Reign

Reign

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

Reign S01E06 HDTV x264
د لخوا تبصره enjumpz
Tested OK with "Reign.S01E06.HDTV.x264-2HD"

تګونه

HDTV
hdtv
x264
HD
په خپور شو: 2013-11-24
ډاونلوډونه: 92
د اوریدلو معیوبیت: Yes

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Mary, Ratu Skotlandia, sejak kecil,

Inggris terus mengincar negara dan mahkotanya.

Dia dikirim ke Perancis untuk menikahi pewaris Raja

untuk menyelamatkannya dan juga rakyatnya, sebuah ikatan yang harusnya melindunginya.

Tapi ada kekuatan yang berkonspirasi,

kekuatan kegelapan, kekuatan hati.

Menuju Kekuasaanya. - REIGN S01E06 Chosen -

Sebelumnya di Reign...

Dia mendengar mereka membicarakan makhluk yang tinggal di hutan. Mereka memberinya darah.

Kau mengganggu pengorbanan, mereka pasti tidak akan menerimanya.

Dia Olivia D'Amencourt. Dia pergi beberapa bulan sebelum kedatanganmu.

- Patah hati? - Iya, benar.

Kau ingin aku menikah dengan Francis? Kau bahkan tidak menyukaiku.

Aku lebih menyukaimu daripada ratu yang tidak bisa kuatur.

Kau lebih sedikit tahu tentang hasrat Francis daripada aku.

- Ada yang terjadi diantara kalian berdua? - Aku menghentikannya.

Aku ingin dia pergi.

- Aku sedang mengurusnya. - Sekarang!

- Aku ingin dia pergi sekarang! - Mary! Dia tinggal dan sudah diputuskan.

Dan Francis memilikimu. Mengapa dia masih mencari yang lain?

Kau salah satu dari mereka. Kau monster, kau tahu.

Kau berhutang. Dan akan membayarnya.

Pilih seseorang untuk dikorbankan.

Lalu apa jika aku menolak?

Maka kami akan memilihkannya untukmu.

Tidak!

Francis!

- Permisi. - Aku mencarimu kemana-mana.

Kau terburu-buru mau ke mana?

Ayahku telah kembali dari Paris. Keretanya telah tiba.

- Bolehkah aku ikut? - Silahkan.

Apa kabarmu? Aku jarang melihatmu akhir-akhir ini.

Setiap saat ayahku pergi, istana selalu menyibukkanku.

Mencari persetujuan dari raja selanjutnya, berjaga jika raja yang sekarang tidak kembali.

Dan urusan yang mengerikan dengan si tukang daging.

Iya.

Kita coba mencari keluarganya untuk menuntut akibat perbuatannya.

Itu bukan penyebab aku jarang melihatmu.

Kau merasa bersalah dengan apa yang terjadi diantara kita?

Kurasa aku harus jujur denganmu tentang perasaanku.

Aku menghargai kejujuranmu.

Aku harap mendapatkan hal itu dari yang lainnya dalam hidupku.

Jika dia akan menjadi istrimu, kau harus mempercayainya.

Semoga saja aku bisa.

Saat ini masalahnya ada pada Mary, bukan aku.

Sepertinya rumit.

Jika kau mengharapkan seseorang yang bisa kau percaya...

...seseorang yang hanya menginginkanmu,

kau tahu dimana menemukanku.

- Baiklah? - Kulakukan yang terbaik.

Apa susahnya buat wanita sepertimu mengajak lelaki bercinta denganmu?

Perasaannya hanya untuk Mary.

Kau ingin membersihkan nama baikmu?

Kau ingin pernikahan besar dan anak-anak untuk membungkam

mereka yang memanggilmu pelacur di belakangmu?

Maka jadikanlah dirimu Ratu Perancis berikutnya.

"Perasaan"? Yang benar saja.

Bergabunglah, Kenna. Kami akan menyambut Raja.

