لومړۍ 200 کرښې.
Penyunting: GP Mobiles
Lihat yang kupunya.
Apa itu? -Lihatlah.
Apakah matamu sudah buta?
Cukup untuk bekal pulangku nanti.
Jika kau masih hidup.
Kau terlihat payah sekali.
Minumlah.
Ini akan menghangatkanmu.
Mau ke mana kau?
Terus maju.
Teruskan.
Berlindung.
Ayo.
Tetap di sini.
Hei, ke mana kau?
Jangan pergi kau.
Jangan.
Serang!
Bodoh sekali.
Aku terus berlatih.
Terus berlatih.
Abang.
Dia datang.
Temuilah dia.
Oke.
Bangun. -Mau apa kau?
Hentikan
Kau pikir sedang apa kau?
Kau rupanya
Brengsek kau
Kau mau ini?
Beraninya kau mengganggu istriku
Tak sepantasnya kau ada disini
Mundur!
Sudahlah, biarkan dia pergi
Tulisanmu bagus juga
Seperti tulisan ayah
Semoga ini punya pengaruh baik
Karena
Tempat ini milik kita
Ada orang?
Silahkan masuk
Aku punya sesuatu untuk tuan
Namaku Nakamura
Semoga kalian sudi menerimanya
Baru dari kebun
Ubi kayu?
Hasil kebunku tuan
Hei, kau suka ini kan?
Kau tak berterima kasih
Bukankah seharusnya ucapkan terima kasih?
Itu tidak baik
Jangan lihat apa yang diberikan
Jangan lupa berterima kasih
Maaf
Itu pelajaran buatnya
Aku haturkan terima kasih
Apa yang kau inginkan?
Aku ingin menjadi muridmu
Aku mohon
Kenapa kau ingin menjadi murid kami?
Menjadi samurai bukanlah hal mudah
Ya
Aku sudah tahu itu
Kau harus punya tekad yang kuat
Dan jiwa pemberani
Ya
Itu yang telah kupelajari sendiri
Hanjiro?
Masih dua hari perjalanan
Kau harus punya bekal yang cukup
Dan kekuatan fisik -Ya
Apakah ada perkampungan nanti?
Kira-kira 1 hari perjalanan
Dekat danau
Terima kasih
Sampai jumpa
Hati-Hati -Ya
Abang
Kau pergi begitu saja
Pulanglah
Abang
Jangan tinggalkan aku
Tidak biasanya dia pulang sore
Kecuali ada sesuatu yang penting
Dia takkan pulang
Darimana kau tahu itu
Tak usah dipikirkan
Ada apa?
Santai saja, kita sedang senang-Senang
Begitukah?
Ngomong apa kau?
Sialan kau
Kau mau apa?
Berani sekali kau
Minum ini -Aku akan ambil sendiri jika ingin minum
Begitukah?
Kau memang keras kepala
Kau belum tahu siapa aku
Disini
Akulah ketua
Apapun yang kuperintahkan
Kau harus turut
DHSHI'
Kau menghinaku
Tak ada orang yang berani denganku selama ini
Kau pikir dirimu jagoan?
Aku hanyalah orang biasa
Tapi kenapa sikapmu seperti jagoan?
Aku bersikap apa adanya -Orang ini harus diberi pelajaran
Bagaimana dengan ini?
Hanya itu?
Brengsek kau!
Kau pikir kau siapa?
Hentikan
Cukup!
Sedang apa kalian?
Siapa itu?
Biarkanlah mereka pergi, lagipula aku tak terluka
Jika dibunuh, itu hanya akan meninggalkan dendam
Kau tahu mereka suruhan siapa?
Setelah kita tangkap yang lainnya
Kejar -Ayo
Ini identitasnya
TUHIW
Kami ingin melapor
Tentang kejadian tadi malam
Sepeltinya mereka ingin masuk
Dari mana mereka?
Kau tahu identitas mereka?
Maaf
Aku minta kau kembalikan ini
Kau saja
Aku ingin bertemu tuanmu
Dari siapa?
Namaku Nakamura
Aku ingin bertemu tuanmu
Semuanya, Nakamura datang
Berhenti
Milik siapakah ini?
Ini tertinggal dalam usaha penyusupan tadi malam
Siapa di antara kalian yang bertanggung jawab
Kurasa tak perlu ada pertumpahan darah
Bunuh saja dia
Berani sekali kau kemari
Ini atas perintah tuanku
Milik siapakah ini?
Aku haturkan terima kasih
Aku hargai kedatanganmu
Sebenarnya
Ini hanya kesalah pahaman
Terima kasih juga
Aku harus kembali
Hajar dia -Sudahlah
Enak sekali
Enak bukan?
Buatkan aku satu lagi
Tidak, aku hanya bercanda -Tidak apa-Apa
Apakah aku mengganggu?
Tidak
Kau rupanya, untuk apa kau kemari?
Itu berarti buatmu?
Selama kau punya niat baik
Disini
Seorang samurai akan suka tempat ini
Ruangannya hangat dan penuh privasi
Seringkali para pelancong tidur disini
Sepertimu
Ini sajian selamat datang kami
Ini anakku, dia membuat teh yang enak
Dia adalah kenalan ayah
Siapa yang buat arak ini
Aku beli di pasar
Biasanya banyak yang palsu
Sebenarnya tuan
Ayahku yang menyuruhku pergi
Itu bukan hal yang biasa
Kau masih muda
Tak boleh pergi sendiri
Bagaimana minumannya?
TUHIW
Ini sepertinya cocok buatnya
Baiklah
Sebenarnya kau siapa?
Ada urusan apa kau kemari?
Aku melihat sosok seseorang yang tak biasa disini
Bukan begitu?
Aku
Aku berasal dari Nakayama
Berarti kau tinggal tidak jauh dariku
Namaku Nakamura
Aku ingat
Kami sering main bersama dulu, dia sangatlah jahat pada anak lain
Benarkah?
Pernah suatu kali
Dia menjebakku hingga terjatuh
Jahat sekali kau Waktu itu
Banyak yang harus kalian ceritakan
Buku apa ini?
No comments yet. Be the first to leave one.