لومړۍ 200 کرښې.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
Masa muda itu musim kehidupan yang paling indah.
Masa mudaku
dimulai dari Akademi Militer dan Politik Rakyat Cina Anti-Jepang.
Akademi Militer dan Politik Rakyat Cina Anti-Jepang,
yang merupakan tempat lahirnya pertumbuhan
para kader anti-Jepang Partai Komunis Cina.
Di awal 1939,
akademi cabang pertama yang diperintahkan
untuk bergerak dari timur Yan'an ke Shanxi.
Lalu setelah menghadapi banyak kesulitan,
pada Januari 1940,
akademi cabang pertama tiba di Pegunungan Yimeng.
Melakukan kegiatan pendidikan di belakang garis musuh.
Di sinilah
aku secara resmi menjadi siswa akademi itu.
terjemahan broth3rmax
Pak,
kita memasuki area Yimeng.
[Hata Shunroku, Panglima Tertinggi AD Jepang yang menginvasi Cina]
Divisi-115 Pasukan-AD Rute-8 ada di area ini.
Menurut info intel terbaru
cabang Akademi Militer dan Politik Rakyat Cina Anti-Jepang mereka
juga di sembunyikan disini.
Kita harus musnahkan semua cabang mereka
dengan cara apapun secepat mungkin.
Ya.
Lihat, seperti apa bentuk medan disini?
Bentuknya seperti payudara wanita.
Pengunungan ini dengan tebing curamnya
dan pucaknya yang datar itu dinamakan "gu".
Menurutku itu lebih mirip kuburan.
Tak lama lagi, tempat ini akan menjadi
dataran kuburan mereka.
BREAK THROUGH
SHANDONG YIMENG DAQINGSHAN HEYU
Xiao Wen,
ambil air.
Zhenzhen, ayo kita pergi.
Baik.
Semuanya siap? Ayo!
Ya sudah, ayo!
Yuk!
Kau mau kemana? / Mau menemui mereka.
Kenapa mau menemui mereka? Ikut aku.
Ayo, tuan.
Ayo.
Yang kita cari adalah sebuah akademi.
Disini.
Tak ada apa-apa disini.
Akademi.
Pastinya ada di perumahan.
Disini... / Berhenti!
Angkat tangan! / Jangan... jangan tembak!
Berhenti! Angkat tangan!
Jangan... jangan tembak!
Kalian yang ngintip tadi 'kan?
Aku tidak ngintip. / Tidak ngintip.
Kalian ngintip! / Menurutku mereka ini kayak mata-mata.
Betul, mata-mata! / Aku bukan mata-mata.
Kami ini warga taat hukum. Taat hukum.
Lantas kenapa kalian mengintai?
Kami... tidak mengintai.
Diam! Kami sudah lama mengikuti kalian.
Jujur saja! / Toong jangan tembak. Kami ke sini untuk mencari...
Itu pesawat musuh. / Berlindung!
Jangan lari, tuan! / Tiarap!
Kamu menindih rambutku. Jauhkan tanganmu!
Kamu yang menindih lenganku. Bagaimana kubisa melepaskan?
Maaf.
Mereka pergi! / Tuan, lari!
Lari, cepat!
Jangan kejar. / Berhenti!
Berhenti! / Kejar dia jangan sampai kabur!
Jangan lari!
[Du Qingfeng, Instruktur di Cabang Pertama Akademi Militer dan Politik Anti-Jepang]
Tuan.
[Zhou Chunquan, Rektor Cabang Pertama Akademi Anti-Jepang]
Rektor, mereka datang.
Pelan-pelan.
Mau lapor, Rektor.
Mereka datang. / Baik.
Pak.
Kamu Su Fan 'kan? / Ya, betul.
Apa surat ini memang ditulis oleh rekan Chen Ming?
Tentu.
Chen Ming itu sepupuku. Kuingin ke Akademi Militer Whampoa
untuk belajar cara melawan Jepang,
tapi dia bilang, juga Tentara AD Rute-8 Akademi Militer Whampoa.
Itu sebabnya dia menulis surat ini.
Anak muda,
sepertinya kau bukan dari Fujian.
Kayaknya kau berasal dari Sichuan.
Dari Sichuan, betul, betul
Kita sekampung.
Nenekku pergi ke Sichuan dan menikah di sana.
Satu huruf Cina hilang di suratmu.
"Jing" yang mana yang dimaksud disini?
Nanjing. / Nanjing.
Aku belajar di Nanjing.
Mengapa ada lubang disini?
