لومړۍ 200 کرښې.
RUMAH SAKIT HEWAN PAWFECT HAVEN
TIGA BULAN YANG LALU
Kamu dapat email.
Nona Han Young-su?
Ya, saya.
HAN YOUNG-SU
Apa ini?
Tunggu.
NOMOR 10, X? KOTA KUMSU
Bukankah ini dari taman hiburan waktu Ji-woo hilang bertahun-tahun lalu?
Sekarang, ini ada hubungannya dengan kita.
Brengsek itu berani-beraninya ambil foto Ji-woo.
Dari awal, aku memang ditargetkan jadi korban kesepuluhnya.
URUSAN KELUARGA
Keluargamu yang bawa mayat itu, kan?
Ya, kami yang bawanya.
Tapi dia yang membunuhnya.
Mobil itu?
Itu miliknya.
Sepertinya dia sengaja bikin alibi dengan nabrak mobilnya ke mobil kami.
Benar.
Dia sendiri yang ngaku.
Kamu masih belum mengerti?
"Pembunuh berantai yang sudah membunuh sembilan korban."
Salah. Sekarang jadi sepuluh.
Alias si Pengembang Kematian.
Itu aku.
Jadi dia pembunuhnya...
dan keluargamu cuma mindahin mayatnya?
Betul.
Jadi lebih baik kamu dapatkan pengakuan atau temukan buktinya.
Lakukan sesuatu.
Aku sudah bilang semua yang kau suruh.
Terus sekarang gimana?
Apalagi?
Lihat saja, dia bisa mencium jejak kita dan datang ke sini.
Berarti mereka nggak sebodoh itu.
Kita tunggu dan lihat saja.
Mereka berdua.
Kalian naik ke atas dan tidur. Besok kalian sekolah.
Ayo.
Bu.
Ya?
Aku...
Jangan lakukan itu lagi.
Aku nggak mau Ibu merasa sakit.
Apa ini?
Kupikir kamu menghindari daging karena bikin Kyu-tae nggak nyaman.
Entahlah.
Aku bahkan nggak kena tusuk,
tapi aku ngidam daging yang masih berlumur darah segar.
Ada kabar menarik?
Wajahmu memerah.
Apa?
Merah? Enggak juga!
Ngomong-ngomong, Kyu-tae di mana?
Aku masukkan dia ke rumah sakit jiwa.
Kamu gila ya?
Dia anak pemilik restoran steak, tapi lihat dia!
Lihat daging aja dia mau muntah. Harus gimana aku?
Sial!
Oh iya,
kamu udah urus rumah sakit hewan itu?
"Rumah sakit hewan"? Maksudmu apa?
Kamu bilang sendiri mau ngurus itu!
Ibu si kembar yang sinting itu, yang nyakitin Kyu-tae kita!
Iya, benar!
Sial, bajingan-bajingan itu. Brengsek.
Aduh!
Kenapa?
Apa?
Perhatian.
Dasar bajingan kecil!
Apa ini semua?
Kami ada di dalam pikiranmu.
Semuanya buram.
Payah ya?
Apa-apaan ini?
Kamu juga beginiin Kyu-tae?
Kyu-tae melakukan dosa besar.
Jadi maksudmu kamu menghukumnya?
Itu bukan hukuman.
Itu pengobatan.
Pengobatan untuk apa?
Kyu-tae nggak sakit.
Ini bukan soal Kyu-tae.
Ini buat anak-anak yang terluka karena dia.
KWON MIN-JUNG
Mereka akan dihantui oleh kenangan mengerikan seumur hidup.
Jadi wajar kalau dia juga harus menderita--
Kalau dia bersalah, bawa aja ke pengadilan! Siapa kamu sampai bisa seenaknya?
Aku nggak bilang aku tanpa salah.
Aku tahu aku juga ikut andil sedikit.
Makanya, aku akan bersikap lunak padamu.
Berani-beraninya kamu ngusik anak-anakku?
Hey.
Kenapa ini susah banget nusuknya?
Apa-apaan ini!
Apa?
Kenapa, sih?
Nggak lihat aku berdarah?
Darah apa?
Lihat nih, sialan!
Apa?
Pakai ekor pari! Dia nusuk aku pakai itu.
