لومړۍ 200 کرښې.
Ada sebuah garis yang memisahkan antara kemiskinan dan kemakmuran.
Lihatlah sekelilingmu. Ada di mana-mana.
Kita semua berlutut dan berdoa pada Tuhan yang sama, kan?
Blok demi blok gereja mega bernilai jutaan dolar,
dan sementara itu, jutaan orang
terjebak dalam belenggu kemiskinan.
Saat aku melihat ke sekeliling, yang kulihat hanyalah yang terlupakan,
mereka dikesampingkan oleh kekuatan yang ada,
yang entah bagaimana melewatkan impian Amerika.
Itu sebabnya aku percaya jika kau inginkan sesuatu,
kau harus menemukannya, atau mengambilnya.
Aku sudah menjelajahi rawa-rawa ini untuk mencari harta karun sepanjang hidupku,
dan satu-satunya hal yang kudapatkan adalah jiwa-jiwa yang tersesat dan terbuang.
Tapi cintaku terlalu kuat untuk melihat ke jalan lain.
Jadi, aku menerima mereka, mengajarkan cara kemakmuran.
Dan bersama-sama kami merebut apa yang jadi hak milik kami!
Dari penakluk zaman dulu sampai koboi kokain,
rawa-rawa ini selalu menyimpan karunia tersembunyi.
Aku percaya karena aku sudah memimpikannya.
Dan sekarang aku harus menemukannya.
Pakai topengmu.
Subtitle translation by: YOYONG MASAMBA
Hei, hei.
Biar kulihat.
Separah apa? Hei, lihat aku. Lihat aku.
Hei, lihat aku.
Kau hebat. Pergi ke mobil.
Kayla, bangun. Ayo, bangun.
Kayla? Kayla?
Ayo, ayo, ayo!
- Mari kita lihat seberapa parah lukanya? - Sial.
- Berhenti, biar kulihat. - Sial!
Apa yang terjadi di sana?
- Pergi ke rumah sakit. - Jangan ke rumah sakit.
Ini hanya serpihan, bro.
- Apa yang terjadi di sana? - Jalan terus saja, bro.
Apa...
Cody?
Sial.
Apa-apaan ini?
- Apa-apaan? - Sial.
Ayo.
Cody, dia tertabrak mobil.
Aku takkan meninggalkannya. Tolong bantu.
Sial, apa dia mati?
Apa-apaan ini?
Masuk ke mobil.
Apa-apaan ini!
Jalan, jalan, jalan!
Sial, bro, nasib baik berpihak pada yang berani,
- bukan? - Kau benar.
Maksudku, tiap tahun kau mendengar tentang fosil yang ditemukan,
emas konfederasi...
Tak ada yang pernah percaya mitos itu sampai itu terjadi.
Benar? Dan jika itu bukan kita, pasti orang lain.
- Benar sekali. - Benar?
Cuma penasaran. Kau mau?
Ya, aku ikut.
Hanya itu saja. Itu saja, kau tahu?
Hei. Kalian butuh sesuatu?
- Katakan sekali lagi. - Kalian butuh sesuatu?
- Misalnya? - Aku punya Xans, Oxy, Percs.
Cuma berusaha menyingkirkan ini dariku.
- Kenapa kau tidak duduk? - Ya, ayolah.
Tidak, aku tak mau duduk. Aku harus pergi.
Jadi, kalian mau atau tidak?
Kami akan beli semuanya.
Baiklah, pastinya.
Dengan satu syarat.
Kau sedang apa? Lepaskan aku.
Katakan darimana kau dapatkan narkoba itu.
Tidak, siapa kau, polisi atau apa?
- Emang aku tampak seperti polisi? - Entahlah. Lepaskan aku.
- Tidak sampai kau bilang darimana kau dapatkan ini. - Baiklah. Oke, oke.
Aku dapatkan dari toko minuman seberang jalan. Namanya Aroma, oke?
Beri aku obatnya.
- Taruh di atas meja. - Baiklah.
- Pergilah. - Nona, kau lupa uangmu.
Ini gila banget.
Sangat memalukan.
- Memalukan. - Membuat begitu kesal.
Seperti itulah maksudku.
Permisi.
Ya.
Apa yang terjadi?
Trey tertembak.
Tertembak!
Keluar dari mobil. Aku yang bawa mobil.
Bertahanlah, kawan.
Cyrus, berikan sentermu, kawan.
Terima kasih, nak. Tenanglah, ayolah.
Kau akan memberitahunya, atau aku yang akan memberitahunya.
- Sialan kau. - Ini akan sedikit sakit, oke?
Aku mau kau ambil napas.
Hei, hei, lihat aku, ini hanya luka ringan.
Kau akan baik-baik saja, oke?
Cyrus, bersihkan dia, kawan
Dia bisa sendiri. Itu hanya pecahan peluru.
Baik.
Cody.
Apa ada yang belum diberitahukan padaku?
Ada yang tidak beres.
Kenapa ada gadis kecil berlumuran darah di mobil ini?
Um...
Aku bertanya padamu, sialan. Bicaralah.
Kami menabraknya.
Jadi, kau bawa dia ke sini?
Bukan aku.
