لومړۍ 200 کرښې.
SERIAL NETFLIX
Hei!
Kembali!
Saat kutemukan kau…
Kayleigh?
Laura? Jordan?
Siapa pun?
Hai, Bu.
- Hai, Tampan, tas di mobil. Bisa bantu? - Sekarang?
- Tidak, besok siang. Di mana ayahmu? - Taman.
71, 72, 73, 74…
Sedang apa?
78, 79.
- Ada saksi independen. - Dia tak akan makan malam sebelum menang.
Ambillah camilan.
- Kukira Ibu ada pesta lajang. - Ya!
Perlu kutempel "belajar untuk malam pertama" di mobil.
Dave, bolanya!
- Meg! - Kau sial.
- Kau yakin bisa? - Apa?
- Kau pergi? - Kayleigh, belanjaan!
Lyla di sana.
Akan kukirim pesan.
Bagaimana aku?
Terlalu cantik untuk pergi dengan para wanita.
Begitu menikah, akhirnya kita bisa berhubungan seks.
Aku belum pernah dengan wanita yang sudah menikah.
Aku pernah mencium janda. Orang Australia.
Kau hentikan petualangan seksual liarmu untuk kehidupan monogami denganku.
Taksi. Aku harus pergi.
Baik. Aku cinta kau.
Sayang, topi ada di pintu depan.
Terima kasih.
Menikah setelah 16 tahun bersama.
- Untuk Megan dan Dave! - Megan dan Dave!
Terima kasih! Maaf soal topi konyolnya!
Kami suka!
Kita harus berfoto untuk Dave, semua kemari.
Kita akan berswafoto. Semuanya kemari!
- Katakan "pinot grigio!" - Pinot grigio!
Baik, kirim.
Aku tahu ini bukan pesta lajang tradisional.
- Kita amat berkelas untuk penari bugil. - Hanya kau!
Namun, kita punya
Marcus!
Isi gelas kalian,
ambil celemek,
ayo melukis!
Aku minum sedikit-sedikit.
Ini luar biasa, kau dan Dave, setelah sekian lama.
Harusnya sejak lama.
Yang lain berpisah, tapi kalian berdua makin erat.
- Minum lagi! - Tidak!
Megan, minum lagi! Ini pesta lajangmu!
Aku tahu!
Itu perintah.
Halo?
- Dua lagi? - Baik.
- Dua lagi. - Dua lagi.
Terima kasih. Dah.
KAMERA 01 PINTU DEPAN
Megan, sedang apa?
Tak ada.
- Aku mabuk berat! - Kenapa di sini?
Menghilangkan mabuk. Hanya berselancar di dunia maya.
Film porno?
- Mau lihat film porno, 'kan? - Tidak!
Kau tertangkap basah!
Ayo tidur, Calon Pengantin.
Aku mau buang air.
Dua menit.
Kubilang mendesak!
Aku sudah datang.
- Kasus apa? - Orang hilang.
Pria 20 tahun bernama Carlton Flynn.
Carlton
Flynn.
Kita punya ANPR mobilnya.
Itu mobilnya? Agak muda untuk krisis paruh baya.
- Sudah berapa lama dia hilang? - Dua hari.
Dua hari? Tugaskan petugas berseragam.
Sudah. Aku ingin kau bicara dengan ayahnya, Del Flynn.
Beri tahu dia bahwa kita serius.
Del… Flynn.
Untuk apa?
Karena aku memintamu.
Del punya banyak koneksi, dan dia yakin sesuatu menimpa putranya.
Bawa kopimu dan pergi ke sana.
Erin, ini aneh.
Tidak. Aku tak menanyakan detailnya!
Bagus, sebab aku akan diam!
Apa dia baik? Itu bukan detail. Kau pantas dapat wanita baik.
- Ya, dia baik. - Bagus. Aku senang.
- Agak antusias. - Antusias?
Penurut.
Seperti Labrador.
Kalian berciuman?
Atau melemparnya bola?
Pak Flynn. Sersan Detektif Michael Broome.
Ini Detektif Muda Erin Cartwright. Boleh masuk?
Kami beri tahu petugasmu, Carlton tak pernah begini.
- Terjadi sesuatu. - Del.
Dengar. Maaf, Sayang, tapi aku ayahnya,
dan firasatku kuat.
Ini semester terakhirnya. Dia ada ujian.