Mulai sekarang, jauhi anak-anakku.
Jangan sebut nama mereka, bahkan jangan pikirkan mereka.
Kalau begitu, kamu akan aman.
Jadi ini toh maksudnya?
Gil-ja.
- Kayaknya si jalang itu juga "ngoperasi" aku. - Apa?
Maksudmu si brengsek itu
ngacak-acak tiga pria aku sekaligus?
Si kembar sialan itu!
Aku nggak seharusnya mikirin mereka.
Mi-ok?
Besok kamu harus ke sekolah.
Hipnosis, kekerasan, bahkan ngurung orang?
Iya, aku ngomong bener.
Aku juga punya buktinya.
- Bukti apa? - Bukti mereka ngurung aku.
Semuanya terekam di video.
Ini bener-bener gawat.
Kenapa?
Anak yang nggak bersalah dijebak sebagai pembunuh.
Hah? Bukannya di berita katanya pembunuhnya udah ketangkep?
Dia bukan pelakunya.
Iya kan?
Dia nggak kelihatan kayak pembunuh.
- Tapi kenapa kamu bahas ini? - "Kenapa"?
Itu karena...
kamu pelakunya.
Kamu yakin?
Ya.
Pak detektif, bukan aku pelakunya!
Mana buktinya?
Kamu pergi ke gereja?
Enggak.
Aku ini penganut Buddha.
Lalu kenapa seorang penganut Buddha pakai kalung salib?
Itu milik Lee Yu-jin.
Kena kau, si brengsek Doom-veloper.
Akhirnya dia paham juga.
Maaf soal yang tadi, Pak Detektif.
Kami menemukan ini di mobil bajingan itu.
Keluar, dasar bajingan.
Keluar, kau orang sakit!
Diam di situ, kau bajingan.
Terima ini!
Sial, kau pikir semuanya sudah selesai?
Diam, kau bajingan.
- Semua sudah selesai. - Belum.
Belum selesai.
Dia memang pembunuh di kasus Gunung Kumsuak,
tapi dia bukan pembunuh berantai itu.
Ini semua apa?
Ada tempat bernama "Latihan Khusus".
Di sana, kamu enggak punya nama, cuma nomor tanda.
Pembunuh itu dan aku berasal dari tempat itu.
"Latihan Khusus"?
Tempat macam apa itu?
Aku bisa saja cerita semuanya,
tapi kamu pasti nggak percaya.
Jadi, kita buat simpel saja.
Perhatian.
Kalian semua sudah dibuang.
Jangan pernah berpikir untuk kabur.
Perhatian.
Akan kukirim orang setiap hari untuk memburu kalian,
sampai aku mencabik-cabik kalian dan anak-anak itu.
Jadi maksudmu, di Latihan Khusus itu,
mereka menyiksa anak-anak buat eksperimen dan pelatihan?
Dan waktu kamu kabur bawa bayi-bayi itu,
mereka kirim Doom-veloper buat ngejar kamu?
Untuk memancingku keluar.
Mereka sudah membunuh orang, tinggalkan pesan-pesan.
Karena aku ini Nomor 10.
Ho-chul.
Bilang sama aku.
Kamu yang bunuh Lee Yu-jin di Gunung Kumsuak?
Benar. Aku yang bunuh dia.
MISINYA BERHASIL
BAGUS, SEPULUH SUDAH LEWAT HARI INI HARI PINDAHAN
Dia kasih aku misi.
"Dia"?
Siapa yang kasih kamu misi?
Doom-veloper.
Berdiri.
Jung Ho-chul.
Kamu ditangkap atas pembunuhan di Gunung Kumsuak.
Kamu punya hak untuk tetap diam,
hak untuk didampingi pengacara, dan peninjauan hukum penangkapan...
Terserah, lakukan saja sesukamu.
Sepertinya peretasan otak itu berhasil.
Tunggu dulu!
Bahkan setelah menemukan tubuhnya, kau gagal melaporkannya.
Kau juga mengurungnya. Jadi aku tidak bisa begitu saja membiarkan ini berlalu.
Haruskah kita membunuhnya?
PAWFECT HAVEN ANIMAL HOSPITAL
Jeong-hwan, ada apa? Dia pelakunya sebenarnya?
No comments yet. Be the first to leave one.