Zombie Apocalypse

Zombie Apocalypse

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

د لخوا تبصره Rizki Habibie
Needs more repair.

تګونه

Blu-ray
blu-ray
Blu-Ray
په خپور شو: 2012-08-09
ډاونلوډونه: 53
د اوریدلو معیوبیت: Yes

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

PARIS, PERANCIS

3 JUNI AWAL KEMUNCULAN INFEKSI VIRUS VM2

9 JUNI 83% DARI PENDUDUK EROPA TERINFEKSI

14 JUNI - VM2 MENYEBAR DI JEPANG PEMERINTAH JATUH DALAM 3 HARI

23 JUNI VM2 MUNCUL DI GUTHRIE CENTER, IOWA

25 JUNI VM2 MENYEBAR TAK TERKENDALI DI SELURUH AMERIKA SERIKAT

KORBAN SELAMAT

KAWASAN KARANTINA AKSES MILIK PEMERINTAH

26 JUNI TENTARA MENGHANCURKAN JALUR TRANSPORTASI YANG TERINFEKSI

27 JUNI EMP MELEDAK, SEMUA ALAT ELEKTRONIK RUSAK

UPAYA TERAKHIR UNTUK MENGASINGKAN PEMBAWA WABAH 27 JUNI EMP MELEDAK, SEMUA ALAT ELEKTRONIK RUSAK

UPAYA TERAKHIR UNTUK MENGASINGKAN PEMBAWA WABAH

ENAM BULAN KEMUDIAN

:::::::::: .. Penerjemah .. :::::::::: ::::::::::::: ... Rizki Firman Habibie ... ::::::::::::: ...

- Seharusnya kita tetap di pondok. - Dan tertangkap? Kita harus berusaha mencari tahu.

- Mereka harus menemukan obatnya? - Atau kita semua akan mati.

Halo!

Semua orang sudah mati, bung.

Kevin jangan ke sana.

- Apakah ada makanan? - Tidak ada.

Kalian sangat berisik.

Lihat ini. Kalian sangat berisik.

Lihat ini.

Jangan membuat banyak kebisingan.

Patahkan saja itu.

Teman-teman, teman-teman ... Teman-teman!

Kevin!

Sial.

Ayo.

Kevin ayo!

Kebelakangku. Kevin, kesini!

Ayo pergi dari sini.

Tolong! Jangan!

Pergi dari sini!

Tetap di sini!

Kau baik-baik saja?

Ia masih hidup ...

- Aku akan menyelamatkanmu. - Menjauhlah darinya. - Tidak.

- Ia akan segera berubah, ayo. - Bertahanlah.

Aku berduka atas temanmu, tapi kau tak ingin melihat ini.

- Ini akan baik-baik saja. - Apa yang akan kau lakukan?

Jangan.

Jangan lihat.

- Halo, aku Henry. - Apa kau terluka?

- Tidak. - Apa kau tergigit? Apakah disini banyak dari mereka?

- Aku tak tahu. - Berdiri, ulurkan tangan dan kakimu.

- Mengapa? - Seperti biasanya, lakukan saja. Cepatlah.

Ulurkan tanganmu, periksa gigitan untuk antisipasi.

- Kau menemukan bekas gigitan? - Belum.

Tunjukkan kakimu. Baik, baik.

- Aku Mack. - Aku Billy, dan dia Ramona.

Senang bertemu denganmu, senang rasanya melihat orang yang masih hidup.

- Kau sudah berkenalan dengan Henry, ini Julia, Cassie. - Kita harus keluar dari sini.

- Memang. - Pepatah berkata: "Berkelana seorang diri sebagai awan."

Kata mutiara.

- Dari mana kalian berasal? - Pondok ayahnya Kevin. Disanalah kami menunggu.

Kami menunggu disana hingga semua ini berakhir. Kemudian kami akan pergi dari sana.

Dengan begitu, kami akan melewati ini semua. Bukan cara yang baik.

- Kalian harus bersama kami. - Tidak, kita harus berbuat sesuatu.

- Terlalu berbahaya. - Tidak, aku mengenalnya ketika kuliah.

Maafkan aku. Tapi kita harus ...

- Aku tak akan membiarkan sahabatku terbaring disana. - Mungkin dia akan hidup bahkan ...

- dia akan berkeliaran disana seperti orang bodoh. - Seperti orang bodoh? Kau telah membunuh sahabatku!

Dia sudah jadi zombie, Kevin sudah tak ada.

Maafkan aku, aku tak bermaksud.

- Jadi siapa nama lengkap temanmu? - Kevin, Kevin Anderson.

- Dari mana dia berasal? - Evansville.

Ayo, di sini tidak aman. Jika kita tetap di sini, kita akan berubah jadi zombie. Ayo.

Apa kau ingin seperti Kevin? Kita akan pergi dari sini, ayo.

- Seberapa jauh menuju pelabuhan? - Satu atau dua hari.

Lihat.

Panah apa ini?

- Pemanah. - Mungkin didepan ada sebuah kelompok.

