لومړۍ 200 کرښې.
apa yang terjadi di sini.
- pasir! - sabotase!
- pengrusakan! - kesengajaan!
- siapa dalang di balik ini? - siapa yang melakukannya?
aku tahu bagaimana hukum berjalan. kau melanggar kontraknya, karena itulah kau melanggar hukum.
tapi ini terjadi di mana-mana. lihatlah di jalanan.
aku bayar dengan uangku sendiri untuk melihat film ini.
musik di kala senja...
ketika sinar mentari redup.
- kalau aku mau duduk dalam kondisi gelap, aku bisa melakukannya di rumah. - ya.
aku pikir ini merupakan upaya perampokan terhadap orang miskin.
kami ingin uang kami dikembalikan.
ini merupakan bentuk antisipasi, seperti gempa bumi atau petir.
- atau bayi. - bisakah kau tak ikut campur?
- kami ingin uang kami dikembalikan. - maaf aku terlambat, Mrs Verloc.
aku kesulitan memakan telur roti panggang dalam kondisi gelap.
setengahnya masih ada di mulutku sekarang.
mereka ingin uang mereka kembali. kita tak bisa mengembalikannya.
aku sangat berharap Mr Verloc datang.
perempuan jahat, aku bahkan tak bisa melihat filmnya!
- mereka mengesalkan. - mengesalkan? serahkan padaku.
Hey kalian, apa maksud dari semua ini?
pinjamkan aku sentermu. terima kasih.
apa salah kami jika lampu padam?
jika kau itu seorang polisi dipukul orang gila...
...kau pikir pemerintah akan minta uang mereka dikembalikan?
aku bayar demi tempat dudukku...
ya, lantas bagaimana dengan tempat kau berdiri saat ini?
- Karl, kapan kau sampai ke rumah? - aku belum keluar.
kau tak ada di dalam 20 menit yang lalu. aku masuk dan memanggilmu dari atas.
aku sedang tidur. kenapa kau mengarahkan lampu senter itu padaku.
tak bisakah kau hidupkan lampu kamar atau yang lain?
tak bisa. listriknya padam.
apa? sekeringnya rusak?
bukan, ini terjadi di mana-mana, di jalan, kereta trem. para penonton di bawah ingin agar uang mereka kembali.
mereka buat kegaduhan yang menakutkan.
kalau begitu kembalikan saja uangnya.
kita...kita kemungkinan tak bisa mengembalikannya.
Oh ya kita bisa.
kau pasti sudah gila. ini harus segera diselesaikan.
kau selalu bilang bahwa kita tak sanggup menutupi biaya pengeluaran.
tenang saja. bila tak dikembalikan akan menimbulkan kebencian terhadap masyarakat.
aku sebentar lagi dapat uang. pergilah.
sesuai yang kau minta.
kalau kita ingin terlihat baik, mari diselesaikan dengan cara yang semestinya.
ayo turun lalu buat pernyataan akan hal ini.
tidak, tidak, mereka itu mengadu padamu. kau saja.
baiklah. aku masih menganggapmu itu gila.
ini merupakan kuasa Tuhan, aku beritahu kalian.
bagaimana bisa kau beranggapan bahwa ini adalah kuasa Tuhan?
aku panggil namamu, dan kau tak bakalan menerima uangmu kembali.
sekarang bila ada sebuah pesawat datang kemudian menjatuhkan bom di hadapan kalian.
itu merupakan 'tindakan yang tak sepantasnya’ dalam situasi seperti itu.
tapi apabila sari buah mengering sesuai dengan kehendaknya...
...itu adalah suratan takdir.
sebagaimana yang disampaikan William IV,
di mana aturan tersebut dipertegas dengan tindakan yang nyata.
tak peduli dengan padamnya lampu.
itulah yang harus dibicarakan.
- aku akan membicarakan dengan mereka. supaya mereka mau mengembalikan uangnya! - benar nyonya!
- ya. - kami ingin uang kami dikembalikan!
bagaimana cara kalian mendapatkannya? mengajukan sangsi?
kalian paham betul dengan perjanjiannya secara detil?
kalau kalian sudah mempelajari artikel 257, paragraf 24, baris 6, bagian B, dengan tegas dikatakan "tidak".
ya, kalian tidak tahu akan hal itu, kan? kalian semua tidak tahu.
sekarang kalau kalian menerima saranku, kalian pulanglah ke rumah, karena tak ada lagi yang bisa diperbuat di sini.
- sekarang pergilah. bubar. - kau pikir apa yang telah kau lakukan.
