لومړۍ 200 کرښې.
Kau tidak tidur lagi?
Apa pendapatmu soal gambarnya?
Seperti biasa, gambarmu bagus.
Tidurlah sebentar?
Editor cuma bisa menemuiku jam 3 sore besok.
Aku tahu.
Ya ampun. Jangan cangkir ini dipakai asbak.
Maaf.
Editor Omura-san ini, hitmaker hebat.
Ya.
Pokoknya dia harus mengakui-ku...
kali ini.
Ada baiknya jika kita beritahukan ke orang tua akhir pekan ini.
Lihatlah gambar ini. 3 hari lamanya kugambar.
Mantap.
Mantap banget.
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga
Gambar-gambarnya bagus.
Kau asisten seseorang?
Honjou-sensei "Occult Hause".
Tak heran gambarmu bagus.
Selain itu, kau menggambar makai dakwat, bukan digital.
Juga makai screentone... Sangat jarang belakangan ini.
Sensei telah beralih ke digital, jadi dia tak makai screentones lagi dan memberikannya padaku.
Kau pernah meraih penghargaan "Rookie"?
Sudah ku ajukan ke beberapa majalah...
dan menerima penghargaan Terbaik dan Daftar Pendek.
Kau memulai debut di majalah apa saja?
Tidak...
Aku selalu bilang ini ke mereka gambar genre horor atau menyeramkan.
Sangat jelas kalau mereka sebenarnya tak pernah melakukan pembunuhan,
dan belum pernah melihatnya, kan?
- Ya. - Makanya kurang nyata.
Jadi, kalau berpikir secara realistis....
pembaca setidaknya tahu karakter yang ada di Manga-mu harus nyata.
Meskipun manga-mu, gambarnya luar biasa,
tapi karakternya tak punya tokoh.
Terlalu biasa.
Anggap saja kau adaptasi dari karya orisinal lainnya.
Tapi jika kau tak bisa buat karakter,
jangan harap bisa jadi hit (terkenal).
Jadi tak bagus sama sekali.
Kenapa kau tak berusaha lebih keras lagi dan meraih banyak penghargaan "Rookie"?
Aku permisi dulu.
Halo.
Kau baik-baik saja?
Tak apa. Terserah jika kau mau lanjutkan sesukamu.
Tidak, sudah kuputuskan kalau ini usaha terakhirku.
Kau akan menyerah?
Sudah saatnya mencari pekerjaan.
Aku belum bisa membelikanmu cincin yang mahal.
Maafkan aku.
Bagiku itu gak masalah.
Jadi, Keigo...
Oke, udahan dulu, aku mau ke studio sekarang.
Kalau begitu,
kau bisa fokus jadi asistenku?
Aku bisa menghidupimu.
Tidak...
Cita-citaku mau mandiri, jadi...
aku akan berhenti menggambar Manga.
Makanya, sudah kubilang sebelumnya...
aku akan mengundurkan diri hari ini.
Sudah hampir jam 9.30 malam.
Radio Sabtu Malam akan dimulai.
Meskipun sekarang makin dingin,
kenapa orang-orang pada menghabiskan malam musim gugur yang panjang?
November sebentar lagi...
Hei, adakah yang bisa buatkan sketsa rumah besar untukku?
- Rumah besar? - Kau bisa temukan di daerah sekitar situ, kan?
Menggambar rumah Miiko?
Benar. Rumah yang dihuni dengan bahagia, tidak peduli siapa yang melihatnya.
Sekarang juga?
- Emang gak bisa besok? - Tidak, harus sekarang.
Tidak, tidak, tapi semuanya lagi pada sibuk.
Bolehkah aku yang pergi?
Oh, Yama-chan, maukah kau pergi?
Ya, aku sudah menyusahkan semuanya jadi aku yang pergi saja.
Baguslah. Aku mengandalkanmu.
- Yamashiro-san, maaf merepotkanmu. - Santai saja.
Sungguh disayangkan Yama-chan menyerah saat gambarnya sangat bagus.
Mengenai Yamashiro...
Kau tahu kenapa dia selalu menerima penghargaan "Rookie' tapi dia tak bisa memulai debutnya?
Kenapa?
Anak itu...
cuma menggambar Manga yang menyeramkan tapi tak bisa menggambarkan penjahat sungguhan.
Makanya kurang disukai Manga-nya.
Orang itu Tn. Nice Guy, kan?
Tn. Nice Guy tak bisa menggambar penjahat karena tak bisa menghubungkan pada dirinya.
Permisi.
Aku bukan orang yang mencurigakan.
Aku asisten Manga yang ditugaskan membuat sketsa rumah...
Maaf, musiknya terlalu keras.
Tidak, aku bukan penghuni rumah ini.
Tapi kau baru saja ngomong kerumah Funakoshi, kan?
Bisa beritahukan kalau sangat mengganggu? Atau kutelpon polisi.
Maaf karena masuk tanpa izin.