Tikus. / Tikus?
Tikus. / Tikus?
Tikus menggigit suratnya saat ke sini.
Sungguh kebetulan. / Ya.
Ini menarik.
Bahkan tikuspun bisa nyari-nyari kesalahan di kalimat.
Anak muda, kuberitahu.
Sepupumu dan aku adalah rekan dekat di pasukan.
Paham?
Rektor, serahkan dia padaku.
Su Fan, kunyatakan, mulai sakarang
kau adalah siswa di kelas muda
di Akademi Militer dan Politik Rakyat Cina Anti-Jepang.
Tanpa ujian? Rektor.
Kau sudah menembus garis blokade musuh
dan berjalan ribuan kilometer untuk ke tempat ini.
Itu ujian terbaik.
Terima kasih, pak.
Terima kasih, pak.
Guru, kapan kubisa menemui sepupuku?
Di saat yang tepat. / Kapan saat yang tepat?
Ya di saat yang tepat.
Ada satu orang asing disini.
Koresponden perang. Dia sudah ke Yan'an 2 kali.
Dialah yang memotret pernikahan sepupumu, Chen Ming, bersama istrinya.
Siapa namanya?
Hans Schieber.
Kenapa mereka makan kertas? / Itu bukan kertas.
Itu panekuk Yimeng.
Apa bisa dimakan?
Instruktur Chen.
Pak Du. / Kau lagi repot.
Tak apa, tak apa. / Kau kerjakan sendiri.
Pepatah mengatakan, kerjakan sendiri, maka kau akan makan dan berpakaian dengan baik.
Aku harus belajar darimu. Kuingin mencobanya.
Silahkan saja. / Baik.
Ini siswa baru.
Yeah. / Biar dia mencicipi.
Aku pergi dulu. / Baiklah.
Tujuan kita adalah berjuang sambil belajar.
Belajar dalam pertempuran.
Musuh maju, kita mundur. / Mundur!
Musuh berkemah, kita serang. / Kepung mereka!
Musuh kelelahan, kita serang. / Serang! Serang!
Musuh mundur, kita kejar. / Serang!
Instruktur datang. Instruktur datang.
Ayo, ayo, diam. Pelajaran dimulai.
Hari ini, kuingin kenalkan siswa baru.
Satu rekan baru.
Instruktur Du, kepala desa senior telah tiba.
Begitu ya.
Silahkan perkenalkan dirimu.
Selamat datang.
Aku adalah... / Ini salah satu
playboy yang ngintip cewek hari ini.
Yeah, dia orangnya.
Yeah, dia!
Dia orangnya. / Dia yang ngintip.
Pasti! / Jangan ngawur!
Atau jangan salahkan aku kalau tidak sopan.
"Jangan salahkan aku kalau tidak sopan."
Apa yang akan kau lakukan terhadapku?
Kulakukan yang semestinya.
Mari kita bertanding.
Pria sejati menggunakan lidahnya bukan pukulannya.
Pria sejati?
Dia pria sejati.
Kau sebut dirimu pria sejati. / Apa hebatnya dirimu?
Li Shaoxia ini hebat. Dia sudah belajar di luar negeri.
Dia bicara Inggris delapan negara.
Bahasa.
Bahasa delapan negara.
Kuingin kenalkan pada rekan kelas masa depan.
Gao Shaobin, seorang master luar negeri dalam Matematika.
Xiao Wen, pengawas kami, gadis yang berbakat.
Dia pandai menyanyi, menari, pintar main piano, catur, kaligrafi dan melukis,
putri seorang pejabat senior di Biro Pendidikan Shanghai.
Li Shaoxian. Jangan sebut keluargaku lagi.
Baik, baik.
Ini Liu Zhenzhen.
Ingatannya luar biasa. Dia dianugerahi ingatan kuat luar biasa.
Dia juga seorang penyair.
Dan yang ini
Ma Qiang.
Dia paling muda dan berasal dari area Gunung Yimeng.
Orang tuanya anti-Jepang yang gugur.
Keturunan pahlawan.
Rekan kelas yang ini
perkenalkan dirimu. / Ya. / Betul.
Kenalkan dirimu.
Namaku Su Fan.
Su itu karakter Cina pertama dari Soviet.
Fan sama dengan karakter Cina "fan" di kata "feifan" (luar biasa).
Aku dari Sichuan.
Tuan.
Kau takut apa? Yang semangat!
Yang semangat!
Sudah besar masih minum ASI.
Yeah, bawa ASI.
No comments yet. Be the first to leave one.