- hanya memberikan bantuan. - kupikir aku sudah bilang padamu agar tak ikut campur.
aku berupaya melakukan serangan balik. lihat, mereka sudah pergi.
mereka bisa saja kembali lagi.
dengar, tuan dan nyonya sekalian, kalian akan menerima uang kalian kembali.
- jangan dikembalikan. aku akan berdiri di depanmu. - sebelum kau berdiri di depan kedai apelmu itu.
tuan dan nyonya sekalian, aku sudah berbicara dengan Mr. Verloc.
semenjak kalian menjadi pelanggan setia dan teman-teman yang baik...
- ...dia berencana mengembalikan uang kalian. - tak ada uang pengembalian, aku beritahu kalian.
- ayo. pergilah. - aku mohon, hiraukan saja dirinya.
kau ini sudah gila. aku sudah berhasil mengusir mereka.
tak bisakah kau urus urusanmu sendiri.
dari semua pengunjung yang tak mau tahu ini...
kalau kau tak pergi, aku akan hubungi polisi.
Renee, mulailah mengembalikan uang mereka...
kau tak boleh masuk, kau belum pernah kemari sebelumnya. pergilah.
terima kasih atas masalah yang kau timbulkan. aku tahu kalau niatmu itu sebenarnya baik.
sama-sama. aku suka dengan masalah.
- ambil berapa? - dua tempat duduk.
- ambil berapa? - dua shilling.
dua shilling? benar.
- tunggu uang kembalian anda. ambil berapa? - satu.
- ambil berapa? - tidak, terima kasih.
sayurannya sudah siap dihidangkan. tolong sampaikan kepada Mrs Verloc, nona.
Oh ini dia nyonya. aku harus bergegas pulang, karena...
...suamiku ada masalah dengan ginjalnya...
...aku tak bisa meninggalkannya lama-lama.
adikmu mencari mereka.
- apa, ginjal? - bukan, sayuran.
Oh Stevie! kau sendiri yang masak semua makanan ini?
Oh ayo, jangan malu-malu begitu.
kami tak jadi mengembalikan uang mereka.
selalu saja Mrs. Jones ini menyajikan makanan dengan kubis coklat.
aku selalu bilang padanya kalau kau suka yang warna hijau.
akan aku buatkan kau salad.
Stevie lekaslah ke kedai sebelah dan belikan daun selada yang bagus.
panjang atau bulat? aku suka yang panjang.
yang manapun asal yang paling segar. bilang padanya untuk mencantumkan harganya.
kami hampir saja tak sanggup mengupayakannya...
...kalau kami jadi mengembalikan uang mereka.
sepertinya kau tak begitu antusias dengan apa yang baru saja aku katakan padamu.
maksudku, kenapa kau begitu antusiasnya untuk mengembalikan uang mereka?
bukan, bukan seperti itu, hanya ingin keadaan menjadi tenang.
aku hanya tak suka menjadi sorotan yang bisa menyebabkan kita jatuh.
selamat malam, Mrs Verloc. maafkan aku karena telah mengganggumu...
...tapi sepertinya dia tak tahu apa yang dia inginkan...
...panjang, bulat, kotak, atau selada persegi panjang. jadi aku bawakan semuanya untuk dipilih yang mana.
sudah jelas aku bilang yang panjang, kau tahu sendiri kalau aku sudah mengatakannya!
- benarkah? kupikir kau suka yang panjang. - aku sudah bilang yang panjang!
Oh, selamat malam, Mr. Verloc. jadi kau pulang tepat waktu untuk mengetahui masalahnya, eh?
- aku? aku ada di rumah sepanjang malam. - tapi aku bisa memastikan...
- kalau aku melihatmu baru saja pulang kira-kira... - kalau begitu kau salah.
aku tak tahu sama sekali akan hal ini hingga kau membangunkan aku.
tidak. dia sedang tidur di atas ketika aku sedang memanggilnya.
maaf. kurasa aku yang salah.
ini daun seladanya...
kupikir seseorang tengah berupaya melakukan pembunuhan.
bisa jadi seseorang itu...ada di layar bioskop sebelah.
Stevie ambilah kursi lalu tutuplah pintu ventilasi itu.
hati-hati George Arliss tak akan menggigitmu, Steve. kalau begitu selamat malam semuanya.
kau tak keberatan kalau aku pulang lebih awal malam ini?
- baiklah, Ted. - terima kasih.
selamat malam semuanya.
orang itu sepertinya pergi kapanpun yang dia suka.
baiklah, kita tugaskan seseorang di sana.
jadi sersan, kau sudah tahu apa yang terjadi malam ini?
