Lycoris Radiata

Lycoris Radiata (曼殊沙华)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

LYCORIS-RADIATA-2022-CMT-WEB-DL
د لخوا تبصره comelmuewa

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
په خپور شو: 2022-08-26
ډاونلوډونه: 22
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Sayangku.

Sudah lama aku menunggumu.

Dasar pelacur.

Beraninya kau nendang?

Sayang?

Sayang.

Sialan.

Buang-buang waktu.

Kenapa kau berubah lagi?

Aku lebih suka tampilanmu ini.

Kau ini bicara apa?

Berubah apapun, tampangku tetap saja cantik.

Incubus.

Tak usah berpura-pura lagi.

Tunjukan dirimu.

Cuman segini di Alam Baka kalian?

Ada cinta di dunia, membawa air mata dan sukacita.

Sungai Lethe tak berperasaan, menyelamatkan orang baik dan jahat.

Orang-orang keluh kesah di Jembatan Lethe.

Kau tak bisa hindari hukuman...

akibat perzinahan, pembantaian, dan ketamakan.

Kau dicari2 oleh Alam Baka.

Beraninya melawan?

Kau?

Kau mirip dengan...

pelayanku.

Berdasarkan novel dan tokoh yang sama

Sungai Lethe

Berhenti bertarung.

Kekuatan iblismu...

sudah tercebur di dasar Sungai Lethe.

Kau mau bawa aku kemana?

Alam Baka.

Untuk apa?

Alam Baka

Persidangan.

Nenek.

Incubus sudah kubawa.

Incubus.

Kau memperkosa dan membunuh 76 gadis.

Kau akui itu?

Omong kosong!

Kau menuduhku membunuh 76 orang...

cuma berdasarkan buku catatan.

Kau ada saksi dan bukti?

Kau mengarang cerita yang tidak bertanggung jawab.

Gelarmu tak layak!

Beraninya kau!

Dasar cabul!

Saat kau lewat di rumahku setahun lalu,

kau bawa putriku pergi...

karena kecantikannya.

Setelah itu,

aku mencarimu setahun lamanya.

Akhirnya aku menemukanmu.

Di bawah pohon di luar kamarmu,

Aku...

kutemukan mayatnya.

Bohong!

Gimana kau tahu...

itu putrimu?

Gimana aku tahu?

Tentu saja aku tahu.

Lihatlah sendiri!

Pak tua.

Kau taburi Lonceng Hantu dengan darah,

dan menyuruh Panduan Jiwa Alam Baka,

Man Shu, untuk membalas kematian putrimu?

Ya.

Kau tahu...

menaburi Lonceng Hantu dengan darah...

untuk membalaskan yang penuh dendam,

melanggar hukum Surga?

Kau juga akan...

dihukum oleh Alam Baka.

Aku tahu.

Oke.

Man Shu.

Kau yang bertanggung jawab atas...

mayat yang dimakamkan di tempat Incubus.

Ya, nenek.

Incubus.

Pak tua.

Ikut denganku...

ke Api Penyucian untuk menerima hukuman.

Inkubus sialan.

Menguburnya begitu dalam setelah membunuh.

Dan aku di suruh menggalinya.

Menyebalkan sekali.

Tenanglah.

Jika dia sudah mengubur mayat-mayat itu di mana-mana,

ada satu di gunung dan satu di dalam air,

kita harus mencarinya dengan segala cara.

Benar.

Selain itu, menggali....

itu keahlianmu.

Kau mirip sama Tu Xingsun.

Kau bilang apa?

Aku...

Tak apa.

Bekerjalah.

Man Shu.

Ada apa?

Nyawa yang layu.

Kuserahkan ini padamu. Aku mau mandi di Ling Chi.

Aku iri sama Pemandu Jiwa.

Dia bisa pergi semaunya.

Dan kita? Menderita.

Cukup omong kosongnya.

Ini hampir subuh.

Cepatlah.

Ling Guo.

Panduan Jiwa lebih tinggi setingkat.

Tidak apa-apa jika dia tidak bekerja.

Tapi kenapa kau diam saja seenaknya?

Tak bisa diterima.

Aku sedang menyemangati kalian.

Ayo, Paman Joe. Ayolah, Shen Chi.

Ayo!

Siapa kau?

Maaf, Nona.

Aku Dewa Rumput dari Alam Bunga.

Namaku Sha Hua.

Pencabul lain.

Ini salah paham.

Aku bukan cabul.

Tadi aku memanjat tanaman merambat...

di tebing itu untuk memetik bunga.

Tapi entah kenapa, tangkainya...

tiba-tiba layu dan patah.

Makanya aku jatuh ke kolam Ling Chi.

Lihat.

Siapa kau?

Kan sudah bilang....

aku pria yang jatuh dari langit.

Tidak.

Aku...

Aku Sha Hua, Dewa Rumput dari Alam Bunga.

Tugasku adalah di alam peri Muze.

Tolong jangan salah paham.

Beraninya kau memmantraiku?

Tidak.

Tanganmu dingin sekali.

Mungkin karena tubuhku...

lebih hangat darimu.

Hangat?

Ikut aku.

Keranjangku!

Tidak usah buang-buang tenagamu.

Sungai Lethe seluas ratusan mil...

membekukan semua kebencian, kesedihan,

khayalan serta amarah di dunia manusia.

Penghalangnya cukup kuat....

untuk menahan kekuatan setiap makhluk abadi...

begitu mereka memasuki tempat ini.

Apalagi Dewa Rumput kecil sepertimu.

Nona. Tidak, Peri.

Beneran aku tidak sengaja...

melihat Nona mandi di Ling Chi.

Aku tak bermaksud mengintip.

Tadi kau sudah memarahiku juga.

Sudikah kau bebaskan aku?

Aku menahanmu di sini,

pasti ada tujuannya.

Tujuan apa?

Membantuku membangkitkan pohon layu berusia ribuan tahun ini.

Kau tidak bisa lakukan seperti itu.

Peri,

jangan bilang "tidak bisa" kepada seorang pria,

Oke?

Aku hebat, 'kan?

Bos.

Kau gila apa?

Kenapa bawa pria kembali ke Sungai Lethe?

Jika Meng Po tahu...

Tak mungkin dia tahu jika kau tak beritahukan?

Untuk apa aku bilang?

Tapi kenapa kau meninggalkannya di Sungai Lethe?

Bos, apa yang kau lakukan?

Tidak hangat.

Hangat? Hangat apa?

Mungkin kau makan terlalu banyak jamur beracun,

hingga membuat otakmu rusak?

Kau tak akan mengerti.

Tidak, kita semua adalah peri,

tidak mudah terkena racun.

Tak apa makan apa saja.

Itu tidak masuk akal.

Kau lihat Shen Chi itu, setiap hari menggila.

Mungkin karena jamur beracun.

Aku bisa, 'kan?

Makanlah sedikit.

Dan kau, nona?

Panggil aku Ling Guo saja.

Aku utusan penghukum Alam Baka.

Utusan penghukum?

Ada tiga racun di dunia manusia.

Keserakahan.

Kemarahan.

Khayalan.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left