Dia tak pernah mematikan ponselnya. Selalu ada di tangannya.
Di hari dia hilang, tak ada cekcok?
Tak ada alasan dia butuh ruang?
Tak ada!
Marlene ibu tiri.
Mereka tak selalu akur, tapi itu mustahil.
Kami berpikir keras.
Kami cemas dia mengalami kecelakaan.
Sesuatu yang buruk terjadi. Aku bisa gila karena firasatku…
Pak Flynn, dia pemuda berusia 20 tahun.
Kami tak terlalu khawatir.
Inilah prosedur kami.
Ya. Kami ingin merilis foto Carlton jika ada.
- Jika ada yang melihatnya. - Akan kucari.
Foto baru!
Ini mimpi buruk orang tua.
- Punya anak? - Usia dua tahun.
Tidak. Mantan istriku tak menginginkannya.
Dia berhenti aktif di media sosial. Begitu saja, 16 April.
- Tanggal 16 April? - Ya.
Kukira dia hilang tanggal 17.
Tidak. Tanggal 17 adalah hari kami menyadari ada yang salah.
Baik.
Apa kau kenal nama Stewart Green?
Tidak. Siapa Stewart Green? Kenapa kau menanyakan itu?
Ini bisa? Ini beberapa bulan lalu. Kau bisa potong bagiannya.
Bagus.
Ya. Dia tampan sekali.
Kalung ini tak pernah lepas dari lehernya.
Baiklah.
Stewart Green?
- Sudah 17 tahun. - Sudahlah.
- Erin, itu firasatku. - Kau melihat koneksi di mana-mana.
Kulihat koneksi jika ada. Jadi polisi yang baik.
Entah. Satu-satunya kasus yang belum kau pecahkan.
Kusebut itu egomania.
Ego? Istri dan keluarganya kecewa. Kubilang akan kutemukan. Dia hancur.
- Tidur dengannya pelipur lara? - Itu beberapa tahun kemudian. Kau tahu.
Saat aku patah hati.
Asal kau tahu, aku ingin punya anak.
- Namun… - Tidak denganku.
- Mazel tov atas bar mitzvah-mu. - Gadis mana kau ajak dansa?
- Aku berhak atas privasiku! - Mundur, Berengsek!
Minggir!
- "Berengsek"? - Maaf, Bung.
- Keparat. - Apa?
Bukan kau. Dia! "Berhak atas privasiku." Busananya seperti es krim.
Jika orang mau pura-pura terkenal, aku bersedia dibayar.
Kau terlalu banyak menonton film.
- Aku butuh fotonya besok. - Ya.
Mazel tov, Raymond!
TAMAN HIBURAN GOLDEN MILE
Tidak!
Apa ini? Kenapa matanya tiga?
Kurasa ini bagus.
Terima kasih. Nanti Ibu ajari melukisnya.
Kau akan membuatnya minum anggur?
Semoga berhasil!
- Kau tak ikut? - Sibuk.
Terima kasih. Aku datang ke turnamen bola jaringmu.
Itu konsekuensi jadi anak kedua.
- Ibumu. - Kenapa selalu meneleponmu?
- Karena dia pikir kau Paman Frank. - Pikun. Lucu sekali.
Halo, Frances.
- Seseorang mencurinya! - Mencuri apa?
Sandalku! Tadinya ada di sini, sekarang tak ada.
Percayalah, aku tahu siapa yang mengambilnya!
- Dia tak apa? - Dia pikir sandalnya dicuri.
Dia kalut.
Kami ke turnamen tenis Laura. Bisa kutelepon lagi nanti?
Ada yang mengambilnya!
Kenapa tak cari di kulkas? Terakhir kali ada di sana. Ingat?
Nanti kutelepon lagi. Aku janji.
Mereka pergi. Datanglah.
Hai.
Bagus.
Tutup ritsletingnya.
- Kau suka. - Aku…
sungguh tak suka.
Mulai.
Skor 15-Nol.
Skor 15 sama.
- Aku mau keluar. - Ke mana?
Minggir. Aku perlu ke toilet!
Anak pintar.
Cassie?
Tidak di sini.
Jangan sekarang.
Lalu di mana?
Ray!
Buka, Ray!
Ray!
Kau tampak kusut sekali.
Ini.
Pengganti yang dicuri sampai bisa beli yang baru.
No comments yet. Be the first to leave one.