Kau terlihat sangat cantik, Kenna. Kau ingin mengesankan siapa?

Tidak ada. Aku hanya...

Kenna terlihat cantik karena dia cantik.

Dan kau memang cantik.

Kau baik sekali.

Aku berencana menceritakan pada mereka tentang Raja dan aku.

Tapi kau ingin menundanya.

Kau tidak bertemu dengannya sebentar. Aku mengerti.

Dia mengucapkan salam perpisahan untuk Diane.

- Dia mengakhiri hubungannya demi aku. - Yang kuminta agar kau berhati-hati..

Hati Raja sepertinya berubah-ubah.

Dan kau masih harus bersaing dengan Ratu.

Dan yang kuminta agar kau tidak menganggapku bodoh.

Kuharap kita tidak pernah membicarakan ini. Tapi jelas harus kita bicarakan.

Ciuman itu...

Aku ingat.

Aku agak mabuk, dan kau juga bukan?

Apakah kau ingin membagi rasa bersalahmu denganku?

Akankah itu membuamu merasa lebih baik?

Iya, tentu.

Aku menyesal karena kau telah bertunangan dengan saudaraku.

Saudara yang sudah kuanggap sebagai temanku.

Dan syukurlah dia tidak mengetahui apa yang terjadi.

Benar, dia masih jauh setelah kami berselisih.

Dan aku ingin memperbaiki hubunganku dengannya. Aku harus. Kau mengerti, bukan?

Tentu saja. Yang tidak kumengerti mengapa kita masih membicarakannya.

Karena hadiahmu.

- Kalung. - Kalung apa?

Kukira, kupikir...

Benda ini ada di kamarku pagi ini.

- Menurutmu aku menyelinap ke kamarmu? - Aku tidak tahu harus memikirkan apa.

Setelah ciuman dan berselisih dengan saudaramu...

Apa? Apa ini?

Aku pernah melihat kalung ini sebelumnya.

Permisi.

Mary.

Francis. Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. Terima kasih.

Aku tidak.

Aku merasa bersalah.

Aku merasa kau masih marah dengan perselisihan kita.

- Tentang Olivia. Maafkan aku. - Kau minta maaf hanya untuk hal itu?

Dia bilang dia meninggalkannya. Aku tidak mengerti. Mengapa dia kembali?

Francis.

Mary, kita perlu bicara.

Ini penting. Ikuti aku.

Orang-orang ini... keyakinan,

mereka meng-klaim bahwa aku berhutang pada mereka.

Lebih dari sekali, menurut pemikiran mereka, aku telah menggagalkan pengorbanan berdarahnya.

Si tukang daging bilang, jika aku tidak memilih seseorang untuk dikorbankan,

mereka akan memilihkannya untukku.

Jadi itulah yang telah terjadi di hutan.

- Pengorbanan Kaum Pagan? - Diantara bahaya lainnya, iya.

Dan sekarang mereka memilihku?

Karena menurut mereka dengan mengancammu

adalah cara terbaik untuk membalas saudaraku.

Tapi itu tidak penting lagi sekarang, bukan?

Yang terpenting mencari siapa yang meninggalkan tanda ini di kamar Mary dan keselamatannya.

Akan kupastikan para penjaga menjaga kamarmu setiap saat.

Kau harus cari tahu seberapa seriusnya ancaman ini.

Tanya para pemburu yang kau kenal di hutan.

Tanya para penjaga, Nostradamus, siapapun.

Mungkin para pelayan melihat bagaimana kalung ini ada di kamarku.

Akan kutanyai mereka.

Mary.

Maafkan aku.

Aku tidak akan pernah menurunkan tubuh itu jika itu akan membahayakan Mary.

Aku tidak menyalahkanmu karena telah menurunkan tubuh itu.

Aku akan melakukan hal yang sama.

Lalu apa yang membuatmu begitu marah?

