لومړۍ 200 کرښې.
Translated by: "CoolBreeze"
"Subdl & Subsource" "@CoolBreeze"
Collection of 50 's to 90 's and Early 20 's Translated by: "CoolBreeze"
PELAYARAN ORANG TERKUTUK
Duduklah.
Translate & Re'synchronize For Your Comfort By: "@CoolBreeze"
Petugas pembekalanmu senang
oleh sejumlah informasi yang kau bawa.
Terima kasih, Komandan.
Penugasan pada perjalananmu berikutnya bahkan lebih penting.
- Kaut tahu tujuannya? - Ya, Kapten memberitahu kami,
Pelayaran penumpang ke Havana, Kuba.
Dia memberitahumu siapa penumpangnya?
Tidak.
Mereka semua Yahudi.
Beberapa bahkan dari kamp konsentrasi
Dan mereka dibolehkan pergi?
Itu diatur oleh dr. Goebbels sendiri.
Para Yahudi?
Pelayaran kemanusiaan ini akan jadi pengalih yang sempurna.
Sejak Banyak sel kita telah ditemukan
atau material penting telah disalurkan melalui Miami ke Kuba.
Setibanya di sana, kau akan ke darat berbaur dengan para penumpang,
dan menghubungi Hoffman.
Dia adalah Kepala agen kita di Havana.
Ada pertanyaan?
Bicaralah.
Ya, maksudku, ini sudah cukup jelas,
tetapi...
"Tapi" apa?
Para Yahudi ini...
Mereka telah diberikan ijin resmi?
Itu bukan urusanmu.
Semua perhatian hanya fokus pada mereka,
bukan soal kamu.
Tapi semua orang ini adalah penumpang.
Apakah kau akan tersinggung jika melayani mereka?
Sangat tersinggung, Laksamana.
Begitu.
Itu...
itu melanggar semua prinsip partai.
Sekarang dengarkan aku bodoh.
Ini bukan soal menjalankan filsafat.
Kau telah direkrut oleh badan intelijen dan diberikan misi.
Satu-satunya perhatianmu adalah melaksanakannya dengan sukses
Dan tanpa ada pertanyaan.
Maafkan aku, Pak. Maksudku hanya...
Bagaimana hubunganmu dengan Kapten Schroeder?
Aku tidak memercayainya.
Dia menolak bergabung di partai.
Itu alasan utama dia dipilih jadi kapten pelayaran ini,
Tidak akan dicurigai.
Ya, tapi...
Gestapo perintahkan aku untuk mengawasinya.
Kalau bagitu awasi.
Tak kau hindari konfrontasi langsung.
Aku mengerti...
Dan sekarang, kau lapor pada petugas pengarahanmu.
Acuhkan saja mereka.
Hei kamu! Kau datang dari mana?
Sabtu, 13 May 1939 Pelabuhan Hamburg
Kumohon, tas kami hilang.
Kumohon, tas itu sangat penting.
Ayo.
Di tas itulah semua yang kita miliki.
Pikirklah, akan betapa menariknya itu.
Berlayar di laut dengan kapal besar.
Mendengarkan band, bagus kan?
Dan ayahmu...
akan menunggu.
Dia sudah di havana cukup lama, hanya untuk menunggumu.
Kenapa kau tak ikut, mutti?
Aku tak bisa.
Belum saat ini.
Bukannya kamu ingin ikut?
Ya ampun, Nyonya, bisakah kau beritahu pada mereka kebenarannya saja?
"Kebenaran" mana yang kau mau aku beritahukan pada mereka?
Soal alasan aku bertahan, atau alasan mereka harus pergi?
Tolong, Sara. Jangan menangis.
Sara...
kau harus berani atau kau akan membuatku menangis
Ayo anak-anak.
Sebentar, Verner, kumohon.
Ucapkan pepisahan.
Kuyakin kau tak bisa berlari ke atas sendirian.
Aku bisa.
Pergilah!
Lihat aku mutti!
Jaga dirimu.
Dan ingatlah...
Aku selalu mencintai kalian berdua.
Aku harap kau tak lupakanku.
