لومړۍ 200 کرښې.
"Acara ini mungkin tidak sesuai untuk pemirsa di bawah 15 tahun"
"Kebijaksanaan pemirsa disarankan"
"Episode 61"
Yoon Jae.
Mari mengakhirinya.
Apa maksudmu?
Mari berhenti di sini.
Aku tidak mau meneruskan hubungan kita.
Kalau ini mengenai orang tuaku, aku akan bicara kepada mereka.
Aku akan ke Amerika.
Perusahaanku tawari peluang belajar ke luar negeri, dan aku mendaftar.
Aku akan pergi selama tiga tahun.
Dal Soon.
Bagaimana kamu bisa tidak membahas itu denganku?
Aku pergi untuk putus denganmu.
Tidak ada alasan untuk membahasnya denganmu.
Dal Soon, kenapa kamu tega?
Memang benar aku menyukaimu.
Namun aku tidak bisa terus seperti ini.
Aku punya kehidupan, masa depan,
keluarga, dan harga diri untuk kupertahankan.
Aku sudah cukup tersakiti.
Dal Soon.
Kamu bersungguh-sungguh?
Sayang sekali kalau kamu berpikir aku kejam.
Ini keputusan yang kuambil setelah berpikir keras berhari-hari.
Terima kasih untuk semuanya.
Dan maaf.
Selamat tinggal, Yoon Jae.
Yoon Jae.
Maafkan aku.
Namun ini yang terbaik untuk kita.
Aku akan kuat dan melanjutkan hidup.
Kuharap kamu melakukan yang sama.
Dal Soon.
Bagaimana aku bisa hidup tanpamu?
Aku belum siap putus denganmu.
Aku sangat berharap kita akan saling mencintai dan bahagia.
Kita harus segera pergi ke Amerika.
Apa kamu masih harus bekerja?
Ada beberapa hal yang harus kuselesaikan.
Juga menyerahkan tugasku kepada orang lain.
Kamu hanya tidur sebentar semalam.
Apakah ada masalah?
Apa? Tidak, kenapa ada masalah?
Berpikir kita benar-benar akan pergi
membuatku memikirkan banyak hal. Itu saja.
Kamu sudah memberi tahu si dokter bahwa akan pergi ke Amerika?
Ya, aku memberitahunya kemarin.
Apa katanya?
Dia terkejut dan marah aku tidak membahasnya dengannya.
Kamu benar-benar mengakhiri hubungan dengannya?
Ya.
Kubilang aku akan ke luar negeri dan kami sebaiknya putus.
Terasa berat?
Jujur saja, ya.
Namun aku akan segera merasa lebih baik.
Kita semua pernah bertemu seseorang lalu berpisah.
Ibu yakin pindah ke luar negeri dan belajar
akan membantumu melupakan dia.
Kamu mungkin akan bertemu seseorang yang lebih baik.
Ya, mungkin saja.
"Tim Bisnis Internasional"
Kamu baru sampai kantor?
Ya. Kamu tiba pagi.
Aku sudah lama meninggalkan pekerjaan.
Aku tidak tahan berada di rumah.
Aku senang kamu bisa kembali ke rumah.
Sebenarnya aku merasa agak bersalah.
Aku merasa sudah membuatmu dalam masalah.
Terima kasih sudah memikirkanku.
Kamu datang membesuk saat aku di rumah sakit.
Ya. Aku khawatir saat mendengar tentang kecelakaan itu.
Apa kamu berharap aku tidak akan bangun lagi?
Jeong Ok.
Aku bercanda.
Aku senang kamu memutuskan ke Amerika.
Kamu tidak akan pernah mendapatkan kesempatan lain seperti itu.
Aku tahu. Untuk itu aku berencana belajar sangat tekun di sana.
Nenek tidak memperbolehkanmu masuk sekolah menengah.
Sekarang kamu bisa belajar sepuasmu.
Ibu akan ikut bersamaku.
Apa kamu akan datang menemuinya sebelum kami pergi?
Tentu. Tidak ada alasan tidak bisa, karena kini semua sudah tahu.
Beri tahu ibumu bahwa aku akan datang nanti.
Terima kasih.
Itu sungguh bukan apa-apa.
Bila dibandingkan yang kamu lakukan untuk dia selama aku tidak ada.
Jagalah dia untukku mulai sekarang.
Tentu.
Dal Soon, Pak Han ingin bertemu denganmu.
Tanggal keberangkatan sudah dipilih. Kamu akan pergi sepuluh hari lagi.
Sepuluh hari lagi?
Waktumu tidak banyak,
namun kamu harus belajar bahasa Inggris lebih dahulu,
jadi, sebaiknya kamu pergi sebelum kelas desainnya mulai.
Baiklah, aku mengerti.
Aku akan meminta Tim Akunting menyisihkan uang yang kamu minta.
Mereka akan menyiapkannya besok.
Baiklah, terima kasih.
Silakan kembali bekerja.
Tentu.
Tinggal sepuluh hari lagi, Go Dal Soon akan pergi dari Korea.