Ada terlalu banyak rahasia di antara kita, saudara.

Terlalu banyak.

Maaf, Yang Mulia, hamba tidak pernah melihatnya.

Kau yakin? Dan tidak ada orang asing yang masuk ke kamarku?

Tidak, Yang Mulia.

Tanyalah para pelayan rumah jika mereka mengetahui tentang orang asing.

- Ini penting. - Iya, Yang Mulia.

- Maafkan aku, Lady Kenna... - Berhenti.

Kau bilang akan memutuskan Diane.

Aku mempercayaimu dan percaya pada janjimu.

- Lady Kenna, Yang Mulia. - Oh, iya, aku tahu.

- Kulakukan sesuai dengan janjiku. - Bagaimana bisa kau berkata seperti itu?

Kau membawanya kembali dari Paris dan dia berada di sampingmu seperti biasanya.

Kemari, mendekatlah padaku.

Kumohon.

Sudah lama sekali aku tidak menggunakan kata itu.

Itu benar, sebuah kehormatan berada di dekat Raja.

Itu sangat berarti sekali.

Aku paham.

Tapi...

untuk memiliki Raja di belakangmu.

Dan...

berlutut padamu.

Mengapa dia kembali ke sini?

Diane sedang dipindahkan ke pondok.

Kau... adalah selirku, Lady Kenna.

Dia temanku dan ibu dari anakku.

Pondok? Masih di sini?

Area di sini sangatlah luas.

- Kapan? - Tidak tahu. Secepatnya.

Dia memperkerjakan arsitek dari Paris. Perlu dilakukan renovasi.

- Renovasi? - Iya.

- Baiklah, berapa lama? - Kenna.

Aku tidak tahu.

Dan aku tidak peduli. Begitupun kau seharusnya.

Sudah berakhir dengannya.

Aku bersamamu sekarang.

Jadi...

...bersama akulah.

Mereka pikir aku bisa memilih orang tidak berdosa

ke dalam hutan dan membantainya?

- Maukah? Untuk menyelamatkan nyawamu? - Tidak.

Untuk menyelamatkan Mary?

Tak habis pikir bagaimana kau pernah bisa beribadah bersama para biadab ini.

Dulu waktu masih muda, masalah beda keyakinan.

Kami menyembah alam.

Pengorbanan hanyalah bagian sangat kecil.

Tapi bukan manusia.

Apakah mereka menganggapku sebagai bagian dari mereka karenamu?

Aku tidak tahu.

Pertanyaan lebih besar adalah apa yang akan dipikirkan orang-orang di kastil ini

terhadapmu jika mereka mengetahuinya.

Aku seorang Katolik. Aku mengikuti agama ayahku.

- Seperti juga kau. - Jangan berilusi.

Jika mereka tahu tentang masa laluku, kita berdua bisa dibakar sebagai kaum sesat.

Kita orang luar. Kau hidup di sini karena keinginan ayahmu.

Dan suatu hari, saudaramu. Tidak menginginkan calon istrinya.

Meski aturan dari keyakinan yang kau pilih sangat jelas akan hal itu.

- Mary dalam bahaya besar karenaku. - Dan Francis mengetahuinya.

- Jika sesuatu terjadi padanya... - Dia akan menyalahkanmu.

Jadi... itukah pilihanku?

Pilih seseorang untuk dibunuh...

Atau biarkan mereka membunuh Mary?

Sekarang hanyalah masalah waktu karena mereka sudah menandainya.

Bayar hutangnya.

Lalu keraskan hatimu padanya.

Kami harus mengeluarkanmu dari sini.

Mereka pasti telah membuatku mabuk.

Tidak ada cara lain jika aku harus tidur seperti ini.

Kepalaku terasa berat seperti halnya rusa itu.

- Kumohon, duduklah. - Lihat tanganku.

Tampaknya aku telah dibakar.

More Indonesian subtitles for Reign

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left