Kau salah. Kita pertama kali melihat mereka jauh di Kansas.

- Apakah kalian dari Kansas? - Tidak, kami dalam perjalanan dari Timur.

- Perjalanan ke Catalina? - Pulau?

Ya, wilayah yang aman. Surga bagi para pengungsi.

- Setidaknya kita akan pikirkan itu. - Kami tahu.

Kami tak yakin apa yang terjadi. Kami punya radio, tapi berantakan.

Kevin and kami tak mendapatkan mobil yang bisa berjalan.

Itu adalah EMP. Seperti ledakan bom nuklir. Semua alat elektronik dirusak. Mobil, kereta, mesin, segalanya.

- Mereka bermaksud menghancurkan wabah penyakit. - Sepertinya tak berhasil.

Ya ampun.

Kota terus terbakar. Dan tak ada yang bisa menghentikannya.

Sudah menjadi terbiasa.

Lihat, itu anjing. Aku belum melihat mereka selama berbulan-bulan.

Kemarilah, anak anjing. Anak anjing.

- Ayo, kita tak bisa membawa anjing. - Tentu saja bisa.

- Melatihnya untuk menyalak para zombie. - Julian, kau tahu kita tak bisa, ayo.

Anjing sialan.

Kita harus berhenti dulu. Ikutlah denganku. Aku tak bisa menahannya.

Ayo sobat.

- Sobat? - Buang air kecil sobat.

Aku minta maaf tentang yang tadi. Aku hanya ...

Jika kita bisa mengembalikan waktu, aku mungkin bisa menyelamatkannya. Tak harus ku bunuh.

Begitulah. Terjadi begitu saja.

Itulah sebabnya kita tak diperbolehkan kemana-mana sendirian. Jangan pernah.

- Bahkan buang air kecil, benar begitu? - Itu akan menunjukkan mana yang mereka dan mana yang bukan ...

Ya.

- Memalukan. - Dan juga, zombie akan terkejut melihatmu tanpa celana.

- Aku merasa malu. - Oh, maaf. Ini salahku.Tak perlu terburu-buru.

Dengarkan. Orang yang dulu tinggal disini, sekarang jadi zombie.

Kau butuh peralatan baru lainnya. Begini rencananya.

Kita akan masuk ke kota dengan cepat dan tenang. Tolong ikuti perintahku.

Jika aku berhenti, berhentilah. Ketika kuteruskan, teruskan.

Diam, dan yang paling penting, sangatlah berhati-hati.

Lihat siapa disana? Lihatlah.

Ia bahkan tidak terusik. Ketahuilah bahwa anjing itu penuh dengan cinta.

- Kata mutiara? - Sebenarnya, lebih dari itu. - Untuk membesarkan hatinya?

Tidak. Aku hanya memberikannya makanan. Ia terlihat lapar.

Hentikan. Dia akan menggonggong pada zombie-zombie. Mereka akan mencari dan membunuh kita. Ayo jalan.

Waspada, diam dan tetap pada langkahmu.

Jika kau terjatuh, kau tak bisa bangun. Tidak sebagai manusia lagi.

- Yang sebelumnya lebih mudah. - Mereka tua dan lambat.

- Pemuda jauh lebih cepat. - Jika kau melihat ada pelari, menyingkirlah.

- Apa itu? - Konsumen I pada rantai makanan. Sangat cepat sekali.

Sangat berbahaya.

- Itu lancung. Terlihat seperti manusia. - Mengapa tidak kau bunuh saja?

Lebih baik menjauhinya. Itu akan menarik perhatian yang lain.

Ayo, ayo.

Tunggu dulu. Disana, sempurna.

- Aku tak tahu, banyak tempat untuk bersembunyi. - Kita harus cepat dan tenang.

- Daripada kita mati. - Sssttt...!

- Sepertinya aman. - Benar, ayo.

- Apa yang ia lakukan? - Aku mencium bau zombie disini.

Apakah ada manusia?

Halo?

Baiklah, tim lama. Dan kau, mari ikut bersama kami.

- Kau mencari makanan? - Mengapa? Kita punya banyak makanan di dunia ini.

- Secara harfiah. - Kau butuh sepatu bot dan sarung tangan, untuk menutupi kaki dan tanganmu.

- Harus berbahan pelastik yang keras. - Jika bahannya lembut zombie bisa menggigitnya.

Yang itu lebih ringan. Yang lebih keras, adalah yang lebih berat.

- Maaf, ini aku. - Kutemukan.

Ambil sepedanya. Lebih enak daripada jalan kaki, kan?

- Itu akan membuatmu menjadi sasaran pelari. - Selain itu, ini akan membuat semakin sulit ...

untuk mengambil senjatamu, dan kau tak dapat mendengarkan kedatangan mereka. Berdasarkan pengalamanku.

Meskipun kiamat datang, orang-orang tetap membersihkan diri mereka.

Mungkin seseorang yang belum memulainya, Aku tak tahu, karena yang lainnya sudah mati.

- Apa yang kau lakukan, bukankah itu hanya buang-buang waktu saja? - Tergantung bagaimana kau ingin menghabiskan waktumu.