Jika sangat berat, kau pasti akan ikut mereka.
Bangsat.
Ayo, lihat ke atas!
Kamu yang di sana!
Ya kamu! Siapa kamu?
Saya dari kementrian propaganda.
Aku punya perintah untuk dokumentasi foto orang-orang ini.
Kau tak ada otoritas di sini.
Pergi atau atau diantar keluar!
Tuan.
Kabin 373, Dek-D.
Petugas.
- Akan kucari sendiri. - Jika itu maumu.
Aku merasa seperti badut.
Kau terlihat rupawan.
Semuanya siap, dr. Kreisler.
Professor.
Joseph!
Aaron.
Aku lari meninggalkanmu.
Kupikir mereka membawamu.
Aku tak tahu harus apa.
Aku ke sini, berdiri semalaman di gerbang.
Joseph.
Kupikir tak'kan pernah melihatmu lagi.
Aku yang pertama di pagi hari.
Joseph.
Pemisi.
Persiapkan mesin, Tn. Kolmer.
Kita berangkat?
Sungguh berangkat?
Kita berangkat dabn tepat waktu.
Jerman selalu tepat waktu.
Apakah kita akan bisa kembali?
Ini hanya kegilaan sementara. Tentu saja kita akan kembali.
Pembunuh! Penjagal!
Ibu.
Biarkan saja.
Hanya satu, sayang.
Baiklah,
Mimpi buruk ini hampir usai, sayang.
Cuacanya bagus untukmu di Havana.
Menurutmu...
Menurutmu kita...
Akan menyukai Havana?
Ya aku rasa.
Kita akan menyukainya.
Kau tahu,
Untuk pergi....
untuk perjalanan...
ke suatu tempat...
di mana saja,
kadang sudah cukup.
Caviar'mu belum kau sentuh, Tn, Mr. Rosen.
Kau tak menyukainya?
- Suamiku... - Ayahku...
Aku dan suamiku tak terlalu cocok berlayar, dokter.
Kalau begitu datang temui aku,
Akan kuberikan sesuatu yang membantu.
Maaf, Pak. Selanjutnya?
Kau ada bebek dan lembu.
Bebek panggang, Lembu marengo.
Kami tak ingin buat masalah.
Bukan masalah, Tuan. Terserah yang kau mau.
Apa saj ayang mudah.
Kurasa mereka suka lembu.
Apa saja.
Apakah Kapten bergabung dengan kita?
Kurasa kau hanya denganku.
Mau berdansa Nn. Rosen?
Ya.
Ini irama rumba, kan?
- Ya. - Aku tak tahu jika bisa.
Mudah sekali, ikuti saja musiknya.
Kenapa dia berdansa dengan salah satu dari mereka?
Dia tak mengerti itu, Carl, kumohon.
Ini malam yang indah.
Kenapa tak kau nikmati?
Sudah lumayan.
Sangat bagus.
Kurasa kelas utama tak lebih baik dari ini.
Itu benar.
- Kau akan mengetahuinya. - Apa maksudmu?
Baiklah,
Petugas bertanya apa kami mau jaga 2 gadis kecil yang bepergian sendirian
tapi, uh...
menjaga, uh...
sama saja dengan menjaga dua gadis kecil.
Menurut kami dia harusnya memintamu, Nn. Fienchild
Ohh, aku senang sekali. Aku juga rindu anakku sendiri.
Kami kirim mereka 6 bulan lalu.
Mereka menungguku di Havana.
Aku akan bahagia sekali menemui mereka.
Suamiku masih di Jerman.
Mari berharap dia bisa bertemu kamu segera.
Mari minum untuk itu.
dokter....
Maafkau aku, professor.
Aku dengar kuliahmu mengenai "clinical pathology"
di Universitas Berlin sekitar 2 tahun lalu.
Itu sebuah kehormatan.
Terima kasih.
tapi itu pasti lebih dari 2 tahun lalu.
Karena aku diganti sebagai kepala klinik'ku.
Dan dilarang mengajar.
Lalu... bagaimana kau bisa mengaturnya?
Maaf?
Bagaimana kau bisa selamat?
No comments yet. Be the first to leave one.