuh daya.
Sistem penerbangan baru bernama ARVO baru saja aktif.
Selamat?
Madeline Burke punya rencana mengekploitasi ARVO
untuk menjatuhkan pesawat komersil.
Kalau begitu, tidak jadi selamat.
Kami rasa dia ingin menyerang Bradley Dynamics,
sebagai perusahaan yang bertanggung jawab untuk teknologi ARVO,
untuk mengambil alih kontrak mereka.
Ya, kita tidak tahu kapan dan pesawat mana yang jadi sasarannya.
Aku sudah lama tidak terbang,
jadi tahanan rumah.
Tapi jika aku jadi kamu, aku akan memarkir semua pesawat.
Uh, menunda semua penerbangan tanpa batas waktu?
Ya, hal itu tidak akan merugikan ekonomi global juga.
Begini, kau memanggilku untuk minta nasehat, aku baru...
Tidak...
kami memanggilmu untuk sebuah pekerjaan.
Langsung melakukan misi penyamaran.
Madeline mengharapkan bertemu seorang peretas bernama Del Toro.
Kau menjadi Del Toro, dan kau hanya harus
mencari tahu pesawat mana yang jadi sasarannya.
Apakah aku juga akan memainkan Maria
dalam "West Side Story" produksi Boise State?
"Del Toro," yang benar saja?
Apakah aku mirip... mirip seorang Del Toro?
Del Toro hanya alias. Tidak ada yang pernah melihat orang ini.
Jika tidak ada yang pernah melihatnya, kenapa aku yang dipilih?
Kenapa tidak menyuruh pegawai kalian?
Ada orang itu.
Tak punya selera berpakaian. Manipulasi secara emosional.
Namanya terdengar seperti "witch," dan kata lainnya
juga terdengar "witch."
Rich memang bekerja di sini, dan Madeline mengetahuinya
dia pernah datang ke kantor kami.
Lagian, Rich itu orangnya eksentrik
mungkin tidak cocok buat Madeline.
Madeline sangat pemilih.
Dia menutupinya.
Madeline membunuh pendahulu Del Toro.
Jadi, ini adalah misi bunuh diri?
Karena itukah aku yang ditugaskan? Karena aku bisa disingkirkan?
Maaf saja!
Begini... jika kau melakukannya,
kami akan menjanjikan kekebalan.
Tidak ada lagi tahanan rumah. Kami akan menghapus catatanmu.
Astaga, kalian ini.
Coba ngomong dari tadi!
Baiklah. Bagaimana rencananya?
Kau lihat ini?
Madeline punya yang mirip seperti ini di mejanya.
Hanya saja ini bukanlah pemberat kertas yang sebenarnya.
Itu adalah sniffer. Aku tahu.
Benar sekali.
Alat ini dirancang khusus untuk mengkloning
data pada chipset yang digunakan komputer Madeline.
Yang harus kau lakukan adalah menukarnya.
Dengar, aku akan menukar apapun
jika bisa membuat aku bebas dan bisa menikmati Netflix lagi,
Grindr dan, oh, makan malam di Per Se.
Ingatlah bahwa Madeline pastinya
akan meminta kau membuktikan kemampuanmu.
Akan ada tes untuk itu.
Oh, aku takuuut.
Aku takuuut!
Aku memalsukan serangan nuklir. Kalian ingat?
Madeline membunuh peretas terakhir
yang tidak disukainya. Ingat?
Jika aku jadi kamu, aku akan mengingatnya.
Agen Khusus Patterson dan, uh...
Konsultan Khusus, Rich Dot'cm.
Dot'cm, benar. Dot'cm, ya.
Ya. Bukannya aku membenci kamu,
tapi aku lebih suka tidak berjabat tangan.
Tentu saja. Tradisi yang menjijikkan.
Jadi, uh...
apa yang bisa kubantu?
Uh, Pak Lee,
kami kemari untuk minta bantuan.
Salah satu agen kami sedang sekarat.
Aku turut sedih mendengarnya.
Namanya Jane.
Sel induk yang kau miliki
bisa menyelamatkan nyawanya.
Kami berharap kau besedia untuk menyumbangkannya.