Kau sudah gila?
Siapa dia?
Aku tidak tahu. Dia tiba-tiba langsung menyebrang jalan dan...
Kalian bawa mobil ini, buang dia di rawa,
tembak kepalanya dan biarkan buaya melakukan sisanya.
Kau mengerti? Aku mau kau kembali sebelum matahari terbit.
- Tunggulah di sini, aku akan mengurusnya. - Diamlah.
Aku yang bawa mobil. Masuk.
Cepat.
Tempat ini menyeramkan sekali.
Dia tak bersalah.
Lakukan saja, aku mau kencing.
Kami mengeluarkan 3 mayat dari reruntuhan,
- 2 orang dewasa, 1 anak-anak. - Saksi mata?
Tetangga mendengar suara tembakan sekitar jam 1 pagi.
- Tak ada yang melihat apa-apa. - Ada lagi?
Yah, agak mirip seperti dua lab sabu lainnya.
Ayo, sayang, konspirasi lagi?
Sepertinya sasaran ganda bagiku.
Biarkan tim forensik mengerjakan tugasnya.
Kalian mengingatkanku pada cerita yang diceritakan kakekku
saat umurku 14, 15 tahun.
Ini tentang dua banteng berdiri di lereng bukit,
menghadap ke padang rumput yang penuh dengan sapi.
Jenis banteng muda memandang ke arah banteng tua dan bilang, semua sombong dan rakus.
Dia bilang, " Hei, mari kita lari ke sana dan bercinta salah seekor sapi itu."
Banteng tua menatapnya dan bilang,
"Tidak... bagaimana kalau kita jalan saja kesana dan bercinta dngan mereka?"
Aku mengirimmu ke sana untuk dapatkan informasi untukku, apa yang kau punya?
Para bajingan ini belum bicara, tapi itu hanya masalah waktu.
Aku punya tim penghancur yang siap beraksi.
Jika kalian tak bisa mengatasinya, akan kubawa mereka ke dalam masalah ini.
- Persetan itu. Kami pasti bisa. - Lalu, buka areaku,
kesanalah dan cari tahu siapa yang mengacaukan laboratoriumku.
Cuaca hari ini di Moss County,
dengan tinggi suhu 92 derajat...
Berita lainnya, polisi setempat sedang menyelidiki
kebakaran trailer yang menewaskan...
...2 orang dewasa dan 1 anak-anak
setelah trailer itu terbakar.
Pihak kepolisian memutuskan, insiden ini ada kaitannya dengan narkoba.
dan diyakini sumber kebakaran itu
disebabkan oleh ledakan lab sabu.
Nantikan berita lainnya pada pukul 5.
Selanjutnya lagu baru, Swampy Love oleh Johnny and the Rockets.
- Aku harus pergi. - Tinggallah, sayang.
Setiap kali kau pergi, hatiku terasa hancur.
Kau tahu aku tidak bisa melakukan itu.
Lihat sekelilingmu, akan kuberikan semua yang kupunya
demi bangun di samping tubuhmu yang cantik ini.
- Dah, sayang. - Sampai ketemu lagi?
Kau tahu di mana menemukanku.
- Semuanya baik? - Ya.
Pria itu menjijikkan.
Bukan kau yang bercinta dengannya, kenapa kau peduli?
Dia tua, kesepian, kaya.
Berapa banyak yang sudah kau kumpulkan?
Ada apa denganmu?
Apa semuanya berjalan lancar?
- Semuanya ada di berita. - Aku sudah dengar.
Ada anak-anak dalam kebakaran.
Mereka orang-orang jahat, nak.
- Kau tahu itu. - Tapi...
Cukup, ya ampun.
Aku mau kau secepatnya melupakannya, kau mengerti?
Sesuatu yang terjadi di rumah itu sudah kehendak Tuhan,
bukan salah kita, bukan masalah kita.
Kotoran yang mereka masak
akan berakhir di jalanan,
mungkin di tangan beberapa orang yang takut akan Tuhan. Aku tak mau itu terjadi.
Dan aku tak bisa biarkan anakku diperdaya
setiap kali ada yang dirampok atau seorang bocah pengedar dapatkan apa yang sepantasnya.
Itu lemah, nak. Aku mau kau kuat.
Suatu hari, saat aku mati dan tiada...
renungkanlah kembali apa yang kita lakukan di sini,
bahwa itu demi dunia yang lebih baik.
Mengerti?
Astaga. Anak sialan.
Anak keras kepala.
Sekarang...
Aku mau kau pergi beritahu saudara-saudaramu agar cepat kesini.
Kita punya rencana yang harus dilakukan.
- Kau duduk dikursiku - Kau bilang kau tak lapar.
Aku berubah pikiran.
Halo, gimana kabarmu hari ini?
- Hei, baik. Apa kabar? - Aku baik-baik saja. Uh, seperti biasa?
- Ya, terima kasih. - Oke.
- Oh, Jazz? - Ya?
- Kau menjauhi masalah? - Ya, aku berusaha.
- Boleh minta kopi juga? - Ya, tak masalah. Tunggu sebentar.
Baru saja masuk.
Hanya orang itu yang tertembak?
No comments yet. Be the first to leave one.