Fruits Basket: The Final

Fruits Basket: The Final

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Fruits Basket The Final Episode 6
د لخوا تبصره MarBot
Retail from iQIYI.

تګونه

TS
په خپور شو: 2021-05-31
ډاونلوډونه: 10
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 158 کرښې.

[Dia pasti senang punya teman yang mencemaskannya.]

- Berhenti menangis! - Baik.

Jangan menangis di depanku.

Haru.

Aku sudah lama tidak mendengar Isuzu bicara lantang.

Guru.

Kau sangat senang karena dikunjungi

oleh temanmu?

Teman?

Mereka sangat akrab, bukan?

Tapi sepertinya tidak begitu.

Dia akan memulihkan diri di sini untuk sementara?

Ya.

Sepertinya dia benci rumah sakit dan rumah utama.

Dia dikurung oleh Akito, bukan?

Dia bilang jangan beri tahu Honda.

Dia takut terlibat dengan Akito lagi.

Aku juga tidak mau dia berhubungan dengan Akito lagi.

Begitu rupanya.

Omong-omong, Hatsuharu,

sebenarnya di mana Isuzu dikurung?

Ruangan Kucing?

Begitu rupanya.

Kelak Kyo harus pergi ke sana.

Aku terus merasa

Guru akan membiarkan Isuzu terus menginap di sini.

Jangan khawatir.

Guru setia kepadamu.

Dia hanya memikirkanmu!

Aku tidak memikirkan hal lain.

Jangan membuatnya terdengar aneh.

Maka, suasana di rumah Guru akan lebih ceria. Baguslah.

Guru tidak akan kesepian lagi, bukan?

Honda.

Ya.

Peringatan kematian ibumu sebentar lagi, bukan?

Boleh aku ikut mengunjungi makamnya?

Tentu saja.

Aku akan pergi bersama Uo dan yang lain Sabtu pagi.

- Aku - Kau boleh...

tidak bisa ikut.

Baiklah.

Nasibmu sungguh buruk.

Tidak hanya gagal mematahkan kutukan,

kau sepertinya juga banyak menderita.

Kini kau paham akibat bersikap gegabah?

Nyonya Ren

hendak memberitahuku cara mematahkan kutukan itu.

Tentang itu,

dia membohongimu.

Nyonya Ren tidak tahu apa pun tentang itu.

Dia menipumu.

Dia sepenuhnya memanfaatkanmu.

Kau pionnya dalam pertarungannya melawan Akito.

Pembohong.

Aku tidak memaksamu untuk percaya padaku,

tapi aku lebih mengenal Nyonya Ren dibandingkan kau.

Hubungan kami baik.

Sangat baik.

Rin.

Sebenarnya, meski kau tidak melakukan apa pun,

pada akhirnya, kutukan Zodiak

akan hilang.

Jadi, kau tidak perlu berusaha terlalu keras.

Ikatan kuno itu

sudah hancur sejak lama.

Cepat atau lambat, kutukan itu akan hilang.

Kami anggota Zodiak yang diundang ke perjamuan terakhir.

Kau...

Jangan bicara tanpa bukti.

Pada akhirnya...

Kapan?

Beberapa tahun lagi?

Atau puluhan tahun lagi?

Tidak bisa.

Jika kutukannya...

Jika kutukannya tidak hilang sebelum musim semi berikutnya,

Kyo akan...

Kau sudah tahu tentang ini?

Kau tahu pada akhirnya kutukan itu akan hilang?

Aku tidak sehebat itu.

Aku hanya merasa mungkin ini akan jadi yang terakhir.

Kudengar ini kali pertama seluruh anggota Zodiak berkumpul.

[Para wanita tua dengan senang mengatakan kalau ini sangat penting.]

Semua orang berkumpul di sini

hanya karena ini perjamuan terakhir.

Lihatlah Kureno.

Itu tidak terjadi sendiri atau ada campur tangan orang lain,

tapi kutukannya tiba-tiba hilang.

- Apa maksudmu? - Supaya lebih terkesan tidak dewasa,

Kureno bukan lagi bagian dari kami.

Kureno juga bilang,

akhir sudah dekat.

Tapi jika terus begini, Kyo akan dikurung.

Aku sangat memahaminya.

Aku tahu apa yang akan terjadi terhadap Kyo dalam waktu dekat.

Seluruh anggota Zodiak tahu,

tapi tidak akan ada yang bertindak

atau bicara.

Kenapa?

"Kenapa"?

[Karena itulah misi mereka yang dirasuki roh Kucing.]

Kami adalah monster.

Tapi setiap kali melihat induk semang Kucing, kami berpikir,

"Baguslah."

"Setidaknya, kami lebih baik."

Induk semang Kucing adalah makhluk yang ditakdirkan

untuk dikecualikan oleh anggota Zodiak.

Pak Shigure!

Kau marah?

Tapi cepat atau lambat, itu akan berakhir.

Aku tidak begitu saja memercayai ucapan Kureno.

Aku juga menemukan pertanda jelas.

Kau bilang tidak bisa menunggu.

Kau ingin menyelamatkan Kyo?

Kau menyukai Kyo...

Dia menyukai Kyo...

Apa hal yang paling penting

bagimu?

[tidak bisa langsung kujawab bahwa ibuku yang paling penting.]

Tohru.

Kau sudah mengemas semuanya?

[Ibu duduk di sini sambil tersenyum seperti biasa,]

Ayo pergi, Kyoko.

[tempat terpenting di hatiku akan selalu menjadi milik ibuku.]

[Kenangan dan janji itu juga tidak akan menghilang.]

Tohru?

Lihat wajahmu. Kau kenapa?

Entahlah.

Entah apa

yang harus kulakukan.

Di saat seperti ini,

jangan lakukan apa pun.

Jika kau merasa harus melakukan sesuatu, lakukanlah saat waktunya tiba.

Menurutku begitu.

Lagi pula...

Begini...

Menangislah sepuasmu.

[Saat akhirnya terpaksa melakukan sesuatu,]

Aneh sekali. Kau pasti...

Aku ingat rambut jinggamu.

Kau...

Benar. Kyoko...

Maksudku, Tohru.

Terima kasih sudah menjaga Tohru.

Pak, sedang apa di sini?

Bukan apa-apa.

Punggungku sakit lagi.

Kau baik-baik saja?

Aku menunggu seseorang menjemputku.

[Keluarga Honda, Terpuji vajra penerang dunia]

Kau juga kemari untuk mengunjungi makam Kyoko?

Terima kasih.

Kyoko...

Bagaimana keadaan Tohru?

Pak, apa kau selalu memanggilnya Kyoko?

Ya.

Lelucon itu sama sekali tidak lucu.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left