- Apa yang akan dilakukan kemudian? - Setidaknya kau rapikan sepatumu.

- Aku akan memeriksa ke belakang ... - Tunggu sebentar, kami akan ikut bersamamu.

Jadi, berhati-hatilah. Kau tak pernah tahu apa yang ada di luar sana.

Sudah kelihatan dari luar sana.

- Kau ingat orang itu? Siapa namanya? - Courtin? - Ya, dia dulu bersama kita di Kafe.

Dan da membuka pintu belakang dan disana sudah ada 50 zombie yang menunggu.

- Kau siap? - Apa yang terjadi dengan Courtin? - Menurutmu?

- Apa yang kita cari? - Sepatu tinju.

- Sepatu tinju? - Sesuatu seperti itu. - Mungkin ada dalam kotak-kotak ini.

- Ada sepasang. - Ukuran yang pas.

Kita dapatkan perusahaan!

Aku ingin kau kembali. Ayo.

- Kita coba terompetnya. - Benar, ayo. Aku lindungi kau.

- Ayo Julia. - Apa itu yang terakhir?

Ayo, tempat ini akan menjadi buruk.

- Ini yang terakhir. - Mengapa mereka tidak pergi?

Perhatian mereka teralihkan. Sumber bunyinya, tak akan bertahan lebih lama lagi.

Ini gila. Kita kehilangan Kevin dan sekarang ia coba bunuh kita semua.

- Semua baik-baik saja. - Tidak, tidak. Kita bisa pergi ke pondok, untuk mengambil makanan. Aku janji ...

- Tidak, kita tidak akan bisa ke sana hidup-hidup. - Bagaimana kau tahu Catalina sedang dalam situasi yang aman?

Suamiku yang bilang padaku, oke?

Teman-teman, kita bicarakan ini nanti saja. Sekarang cari tempat aman saja.

- Ayo kita pergi. - Ayo.

- Kau suka membuat catatan? - Ya.

- Menurutmu siapa yang akan membacanya? - Jika semua kembali normal, aku harap anakku, ...

yang belum aku miliki.

- Bagaimana jika itu tak terjadi? - Bisa jadi orang yang menemukan mayatku.

- Mengerikan. - Aku harap setidaknya ada yang menemukan mayatku.

Kami sekitar 25 kilometer dari sekolah. Jika kami bangun pagi-pagi, akan sampai disana malam harinya.

- Sekolah? - Ya, ada korban selamat lainnya di Los Angles.

- Bagaimana anda tahu mereka masih disana? - Kau banyak bertanya saja.

- Maaf, aku tak tahu apa-apa ... - Salah satu kelompok pergi menjelajah di Timur.

- Mereka berkata di sana masih beroperasi. - Timur?

Mereka mendengar kawasan aman di ​​South Dakota. Catalina tidak tahu.

- Aku menemukannya. - Apa? - Sebuah peradaban.

Apa itu?

Makan malam untuk keluraga.

Michigan di musim panas. Bisa kita bayangkan. Aku tak ingin melukiskannya, tapi aromanya ...

Dan panjangnya ... - Ya, aku hanya ...

Kau bilang kau punya suami?

Ya, Stew. Stewie.

Nama resminya, Stewart Anderson. Saat itu pemerintah butuh tenaga pengelola, dua minggu setelah kriris.

Pemerintah butuh tenaga medis, dan dia menjadi dokter sukarelawan.

Ia bersama dengan pemerintah, dan aku tetap bersama saudaraku Jake.

Kita harus pergi menuju penerbangan berikutnya ke Catalina.

- Apa yang terjadi? - Akan dibicarakan lain waktu saja.

Ternyata tak ada penerbangan berikutnya, jadi aku mencari Jake ...

dan menuju ke Barat.

Esoknya, aku bertemu Julian.

Aku terjebak di mesin soda ...

- Bisa kau bayangkan? - Iya, bisa dibayangkan.

- Mack menyelamatkan kami di Pittsburgh. - Aku tak tahu bagaimana menyelamatkan semua orang.

- Berjumpa dengan orang yang besar di Ohio. - Ia telah membunuh lebih dari seratus zombie, ...

- dan dia ingin lebih. - Mereka membunuh kudaku.

- Aku marah. Kau boleh permainkan aku tapi jangan permainkan kudaku. - Kukira itu hanyalah seekor kuda.

Baiklah, itu saja. Sekarang saatnya makanan pencuci mulut.

Aku menyimpan yang terbaik untuk akhir acara.

- Sebenarnya itu sangat menyenangkan. - Lebih mudah.

Mengapa tak seorangpun ingin bercerita tentang itu, tentang apa yang terjadi dengan saudaranya Cassie?

Itu terjadi sebelum aku bertemu mereka. Mereka mencari persediaan, dan berlari menuju kawanan.

- Apa maksudmu? Maksudmu gerombolan? - Itu tidak sering terjadi, tapi ...

More Indonesian subtitles for Zombie Apocalypse

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left