د خپرونې معلومات

Unknown Woman E063-071
د لخوا تبصره indri danti22
credit to VIU

تګونه

other
په خپور شو: 2017-08-05
ډاونلوډونه: 11
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Episode 63"

"Ma Ya Cantik"

Ini Ma Ya.

Jawablah.

Halo?

Ma Ya?

Hai, Nenek. Tadi Nenek menelepon?

Aku sedang memperhatikan foto-fotoku di ruang tamu

dan tidak mendengar ponselnya berdering.

Ma Ya, ada sesuatu

yang ingin nenek tanyakan kepadamu.

Baiklah, tanyakan saja.

Apakah kamu

melihat selebaran mencari Son Bom

dan menelepon?

Bagaimana Nenek tahu?

Benar, aku menelepon.

Apa katanya? Benarkah dia?

Kenapa kamu menelepon?

Nenek Mokdong bilang tidak boleh memberi tahu Nenek.

Foto bayiku ada di selebaran itu.

Nenek Mokdong bilang itu bukan aku.

Tapi aku yakin itu aku.

Foto Son Bom.

Ma Ya.

Benarkah itu fotomu?

Ya, itu saat aku masih bayi.

Nenek?

Yuh Ri.

Ya, Ma Ya.

Kakek dan nenek

akan menemuimu.

Jadi,

ayo kita bertemu.

Benarkah? Aku mau.

Cepatlah datang.

Kenapa dia tidak menjawab?

Kenapa kamu tidak memperhatikan jalanmu?

Kita dalam masalah. Kurasa Yuh Ri tahu tentang Ma Ya.

"Tentang Ma Ya"?

Kurasa dia tahu Ma Ya adalah Bom.

Apa? Bagaimana bisa?

Ma Ya melihat selebaran mencari Bom,

menelepon keluarga Yuh Ri,

dan mengatakan bahwa foto di selebaran itu adalah fotonya.

Di mana ibumu menyimpan selebaran itu?

Kenapa dia membiarkan Ma Ya melihatnya?

Lalu? Kamu mau ke mana?

Di mana Yuh Ri?

Dia melacak lokasi panggilan itu

dan mendapati bahwa itu rumah kita.

Dia menanyakan alamat kita kepada Yul Mae dan bergegas pergi.

Ini gila!

Kenapa ibumu tidak menjawab teleponnya?

Dia tidak menjawab ponsel atau pun telepon. Bagaimana ini?

Kita tidak bisa membuang waktu. Ayo kita ke apartemen.

- Teruslah menelepon. - Baik.

Sebaiknya aku memberi Ma Ya tonik herbalnya lebih dahulu

agar nafsu makannya kembali.

"Gongrodan"

Tunggu. Aku juga harus sehat

jika ingin merawat anak yang cedera.

Ini Moo Yul.

- Hai. - Kenapa Ibu lama menjawabnya?

Kenapa kamu memarahi ibu?

Ibu sangat sibuk

memasak untuk anakmu.

Ibu bukannya bermain-main.

Di mana Ma Ya?

Kamu takut monster datang dan menculiknya?

Dia baik-baik saja di kamar, jadi, jangan khawatir.

Yuh Ri akan menelepon.

Jangan biarkan dia bicara dengan Ma Ya

dan bawa Ma Ya keluar dari sana.

Kamu marah karena Yuh Ri lagi?

Walaupun dia kemari kemarin,

dia tidak tahu Ma Ya adalah Bom.

Tidak kali ini.

Yuh Ri tahu Ma Ya adalah Bom dan dia sedang menuju ke sana.

Jadi, bawa Ma Ya dan lari. Sekarang juga!

Yuh Ri tahu Ma Ya adalah putrinya?

Bagaimana dia bisa tahu? Ibu tidak mengatakan apa-apa.

Jika Ibu membiarkan Ma Ya diambil Yuh Ri,

itu juga akan buruk bagi Ibu dan putra Ibu.

Moo Yul dan aku menuju ke rumah Ibu.

Jadi, bawa Ma Ya pergi dari sana.

Tidak. Bagaimana ini? Ma Ya.

Astaga. Ma Ya.

Kamu bersama siapa?