Apa ada orang di rumah?
Aku kemari mau menyampaikan keluhan tetanggamu.
TERJEMAHAN | YOYONG MASAMBA
- Mintalah informasi korban di rumah sakit Yokohama. - Baik.
- Hei, sekarang boleh masuk. - Baik.
Selebihnya mohon ditindaklanjuti.
Aku masuk sekarang.
Senjata pembunuh?
Pastinya pisau tajam tapi kami belum menemukannya.
Kalau begitu aku akan kembali bekerja.
Kepala Makabe.
Bisakah kuandalkan kau menanyai saksi? Pria yang bernama Yamashiro Keigo.
Siap, Deputi. Seida akan ikut denganku.
Seida?
Dia berbakat dalam menanyai dan interogasi.
Dia bisa mempersempit jarak interpersonal dengan cepat.
Apa benar meski jadi pembalap jalanan,
orang itu bisa lulus dengan mudah menjadi polisi prefektur?
Gak mungkin...
Dia pernah berkelahi dengan Komisi Keselamatan Publik baru-baru ini.
Baiklah. Tapi jangan sampai Seida lepas kendali.
Aku tak begitu.
Watak-ku, tekun dan bekerja sebaik mungkin, Wakil Okumura.
Kuandalkan kau.
Siap!
- Kalian lagi ngomong apa? - Tidak ada.
Soal diriku, kan? Gak perlu disembunyikan?
Tak ada apa-apa. Ayo pergi.
Yang terpenting, sudah kubilang jangan bicara padaku begitu di depan orang lain.
Aku atasanmu.
Aku tahu ini menjengkelkan berulang kali ditanyai.
Tapi bisa gak bicara denganku untuk terakhir kalinya?
Pertama, kau asisten seniman Manga...
Siapa dia?
Honjou Hayato-sensei dari "Occult Hauser".
Okultisme?
- Kau pernah dengar? - Sangat populer.
Jadi, kebetulan kau sedang membuat sketsa rumah itu.
Tapi sebagai penggambar Manga, kenapa harus kesana membuat sketsa?
Lagipula itu sudah larut malam. Bukannya lebih baik foto saja?
Honjou-sensei... bilang rumah juga harus berkarakter.
- Apa ini? Aku gak ngerti. - Tunggu.
Lanjutkan.
Sebuah rumah...
Auranya penting.
Punya karakter atau tidak... itu penting.
Merepotkan sekali ya... cuma untuk menggambar Manga.
Meski aku paham alasanmu bertekad untuk menggambarnya,
kenapa kau masuk ke rumah mereka?
Tetangga mereka... bilang musiknya terlalu keras.
Jika dia menelepon polisi,
mungkin membuat Honjou-sensei tidak nyaman.
Aku sudah manggil mereka di pintu pagar tapi...
Lalu... aku masuk ke ruang tamu...
Yah...
Melihat situasi seperti itu jelas membuatmu panik.
Jadi, ini sketsamu.
Aku akan melihatnya.
Gambar yang luar biasa.
Apa ini?
Itu...
Karena...
Honjou-sensei bilang kalau karakter Mangaku kurang bagus,
aku biasanya menggambar orang yang berani tampil beda.
Kau bisa menggambar sejauh ini dari sekilas saja?
Cuma itu!
Karena kau asisten Manga, kau bisa menggambar sketsa si pembunuh, kan?
Yamashiro-san, kau pernah lihat wajah si pembunuh?
Tak pernah.
Bukannya kau tadi bilang pernah melihat bayangan atau apalah?
Aku akan tinggalkan ini di sini.
Aku permisi.
- Terima kasih atas kerja kerasnya. - Kau juga.
Aku sudah menemui Honjou.
Yamashiro tidak bohong. Dia tak berada di TKP pada perkiraan waktu pembunuhan.
Okelah.
Ada apa?
Dia sangat mencurigakan.
Kau baik-baik saja? Kau terluka?
Syukurlah. Pembunuhnya tidak menyerangmu.
Kenapa dengan pakaianmu?
Aku meminjam ini.
Okelah.
Kau mau minum apa?
Kau mau makan?
Tidak.
Hormat gerak!
Istrihat ditempat!
Aku akan mulai dulu.
Kasusnya kali ini sangat aneh.
Jadi, rincian kasus,
terutama kondisi tubuh korban, jangan diungkap ke publik.
Selanjutnya, Kepala Makabe.
Para korban...
Funakoshi Muneyuki, 53 tahun.
Istrinya Youko, 50 tahun.
Putra sulungnya Takayuki, 20 tahun.
Putri sulungnya Anri, 18 tahun.
Penyebab kematiannya sebagian terluka tikaman pisau tajam,
yang terjadi antara jam 6 sore sampai 10 malam tanggal 24 Oktober.
Senjata pembunuh belum ditemukan.
4 orang diikat ke kursi setelah mereka meninggal,
dan diposisikan duduk di meja makan.
No comments yet. Be the first to leave one.