- ya, pak. - apa saja yang kau dapatkan.
aku tak yakin, tapi aku bisa memastikan bahwa aku melihat Verloc...
...pulang di tengah-tengah kejadian ini.
ketika aku menegurnya, dia bilang kalau dia belum pernah keluar sama sekali.
- istrinya sudah mengkonfirmasinya. - pastinya.
dia tak akan berkata seperti itu kalau dia tak ada di rumah.
sebaiknya kau cari cara agar bisa berbicara dengannya. sekarang dengar Spencer, kantor kepolisian...
...tengah menyelidikinya dan mereka takut akan terjadi kejadian yang lebih buruk dari apa yang terjadi malam ini.
apa maksudnya, pak? apa maksud dari semua kekacauan ini?
sebaiknya kita pikirkan di rumah atas kejadian yang telah menyebar luas ini.
seperti di tengah keramaian, seorang pria menginjak kakimu...
...selagi kau ribut-ribut dengannya, orang itu mengambil dompetmu.
siapa dalang di balik ini?
mereka itu adalah orang-orang di mana kau dan aku belum berhasil menangkapnya.
orang yang mereka pekerjakan di mana kita hendak menangkapnya.
- tidakkah kau tahu kalau ini sangat berbahaya? - apa?
membuang sayuran dengan cara seperti ini.
seandainya kau atau aku mengalami kaki terkilir akan hal ini.
pastinya kau akan merasa senang.
itu tergantung dengan apakah yang mengalaminya itu kakimu atau kakiku.
tak bisakah aku menyuapmu? jeruk ini...
...yang paling bagus hari ini. baik untuk kakimu.
halo. hendak menonton film?
sebenarnya aku mau pergi ke pameran perdagangan.
bawakan kami informasi yang menarik... kau tahu banyak terjadi pembunuhan.
situasi ini membuatku cemas.
meski begitu perempuan banyak yang suka.
dia hendak pergi!
bilang padanya agar tidak terlambat pulang, karena kita akan pergi keluar.
aku mau mengingatkan agar kau tidak terlambat pulang karena kami hendak pergi keluar.
aku akan pulang secepat mungkin.
nanas satu sen dolar. nanas satu sen dolar.
nanas satu sen dolar. nanas satu sen dolar.
nanas satu sen dolar. nanas satu sen dolar.
gelembung apa itu, ayah? ikan itu cegukan?
kau akan cegukan, bila kau tinggal di dalam telur semut.
- binatang yang lucu. - ya, binatang yang lucu.
aku ambil tiga dari binatang ini untuk dibuat sup untuk...
...perjamuan di acara lord Mayor Show sabtu depan.
cobalah kau pikir. mereka bilang ini bisa dimakan.
binatang ini ada kumisnya.
kuharap kau puas dengan pertunjukan kemarin malam.
tak semudah yang dibayangkan.
- aku juga harus mengeluarkan uang. - tak ada keraguan.
pekerjaan yang butuh ketelitian. pekerjaan yang membuat orang was-was.
kupikir kau tak keberatan kalau aku meminta bayaranku.
kuharap kau tak keberatan kalau aku meminta bayaranku dalam bentuk pound.
kau buat London tertawa.
ketika seseorang berniat agar orang-orang ketakutan, niatan tersebut bisa dikatakan gagal kalau mereka malah tertawa.
kita bukan pelawak.
- bukan salahku kalau mereka menertawainya. - warga London tak seharusnya menertawainya.
mereka tertawa karena mereka sadar atas apa yang terjadi kemarin malam itu memang pantas ditertawakan.
sudah sepantasnya mereka tertawa...kali ini.
- apa maksudmu? - Mr Verloc, kau akan mendapatkan...
...uangmu begitu kau mendapatkan bayaranmu.
aku tak mengerti.
Verloc yang aku hormati, aku pernah membaca kalau stasiun Piccadilly Circus...
...disebut-sebuat sebagai "pusat dunia."
sebaiknya kau pergi ke sana dalam beberapa hari ke depan
...untuk menaruh bingkisan kecil ke tempat penitipan pakaian di stasiun bawah tanah.
apa isi bingkisan itu?
Oh, aku tak tahu...
bisa dikatakan sebuah bingkisan berisi petasan.
aku tak bisa.
aku tak mau terlibat dalam sesuatu yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia.
kau suruh orang lain. aku tak mau membawanya.
baiklah, Mr Verloc, kalau kau pikir kau tak mau...
kau tahu kalau aku tak bisa. kau tahu keadaanku.
No comments yet. Be the first to leave one.