Hanya kamu dan nenekmu?

Ya, Nenek sedang di dapur.

Nenek hampir tiba.

Jangan ke mana-mana. Tetaplah di rumah, ya?

Baik, aku tidak akan ke mana-mana.

Aku akan menunggu Nenek di sini.

Ma Ya.

Nenek

sungguh minta maaf.

Maaf nenek tidak mengenalimu.

Ma Ya, siapa yang menelepon?

Ini Nenek.

Ada apa? Dia ingin bicara.

Ma Ya.

Apa kamu memberi tahu nenekmu

soal selebaran itu?

Ya, dia yang lebih dahulu bertanya.

Jadi, aku memberitahunya bahwa itu fotoku.

Dia tahu karena itu.

Tidak. Tidak ada waktu untuk ini.

Kita harus pergi. Sekarang.

- Ayo. - Ke mana?

Nenek bilang dia mau kemari.

Karena itulah. Ayo pergi.

Ibu dan Ayah merindukanmu

dan meminta nenek membawamu.

Ayo.

Ma Ya.

Ada apa?

Tiba-tiba teleponnya terputus.

Telepon lagi.

Dia tidak menjawab.

Kamu pikir Moo Yul tahu

kita sedang menuju ke sana?

Aku akan mengebut. Bersabarlah.

Nek, kita mau ke mana?

Ke mana saja. Kita harus segera keluar dari sini.

- Perutku. - Apa?

- Perutku sakit. - Perutmu sakit?

Tidak.

Sebentar lagi Yuh Ri akan tiba.

Ma Ya, apakah sangat sakit?

Tidak tertahankan?

Begini saja.

Naik ke punggung nenek. Ayo.

Baiklah, bagus.

Ma Ya.

Buka!

Sepertinya mereka tidak ada.

Dia bilang akan tetap di rumah dan menunggu kita.

Mungkin mereka tahu dan membawanya pergi.

Tidak.

Mereka tidak mungkin bertindak sejauh itu.

Taksi!

Ma Ya.

Perutku sakit sekali.

Lukaku rasanya sakit sekali.

Tidak. Sebentar lagi Yuh Ri akan tiba.

Ma Ya.

Tidak bisakah kamu menahannya?

Jika aku mendahulukannya, putraku akan mati.

Tapi jika aku mendahulukan putraku, dia akan mati.

Aku harus melarikan diri dahulu.

Ma Ya, masuklah.

Ma Ya! Berhenti!

- Ma Ya! - Tidak. Cepat masuk.

- Nenek? - Berhenti!

Ma Ya!

Ma Ya.

Tidak.

Kalian akhirnya bertemu.

Tentu.

Keluarga tidak bisa dipisahkan.

Ma Ya, kamu baik-baik saja?

Kamu terluka?

Aku baik-baik saja, Nek.

Ma Ya.

Kamu

benar-benar...

Kamu benar-benar...

Ada apa? Kenapa Nenek menangis?

Nenek terluka?

Maaf. Nenek sungguh minta maaf

karena tidak mengenalimu.

Karena tidak menyadari siapa kamu.

Tolong jangan menangis.

Melihat Nenek menangis membuatku ingin menangis.

Ma Ya sayangku.

Bom sayangku.

Astaga.

Astaga.

Bagaimana kita bisa mencegah bencana yang akan menyerang?

Mereka berbohong anaknya sudah mati padahal dia masih hidup dan sehat.

Anak itu dibesarkan oleh musuhnya.

Kenapa Ibu masih di rumah? Di mana Ma Ya?

Dia tidak ada di sini. Di mana dia?

Kalian semua pantas dihukum.

Di mana dia?

Kami meminta Ibu membawanya lari.

Dia pergi.

Apa maksud Ibu?

Ma Ya pergi bersama ibunya.

Ibu!

Diam. Ibu tidak tuli.

Aku sudah meminta Ibu untuk lari bersama Ma Ya.

Tapi Ibu malah membiarkan Yuh Ri membawanya?

Seorang ibu ingin membawa anaknya.

Bagaimana ibu bisa menghentikannya?

Kamu yang berdosa karena berbohong sejak awal.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left