Begitu juga nama Han Eun Sol.
Bu Song.
Terima kasih sudah membesuk Hong Joo di rumah sakit.
Aku harus membesuknya, begitu tahu dia terlibat dalam kecelakaannya.
Kudengar kamu akan ke luar negeri untuk belajar.
Ya. Aku baru bertemu Pak Han untuk mendengar kapan aku berangkat.
Kapan kamu akan pergi?
Sepuluh hari lagi.
Secepat itu?
Tunggulah di ruanganku
sementara aku berbicara dengan suamiku.
Tentu, baiklah.
Aku tidak akan lama. - Baiklah.
"Sepatu Songin"
Aku bertemu Dal Soon di luar. Dia akan pergi sepuluh hari lagi?
Ya. Kupikir makin banyak waktu untuknya sebelum kelasnya mulai,
akan makin baik baginya.
Aku mendengarnya belakangan karena
kecelakaan Hong Joo.
Itu kesempatan yang baik baginya, namun disayangkan dia akan pergi.
Aku memutuskan berinvestasi terhadap seseorang dengan potensi besar.
Kita besarkan orang-orang berbakat yang akan kita butuhkan
agar berhasil di pasar luar negeri.
Itu benar, namun anehnya aku merasa sedih
karena dia akan pindah sangat jauh.
Seperti seorang ibu yang berpisah dengan putrinya.
Jangan konyol. Putri kita adalah Hong Joo.
Dal Soon hanya seorang pegawai.
Aku tahu.
Sempat ada salah paham,
dan aku juga sangat tidak menyukai dia.
Apakah aku membuatmu menunggu?
Tidak, kamu pergi tidak terlalu lama.
Bagaimana perasaanmu? Kamu akan berada di AS 10 hari lagi.
Entahlah. Belum terasa nyata.
Kamu akan baik-baik saja di sana.
Kamu berbakat dan pekerja keras.
Terima kasih.
Aku bergabung dengan Songin tanpa tahu apa-apa soal desain,
dan kamu banyak mengajariku.
Aku bersyukur kamu berpikir begitu.
Kita sudah melalui banyak hal di masa lalu.
Ada kalanya aku membuatmu sedih karena salah paham terhadapmu.
Tidak. Aku hanya memiliki kenangan indah tentang dirimu.
Sungguh? Syukurlah.
Sangatlah aneh bagaimana orang pertama bertemu.
Pada hari aku berada di lingkungan rumahmu,
tidak kusangka kita akan saling mengenal.
Memang aneh bagaimana segalanya berjalan.
Aku bisa memberitahumu sekarang bahwa aku sangat menyukaimu.
Terima kasih, Dal Soon.
Kamu hampir seusia dengan Eun Sol.
Kamu membuatku banyak merasakan dan berpikir.
Kamu mengingatkanku akan Eun Sol.
Bu Song.
Kamu akan menemukan putrimu.
Saat aku kembali,
aku berharap melihatmu bersamanya.
Terima kasih, Dal Soon.
Kudoakan kamu sehat. Jaga dirimu selama di luar negeri.
Terima kasih, Bu Song.
Apakah kamu tahu di mana Choong Gi?
Kita mencari ke seluruh Seoul, namun itu tidak mudah.
Kita tidak punya petunjuk.
Tidak mudah menemukan seseorang hanya dengan sebuah foto.
Kalau itu mungkin, kita pasti sudah menemukannya sekarang.
Ini seperti mencari jarum di tumpukan jerami.
Kurasa
kita sebaiknya mencoba hal lain.
Hal lain?
Ya. Kenapa kita tidak menyewa detektif swasta saja?
Detektif swasta?
Mereka sangat mahir menemukan seseorang.
Mereka bahkan bisa mengetahui
kapan dan bagaimana seseorang meninggal.
Mungkin lebih baik menyewa seseorang.
Jangan khawatirkan berapa biayanya.
Sewalah detektif swasta.
Beri tahu aku saat kamu menemukan petunjuk terkecil sekalipun.
Baiklah.
Kamu sungguh memutuskan untuk putus?
Ya, semua sudah berakhir.
Kalian sangat saling menyukai.
Apa kamu yakin tidak masalah untuk mengakhirinya?
Ada beberapa hal yang tidak bisa ditaklukkan cinta.
Dal Soon menderita saat berpacaran denganku.
Aku tidak memiliki keberanian untuk menahan dia.
Aku sungguh minta maaf. - Kenapa kamu meminta maaf?
Aku seharusnya pergi menemui kakakku lebih cepat.
Aku hanya tidak sanggup dan tidak melakukannya.
Kakakmu? - Bukan apa-apa.
Maaf aku tidak bisa membantu.
Jangan bilang begitu. Terima kasih sudah sangat khawatir.
Apakah kamu tahu Dal Soon akan segera ke Amerika?
Ya.
Aku yakin dia akan baik-baik saja.
Aku tidak akan bisa melihat dia menjadi sehebat apa.
No comments yet. Be the first to leave one.