Tentu saja, ada balas jasanya.
Dan imbalannya tidak sembarangan .
Atau, lain kali kau berkunjung ke FBI,
kau mungkin akan menemukan
Ruang Rapat Ken Lee.
Andai aku bisa membantu, sungguh.
Tapi sel induk itu diperuntukkan untukku.
Ayolah, kau tidak terlalu membutuhkannya.
- Tapi mungkin saja. - Ya, tapi tidak saat ini.
Jika kalian tidak punya surat perintah,
kupersilahkan kalian pergi.
Bukankah kami sudah bilang dia sedang sekarat?
Kau mengerti bahwa wanita ini sedang sekarat?
- Rich, jangan. /- Benar? Maksudku, ada orang yang mendonor ginjalnya.
Orang melakukan operasi tubuhnya untuk memberikan ginjal!
Ya, dan ada yang membelinya, atau begitulah yang kudengar.
Sel itu hampir mustahil didapatkan.
Jadi, aku tidak akan memberikannya
pada orang yang minta sumbangan padaku.
Bagaiman jika kami memberikan kamu...
Book of Secrets?
Apa?
Aku tidak tahu buku apa itu.
Maaf,
sebenarnya itu istilah yang kami pakai.
Aku tahu kau pernah mendengarnya.
Buku tebal dari Amerika Selatan
yang katanya mengandung ribuan obat.
El Libro de la Eternidad?
Kabarnya buku itu memang ada, tapi...
Oh, memang ada, dan kami memilikinya.
Aku menawarkan pertukaran.
Sel itu ditukar El Libro.
Aku harus memastikan keasliannya.
Tapi dengan asumsi semuanya asli...
pertukaran bisa dilakukan.
Baiklah, kami akan mengambilnya.
- Ya. - Bukunya, uh...
dalam penyimpanan kami, di luar negeri.
Butuh waktu untuk mendapatkannya.
Kami bisa membawakannya dalam waktu...
Paling lambat 48 jam.
Ada atau tidak.
Jika sampai waktunya aku tidak mendapatkannya,
kesepakatan kita batal.
Baiklah.
Apakah ada yang tidak kau katakan padaku?
Kita tidak punya Book of Secrets.
Jika kita ingin menyelamatkan hidup Jane, waktu kita 48 jam untuk mendapatkannya.
Jika Jane bisa bertahan selama itu.
Kau merusak aturan utama tawar menawar:
Jangan menawarkan apa yang tidak kau miliki.
Oh, apa kau tahu? Kau harusnya senang,
karena entah bagaimana,
Kau berhasil mempenggaruhi pikiranku dan meyakinkanku
bahwa buku ini memang ada.
Tentu saja buku itu ada.
Yang aku tidak mengerti, bagaimana kau tahu
Ken Lee menginginkan buku itu.
Dia adalah miliarder hipokondria
yang mengkoleksi obat-obatan langka.
Tadi aku untung-untungan saja. Dan juga...
- dia punya pisau ular. - Pisau bistik?
Buat apa aku perduli dengan koleksi pisaunya?
Pisau ular. Yang ada dalam penelitianmu.
Kau membaca bukuku? Mahakarya-ku yang berjumlah 1.800 halaman?
- Cuma... sepintas doang. - Tidak, tidak.
Dengan daya ingat seperti itu, tidak mungkin.
- Kau membacanya. - Oke, santai dulu.
- Dibaca sampai habis. - Oke...
Did you also make flashcards?
Satu-satunya alasan aku membaca omong kosong ini
adalah karena data tersembunyi mengarahkan kita pada Book of Secrets.
Ya, karena Roman percaya buku itu berisi
obat untuk ZIP,
bagi yang tidak tahu alasannya.
Tidak, tidak. Disitulah kamu keliru.
Kurasa Roman mengarahkan kita pada buku itu
bukan karena berisi sesuatu yang berharga,
tapi karena bisa digunakan
untuk barter dengan sel induk.
Itulah tujuan akhirnya.
Oke, Roman mengetahui tentang Ken Lee.
Dan dia tahu Ken memiliki Sel Stanton...
No comments yet. Be the first to leave one.