لومړۍ 200 کرښې.
Apa kamu yang melakukannya?
apa?
Apakah kamu yang melakukannya?
Beritahu aku KENAPA!
Karena kamu tidak bisa melakukannya
Aku tahu. Kamu kan yang suruh dia?!
Dasar Bajingan!
Dasar anak berandal!
Itu tidak sakit sama sekali. Coba pukul lagi! Coba saja!
bunuh saya!
Kamu benar benar mau mati!
Pukul saya lagi, pukul saya lagi!
Ayo, pukul saya lagi!
Saya akan bunuh kamu!
Pukul saya lagi!
Saya bilang pukul saya lagi!
Dasar bajingan!
Dasar kamu Bajingan kurang ajar!
Kakak!
Kakak!
Kakak!
Berhenti.
Berhenti! tidak!
saya bilang BERHENTI!
Jangan! Kamu akan bunuh dia!
Berhenti!
Oppa, berhenti!
Berhenti!
Kamu bisa bunuh dia!
Berhenti! Berhenti!
BERHENTI!
LEPASKAN AKU!
Berhenti! Aku yang salah
Aku yang salah! Jadi BERHENTI!
Berhenti...
Aku yang salah...
Nama kamu?
Nama?
Kamu tidak akan jawab!
Dasar...
Halo, Pak.
Saya Ibu Cha dari Sanho cafe.
Bapak-bapak polisi pasti capek kerja keras di hari minggu.
Sebagai penduduk yang baik. saya mau memberikan sesuatu dari hati saya yang paling dalam.
Berapa banyak krim dan gula yang bapak mau?
Sebagai orang professional saya rasa perbandingan krim ke gula seharusnya 2:1
Halo?
Iya? oke saya mengerti!
Kenapa kamu melakukan itu?
Kamu sudah bisa bersabar sampai sekarang, kenapa kamu membuang-buang kesabaran itu?
KENAPA KAMU BUANG SEMUA KESABARAN ITU?
Aku kehilangan itu.
apa?
Aku kehilangan papaku.
Liontin. Aku kehilangan liontin yang papaku berikan ke aku.
Kamu kira masalahnya itu adalah liontin yang tidak berguna itu?
Hidup kamu sudah hampir berakhir dan kamu khawatir tentang liontin bodoh itu?
AKU BILANG AKU KEHILANGAN PAPAKU.
AKU KEHILANGAN DIA! AKU KEHILANGAN PAPAKU!
Papamu, kepalamu...
Kamu punya papa?
Dia tidak pernah kelihatan. Kamu juga tidak akan tau kalau kamu betemu dia di jalanan. Bagaimana bisa dia itu papa kamu?
Aku tau kamu belajar dengan keras supaya kamu bisa mencari papa kamu dengan bangga, tapi
menyerah saja, bodoh!
Dia tidak tau gimana kamu lahir atau bagaimana kamu sekarang. gimana kamu bisa panggil dia papa?
Dia bukan papa!
Tutup cafenya? Kan belum buka beberapa lama.
dasar bajingan gembel.
Bagaimana bisa dia suruh kita pindah dari sini karena anaknya di gebukin seperti anjing, tanpa peringatan 2 hari?
Ini aneh!
Oh iya, Gimana Kang-Jin?
Kamu tidak membereskannya untuk dia?
Kalau aku punya Rp 82 juta. aku makan sekarang dan mati.
Ibu macam apa kamu?
Salah siapa Kang-Jin jadi seperti itu?
Kamu sama sekali tidak merasa bersalah?
Bersalah? bokongmu!
Sudah sama bikin mie instant sana. aku lapar
Mie instant,...
Bagaimana kamu bisa memikirkan makan sekarang?
Kang-Jin mungkin sekarang makan nasi dengan kacang (ada di penjara)
Penjara memberikan dia makan nasi dengan kacang, aku tidak bisa memberikan dia makanan dia itu beruntung.
mie instantnya taruh telur, dan daun bawang, dan kimchi.
dan garam wijen.
dan kopi
dan gula.
Kenapa kamu selalu bilang hal-hal yang kamu tidak pernah maksud?
Maaf pak,
Hari ini kafenya tutup
Bongkar barang-barang kamu. Kamu tidak butuh pindah.
Kita sudah sampai ke perundingan. dan anakmu sudah bisa keluar dari penjara secepatnya.
Kepala sekolah juga sudah berjanji untuk membantu dengan masalah ini.
Ini karena anakku, JiWan, menangis dan berteriak-teriak dan menyalahkan dirinya
Aku sudah lupakan semuanya.
Semua yang ada di masa lalu, Aku sudah lupakan.
Aku sudah tidak mengingatnya lagi.
Yang penting bagiku hanya istri dan anak-anaku, sekarang.
Aku tidak tahu kenapa kau kembali, tapi biar kuberi tahu, tidak akan ada yang berubah.
Saya ambilkan kopi.
Tidak usah.
Kau pernah datang ke kafe kami sebelumnya, bukan?
Setiap hari kau memperhatikanku dari suatu tempat, iya kan?
Berusaha untuk mencari tahu seberapa besarnya hidupku dihancurkan... Betapa hancurnya karena dirimu?
Aku rindu padamu, Han JunSu.
Nona Shin, pergilah membeli sekotak tahu untuk dimakan Kang Jin saat keluar penjara. (Tradisi Korea makan tofu setelah keluar penjara)
Kak< jangan lakukan itu!
