لومړۍ 171 کرښې.
Klub bola basket SMP Teiko.
Tim tangguh beranggotakan 100 orang lebih dan juara nasional tiga kali beruntun.
Di antara rekor gemilang tersebut,
generasi lima pemain berbakat itu dikenal
sebagai Generasi Ajaib.
Tapi ada rumor aneh mengenai Generasi Ajaib.
Walau tak dikenal dan jarang bermain,
ada satu anggota lagi yang diakui oleh kelima pemain berbakat tersebut.
Pemain bayangan keenam.
SMA SEIRIN
Apa kau suka rugbi?
Apa kau pernah bermain catur?
Kalau orang Jepang bermain bisbol!
Berenang! Itu menyenangkan!
Klub bola basket!
Bagaimana kalau ikut klub basket?
Shinji, yang benar saja.
Lalu sebaiknya bagaimana?
Anak baru, ikutilah klub basket! Karena klub basket butuh bantuan serius!
Aku sudah muak dengan leluconmu, Shun.
Rinnosuke, pastikan mereka dengar!
Kau tidak akan melakukannya, bukan?
Hei, bisa bicara sebentar?
Kau suka membaca? Bagaimana kalau klub sastra?
Maaf, tapi ini cuma manga.
Manga juga termasuk buku.
BASKET
Basket! Klub basket!
Jika ikut, kalian akan manis juga!
Kalian dari klub basket?
Sedikit lagi akan bagus.
Sepuluh saja tidak ada.
Klub kita baru berdiri.
Sekolah kita masih baru.
Kalau kita menjuarai Inter-High dan Winter Cup,
kita jadi tim besar tahun depan.
Apa kau iseng menekan kaptenmu?
Junpei, apa kau selalu begitu sensitif?
Aku akan berusaha maksimal.
Bagaimana perekrutannya?
Jika bisa merekrut pemain baru yang hebat, itu...
Aku mengajak murid baru.
Apa?
Apa ini klub basket?
Ya.
Siapa dia?
Matanya memancarkan aura harimau liar!
Aku mau bergabung.
Apa?
Klub basket.
Selamat datang!
Tunggu sebentar.
Aku yakin kau tahu klub basket ini baru berdiri tahun lalu.
Para pemainnya hanya kelas dua.
Aku yakin orang berpostur sepertimu akan...
Aku tidak peduli.
Aku akan menulis namaku.
Apa? Kau tak menulis alasanmu bergabung?
Tak perlu.
Karena basket Jepang itu sama saja.
Menyeramkan! Dia sungguh anak SMA kelas satu?
Dia unik.
Kalian! Di mana kalian bersembunyi?
Taiga Kagami.
Dia sekolah SMP di Amerika.
Dia belajar dari sumbernya.
Bagaimanapun, aku yakin dia hebat.
Hei.
Kau lupa mengambil formulir permohonan ini.
Maaf.
Coba kulihat, Tetsuya Kuroko...
Apa?
TETSUYA KUROKO
Aku dari tadi di sini, tapi sama sekali tak ingat dia.
MAIN DI KLUB TEIKO
Ada apa?
Dia dari Klub Basket Teiko!
Teiko? Maksudmu Teiko yang itu?
Ya!
Kalau dia kelas satu, mungkin saja dari Generasi Ajaib!
Generasi Ajaib?
Grup terkenal itu?
Kenapa aku tak ingat wajah si anak keberuntungan itu?
Dan yang baru saja kembali dari AS.
Anak kelas satu tahun ini hebat!
EPISODE 1
Baiklah! Semua anak kelas satu sudah di sini!
Hei, manajer itu manis, ya?
Dia kelas dua, bukan?
Kalau saja dia sedikit lebih seksi...
Bodoh, kalian keliru.
Apa?
Aku pelatih klub bola basket pria, Riko Aida.
- Senang bertemu kalian. - Apa?
Bukankah seharusnya dia?
Dia guru pembimbing, Pak Kenji.
Serius?
Kau pasti bercanda.
Setelah kalian mengenal Pak Kenji, aku ingin kalian semua...
melepas baju!
Apa?
- Apa? - Apa?
- Kenapa? - Kenapa?
Kau sepertinya sulit bergerak cepat.
Pasti kau hanya bisa melompat 50 kali dalam 20 detik, bukan?
Kau harus lebih berolahraga.
Baik.
Tubuhmu terlalu kaku.
- Dia benar. - Peregangan.
Apa maksudmu?
Bagaimana dia bisa begitu?
- Ayahnya pelatih atlet. - Coba lari sendiri.
Mengumpulkan data dan membuat menu latihan.
Dia belajar dari mengamati tubuh dan data
tiap hari di tempat kerja ayahnya.
Saat melihat tubuhmu,
dia melihat semua kemampuan fisik dalam bentuk angka.
Pelatih memang harus begitu.
Ada apa?
Apa...
Apa-apaan ini?
Semua angkanya melewati batas.
Ini bukan angka anak kelas satu!
Bahkan aku tak bisa melihat potensinya.
Tak ada sebelumnya.
Bakat alami!
Pelatih! Apa yang kau lihat?
Maaf! Baik...
Kau sudah lihat semuanya. Taiga yang terakhir.
Benarkah? Apa?
Apa Tetsuya ada di sini?
Anak dari Teiko itu...
Kalau ada orang sehebat itu harusnya aku bisa langsung tahu.
Sepertinya dia tak hadir.
Baiklah! Mari kita mulai latihan!
Permisi.
Aku Tetsuya.
Apa? Sejak kapan kau di sana?
Sudah dari tadi.
Dia di depanku, tapi aku tak melihatnya?
Apa? Tadi dia bilang namanya Kuroko?
Apa? Dia tidak terlihat!
Apa? Dia adalah anggota Generasi Ajaib?
Pasti bukan pemain inti.
Tentu, bukan. Benar, Tetsuya?
Aku ikut bertanding.
Benar, bukan?
- Apa? - Apa?
Apa?
Generasi Ajaib?
Apa itu?
Lepas bajumu!
Apa? Baik.
Siapa sebenarnya dia?
Statistiknya terlalu rendah.
Semua angkanya di bawah rata-rata.
Terlebih lagi, dia sudah di ujung masa pertumbuhan.
Mustahil dia pemain inti di tim terkuat.
Apa-apan ini?
Sejak kapan kau di situ?
Senang bertemu kau.
Kau sedang apa?
Kenapa kau sendirian di sini?
Bukan apa-apa. Hanya sedang tak ada kerjaan.
Benar begitu?
Sampai SMP kelas dua, aku tinggal di Amerika.
Sejak kembali, aku kaget dengan permainan kualitas rendah di sini.
Aku tak bermain basket untuk bersenang-senang.
Aku ingin bermain di laga penting yang membuat bersemangat.
Aku sudah tahu dirimu.
Aku sudah tahu tentang Generasi Ajaib yang tangguh.
No comments yet. Be the first to leave one.