Tolong! Ada orang jatuh ke dalam sungai. Tolong...!
Tolong!
Kakak!
Bagaimana mungkin kakak bunuh diri hanya untuk itu?! Bagaimana mungkin kakak mati seperti orang bodoh
Tolong...!
Dia...dia hidup.
Dia masih hidup...
KEMBALIKAN!
KEMBALIKAN KALUNGKU!
KEMBALIKAN SEKARANG! KEMBALIKAN KALUNGKU!
AKU BILANG KEMBALIKAN AYAHKU!
AKU BILANG KEMBALIKAN!
Ini gila. Bagaimana kamu bisa menemukan kalung di dalam sungai!?
Mencari jarum di dtengah lautan masih lebih muda.
Ugh, terserah, terserah apa katamu.
Yah, mungkin mencari sebuah kalung di sungai sedikit lebih gampang.
Aku harus menemukannya. Aku harus.
Aku harus menemukannya dan mengembalikannya pak kakak Kang Ji.
Kamu rela mempertaruhkan hidupmu untuk menarik perhatian Cha Kang Ji, ya?
Kamu benar, kamu perlu penyelesaian semacam itu untuk balas dendam
Dasar!
O, Ini Cha Kang Ji datang!
Apa yang terjadi?
Aku sangat khawatir
Aku dengar kamu di hukum?
Kamu tidak boleh masuk kelas dan kamu harus diam di ruang hukuman dan menulis permintaan maaf
Apakah itu benar?
Aku dengar si bandel Han Ji wan juga kena hukum?
Apakah sesuatu terjadi pada kalian berdua?
Aku bilang, apakah sesuatu telah terjadi pada kalian berdua!
Apa yang kamu lihat?
Buang
Buang saja. Sebelumnya Kamu selalu membuangnya. Buang !
Cha Kang Ji
Kamu sedang dalam masalah...
Kalian semua mati !
Bukan "Kassta Dulilkeyo," tetapi "Kajta Dulilkeyo." ( "Gatdadeurilgeyo")
Bukan ganda "s," tetapi "j."
"Aku seorang wanita gila." Kalimat ini seharusnya tidak memiliki tanda tanya.
Kamu tidak bertanya " apakah Anda seorang wanita gila", karena kamu tidak tahu.
Kamu sedang mencaci orang itu bahwa dia adalah seorang wanita jalang gila.
Jadi harus ada sebuah titik
Jika kamu ingin lebih mempertegas, kamu dapat juga meletakkan tanda seru.
Tunggu, soal esai ku! Apakah kamu mengambil soal esai ku?
Kamu tidur selama pelajaran bahasa Korea, ya?
Bahkan anak-anak sekolah menengah tahu hal ini ..
Biar aku periksa dulu pekerjaan mu sebelum kamu serahkan ke guru.
Dari pada mempermalukan dirimu sendiri
Ugh, sangat memalukan!
Mulai sekarang, jika aku tidur selama korea, aku anak Song Yun-ju.
Ugh, sepatu hak ini benar benar menyiksaku!
Apakah anda mau saya bantu?
Apa kabar? Saya Han Ji-wan
Hari itu, di kantor polisi, saya dengan Kakak Kang jin...
Ah... anaknya Han Jun su?
Ya
Sini. Saya bantu
Aku tidak butuh bantuanmu. Sana Pergi
Sangat menakutkan kalau ada kamu. Menakutkan
Berikan pada saya. Saya pandai hal ini. Saya akan melakukannya untuk Anda.
Oh, Kang Ji, ya?
Lepas kan...
Apa? Lepaskan apa?
Yang di kaki ibu. Sepatunya Ji-wan
Oh, itu karena dia patahkan sepatu tumit tinggi ku...
jadi kami hanya tukeran sepatu untuk sementara. Minggir! Aku harus antar pesanan.
Kenapa ibu kekanak-kanakan?
Karena dia membuatku sangat marah.
Aku benar-benar setengah mati ingin memukulinya tapi aku menahan diri. Dia mencampuri urusan keluarga orang lain biar bagaimanapun.
Hei, kenapa kamu harus memukuli orang itu kalau bukan karena anak nakal itu?
Kenapa kamu harus di hukum
Hei, hei, hei, hei, kamu bener bener...
Hei, aku ibumu, bodoh!
Aku akan ambil ini sekarang, oke?
bagaimana tentang ibumu?
tapi apakah yg ibumu bakal lakukan?
sekarang, apakah arti dari wajah ini ketika ji wan membuat ny?
haruskah aku menebak?
kamu menyukai seseorang, ya kan?
koko!
hey, aku menunggu dengan sangat lama d stasiun, kamu anak nakal, kenapa kamu tak datang menjemputku?;
aku lupa!
kamu lupa?
kamu lupa?
kenapa kamu sangat berat sekarang?
hey liat itu...
jadi kamu sekarang sedang izin dari sekolah?
iya. koko kamu harus melakukan militer servis.
tapi jangan pergi ke militer. dsini aja bersama ku.
tidak, haruskah aku pergi bersama kamu? jadi tentara wanita?
hey, apakah tentang sepatu sneakers ini...
sepatu sneakers ini... siapa dia?
laki laki yang membuat kamu lupa utk menjemputku. siapa dia?
jadi kamu mempunyai rahasia dari koko kamu sekarang?
No comments yet. Be the first to leave one.